Anda di halaman 1dari 7

ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA KOMUNITAS MASYARAKAT INDONESIA DI OMAN

PEMBUKAAN Kami Warga Negara Indonesia yang berdomisili di Kesultanan Oman merasa berkewajiban tetap menjalin persatuan dan kesatuan dalam ikatan kekeluargaan di kalangan masyarakat Indonesia dalam membangun masyarakat yang bertanggungjawab untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur serta membina hubungan baik dengan masyarakat internasional. Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa maka dibentuklah Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman yang berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 beserta amandemennya dan berazaskan Pancasila.

ANGGARAN DASAR Pasal I Nama dan Waktu 1. Nama Komunitas ini dibentuk di Muscat dengan nama Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman pada tanggal 09 Maret 2007, disingkat KMIO, atau dalam bahasa Inggris disebut "The Indonesian Community in Oman", atau dalam bahasa Arab disebut "Jami'ah Indonesia fi Oman". 2. Waktu Komunitas ini didirikan untuk jangka waktu yang tidak terbatas.

Pasal II Lambang Lambang Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman adalah bentuk empat persegi panjang yang terbagi dua dengan bendera Negara Republik Indonesia di sisi kanan dan tulisan dengan huruf besar KMIO di sisi kiri, dan di bawah bentuk empat persegi panjang ini tertulis KOMUNITAS MASYARAKAT INDONESIA DI OMAN dengan huruf besar.

Pasal III Dasar, Azas, Sifat dan Status 1. Dasar dan Azas Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman berdasarkan Undang Undang Dasar tahun 1945 beserta amandemennya dan berazaskan Pancasila.

Page1of7

Emailaddress:kmio2007@yahoo.comdankomunitasdioman@gmail.com.MailingList:http://groups.yahoo.com/group/komunitasmasyarakatindonesiadioman/

KomunitasMasyarakatIndonesiadiOman

2. Sifat Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman bersifat terbuka dan kekeluargaan. 3. Status Status Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman adalah non formal dan independen.

Pasal IV Tujuan Komunitas 1. Sebagai wadah silaturahim seluruh masyarakat Indonesia yang bekerja, menuntut ilmu atau tinggal di wilayah Kesultanan Oman. 2. Memfasilitasi komunikasi antar sesama masyarakat Indonesia pendatang yang bekerja dan tinggal sendiri atau dengan keluarganya di wilayah Kesultanan Oman dengan mempertahankan normanorma kesusilaan yang berlaku di lingkungan masyarakat pada umumnya. 3. Menjembatani hubungan antar masyarakat Indonesia yang berada di wilayah Kesultanan Oman dengan Pemerintah RI melalui Kedutaan Besar RI yang ditunjuk.

Pasal V Struktur Komunitas Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman terdiri dari Pengurus, koordinator wilayah dan anggota.

Pasal VI Perlengkapan Komunitas Perlengkapan komunitas terdiri dari rapat pengurus, rapat wilayah dan rapat Komunitas.

Pasal VII Keanggotaan Keanggotaan Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman bersifat terbuka, semua warga Indonesia yang bekerja dan atau bertempat tinggal sendiri dan atau dengan keluarga di wilayah Kesultanan Oman adalah bagian dari Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman.

Page2of7

Emailaddress:kmio2007@yahoo.comdankomunitasdioman@gmail.com.MailingList:http://groups.yahoo.com/group/komunitasmasyarakatindonesiadioman/

KomunitasMasyarakatIndonesiadiOman

Pasal VIII Pelindung & Penasehat Pelindung Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman adalah Duta Besar Republik Indonesia untuk Kesultanan Oman, sedangkan penasehat Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman dipilih oleh masyarakat dan pengurus.

Pasal IX Harta Benda Harta benda Komunitas Masyarakat di Oman adalah segala harta milik komunitas yang diperoleh dari Pemerintah Republik Indonesia, para sponsor dan dana / sumbangan / bantuan suka rela.

Pasal X Perubahan Anggaran Dasar Anggaran Dasar hanya dapat diubah oleh rapat Komunitas yang di hadiri oleh pengurus dan koordinator wilayah.

Pasal XI Pembubaran Pembubaran Komunitas tidak dapat dilakukan karena sifat dari Komunitas akan tetap ada, dimana selama masih ada warga negara Republik Indonesia yang masih bekerja, menuntut ilmu, atau tinggal di wilayah Kesultanan Oman maka artinya Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman itu ada.

Pasal XII Tambahan Hal-hal lain yang belum diatur dalam Anggaran Dasar ini akan diatur dalam Anggaran Rumah Tangga dan rapat-rapat pengurus.

Page3of7

Emailaddress:kmio2007@yahoo.comdankomunitasdioman@gmail.com.MailingList:http://groups.yahoo.com/group/komunitasmasyarakatindonesiadioman/

KomunitasMasyarakatIndonesiadiOman

ANGGARAN RUMAH TANGGA Pasal I Kegiatan Melaksanakan kegiatan yang bersifat sosial dan kemasyarakatan yang dilakukan oleh anggota Komunitas maupun kegiatan yang pelaksanaannya dikoordinir oleh pemerintah Republik Indonesia melalui KBRI untuk wilayah Kesultanan Oman.

Pasal II Struktur Organisasi 1. Komunitas Masyarakat di Oman adalah suatu organisasi komunitas yang memiliki Pengurus yang mengkoordinasikan seluruh kegiatan sosial masyarakat Indonesia yang berada di Kesultanan Oman. Semua kegiatan sosial yang melibatkan kegiatan masyarakat Indonesia di Kesultanan Oman adalah bagian dari kegiatan sosial Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman. Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman terdiri dari 8 (delapan) Koordinator wilayah: i. Musandam ii. ADhahirah iii. Al Batinah iv. Muscat v. ADhakilya vi. ASharqiya vii. Al Wusta viii. Dhofar

2.

Pasal III Pengurus 1. Pengurus terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara dengan staf yang dipilihnya untuk menukung program-program kerja yang ditetapkan. 2. Koordinator wilayah terdiri dari Ketua, Sekretaris dan Bendahara.

Pasal IV Hak dan Kewajiban Pengurus 1. Pengurus: a. Pengurus mewakili komunitas ke dalam dan ke luar.

Page4of7

Emailaddress:kmio2007@yahoo.comdankomunitasdioman@gmail.com.MailingList:http://groups.yahoo.com/group/komunitasmasyarakatindonesiadioman/

KomunitasMasyarakatIndonesiadiOman

b. Pengurus berkewajiban melaksanakan Keputusan Komunitas. c. Apabila terjadi lowongan jabatan Ketua Pengurus komunitas, maka jabatannya diisi secara hirarki oleh pejabat yang setingkat dibawahnya sampai habis masa jabatan pengurus, dengan memperhatikan rapat pengurus dan rapat Koordinator Wilayah. d. Pengurus berkewajiban memberikan pertanggungjawaban kepada Komunitas. e. Masa jabatan Pengurus adalah 2 (dua) tahun dan dapat dipilih kembali untuk maksimum 1 periode kepengurusan berikutnya. 2. Koordinator Wilayah: a. Koordinator Wilayah mewakili komunitas ke dalam dan keluar dalam lingkungan wilayahnya. b. Koordinator Wilayah berkewajiban melaksanakan Keputusan Komunitas dan Rapat Koordinator Wilayah. c. Koordinator Wilayah berkewajiban memberikan laporan kepada Pengurus Komunitas minimum satu kali dalam setahun. d. Koordinator Wilayah dipilih dalam Rapat Koordinator wilayah dan disahkan oleh Pengurus Komunitas. e. Masa jabatan Koordinator Wilayah adalah 2 (dua) tahun. f. Apabila terjadi lowongan jabatan Koordinator Wilayah, maka jabatannya secara hirarki diisi oleh pejabat yang setingkat dibawahnya. g. Koordinator Wilayah berkewajiban memberikan pertanggungjawaban kepada Rapat Koordinator Wilayah dan disahkan oleh ketua Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman.

Pasal V Keanggotaan Keggotaan besrsifat terbuka bagi setiap warga negara Indonesia yang bekerja, menuntut ilmu, atau tinggal di wilayah Kesultanan Oman. Warga negara Indonesia yang secara sah bekerja, menuntut ilmu, atau tinggal di wilayah Kesultanan Oman dihimbau untuk mendaftakan diri kepada Pengurus Komunitas.

Page5of7

Emailaddress:kmio2007@yahoo.comdankomunitasdioman@gmail.com.MailingList:http://groups.yahoo.com/group/komunitasmasyarakatindonesiadioman/

KomunitasMasyarakatIndonesiadiOman

Pasal VI Hak dan Kewajiban Anggota a. b. c. d. Berhak hadir dan berbicara dalam rapat komunitas. Berhak memilih dan dipilih. Berhak mengajukan usulan yang sehat dan membangun. Berkewajiban menaati AD/ART serta Keputusan-keputusan Komunitas.

Pasal VII Berakhirnya Keanggotaan 1. 2. Meninggal dunia. Tidak lagi menetap di Oman.

Pasal VIII Rapat 1. 2. Rapat terdiri dari Rapat Komunitas dan Rapat Koordinator wilayah. Rapat Komunitas: a. Rapat Komunitas adalah badan yang tertinggi. b. Rapat Komunitas diadakan minimum 1 (satu) tahun sekali. c. Peserta Rapat Komunitas adalah Koordinator Wilayah yang mendapat mandat penuh dari pengurus masing-masing serta Ketua komunitas, Sekretaris dan Bendahara Pengurus. d. Satu orang peserta mewakili satu hak suara. e. Rapat Komunitas sah bila dihadiri oleh peserta sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari peserta yang seharusnya hadir. f. Apabila quorum pada paragraph 2(e) tersebut tidak tercapai, maka Rapat Komunitas sah apabila disetujui oleh semua Koordinator wilayah yang hadir. g. Setiap keputusan akan diambil secara musyawarah untuk mufakat. Apabila mufakat tidak tercapai, keputusan sah apabila disetujui oleh suara terbanyak.

Page6of7

Emailaddress:kmio2007@yahoo.comdankomunitasdioman@gmail.com.MailingList:http://groups.yahoo.com/group/komunitasmasyarakatindonesiadioman/

KomunitasMasyarakatIndonesiadiOman

h. Rapat Komunitas bertugas: Meminta dan menilai pertanggungjawaban program kerja Pengurus. Menentukan Garis-garis Besar Program Kerja Pengurus. Menetapkan Pengurus pada saat berakhirnya masa kepengurusan. Apabila dalam waktu 3 (tiga) bulan komunitas belum berhasil menetapkan Pengurus yang baru, maka Pengurus lama terpilih secara otomatis. 3. Rapat Koordinator Wilayah: Rapat Koordinator Wilayah dihadiri oleh Komunitas Wilayah.

Pasal IX Iuran Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman tidak memungut iuran keanggotaan.

Pasal X Lain-lain Hal-hal yang belum diatur dalam Anggaran Rumah Tangga ini dapat diatur dalam ketetapan-ketetapan Pengurus Komunitas dan peraturan-peraturan khusus yang dibuat oleh Pengurus Komunitas, selama tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan peraturan yang lebih tinggi.

Ditetapkan dalam Rapat Komunitas Masyarakat Indonesia di Oman Muscat, 23 Januari 2009 -o0o-

Page7of7

Emailaddress:kmio2007@yahoo.comdankomunitasdioman@gmail.com.MailingList:http://groups.yahoo.com/group/komunitasmasyarakatindonesiadioman/

KomunitasMasyarakatIndonesiadiOman