Anda di halaman 1dari 1

Bentuk : Lingkaran menggambarkan simbol kesatuan, harmoni integritas, perlindungan, penjagaan, dan kesempurnaan.

Perlindungan setiap elemen yang ada di dalam keluarga BEM KM UGM, menjaga pengaruh dari luar, mengayomi seluruh komponen dan elemen mahasiswa yang plural, sehingga mewujudkan BEM KM UGM yang terjaga indepensinya, lebih aspiratif, mampu harmonis dengan seluruh civitas kampus. Lambang UGM pada logo BEM KM 2014 bermakna bahwa setiap nafas pergerakan dari BEM KM 2014 selaras dan mendukung cita-cita Universitas Gadjah Mada sebagai universitas Pancasila, universitas kerakyatan dan perjuangan, yang memancarkan ilmu mengetahuan, kenyataan dan kebajikan. Paqtangke Lumuq merupakan salah satu ragam motif dan bentuk ukiran khas Tana Toraja,. Motif ukiran ini seperti tumbuhan laut dalam air, tumbuh saling berkaitan dan tak terputus. Makna motif ini sebagai harapan agar keluarga BEM KM UGM 2014 berada dalam satu mata rantai, damai, dan saling tolongmenolong di dalam beragamnya perbedaan latar belakang (plural). Warna : Warna yang digunakan dalam logo BEMKM 2014 adalah warna merah dan putih yang merupakan warna dari bendera Indonesia dan merupakan implementasi dari gerak BEM KM UGM 2014 yang nasionalis. Logo ini hanya menggunakan dua buah warna yang bermakna bahwa BEM KM 2014 merupakan lembaga yang independen tanpa dipengaruhi oleh kepentingan lain. Tipografi: Penulisan BEM KM UGM menggunakan huruf kapital yang bercitra tegas yang sebagai bentuk bahwa BEM KM 2014 serius mewujudkan cita-cita UGM. Font yang digunakan adalah Sakkal Majalla yang memberikan citra lugas dan harmoni. Nama Kabinet Melodi Perubahan ditulis terangkat ke kanan, mempunyai arti bahwa BEM KM UGM 2014 dinamis dan mampu memberi perubahan. Huruf M pada kata Melodi menyerupai gitar dan P menyerupai not balok memberikan ilustrasi bahwa BEM KM UGM 2014 sebagai instrumen yang mensenandungkan nada-nada harmonis bagi Indonesia.