Anda di halaman 1dari 42

Seminar Hasil KTI

CINDY 100 100 063

Pembimbing: dr. Tapisari Tambunan, SP. PK

JUDUL: Perbandingan Kadar HbA1c pada Penderita Diabetes Mellitus Tidak Terkontrol yang Merokok dengan yang Tidak Merokok
2

PENDAHULUAN
Latar Belakang:
(2000) Penderita diabetes di Indonesia peringkat ke - 4
tidak dikontrol dengan baik
KOMPLIKASI 34,7% penduduk Indonesia perokok

HbA1c
Cotinine? Nikotin?

Peringkat ke - 3 (2008)

Diabetes, merokok perlu insulin >> Diabetes, merokok komplikasi >> (Benjamin, 2010)

... PENDAHULUAN

Rumusan Masalah:

Bagaimana perbandingan kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus tidak terkontrol yang merokok dengan yang tidak merokok ?

... PENDAHULUAN

Tujuan:
Tujuan Umum: Mengetahui perbandingan kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus tidak terkontrol yang merokok dengan yang tidak merokok Tujuan Khusus: Mengetahui gambaran kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus tidak terkontrol yang merokok Mengetahui gambaran kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus tidak terkontrol yang tidak merokok
5

... PENDAHULUAN

Manfaat:
Bagi klinisi: sebagai informasi tambahan Bagi dunia pendidikan: sebagai data dasar Bagi peneliti: - Mengembangkan pengetahuan metode penelitian

- Menambah wawasan dan pengetahuan

TINJAUAN PUSTAKA
Diabetes Mellitus hiperglikemia Glukosa dalam darah

Metabolisme?

Regulasi konsentrasi dalam darah?

... TINJAUAN PUSTAKA

Diabetes Mellitus
Diabetes Mellitus: Sekelompok penyakit dengan karakteristik kadar glukosa darah yang tinggi akibat defek dari kemampuan tubuh dalam memproduksi

dan / atau menggunakan insulin (American Diabetes


Association, 2013).
9

... TINJAUAN PUSTAKA

Diabetes Mellitus

Klasifikasi:

Kriteria Diagnostik: A1c 6,5% KGD puasa 126 mg/dl 2-h PP 200 mg/dl Gejala klasik + KGD ad random 200 mg/dl

Diabetes tipe I
Diabetes tipe II Diabetes tipe spesifik lainnya Diabetes mellitus gestasional

10

... TINJAUAN PUSTAKA

Diabetes Mellitus

Komplikasi
Akut
DKA HHS Mikrovaskular

Kronik
Makrovaskular Lain-Lain

Kriteria Pengendalian ?
11

... TINJAUAN PUSTAKA

HbA1c
Hemoglobin yang terglikosilasi Memberikan gambaran kadar glukosa darah dalam 120 hari terakhir 1% HbA1c = peningkatan 35 mg/dl glukosa plasma
12

... TINJAUAN PUSTAKA

Rokok
Ribuan ZAT

KIMIA dalam sebatang rokok!!

... TINJAUAN PUSTAKA

Rokok HbA1c
Nikotin glukosa darah sementara (Clair et al, 2011). Perokok konsumsi alkohol , aktivitas (Clair et al, 2011). Nikotin antiestrogen jaringan adiposa viseral resistensi insulin (Clair et al, 2011).

Merokok waist to hip ratio, resiko pankreatitis kronik, dan kanker pankreas (Houston et al, 2006).
Nikotin HbA1c , berbanding lurus dengan dosis (Liu et al, 2011). Berhenti merokok 1 tahun HbA1c 0,7% (Gunton et al, 2002).

KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL


Kerangka Konsep
Variabel Independen Variabel Dependen

Penderita diabetes mellitus tidak terkontrol: Yang merokok

Kadar HbA1c

Penderita diabetes mellitus tidak terkontrol: Yang tidak merokok

Kadar HbA1c

Perbandingan

... KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL

Definisi Operasional
Diabetes mellitus : keadaan dimana adanya gangguan metabolik akibat etiologi multipel dengan karakteristik hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein akibat defek sekresi insulin, kerja insulin, ataupun keduanya (WHO, 2013). Tidak terkontrol : HbA1c 6%.

Merokok : inhalasi secara langsung asap oleh pembakaran tembakau yang terdapat di dalam rokok atau cerutu.
Dianggap tidak merokok jika tidak merokok selama minimal 1 tahun
16

... KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL

Definisi Operasional

HbA1c : parameter pemeriksaan darah yang memberikan informasi mengenai kadar glukosa darah rata-rata seseorang selama tiga bulan terakhir (National Diabetes Clearinghouse, 2012).

Cara ukur

: pemeriksaan darah HbA1c pasien diabetes mellitus di Instalasi Patologi Klinik RSUD Dr. Pirngadi Medan

Alat ukur

: hasil pemeriksaan laboratorium

Skala pengukuran : Skala numerik


17

... KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL

Hipotesis

Kadar HbA1c pasien diabetes mellitus tidak terkontrol lebih tinggi pada kelompok yang merokok daripada kelompok yang tidak merokok

18

METODE PENELITIAN
Jenis Penelitian:
Analitik

Lokasi Penelitian:
Instalasi Patologi Klinik RSUD Dr. Pirngadi Medan

Waktu Penelitian:
Bulan Agustus 2013

Populasi Penelitian:
Pasien diabetes mellitus tidak terkontrol yang datang memeriksakan diri di RSUD Dr. Pirngadi Medan
19

... METODE PENELITIAN

Sampel Penelitian:
Kriteria Inklusi

Kriteria Eksklusi

Usia < 60 tahun Didiagnosis diabetes mellitus selama minimal 6 bulan Kadar HbA1c 6% Indeks Massa Tubuh (IMT): < 30.0

Menderita thalassemia
Menderita gagal ginjal kronis Menderita anemia bulan sabit Riwayat splenektomi Post transfusi darah
20

... METODE PENELITIAN

Jumlah Sampel:
1,64 + 1,28 1 = 2 = 2 2 = 17,5 18 4,11
2

minimal

21

... METODE PENELITIAN

Teknik Pengumpulan Data:


POPULASI

WAWANCARA
Kriteria Inklusi Kriteria Eksklusi

Pemeriksaan Laboratorium: HbA1c

SAMPEL
22

... METODE PENELITIAN

Pengolahan dan Analisis Data:


Uji Mann-Whitney

SPSS ( Statistical Package for Social Science )

23

HASIL PENELITIAN
Deskripsi Lokasi Penelitian

24

... HASIL PENELITIAN

RUANG STAFF DAN LABORATORIUM

LOKET B

LOKET C

LOKET A

25

TEMPAT TUNGGU

... HASIL PENELITIAN

Deskripsi Karakteristik Sampel


Distribusi Sampel
Merokok Tidak Merokok

54% 25 sampel

46% 21 sampel

26

... HASIL PENELITIAN

Mean SD Merokok Umur (tahun) Lama Menderita (tahun) Berat Badan (kg) 53.05 5.47 6.60 5.51 67.29 4.92 Tidak Merokok 53.20 6.55 7.06 5.80 66.12 7.44

Tinggi Badan (m)


Indeks Massa Tubuh (kg / m2)

1.65 0.49
24.76 1.75

1.63 0.07
24.99 2.57

27

... HASIL PENELITIAN

Distribusi Sampel Berdasarkan Lama Merokok


8 7 6 5 4 3 2 1 0 7.24 6.52 6.33

7.67

7.53

HbA1c

28

... HASIL PENELITIAN

Distribusi Sampel Berdasarkan Jumlah Merokok


7.95 8 7 6 5 4 3 2 1 0 6.52 6.63 6.63

HbA1c

29

... HASIL PENELITIAN

Analisa Data
Uji Normalitas
Kolmogorov-Smirnova Status Merokok Merokok Tidak Merokok Statistic .149 .268 df 21 25 Sig. .200* .000 Shapiro-Wilk Statistic .902 .653 df 21 25 Sig. .039 .000

HbA1c

TIDAK Berdistribusi Normal

Mann - Whitney
30

... HASIL PENELITIAN

Perbandingan kadar HbA1c dan hasil uji Mann-Whitney HbA1c (mean SD) Merokok Tidak Merokok
p = 0.014

7.13 1.01 6.52 0.80


< 0.05 H0 ditolak

(+) Perbedaan
31

... HASIL PENELITIAN

Uji One-Way Anova terhadap Faktor Lama Merokok


Sum of Squares Between Groups Within Groups Total 8.437 31.373 39.810 df 5 40 45 Mean Square 1.687 .784 F 2.151 Sig. .079

Lama merokok bukan penyebab perbedaan kadar HbA1c kedua kelompok


32

... HASIL PENELITIAN

Uji One-Way Anova terhadap Faktor Jumlah Rokok


Sum of Squares Between Groups Within Groups Total 12.969 26.841 39.810 df 3 42 45 Mean Square 4.323 .639 F 6.764 Sig. .001

Jumlah rokok merupakan penyebab perbedaan kadar HbA1c kedua kelompok


33

... HASIL PENELITIAN

Uji Bonferroni terhadap Faktor Jumlah Rokok


Mean Difference (I-J) Std. Error

(I) Kelompok

(J) Kelompok

Sig.

95% Confidence Interval Lower Bound Upper Bound

Bonferroni Tidak Merokok

2-5 6-10 >15

-.1173 -.1090 -1.4340* .1173 .0083 -1.3167*

.3108 .4305 .3247 .3108 .4804 .3884

1.000 1.000 .000 1.000 1.000 .009

-.978 -1.301 -2.333 -.743 -1.322 -2.392

.743 1.083 -.535 .978 1.339 -.241

2-5

Tidak Merokok 6-10 >15

6-10

Tidak Merokok
2-5 >15

.1090
-.0083 -1.3250 1.4340* 1.3167* 1.3250

.4305
.4804 .4895 .3247 .3884 .4895

1.000
1.000 .059 .000 .009 .059

-1.083
-1.339 -2.681 .535 .241 -.031

1.301
1.322 .031 2.333 2.392 2.681

>15

Tidak Merokok 2-5 6-10

34

PEMBAHASAN
Uji Mann-Whitney: p = 0.014

Terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus tidak terkontrol yang merokok dengan yang tidak merokok

35

... PEMBAHASAN

Nikotin memiliki hubungan dengan peningkatan kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus (Clair et al, 2011).
Merokok toksik secara langsung terhadap pankreas
(Houston et al, 2006).

Perokok pola hidup yang kurang sehat (Clair et al, 2011).


36

... PEMBAHASAN

Uji One-Way Anova (faktor jumlah rokok): p = 0.001

Terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar HbA1c pada kelompok yang dibagi berdasarkan jumlah rokok yang dikonsumsi
Uji Bonferroni: Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok yang merokok > 15 batang per hari dengan kelompok yang tidak merokok maupun dengan kelompok yang menghisap 2-5 batang rokok per hari

37

... PEMBAHASAN

0.5 mM nikotin HbA1c 8.8 % 5.0 mM nikotin HbA1c 34.5 % Kadar HbA1c meningkat dengan adanya nikotin dalam hubungan yang berbanding lurus dengan dosis
(Liu et al, 2011).
38

KESIMPULAN DAN SARAN


Kesimpulan
1. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kadar HbA1c pada penderita diabetes mellitus tidak terkontrol yang merokok dengan yang tidak merokok
2. Kadar HbA1c rata-rata pada kelompok yang merokok adalah 7.13 dan kadar HbA1c rata-rata pada kelompok yang tidak merokok adalah 6.52.
39

... METODE PENELITIAN

3. Setelah dilakukan uji statistik lebih lanjut untuk mencari penyebab perbedaan kadar HbA1c dalam kedua kelompok tersebut, didapati bahwa:
Lama merokok tidak berpengaruh terhadap kadar HbA1c penderita diabetes mellitus tiddak terkontrol. Jumlah rokok yang dikonsumsi tampak mempengaruhi kadar HbA1c, dimana sampel yang merokok lebih dari 15 batang per hari menunjukkan perbedaan kadar HbA1c yang signifikan dibandingkan dengan sampel yang tidak merokok maupun sampel yang merokok 2-5 batang per hari.

40

KESIMPULAN DAN SARAN


Saran
1. Masyarakat dapat diberi edukasi mengenai dampak merokok terhadap kesehatan. 2. Penderita diabetes mellitus dianjurkan agar tidak merokok lebih dari 15 batang per hari sebagai salah satu upaya dalam kontrol glukosa darah atau kadar HbA1c nya.

41

Terima Kasih