Anda di halaman 1dari 2

Prinsip prinsip penanganan yang dilakukan pada kasus Logan Schiffer adalah Membentuk lengkungan pada telapak kaki

i (arch of feet) pasien yang berfungsi melindungi syaraf pada kaki. Prosedur yang dilakukan adalah 1. Operasi pada kasus ini dibagi menjadi dua fase, fase pertama lebih di fokuskan pada kaki kanan, setelah 6 bulan mulai dilakukan fase kedua pada kaki kiri. 2. Tetapi untuk mempersiapkan fase kedua operasi , Dr. Ted Hanson membuat irisan di betis kaki sebelah kiri. Otot otot dilepaskan untuk memulai penjajaran kembali , sehingga Dr. Hanson bisa mengatur ulang posisi kaki dan membuat lengkungan sungguhan. 3. Pada kaki kiri, otot di belakang yang di atas lutut lalu ke bawah tumit akan dibuat irisan di bagian betis lalu otot tersebut dipisahkan. Sehingga kaki bisa naik. Saat lutut pasien ditekuk, kakinya memang akan naik, hingga hampir sampai posisi netral. 4. Pada kaki kanan, sama seperti kaki kiri, selain yang dilakukan pada kaki kiri, juga akan dimasukkan dan diberikan tambahan tendon yang membantu menyokong kaki pasien. Kemudian diletakkan blok tulang yang diambil dari belakang tumit atau dari donor. Blok tulang ini diletakkan agar bisa membentuk kaki sehingga dapat menopang tubuh. 5. Operasi dimulai dengan Dr.Hanson melepaskan sendi di tengah lengkungan yang tidak berfungsi. Lengkungan ini bukanlah lengkungan sesungguhnya, tetapi runtuh menjadi goyangan. Ini disebut tapak goyang dan tidak ada tulang di bawah tumit. Sehingga saat berjalan, sebagian besar beban ada di bagian tengah telapak kaki. Masalahnya, semua jaringan yang berujung di kaki pasien yang menggerakkan jari kaki dan sebagainya remuk karena beban pasien. 6. Kemudian setelah terbentuk lengkungan di kaki pasien, Dr. Hanson mengunci posisi baru pasien, dengan cara memasang sekrup untuk memperbaiki bagian dalam kaki. Tapi Dr. Hanson tidak hanya memakai logam, untuk bagian luar kaki pasien akan dipasang tulang donor cangkokan yang disebut graf untuk membuat lengkungan. 7. Setelah didapatkan bentuk kaki yang kokoh, irisan pada kedua tumit bisa mulai ditutup sambil menunggu hasil rontgen.

8. Setelah 3 hari, pasien memulai fisioterapi untuk memulihkan kembali fungsi kaki yang dioperasi. 9. Setelah 3 minggu, gips sudah bisa di buka, namun belum boleh di pakai berlari.