Anda di halaman 1dari 5

Contoh Paragraf Persuasi 1

Penggunaan pupuk kimia memang dapat mempercepat pertumbuhan tanaman. Penggunaan pupuk kimia juga dapat memberikan keuntungan yang melimpah bagi petani dari hasil panen. Tapi dampak negatif yang ditimbulkan oleh pupuk kimia sangat berbahaya karena dapat menimbulkan pengaruh negatif terhadap lingkungan. Selain itu penggunaan pupuk kimia juga dapat membuat buah yang dihasilkan terkontaminasi dengan pupuk kimia ini sehingga kualitasnya berkurang. Oleh sebab itulah beralihlah ke pupuk kompos yang murah dan terjangkau juga aman bagi hasil panen.

Kata Tugas Pada Paragraf Persuasi 1 :


Oleh sebab itulah beralihlah ke pupuk kompos yang murah dan terjangkau juga aman bagi hasil panen.

: Maknanya adalah si penulis mengajak pembaca (kita) untuk beralih dari pupuk kimia ke pupuk kompos dengan alas an selain harganya yang murah dan terjangkau, pupuk kompos juga aman bagi hasil panen.

Contoh Paragraf Persuasi 2

Banjir telah menjadi masalah umum masyarakat Jakarta. Banyak sekali kerugian yang diakibatkan oleh bencana alam banjir mulai dari kerugian material dan juga kerugian non material . Namun perlu kita sadari penyebab banjir sendiri ialah ulah manusia yang selalu merusak alam. Mulai dari penebangan pohon liar , membuang sampah sembarangan sampai mengotori sungai. Oleh karena itu agar kejadian banjir ini tidak terulang lagi perlu adanya sikap nyata dari kita untuk menjaga lingkungan.

Kata Tugas Pada Paragraf Persuasi 2 : Oleh karena itu agar kejadian banjir ini tidak terulang lagi perlu adanya
sikap nyata dari kita untuk menjaga lingkungan.

: Maknanya adalah si penulis mengajak pembaca (kita) untuk melakukan sikap yang nyata seperti tidak membuang sampah sembarangan, penebangan pohon liar, dan mengotori sungai demi mencegah terjadinya banjir.

Pengertian Kata Tugas

Partikel atau kata tugas adalah sejenis kategori kata dalam tatabahasa formal bahasa Indonesia yang berdasarkan peranannya dapat dibagi menjadi lima subkelompok.

1. Preposisi : adalah kata yang merangkaikan kata-kata atau bagian kalimat dan biasanya diikuti oleh nomina atau pronomina. Preposisi bisa berbentuk kata, misalnya di dan untuk, atau gabungan kata, misalnya bersama atau sampai dengan. Contoh : Di mana dia tinggal? Dari mana saja kamu? Ke sini saja bu

2. Konjungsi : adalah kata untuk menghubungkan kata-kata, ungkapan-ungkapan, atau kalimat-kalimat dan sebagainya, dan tidak untuk tujuan atau maksud lain. Contoh : Aku dan dia sedang bermain Kau mau tahu atau tempe?

3. Artikula : adalah kata yang tidak memiliki arti tapi menjelaskan nomina (kata benda), contohnya adalah si, sang, dan kaum. Kata sandang bisa digunakan untuk mendampingi kata benda dasar, nomina yang terbentuk dari verba, pronomina, atau verba pasif. Contoh : Si Ali baru pulang sekolah Lihatlah sang fajar di pagi hari Kami adalah kaum Adam

4. Interjeksi : adalah kata yang mengungkapkan perasaan dan maksud seseorang, misalnya ah dan aduh, atau melambangkan tiruan bunyi, misalnya meong. Bentuk ini biasanya tak dapat diberi afiks dan tidak memiliki dukungan sintaksis dengan bentuk lain.

5. Partikel Penegas

TUGAS BAHASA INDONESIA

Nama Kelas Absen

: : :

Mirza Zalfandy X IPA G 21

Anda mungkin juga menyukai