Anda di halaman 1dari 3

Hal ini bisa dijelaskan dengan konsep kesetimbangan fasa antara air dan bukan air.

Sebagaimana kita ketahui udara disekeliling kita tidaklah kering tetapi merupakan udara basah dengan rasio kelembaban tertentu. Air di permukaan bumi termasuk pakaian basah, sebenarnya mengalami penguapan, karena pada permukaan cairan yang dirasakan adalah tekanan parsial antara udara dan air. Pada kondisi ini mereka menguap bukan pada tekanan 1 atm (atau 100 deg. C) tetapi pada tekanan uapnya yang bergantung pada temperatur sekeliling.

Tekanan uap adalah tekanan suatu uap pada kesetimbangan thermodinamis dengan fase bukan uap-nya. Semua zat padat dan cair memiliki kecenderungan untuk menguap menjadi suatu bentuk gas, dan semua gas memiliki suatu kecenderungan untuk mengembun kembali. Pada suatu suatu suhu tertentu, suatu zat tertentu memiliki suatu tekanan parsial yang merupakan titik kesetimbangan dinamis gas zat tersebut dengan bentuk cair atau padatnya. Titik ini adalah tekanan uap zat tersebut pada suhu tersebut.

Penguapan pada 100 deg. C merupakan penguapan ketika tekanan uap sama dengan tekanan atmosphere( 1 Atm). Pada peristiwa menjemur pakaian, selalu terjadi penguapan karena tekanan parsial yang dirasakan air(pakaian basah) jauh lebih kecil dari 1 Atm dan udara belum mencapai kondisi jenuh. Akan sangat berbeda laju pengeringan pakaian yang disimpan di bawah atap rumah pada kondisi matahari terik(RH rendah) dibanding waktu hujan (RH 100%, jenuh).

Bidang

yang

memanfaatkan

konsep

ini

adalah

Psychrometrics.

AC

umumnya

mengkondisikan udara dengan kekeringan tertentu. Itulah makanya sekalipun AC berudara dingin, jika udaranya dilewatkan pada seseorang, akan terasa kering. Contohnya jika bos berkeringat. Coba dekatkan pada hembusan AC, keringat bos akan segera menguap dan terasa sejuk. Hal ini dikarenakan udara dibuat kering(RH rendah) yang berarti dapat lebih banyak menampung uap air.

Lebih jauh lagi dari konsep kesetimbangan thermodinamis ini adalah sebenarnya semua benda diseliling kita sedang menguap. Misalkan batang emas yang bos miliki. Emas tersebut sedang menguap karena merasakan tekanan uap dengan lingkungan. Hanya kesetimbangan unsur emas di udara relatif sangat kecil, karenanya laju penguapan ini mungkin berlangsung dalam orde jutaan tahun, tidak seperti air yang penguapannya sangat cepat..

Source:
http://en.wikipedia.org/wiki/Vapor_press... http://en.wikipedia.org/wiki/Psychrometr... http://en.wikipedia.org/wiki/Air_conditi...

1 Komentar

Jawaban Lainnya (2)


Berperingkat Tertinggi

Zicca Dijawab 4 tahun yang lalu karena sbnrnya titik didih air (saat air menguap) yg 100 celcius itu hanya terjadi apabila tekanan atmosfir sekitar 1 atm. kalo ga 1 atm/ kurang dri 1 atm, ya titik didihnya gtu ini mah kimia bukan fisika mnrt gw
o o o

jadi

lebih

kecil aja,

dri

100

celcius. hehe...

1 Komentar

winnie Dijawab 4 tahun yang lalu sebenarnya menguap dapat terjadi pada suhu berapa saja ermasuk dibawah 100 c, sedangkan mendidih harus terjadi pada titik didih yaitu 100 c , jadi sebenarnya air pada suhu 50 c juga sudah menguap, ingat menguap belum tentu mendidih sedangkan mendidih sudah pasti menguap, pada peristiwa menjemur pakaain pakaian menjadi

ering karena menguap oleh sinar matahari dan terjadi pada ruang trbuka jika pada ruang tertutup maka yang dihasilkan adalah uap jenuh dengan laju penguapan sebanding dengan laju pengembunan jadi air pakaian tetap tidak kering walaupun terjadi penguapan