Anda di halaman 1dari 2

NILAI DIAGNOSTIK PEMERIKSAAN FISIK DAN PENGUJIAN TAMBAHAN PADA PASIEN PERAWATAN PRIMER YANG DICURIGAI GAGAL JANTUNG

Latar Belakang Diagnosis dini gagal jantung bukan akut sangat penting karena pengobatan berbasis bukti dapat mencegah atau memperlambat perkembangan lebih lanjut. Untuk mendiagnosis onset baru gagal jantung merupakan suatu tantangan dalam perawatan primer. Metode dan Hasil Hal ini merupakan penelitian akurasi diagnostik secara cross-sectional dengan validasi eksternal. Tujuh ratus dua puluh satu pasien yang dicurigai onset baru gagal jantung menjalani pemeriksaan standar diagnostik meliputi x-ray dada, spirometri, EKG, pengukuran N-terminal pro-B-tipe natriuretik peptide (NT-proBNP), dan ekokardiografi khusus pasien rawat jalan dengan diagnosis klinik gagal jantung. Kehadiran gagal jantung dapat ditentukan oleh data awal klinis dan data tindak lanjut selama 6 bulan, dibiaskan oleh data biomarker. Dari 721 pasien, 207 (28,7%) mengalami gangguan jantung. Kombinasi dari 3 faktor (usia, penyakit arteri koroner, dan penggunaan loop diuretik) ditambah 6 pemeriksaan fisik (denyut nadi dan keteraturannya, perpindahan denyut puncak, rales, murmur jantung, dan peningkatan tekanan vena jugularis) menunjukkan nilai diagnostik independen (c-statistik 0,83). NT-proBNP merupakan tes diagnostik tambahan yang akurat, meningkatkan c-statistik sampai 0,86 dan menghasilkan peningkatan reklasifikasi sebesar 69% (P 0,0001). Diagnostik diaplikasikan ke 2 validasi eksternal, sehingga hasil c-statistik sebesar 0,95 dan 0,88. Kesimpulan Dalam penelitian ini, kami memperhatikan hasil dari beberapa faktor dan pemeriksaan fisik dalam mendiagnosis gagal jantung pada pasien rawat jalan dengan perawatan primer, sehingga membantu dalam mengambil keputusan. Nilai diagnostik yang akurat pada beberapa faktor terlihat pada pengukuran NT-proBNP. Dalam praktek keseharian, mungkin berguna untuk mengukur kemungkinan kegagalan jantung pada pasien dengan gejala baru gagal jantung.

Diskusi ....... .......

Sebagai kesimpulan, temuan yang diperoleh dalam penelitian ini dilakukan terhadap kelompok pasien tidak dipilih yang diduga menderita onset baru gagal jantung dalam perawatan primer berdasarkan riwayat yang diperoleh dan pemeriksaan fisik merupakan sumber utama informasi diagnostik. Perkiraan kontribusi diagnostik akan membantu meningkatkan pengambilan keputusan klinis. kontribusi diagnostik tambahan tersedia pada pengukuran NT-proBNP. Dalam praktek keseharian, temuan ini sebagai aturan diagnostik, mungkin berguna untuk mengukur probabilitas gagal jantung pada pasien dengan gejala baru sugestif gagal jantung. SOURCES FUNDING