Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN PRAKTIKUM PENGENDALIAN GULMA

Acara II
Identifikasi Gulma

DiSusun Oleh :

Nama Npm Prodi Coass Dosen

: Tri Utami : E1J010073 : Agroekoteknologi : Oktavia Rahmayanti : Ir. Nanik Setyowati, Ph.D Ir. Marulak Simarmata, Ph.D Dr. Ir. Bilman WS, MP

LABORATORIUM AGRONOMI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BENGKULU 2014

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang Dalam usaha mengembangkan tanaman hasil-hasil pertanian, dijumpai banyak masalah, diantaranya ialah gangguan hama, penyakit maupun gulma. Gulma adalah salah satu organisme pengganggu tanaman. Berbeda dengan penyakit ataupun hama, maka gulma lebih bersifat permanen karena adanya persaingan. Persaingan yang terjadi antara tumbuhan pengganggu dengan tanaman budidaya umumnya berkisar pada pemanfaatan cahaya, unsur-unsur hara, air, dan juga tempat tumbuh. Oleh karena itu, terdapat perbandingan yang sangat mencolok jika membandingkan kebutuhan unsur hara maupun air antara pertumbuhan satu ton gulma dengan pertumbuhan satu ton tanaman budidaya, maka tanaman gulma lebih banyak membutuhkan unsur hara maupun air. Gulma antara lain didefinisikan sebagai tumbuh-tumbuhan yang tumbuh pada tempat yang tidak dikehendaki oleh manusia. Hal ini berarti tumbuhan ini merugikan baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh karena itu batasan untuk gulma sangatlah luas sehingga dapat mencakup semua jenis tanaman dalam dunia tumbuh-tumbuhan. Jenis gulma yang tumbuh pada umumnya sesuai dengan tempat tumbuhnya (Angga, 2009). 1.2 Tujuan Mahasiswa mampu mengenali jenis-jenis gulma,nama daerah,nama latin spesies gulma,bentuk morfologi dan bagian anatomi,serta membedakan golongan gulma.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA Kerugian akibat gulma terhadap tanaman budidaya sangatlah bervariasi, tergantung dari jenis tanamannya, iklim, jenis gulmanya, dan tentu saja praktek pertanian di samping faktor lain. Di negara yang sedang berkembang, kerugian karena gulma tidak saja tinggi, tetapi juga sangat mempengaruhi persediaan pangan dunia (Anonim, 2009). Pengelompokkan gulma berdasarkan karakteristiknya

Gula rumput (grasses); gulma yang memiliki batang bulat atau pipih berongga dan bentuk daun sempit.

Gulma teki (sedges); gulma yang memiliki batang bentuk segitiga, kadang-kadang bulat, dan tidak berongga, serta mempunayi sistem rhizoma dan umbi sangat luas.

Gulma daun lebar (broad-leaved weeds); gulma yang berdaun lebar dan banyak terdapat stomata pada permukaan daun bagian bawah

(Anonim,2013). Pada prinsipnya pengendalian gulma dapat dilakukan secara prefentif, kultur teknis, mekanik dan terpadu. Pengendalian secara kultur tekniks didasarkan padasegi-segi ekologi yang berusaha menciptakan suatu keadaan lingkunagan yang sedemikian rupa sehingga sesuai bagi tumbuhan. Teknik pengendalian gulma secara mekanik ataupun fisik dapat juga dilakukan dengan berbagai cara yaitu dengan mencabut gulma sampai kesistem perakarannya, atau dengan memotong atau memangkas gulma (Anonim, 2009).

BAB III BAHAN DAN METODE 3.1 Alat dan Bahan Lembar kertas pengamatan Alat tulis,buku gambar,dan pensil warna 5 jenis preparat gulma daun lebar Buku identifikasi gulma Pisau atau gunting Lup (kaca pembesar) Spesimen lengkap dan segar

3.2 Langkah Kerja Setiap praktikan membawa spesimen gulma segar lengkap gengan bagiabagiannya (akar, batang, daun, bunga, buah, biji) yang mewakili dari gulma berdaun lebardengan diwakili oleh lima jenis gulma. Mengidentifikasi gulma tersebut dengan menggumakan buku identifikasi Menggambar gulma secara makroskopis bagian-bagian gulma,meliputi bagian-bagian vegetatif dan generatif. Memberi keterangan pada gambar dan membuat klasifikasi gulma tersebut(klas, ordo, famili, genus, dan spesies) pada sudut kanan bawah dari gambar.

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Pengamatan Gulma 1 : Oxallis barrelieri
Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Rosidae Ordo: Geraniales Famili: Oxalidaceae (suku belimbing-belimbingan) Genus: Oxalis Spesies: Oxalis barrelieri L.

Identifikasi gulma : Bagian vegetatif gulma

a. Akar : berupa akar tunggang b. Batang : batang tanaman ini tegak merayap dengan panjang 0,1-1,4 cm. c. Daun : berdaun majemuk, terdiri dari 3 anak daun yang berbentuk bulat telur ( trifolia) dengan panjang 2-3cm dan lebar 1-2cm, tulang daun menyirip, tangkai daun panjang , tepi daunnya rata Bagian generatif

a. Bunga : bunga majemuk dengan tangkai malai yang panjang ( 4cm) yang tumbuh di ketiak daun; bunga berbentuk terompet; kelopak bunga berjumlah 5 helai berwarna hijau b. Buah : berbentuk seperti buah belimbing tapi agak bulat; bertaju 5 . Buah yang sudah tua akan pecah dan bijinya akan tersebar keluar. c. Biji : berukuran kecil; berbentuk bulat; berwarna kuning.

Gulma 2 : Porophyllum ruderale Klasifikasi ilmiah Kerajaan: Plantae (tidak termasuk) Eudicots (tidak termasuk) Asterids Ordo: Asterales Famili: Asteraceae Bangsa: Tageteae Genus: Porophyllum Spesies: P. ruderale Nama binomial Porophyllum ruderale
(Jacq.) Cass.

Identifikasi gulma : Bagian vegetatif gulma

a. Akar : berakar serabut b. Batang : tidak bertrikom, berwarna coklat kemerahan, Hijau kebiruan, bercabang-cabang, sebagian atau seluruhnya sering ungu kemerahan c. Daun : Daun berwarna hijau muda, mengkilap, Terdapat bintik dibagian tepi daun,tidak bergetah, Helaian daun gundul, agak-agak berdaging, jorong hingga jorong bundar, lubang kelenjar serupa pori. Bagian generatif

d. Bunga : Bunga berwarna putih keabu-abuan, panjang seperti tabung, mahkota bentuk tabung sempit, hijau kekuningan dengan ujung ungu kecoklatan e. Buah : Buah keras (achene) sempit memanjang, 68 mm, bergaris-garis dan berbulu sangat halus, dengan rambut sikat (pappus) panjang hingga 1 cm f. Biji : berwarna hitam,kecil panjang dan runcing.

Gulma 3 : Mikania micrantha Kunth


Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Asteridae Ordo: Asterales Famili: Asteraceae Genus: Mikania Spesies: Mikania micrantha Kunth

Identifikasi gulma : Bagian vegetatif gulma

a. Akar : berakar serabut b. Batang : tumbuh menjalar berwarna hijau muda, bercabang dan ditumbuhi rambut-rambut halus. Panjang batang dapat mencapai 3-6m. Pada tiap ruas terdapat dua helai daun yang saling berhadapan, tunas baru dan bunga. c. Daun : berbentuk segitiga menyerupai hati dengan panjang daun 4-13cm dan lebar daun 2-9cm. Permukaan daun menyerupai mangkok dengan tepi daun bergerigi. Bagian generatif

d. Bunga : Bunga tumbuh berwarna putih, berukuran kecil dengan panjang 4.5-6mm, dan tumbuh dari ketiak daun atau pada ujung tunas e. Buah : f. Biji : Biji dihasilkan dalam jumlah besar, berwarna coklat kehitaman dengan panjang 2mm.

Gulma 4 : Limnocharis flava (L.) Buch


Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil) Sub Kelas: Alismatidae Ordo: Alismatales Famili: Limnocharitaceae Genus: Limnocharis Spesies: Limnocharis flava (L.) Buch

Identifikasi gulma : Bagian vegetatif gulma

a. Akar : bentuknya seperti serabut, oleh karena itu dinamakan akar serabut (radix adventicia). b. Batang : Berdasarkan sifat batang genjer termasuk pada batang basah (herba), karena batang ini biasanya mengandung air, tidak berkayu dan berwarna hijau. Batang tanaman genjer berbentuk bundar (globosus). Berdasarkan arah batang di atas tanah genjer memiiki batang yang tegak (erectus) dengan berarah tegak lurus ke atas. c. Daun : tipis, melebar, kaya akan suatu zat warna hijau yang dinamakan klorofil, mempunyai daun yang termasuk kategori daun lengkap, jumlah helaian daun tanaman ini termasuk pada kategori daun tunggal (folium simplex), memiliki tulang daun yang melengkung Bagian generatif

d. Bunga : terdapat di ketiak daun (flos lateralis atau flos axillaries). Majemuk, bentuk payung, di ketiak daun, terdiri dari 3-15 kuntum, tangkai panjang 15-25 cm, hijau, kelopak lepas, bentuk kuku, hijau, benang sari 3, tangkaj putik kuning, kepala putik bulat, mahkota lepas, ujung melengkung ke dalam, kuning. e. Buah : termasuk buah semu f. Biji : berbentuk bulat, kecil, dan berwarna hitam (Anonim,2012).

Gulma 5 : Ageratum conyzoides L.


Klasifikasi Kingdom: Plantae (Tumbuhan) Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji) Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga) Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil) Sub Kelas: Asteridae Ordo: Asterales Famili: Asteraceae Genus: Ageratum Spesies: Ageratum conyzoides L.

Identifikasi gulma : Bagian vegetatif gulma a. Akar : Memiliki akar yang tunggang, berwarna putih pada saat muda, dan berwarna agak kecoklatan pada saat sudah tua, tipe perkecambahan diatas tanah (Epigeal) b. Batang : batang tegak atau berbaring, tinggi hingga 120 cm, batang gilig dan berambut jarang, sering bercabang-cabang. c. Daun : Daun-daun bertangkai, 0,55 cm, terletak berseling atau berhadapan, terutama yang letaknya di bagian bawah. Helaian daun bundar telur hingga menyerupai belah ketupat, 210 0,55 cm, dengan pangkal agak-agak seperti jantung, membulat atau meruncing; dan ujung tumpul atau meruncing; bertepi beringgit atau bergerigi; kedua permukaannya berambut panjang, dengan kelenjar di sisi bawah. Bagian generatif d. Bunga : Bunga-bunga dengan kelamin yang sama berkumpul dalam bongkol rata-atas, yang selanjutnya (3 bongkol atau lebih) terkumpul dalam malai rata terminal. Bongkol 68 mm panjangnya, berisi 6070 individu bunga, di ujung tangkai yang berambut, dengan 23 lingkaran daun pembalut yang lonjong seperti sudip yang meruncing. Mahkota dengan tabung sempit, putih atau ungu. Buah : Buah kurung (achenium) bersegi-5, panjang lk. 2 mm; berambut sisik 5, putih (Anonim,2011). e. Biji :

4.2 Pembahasan

Dari hasil pengamatan yang sudah dilakukan masing-masing gulma memiliki ciri morfologi dan identifikasi yang berbeda dari dua subjek pengamatan yaitu bagian vegetatif dan bagian generatif gulma,dimana bagin vegetatif terdiri dari akar, batang, dan daun. Dan bagian generatif terdiri dari bunga, buah,dan biji. Dari kelima spesimen segar yang saya bawa setelah saya amati dan saya gambar bagian-bagiannya, golongan gulma berdaun lebar ini umumnya didominasi oleh kelompok tumbuhan dari klas Dicotyledoneae. Tumbuhan ini mempunyai bentuk daun yang lebar dan luas dan umumnya: (1) mempunyai lintasan C3, (2) nervatio (pertulangan daun) menyirip, (3) dari kelompok Dicotyledoneae, dan (4) bentuk helaian membulat, bulat, oval, lonjong, segitiga, bentuk ginjal, dll (Anonim, 2009). Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan beberapa cara. Secara preventif, misalnya pencegahan pemakaian pupuk kandang yang belum matang. Secara fisik, misal dengan pengolahan tanah, pembabatan, penggenangan, pembakaran dan pemakaian mulsa. Dengan sistem budidaya, misal dengan pergiliran

tanaman, budidaya pertanaman dan penaungan dengan tumbuhan penutup. Secara biologis, yaitu dengan menggunakan organisme lain seperti insekta. Secara kimiawi, yaitu dengan menggunakan herbisida atau senyawa kimia yang dapat digunakan untuk mematikan (Rukmana, 1999)

BAB V KESIMPULAN

Identifikasi gulma dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dengan mengamati sifat-sifat vegetatif dan generatif dari gulma dan kemudian diidentifikasi dengan menggunakan buku identifikasi gulma.

Untuk mengidentifikasi gulma kita terlebih dahulu harus memahami dan mengamati sifat-sifat vegetatif maupun generatif dari gulma tersebut. Sifat vegetatif terdiri dari akar, batang, daun, serta modifikasi dari akar, batang dan daun, sedangkan sifat generatif terdiri dari bunga, buah dan biji.

DAFTAR PUSTAKA

Angga,2009.Identifikasi Gulma. http://tangga1503.woodpress.com. _____,2011. http://cacienkiedezh.blogspot.com/2011/12/identifikasi-dan-analisisvegetasi.html _____,2012.http://drs-oeyo.blogspot.com/2012/06/laporan-gulma.html _____,2009.Morfologi Gulma. http://www.e-dukasi.net. _____,2013.http://aslilah.blogspot.com/2013/02/identifikasi-gulma-danpenggolongannya.html di akses tanggal 24 Mar. 14 Rukmana, R.H. dan Saputra, U.S, 1999. Gulma dan Teknik Pengendaliannya. Kanisius, Yogyakarta

TUGAS 1. Apa yang dimaksud dengan gulma tekian,rumputan dan daun lebar ? berilah masing-masing 5 contoh spesies! Jawab : Gulma teki-tekian Kelompok ini memiliki daya tahan luar biasa terhadap pengendalian mekanik karena memiliki umbi batang di dalam tanah yang mampu bertahan berbulan-bulan. Selain itu, gulma ini menjalankan jalur fotosintesis C4 yang menjadikannya sangat efisien dalam 'menguasai' areal pertanian secara cepat. Ciri-cirinya adalah penampang lintang batang berbentuk segitiga membulat, dan tidak berongga, memiliki daun yang berurutan sepanjang batang dalam tiga baris, tidak memiliki lidah daun, dan titik tumbuh tersembunyi. Contoh gulma tekian : wudelan atau Cyperus kyllingia (Teki), Cyperus cyperoides (Teki), teki ladang (Cyperus rotundus), Scirpus moritimus, alang-alang (Imperata cylindrica). Rumputan (Gulma Berdaun Sempit/ Grasses). Golongan rerumputan mencakup jenis gulma yang termasuk dalam famili gramineae. Selain merupakan komponen terbesar dari seluruh populasi gulma, famili ini mempunyai daya adaptasi yang cukup tinggi, distribusi amat luas dan mampu tumbuh baik pada lahan kering maupun tergenang. Contoh: Alangalang, rumput pahit, jampang pahit, kakawatan, gerinting, jejagoan, glagah, jejahean dan bebontengan. Daun lebar adalah berbagai macam gulma dari anggota Dicotyledoneae termasuk dalam kelompok ini. Gulma ini biasanya tumbuh pada akhir masa budidaya. Kompetisi terhadap tanaman utama berupa kompetisi cahaya. Daun dibentuk pada meristem pucuk dan sangat sensitif terhadap kemikalia. Terdapat stomata pada daun terutama pada permukaan bawah, lebih banyak dijumpai. Terdapat tunastunas pada nodusa, serta titik tumbuh terletak di cabang. Contoh gulma ini ceplukan (Physalis angulata L.), wedusan (Ageratum conyzoides L.), sembung rambut (Mikania michranta), dan putri malu (Mimosa pudica), ceplukan (Physalis angulata L.)

2. Apa sajakah perbedaan antara gulma tekian,dan rumputan ? Jawab : Gulma teki-tekian Memiliki daya tahan luar biasa terhadap pengendalian mekanik karena memiliki umbi batang di dalam tanah yang mampu bertahan berbulanbulan. Gulma ini menjalankan jalur fotosintesis C4 yang menjadikannya sangat efisien dalam 'menguasai' areal pertanian secara cepat. Ciri-cirinya adalah penampang lintang batang berbentuk segitiga membulat, dan tidak berongga, memiliki daun yang berurutan sepanjang batang dalam tiga baris, tidak memiliki lidah daun, dan titik tumbuh tersembunyi. Sedangkan, Rumputan Tumbuhan jenis ilalang yang berbatang kecil Banyak jenisnya, batangnya beruas, daunnya sempit panjang, Bunganya berbentuk bulir dan buahnya berupa biji-bijian.

3. Sebutkan alat perkembangbiakan yang banyak dipunyai oleh gulma berdaun lebar? Jawab : Biji, spora, umbi batang, tunas,

4. Sebutkan jenis-jenis alat perkembangbiakan vegetatif yang dipunyai oleh gulma tekian,dan rumputan,serta berilah definisinya! Jawab : Rizoma : merupakan batang berbentuk tabung yang tumbuh menjalar di bawah permukaan tanah. Pada rizoma ini terdapat buku dan ruas yang menghasilkan tunas dan akar adventif. Pada umumnya organ ini cukup banyak menyimpan cadangan makanan. Stolon : batang silindris yang tumbuh menjalar di permukaan tanah. Pada stolon terdapat buku dan ruas yang dapat membentuka akar dan tunas,pada beberapa jenis gulma,stolon menjalar di permukaan air.

Runner : batang yang tumbuh dari ketiak daun pada dasar tajuk dan menjalar di permukaan tanah. Runner membentuk tunas dari rumpun baru yang dapat membentuk runner baru.

Umbi batang : merupakan pangkal batang yang membengkak. Umbi ini mempunyai mata tunas yang dapat tumbuh menjadi tumbuhan baru.

Umbi akar : merupakan bagian ujung dari rizoma yang membengkok dan merupakan cadangan makanan serta mempunyai tunas ujung.

Umbi lapis : merupakan batang yang memendek yang mempunyai lapisan-lapisan berdaging. Tunas baru akan tumbuh dan berkembang di antara/di sela lapisan-lapisan tersebut.

5. Gambarkan alat bantu yang dipunyai oleh biji gulma untuk membantu penyebaran biji tersebut! Jawab :