Anda di halaman 1dari 50

PERENCANAAN, PENGELOLAAN DAN STRATEGI USAHA / WIRAUSAHA

Oleh:

ZAHRENI HAMZAH HAPPY HARMONO


Kewirausahaan

FKG UNIV JEMBER

PERENCANAAN
Rencana adalah suatu tindakan tertentu yang diusulkan untuk membantu organisasi dalam pencapaian tujuan. Empat Dimensi suatu Rencana : Perulangan dimensi, suatu rencana digunakan dari waktu ke waktu Waktu dimensi adalah jangka waktu yg diliput oleh rencana, berupa jangka panjang maupun pendek Jangkauan dimensi menguraikan bagian dari sistem manajemen total dimana rencana ditujukan Tingkatan dimensi menunjukkan tingkatan organisasi yg dirancang utk tingkatan manajemen puncak, rencana tingkat menengah dan bawah utk manajemen menengah dan bawah, dimn sistem manajemen ini saling tergantung

JENIS-JENIS RENCANA
RENCANA TETAP Kebijaksanaan, merupk rencana tetap yg memberi garis pedoman luas pd penyaluran manajemen pd arah tertentu, manajemen dituntun kearah pengambilan tindakan yg konsisten dgn pencapaian tujuan organisasional Prosedur, merup. rencana tetap yg menguraikan lebih spesifik tindakan yg berhubungan yg harus diambil utk menyelesaikan tugas tertentu Aturan-Aturan, merup. rencana tetap yg merancang suatu tindakan tertentu yg diperlukan menunjukkan apa yg harus dilakukan oleh anggota organisasi dan apa yg tdk boleh dilakukan

RENCANA SEKALI PAKAI Program, Merup. rencana sekali pakai yg dirancang utk melaksanakan suatu proyek khusus dalam organisasi dimana keberadaan program ini utk pencapaian tujuan yg dpt diselesaikan. Anggaran, merupakan rencana keuangan sekali pakai yg meliputi jangka waktu tertentu. Anggaran perusahaan adalah rencana detail tentang bagaimana dana akan dibelanjakan

ALAT-ALAT PERENCANAAN
Peramalan (Forecasting), adalah teknik prediksi terjadinya lingkungan masa depan yg akan mempengaruhi operasi organisasi Metode Analisa Runtun Waktu (Time Series Analysis Method), memprediksi penjualan dimasa datang dgn menganalisa hubungan historis antara waktu dan penjualan (disajikan dlm bentuk grafik) Penjadwalan (Scheduling), merupakan proses perumusan daftar aktivitas yg harus dilaksanakan utk mencapai tujuan organisasi. merupakan bagian integral dr rencana organisasional. Dua macam penjadwalan : Peta Gant (Gant Chart) yg merup. diagram balok dgn waktu horizontal dan sumber daya vertikal PERT (Program Evaluation and Review Technique) merup. aktivitas proyek yg menunjukkan estimasi waktu yg diperlukan

PERENCANAAN ORGANISASI KEWIRASWASTAAN Definisi Perencanaan : proses menentukan bagaimana organisasi dapat mencapai tujuan, yg ditujukan pd tindakan yg tepat melalui proses analisis, evaluasi, seleksi diantara kesempatan-kesempatan yg diprediksi lebih dahulu. Tujuan Perencanaan : membentuk usaha yang terkoordinasi dlm organisasi. Perencanaan Organisasional mempunyai dua tujuan : Perlindungan (Protective) : meminimalisasi resiko dgn mengurangi ketidakpastian di sekitar kondisi bisnis dan menjelaskan konsekuensi tindakan manajerial Kesepakatan (Affirmative) : meningkatkan tingkat keberhasilan organisasional

Koontz ODonnel menyatakan


maksud perencanaan adalah melancarkan pencapaian tujuan usaha

Kerugian dan Keuntungan Perencanaan


Keuntungan Perencanaan :
1. Membantu wirausahawan berorientasi ke masa depan 2. Koordinasi keputusan yg berkelanjutan berkaitan perencanaan yad. 3. Menekankan pencapaian tujuan organisasional shg wirausahawan scr konstan terfokus dlm pencapaian tujuan organisasi

Kerugian Perencanaan :
Pemuatan program perencanaan akan memakan banyak waktu manajemen, shg manajemen harus mampu membagi waktu antara perencanaan dgn waktu yg digunakan utk fungsi manajemen lainnya.

JENIS-JENIS PERENCANAAN
Rcn Strategis adalah perencanaan jangka panjang yg dipusatkan pd organisasi secara keseluruhan shg wirausahawan memandang organisasi sbg suatu unit total dan memutuskan apa yg hendak dilakukan dlm jangka panjang utk mencapai tujuan organisasi.

Rcn jangka panjang adalah tujuan yg direncanakan utk dicapai atau dilakukan oleh organisasi agar berhasil dalam kurun waktu 3 sampai 5 tahun mendatang. Rcn Taktis (kurun waktu antara 1 thn atau kurang) adalah perencanaan jangka pendek yg menekankan pd operasi berbagai bagian organisasi yg sedang berjalan.

PERENCANAAN DAN TINGKATAN MANAJEMEN


Manajemen puncak, mempunyai tanggung jawab utama untuk melihat apakah perencanaan sudah dilaksanakan atau tidak dan menggunakan waktu perencanaan lebih banyak dibanding manajemen tingkat menengah dan bawah Manajemen tingkat menengah, menggunakan waktu yang lebih banyak dibanding manajer tingkat bawah Manajemen tingkat bawah, lebih terlibat dalam kegiatan operasional dari organisasi dan mempunyai waktu yang lebih sedikit dalam proses perencanaan

EMPAT LANGKAH PROSES MANAJEMEN STRATEGI 1. Perumusan strategi 2. Implementasi strategi 3. Pengukuran hasil strategi 4. Evaluasi strategi

Langkah-Langkah dalam Proses Perencanaan : 1. Menyatakan tujuan organisasi yg jelas 2. Memilih berbagai cara alternatif utk mencapai tujuan 3. Mengembangkan premis/asumsi yg menjadi dasar alternatif kelayakan 4. Memilih alternatif terbaik utk mencapai tujuan 5. Pengembangan rencana berdasarkan alternatif rencana jangka panjang dan jangka pendek mulai dirumuskan 6. Memfungsikan rencana-rencana ke dalam tindakan-tindakan yg memberi organisasi dgn pengarahan aktivitas jangka pendek dan jangka panjang

PENDEKATAN DALAM PERENCANAAN


Pendekatan Probabilitas Tinggi Perencanaan menggunakan pendekatan probabilitas tinggi ditujukan langsung utk menjamin tingkat keberhasilan yg bisa diterima dan juga tujuan organisasional dpt diukur

Keuntungan pendekatan probabilitas tinggi : Menghasilkan rencana yang tepat Perencana hanya memusatkan pd penemuan cara yg praktis utk mendapatkan tingkat keberhasilan yg diinginkan
Kerugian pendekatan probabilitas tinggi : tidak mendorong rencana yg kreatif

PENDEKATAN MAKSIMISASI
Tujuan Perencanaan dgn pendekatan maksimisasi : Meminimisasi sumber daya yg digunakan utk mendapatkan prestasi tertentu Memaksimumkan prestasi yg dpt dicapai dgn sumber daya yg ada Mendapatkan keseimbangan biaya dan manfaat yg terbaik

Keuntungan Pendekatan Maksimisasi : Secara kontinyu menekankan pd pencapaian keuntungan potensial dari organisasi dan menggunakan teknik kuantitatif utk mengembangkan rencana usaha
Kerugian Pendekatan maksimisasi : Memperlakukan seluruh komponen organisasi dpt dikualifikasikan dan diprediksi walau beberapa aspek organisasi tdk dpt diprediksi dan dikuantifikasikan (perilaku manusia)

Pendekatan Adaptasi menekankan pd perencanaan yg efektif utk membantu organisasi menyesuaikan diri dgn variabel eksternal/ internal

Pendekatan Adaptasi

Perencana menggunakan Pendekatan Adaptasi : Melihat perubahan organisasional yg tidak dpt dihindari Antisipasi pada perubahan masa depan Menentukan dan menganalisa organisasional bagaimana memodifikasi organisasi ketika perlu untuk berubah
Keuntungan Pendekatan Adaptasi : berfokus pd lingkungan eksternal-internal organisasi utk memprediksi perubahan organisasional Kerugian Pendekatan Adaptasi : penekanan yg kurang pd tujuan organisasi shg analisa dan perubahan yg dihasilkan merup. akhir perencanaan daripada sebagai alat mencapai keberhasilan

1. PENGELOLAAN USAHA
PENGUMPULAN GAGASAN/IDEA

PENETAPAN IDE

PENGELOLAAN USAHA

PERENCANAAN USAHA/BISNIS (Teknik & Strategi)

PENGELOLAAN KEUANGAN

PERENCANAAN KEUANGAN (Teknik & Strategi)

PENGELOLAAN PEMASARAN

PERENCANAAN PEMASARAN (Teknik & Strategi)

PERENCANAAN USAHA/BISNIS
Perencanaan bisnis / Profil Usaha adalah dokumen tertulis yg menguraikan ide dasar yg mendasari pertimbangan pendirian bisnis dan hal yg berkaitan dengan pendirian tsb. Fungsi perencanaan bisnis: a. Menyediakan pernyataan akan sasaran dan strategi yg diartikulasikan secara jelas utk digunakan di lingkungan internal. b. Sebagai dokumen penjualan yg akan dibagikan/diberikan kepada pihak luar

Tujuan Perencanaan Bisnis


a. Mengidentifikasi lingkup dan konteks kesempatan bisnis. b. Menyajikan pendekatan yang digunakan oleh para wirausaha di dalam mengeksploitasi kesempatan tersebut. c. Mengidentifikasi faktor-faktor yang menentukan, jika usaha tersebut berhasil. d. Alat untuk menaikkan modal keuangan.

Proposal Usaha
Pada intinya mencakup atas sasaran dan strategi.
Sasaran adalah apa yg ingin dicapai perusahaan Strategi adalah arah tindakan utk mencapai sasaran usaha yg mencakup perihal persiapan perusahaan utk menghadapi situasi yg ada.

Proposal usaha dibuat bukan utk dikonsumsi sendiri, tapi utk pihak luar yg terkait, seperti bankir, investor, konsumen, konsultan, pengacara, pemerintah daerah, dan sebagainya proposal usaha harus selengkap mungkin serta dgn bahasa yg sederhana dan mudah dipahami.

Isi Perencanaan Bisnis


a. Ringkasan Eksekutif
Memberikan gambaran singkat tentang rencana suatu usaha secara keseluruhan.

b. Pernyataan Visi dan Misi


Menggambarkan secara singkat strategi dan filosofi yang dikehendaki dalam membuat visinya terlaksana.
Visi: cara pandang jauh ke depan, ke mana organisasi harus dibawa, agar organisasi tersebut dapat bertahan dan mampu mengembangkan diri. Misi: apa yang harus dilakukan suatu organisasi dapat berhasil (apa bisnis kita)

c. Latar belakang usaha


Berisikan laporan singkat sejarah suatu usaha dan situasi usaha saat ini

d. Gambaran usaha secara detail Berisikan keunikan usaha dan faktor-faktor utama yg mempengaruhi keberhasilan (seperti: harga, kualitas, keandalan, ketahanan, sifat-sifat teknik) e. Situasi Pasar saat ini - Menyajikan data latar belakang yg relevan mengenai pasar, produk, persaingan dan distribusi Situasi pasar: di sini diberikan data tentang pasar sasaran, yg meliputi: ukuran pasar dan pertumbuhan pasar, potensi pembeli, motivasi pembelian, sifat-sifat pembelian, target pasar spesifik, pengaruh pasar eksternal.

Situasi produk: di sini ditunjukkan penjualan, harga, marjin kontribusi dan laba bersih setiap produk dlm bbrp tahun terakhir. Situasi pesaing: di sini dijelaskan pesaing utama beserta ukuran, sasaran, pangsa pasar, mutu produk, strategi pemasaran dan sifat-sifat lain yg dimiliki pesaing Situasi distribusi: dalam bagian ini diberikan data mengenai ukuran dan pentingnya setiap saluran distribusi. Situasi lingkungan makro: bagian ini menjelaskan kecenderungan kondisi lingkungan makro (demografi, ekonomi, politik, hukum, sosial, budaya) yg mempengaruhi masa depan produk yg ditawarkan.

f. Analisis Ancaman dan Masalah Identifikasi peluang/ancaman, kekuatan/kelemahan masalah yg dihadapi produk. Analisis peluang/ancaman, menjelaskan : Peluang pemasaran: suatu daerah kebutuhan pembeli yg mana perusahaan dpt beroperasi scr menguntungkan Ancaman lingkungan: tantangan akibat kecenderungan atau perkembangan yg kurang menguntungkan, yg akan mengurangi penjualan dan laba, jika tidak dilakukan pemasaran defensif Analisis kekuatan/kelemahan: menjelaskan kekuatan dan kelemahan. Analisis masalah: wirausaha menggunakan hal-hal yg sudah dibicarakan utk menentukan masalah utama yg dihadapi dalam rencana ini.

g. Sasaran
Menentukan sasaran jumlah penjualan, pangsa pasar dan laba yg hendak dicapai dalam rencana tsb.

Sasaran yg harus diputuskan dlm perencanaan, yaitu: 1. Sasaran Keuangan Memberikan perhitungan keuangan yg dibutuhkan oleh perusahaan dan sumber pendanaan dan proyeksi pendapatan, biaya dan labanya.
2. Sasaran Pemasaran Memberikan gambaran keuntungan pengguna dari produk dan bentuk pasar yg ada. Menunjukkan pendekatan pemasaran yg hendak digunakan utk mencapai sasaran rencana, meliputi: Analisis STP (Segmentasi, Target, Positioning), bauran produk, dan penelitian dan pengembangan

h. Program Kerja
Menspesifikasikan apa yg dilakukan, siapa yg akan melakukannya, kapan dilakukan dan berapa biayanya.

i. Proyeksi Laba-Rugi
Laporan laba dan rugi yg diproyeksikan yg meramalkan hasil keuangan yg diharapkan dari rencana tadi

j. Pengendalian
Menunjukkan bagaimana kemajuan rencana akan dipantau.

Perencanaan Usaha
(Zimmerer)

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Ringkasan pelaksanaan Profil usaha Strategi usaha Produk & jasa Strategi pemasaran Analisis pesaing Ringkasan karyawan & pemilik Rencana operasional Data finansial Proposal pinjaman Jadwal operasional

26

Strategi Kewirausahaan:
Perusahaan kecil yg berhasil dan dpt bersaing, memiliki keunggulan dlm bidang teknik, produk dan memiliki cakupan distribusi geografis pasar yg terbatas. Ada bbrp keputusan strategis yg diperlukan dalam pertumbuhan: 1. Perubahan produk 2. Strategi yg menyangkut pasar 3. Kemampuan utk memperoleh modal 4. Analisis sumber daya manusia 5. Analisis pesaing 6. Kemampuan utk menopang keunggulan strategi perusahaan 7. Penentuan harga produk 8. Interaksi perusahaan dengan masyarakat 9. Pengaruh pertumbuhan perusahaan yg cepat thd aliran kas

Aplikasi Strategi Usaha


Pilihan salah satu strategi: 1. Berada pertama di pasar dgn produk & jasa baru. 2. Positioning produk & jasa baru pada relung pasar yang tidak terlayani. 3. Fokus barang & jasa pada relung kecil tetapi bisa bertahan. 4. Merubah karakteristik produk, pasar atau industri.

28

Menempatkan Strategi
1. 2. 3. 4. 5. 6. Customer orientation, Total quality management, Convinience, Innovation, Speed Time Compression Management, Pelayanan & kepuasan pelanggan.
29

Strategi Pemasaran untuk usaha baru


Penetrasi Pasar Strategi pertumbuhan perusahaan dgn meningkatkan penjualan produk yg sdh ada kpd segmen pasar yg sdh ada tanpa mengubah produk dgn cara apapun. Caranya melalui promosi, iklan dan distribusi. Pengembangan Pasar Strategi utk pertumbuhan perusahaan dgn mengidentifikasi dan mengembangkan segmen pasar baru utk produk yg sudah ada. Pengembangan Produk Strategi utk pertumbuhan perusahaan dgn menawarkan produk yg dimodifikasi atau produk baru ke segmen pasar yg sudah ada. Diversifikasi Strategi utk pertumbuhan perusahaan dgn memulai atau mengambil alih bisnis di luar produk atau pasar yg sudah ada.

Jenis produk (Barang dan Jasa)


BARANG Produk berwujud Produk dapat dijual kembali Produk bisa disimpan Aspek mutu dpt diukur Penjualan berbeda dr produksi Interaksi pelanggan rendah Produk bs diangkut Tempat, fasilitas adlh penting unt biaya Mdh melakukan automatisasi Penerima terutama dihasilkan dr produknya JASA Produk tidak berwujud Produk sulit dijual kembali Bnyk jasa tdk bisa disimpan Produksi dan konsumsi bs terjadi scr simultan Aspek mutu sulit diukur Penjualan mjd bag dr jasa Interaksi pelanggan tinggi Penyedia, bukan produk bs diangkut Tempat, fasilitas adl penting unt kontak pelanggan Sulit melakukan automatisasi Penerima terutama dihasilkan dr kumpulan jasa

ALASAN UMUM PRODUK BARU GAGAL DI PASAR


Produk baru tdk berbeda scr memadai dgn produk yg sudah ada di pasar Wirausaha tidak memiliki pengetahuan yg memadai tentang pasar Perusahaan sangat miskin akan perencanaan dan kurang gencar dlm memperkenalkan produk-produk barunya Wirausaha gagal utk menyesuaikan strategi produknya ketika ada perubahan Perusahaan kekurangan dana yg memadai dan kurang komitmen thd produk baru.

Minimalisasi risiko dlm memperkenalkan produk


Wirausaha hendaknya mempertimbangkan bbrp aturan dlm mengembangkan produk, yaitu: Simplicity: produk yg dibuat harus mudah digunakan, yaitu mudah dikenal dan digunakan oleh konsumen. Intergrity: desain produk hrs baik dr sejak awal sampai akhir pakai. Human Fokus: memperhatikan peranan komplementer pemakai akhir utk mendesain integritas. Keberhasilan suatu produk adalah produk yg memperhatikan pemakainya scr ekonomis. Sinergy: desain produk yg baik memerlukan kombinasi antara pengalaman, pengetahuan dan kecakapan dari suatu tim profesional. Creativity: keberhasilan produk sangat tergantung pd keahlian kreatif dr banyak orang. Risk: desain produk yg baik ditunjukkan oleh produk yg terus eksis sampai batas akhir.

Memelihara Semangat Wirausaha:


Utk mendorong perilaku kreatif agar wirausaha memperoleh keuntungan di pasar, dilakukan dgn cara:
1. Mendidik wirausaha ttg pelayanan perusahaan, khususnya ttg alasan konsumen membeli produk, ttg masalah yg dihadapi pelanggan dan tentang apa kebutuhan serta keinginan spesifik dr konsumen 2. Mendidik wirausaha ttg nilai-nilai perbaikan produk dan pemasarannya, tentang proses distribusi dan perbaikan teknik produksinya utk dpt bersaing 3. Menciptakan iklim kerja yg positif yg mendorong terciptanya ideide baru. Dgn iklim yg kondusif, para wirausaha akan lebih kreatif dlm mentransformasikan ide-nya. Para wirausaha secara ideal adalah individu-individu yg bertanggung jawab dlm bidang pemasaran, teknologi dan keuangan. Mereka adalah para pencipta dan innovator pd perusahaan orang lain.

JENIS USAHA
USAHA MIKRO, adl usaha produktif milik orang perorangan dan atau badan usaha perorangan yg memenuhi kriteria Usaha Mikro sbgmn diatur dlm UU. USAHA KECIL, adl kegiatan ekonomi rakyat yg berskala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih paling banyak Rp. 200 juta, tdk termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1 milyar. USAHA MENENGAH adl usaha ekonomi produktif yg berdiri sendiri, dilakukan oleh orang perseorangan atau badan usaha yg bukan mrpk anak perusahaan yg dimiliki, dikuasai, atau mjd bagian baik langsung maupun tdk langsung dgn Usaha Kecil atau usaha besar dgn jumlah kekayaan bersih atau hasil penjualan tahunan sbgmn diatur dlm Undang-Undang.

USAHA BESAR

Kriteria Usaha Kecil Dan Menengah Menurut World Bank


Dikelompokkan dalam 3 jenis Medium Enterprise, dengan kriteria : 1. Jumlah karyawan maksimal 300 orang 2. Pendapatan setahun hingga sejumlah $ 15 juta 3. Jumlah aset hingga sejumlah $ 15 juta Small Enterprise, dengan kriteria : 1. Jumlah karyawan kurang dari 30 orang 2. Pendapatan setahun tidak melebihi $ 3 juta 3. Jumlah aset tidak melebihi $ 3 juta Micro Enterprise, dengan kriteria : 1. Jumlah karyawan kurang dari 10 orang 2. Pendapatan setahun tidak melebihi $ 100 ribu 3. Jumlah aset tidak melebihi $ 100 ribu

Definisi
Program utk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar mjd tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dr bagian laba BUMN Program pemberdayaan kondisi sosial masyarakat oleh BUMN melalui pemanfaatan dana dr bagian laba BUMN

Program Kemitraan

Program Bina Lingkungan

KENDALA YANG SERING DIHADAPI


Modal tidak mencukupi
Tidak mempunyai relasi SDM lemah

Waktu yang terbatas

KETERAMPILAN YANG DIBUTUHKAN DALAM BERWIRAUSAHA


Keterampilan teknik usaha Ketrampilan mencari informasi Ketrampilan berkomunikasi Ketrampilan dalam pemecahan masalah Ketrampilan dalam perencanaan Ketrampilan dalam pengelolaan usaha Ketrampilan menganalisa pasar Ketrampilan mengantisipasi peluang bisnis

KUNCI SUKSES
Keterampilan dalam menjalankan usaha Kemampuan manajerial yg baik utk mengelola usaha (termasuk melihat kekuatan dan kelemahan diri) Sikap mental dan motivasi utk memanfaatkan peluang usaha Penggalian modal dan sumber daya yg memadai

FAKTOR-FAKTOR PENDORONG KEBERHASILAN WIRAUSAHA


FAKTOR SOSIAL DAN ORGANISASI
FAKTOR FISIK MESIN PELALATAN KERJA BAHAN LINGKUNGAN FISIK METODE KERJA DLL

SISTEM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENGAWASAN PERUPAHAN LINGKUNGAN SOSIAL KEPEMIMPINAN

FAKTOR DIRI
MOTIVASI SIFAT SISTEM NILAI KARAKTERISTIK FISIK USIA JENIS KELAMIN PENDIDIKAN PENGALAMAN HIDUP MINAT DLL

Kebutuhan & Keinginan Konsumen


Melakukan market research: 1. Apa yg dibutuhan konsumen, 2. berapa jumlahnya, 3. bagaimana kualitasnya, 4. siapa yg membutuhkannya, 5. kapan dibutuhkan
42

Strategi Bersaing

Keunggulan Bersaing (Porter)


1. Persaingan merupakan inti keberhasilan & kegagalan. 2. Keunggulan bersaing berkembang dari nilai yg mampu diciptakan oleh perusahaan bagi pelanggan & pembeli 3. Terdapat dua macam dasar keunggulan bersaing
Low cost differentiation
44

Keunggulan Bersaing (Porter)


4. Kedua jenis dasar keunggulan bersaing menghasilkan tiga strategi:
Low cost Differentiation Focus

5. Strategi biaya rendah;


Mengandalkan biaya yg relatif rendah dlm menghasilkan barang & jasa.
45

Keunggulan Bersaing (Porter)


6. Differentiation; Kemampuan utk menghasilkan barang & jasa unik dan memiliki nilai lebih dlm bentuk kualitas, sifat-sifat khusus, serta pelayanan lainnya. 7. Focus Strategy; Fokus biaya = mengusahakan keunggulan biaya dalam segmen sasarannya. Fokus diferensiasi = mengusahakan diferensiasi dalam segment sasarannya.
46

IMBALAN KEWIRAUSAHAAN
Laba
Bebas dari batasan gaji standar untuk pekerjaan distandardisasikan

Kebebasan
Bebas dari pengawasan dan aturan birokrasi organisasi

Kepuasan menjalani hidup


Bebas dari rutinitas, kebosanan & pekerjaan yang tidak menantang

Kegagalan Bisnis
Penyebabnya : 92 % karena kesalahan manajemen dan strategi 1 % karena kelalaian 1 % karena musibah 6 % karena faktor lain

Proses di HRD Personalia


1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Seleksi Administrasi Tes Potensi Akademik Psikotest : Profile Psikis Tes Kesehatan ( Profile Karyawan yang Sehat ) Wawancara ( Gaji, Posisi ) Training ( Induksi ) Magang ( 3 Bulan ) Akad kerja