Anda di halaman 1dari 3

HUKUM PERDATA INTERNASIONAL MACROMEX vs GLOBEX Azarine Marsha Onassis 1501205624

I.

Kasus Posisi

Globex adalah suatu perusahaan Amerika yang menjual produk-produk makanan ke seluruh dunia. Globex telah mengadakan kontrak dengan Macromex, sebuah perusahaan di Rumania, dalam kontrak tersebut Globex harus mengirimkan 112 kontainer ayam ke Rumania. Kontrak tersebut diatur dalam ketentuan CISG. Dalam perjanjian yang dibuat oleh kedua belah pihak, Globex dan Macromex menetapkan arbitrase Inggris sebagai tempat penyelesaian perkara dan hukum Inggris sebagai hukum yang digunakan dalam penyelesaian perkara. Dalam kontrak tersebut Globex menyebutkan bahwa batas pengiriman terakhir dilakukan pada 29 Mei 2006. Namun, pada tanggal 2 Juni 2006 terjadi kegagalan dalam mengirim 62 kontainer ayam ke Rumania. Pada tanggal 2 Juni 2006, pemerintah Rumania mendeklarasikan tanpa memberitahu terlebih dahulukepada Globex bahwa sampai pada tanggal 7 Juni 2006, tidak ada ayam yang dapat diimport ke Rumania kecuali apabila ada pengesahan pada tanggal terakhir yang telah ditentukan. Antara tanggal pengumuman tersebut dibuat sampai pada tanggal 7 Juni 2006, Globex bergegas untuk mengirimkan 20 kontainer dari sisa 62 kontainer yang telah dikontrak untuk dijual. Pada tanggal 7 Juni 2006 sisa 42 kontainer aym tidak dapat dikirim ke Rumania dikarenakan suatu peraturan pemerintah. Macromex kemudian membawa perkara ini ke proses arbitrase dengan dasar bahwa Globex telah melakukan suatu pelanggaran kontrak, dan meminta ganti rugi sebesar $ 608,323,00. Atas pengajuan arbitrase Macromex terhadap Globex tersebut, Globex kemudian mengajukan argumennya bahwa kegagalan pengiriman tersebut terjadi karena adanya force majeure.

Globex beragumen bahwa penundaan pengiriman tersebut tidak sesuai dengan standard umum. Larangan tersebut tidak dapat diadaptasi oleh pihak Globex karena tidak ada peringatan terlebih dahulu, larangan tersebut memblocking Globex dalam melakukan pengiriman sisa ayam ke Macromex.

II.

Titik Taut Primer

Dalam sengketa perkara antara Globex dan Macromex tesebut, memiliki titik taut primer yaitu : apabila meninjau dari posisi Arbitrase Inggris, maka Globex yang merupakan perusahaan Amerika dan Macromex yang merupakan perusahaan Rumania adalah merupakan unsur asing (foreignelement), karena keduanya merupakan perusahaan asing, maka kasus tersebut merupakan kasus hukum perdata internasional.

III.

Titik taut Sekunder Pilihan hukum (choice of law), Dalam kasus ini yang menjadi choice of law ialah hukum Inggris, sesuai dengan kesepakatan yang dibuat oleh kedua belah pihak didalam kontrak.

Tempat pelaksanaan kontrak (locus contractus), yaitu di Rumania sebagai tempat tujuan pengiriman ayam oleh Globex. Tempat didirikan PT, yaitu Globex di Amerika dan Macromex di Rumania. Tempat ditunjuknya badan arbitrase, maka badan arbitrase inggris yang digunakan sesuai dengan perjanjian kedua belah pihak.

IV.

PUTUSAN

Berdasarkan ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam UNIDROIT secara lengkap yang menjadi prinsip dasar penentuan CISG, maka para arbitrator memutuskan : 1. Selama masa munculnya larangan tanggal 2 Juni 2006 Pemerintah Rumania memberikan sosialisasi sampai pada tanggal 7 Juni 2006, sehingga pada prinsipnya

ada jeda waktu 5 hari yang bisa dan atau dapat digunakan oleh Globex untuk melakukan pemberitahuan, pembahasan dan konsolidasi dengan pihak Macromex untuk mencari cara atau mensiasati larangan impor ayam Rumania (Pasal 49 CISG dan rumusan umum UNIDROIT pasal 2). 2. Penolakan para arbitrator terhadap argumentasi pembelaan dari Globex terkait dengan force majeure sebagai penyebab tidak terlaksananya kewajiban Globex selaku penjual karena larangan pemerintah Rumania tentang impor ayam tersebut bukanlah sebuah masalah yang fundamental atau sangat mendasar sehingga tidak ada jalan keluar untuk mengatasinya karena bila dikehendaki seharusnya Globex akan melakukan koordinasi dan konsolidasi secepatnya dalam jeda waktu yang masih aman. Hal tersebut bukan merupakan pelanggaran fundamental karena tidak memenuhi syaratsyarat yang ditentukan dalam artikel 25 UNCITRAL. Para arbitrator memutuskan dengan seksama menimbang kerugian langsung yang dialami oleh pihak Macromex dan tidak adanya itikad baik dari pihak Globex untuk mencari jalan keluar. Maka, arbitrator memutuskan memenangkan pihak Macromex selaku pembeli dengan membebankan biaya kerugian dan arbitrase secara total kepada Globex sebesar $876,310,58.