Anda di halaman 1dari 52

qwertyuiopasdfghjklzxcv bnmqwertyuiopasdfghjkl zxcvbnmqwertyuiopasdfg hjklzxcvbnmqwertyuiopa 50 LITE STORY sdfghjklzxcvbnmqwertyui 50 kisah mini inspiratif opasdfghjklzxcvbnmqwer tyuiopasdfghjklzxcvbnmq wertyuiopasdfghjklzxcvb nmqwertyuiopasdfghjklzx cvbnmqwertyuiopasdfghj

klzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiop
LK nekaneka.wordpress.com

Butuh 2 hari untuk mengingat dan mengetik semua cerita super pendek ini. Mungkin hanya butuh setengah jam untuk membaca semuanya. Dan saya berharap seumur hidup anda mengingat dan mengambil hikmahnya. -LK (2010)-

SATU

HOME RUN
Pada tanggal 18 Juni, aku menonton pertandingan base ball adikku seperti biasanya. Cory telah berusia 12 tahun waktu itu dan telah bermain base ball selama beberapa tahun. Saat aku melihatnya sedang pemanasan untuk menjadi pemukul berikutnya, aku memutuskan untuk datang ke tempat tunggu pemain untuk memberinya semangat. Tetapi saat aku sampai di sana, aku hanya bilang, I love you. Dia menjawab "Apakah itu artinya kamu ingin agara aku melakukan home run?" Aku tersenyum dan bilang, "Lakukan yang terbaik." Saat ia berjalan ke tempatnya, seperti ada aura pada dirinya. Dia terlihat begitu percaya diri dan yakin akan apa yang ia lakukan. Satu pukulan telah dia lakukan, dan tahukah kamu, dia melakukan home run pertamanya! Dia berlari mengelilingi base dengan bangga matanya berbinar dan wajahnya mengarah ke atas. Tetapi yang paling menyentuh hatiku adalah ketia ia kembali ke tempat tunggu pemain. Dia menatap aku denga senyuman paling lebar yang pernah aku lihat, "I love you too, Ter." Aku tidak ingat apakah timnya menang atau kalah pada permainan itu. Pada musim panas bulan Juni itu, tak lagi jadi masalah. Dari buku karya Terri Vandermark, Chicken Soup for the Teenage Soul

DUA

KISAH KALAJENGKING
Kisah ini terjadi pada seorang religius bernama Hindu. Suatu ketika, ia melihat ada seekor kalajengking yang tenggelam dalam air. Ia ngulurkan jari tangannya untuk menyelamatkan kalajengking itu. Tetapi kalajengking itu malah menyengatnya. Ia tak menyerah dan terus berusaha menyelamatkan kalajengking itu. Namun ia terus menerus mendapatkan sengatan. Ada orang yang didekatnya mengatakan padanya untuk berhenti mencoba menyelamatkan kalajengking yang selalu menyengatnya. Tetapi Hindu menjawab, Sudah menjadi sifat alami kalajengking itu suka menyengat, dan menjadi sifat alamiku untuk mencintai. Lalu, kenapa aku harus menyerah untuk mencintai hanya karena sifat alami kalajengking yang suka menyengat?

TIGA

SURAT UNTUK TUHAN


Suatu ketika kantor pos di sebuah kota kecil dihebohkan oleh sebuah surat. Surat yang ditulis seorang anak berusia 8 tahun dan tak mungkin bisa dikirim. Karena tertulis alamat yang tertuju adalah kepada: Tuhan di surga. Seorang tukang pos membuka amplop surat itu dan membacanya. Ternyata anak itu memohon kepada Tuhan uang satu juta untuk membantu biaya pengobatan ibunya. Surat itu ditulis dengan demikian lugunya, sehingga mengetuk hati para pegawai di kantor pos tersebut. Hal itu membuat mereka berinisiatif untuk mengumpulkan dana untuk anak tersebut. Setelah semua terkumpul, hanya bisa dikumpulkan sebanyak 800 ribu. Lalu uang itu dimasukkan ke dalam amplop dan ditulis dari Tuhan untuk dikirim kembali ke alamat anak tersebut. *** Ketika menerima surat balasan yang diantarkan oleh tukang pos, anak tersebut segera membuka dan menghitung uangnya. Berulang kali ia menghitung, ternyata jumlahnya kurang dari satu juta, seperti yang ia minta pada tuhan. Anak itu pun berdoa pada Tuhan, Tuhan, terima kasih karena sudah membalas suratku, tetapi lain kali jangan titipkan pada tukang pos. Karena mereka akan mengambil sebagian isinya.

EMPAT

SIBUK
Suatu kali ada seorang penebang pohon mencari pekerjaan. Akhirnya ia mendapat pekerjaan yang ia idam-idamkan. Bayarannya besar dan suasana kerjanya menyenangkan. Hal itu membuatnya sangat bersemangat bekerja dan senantiasa memberikan kemampuan terbaiknya. Tuannya memberi sebuah kapak dan menunjukkan tempat di mana ia bekerja. Penebang pohon itu menyambut dengan bersemangat. Hari pertama, ia mampu menebang 18 pohon. Selamat, ucap tuannya memberi semangat, lanjutkan seperti itu. Termotivasi kata-kata tuannya, penebang pohon bekerja dengan lebih bersungguh-sungguh lagi. Tetapi pada hari kedua ia hanya bisa menebang 15 pohon. Hari berikutnya hanya 12 pohon, 10 pohon, berkurang terus. Aku pasti sudah melemah, pikir penebang pohon itu. Ia menghadap ke tuannya dan meminta maaf karena ia sendiri tak mengerti apa yang terjadi. Kapan terakhir kali kamu mengasah kapakmu? tanya tuannya.. Mengasah kapak? Aku belum pernah melakukannya, aku sudah sibuk sekali menebang pohon...

LIMA

ORANG BERILMU
Sesuai yang dikisahkan dalam Al-Quran, Nabi Sulaiman a.s. adalah seorang raja yang memiliki anak buah dari bemacam-macam manusia, jin dan binatang. Ia ingin mematahkan kesombongan Ratu Bilqis dengan membangun istanya yang indah lengkap dengan singgasana yang ada di istana Ratu Bilqis sendiri. Siapa yang mampu memindahkan singgasana Ratu Bilqis ke sini? Tanya Sulaiman a.s. kepada anak buahnya. Dari golongan jin maju dan bicara, Saya bisa meindahkan singgasana itu sebelum anda beranjak dari duduk, taunku. Ada seorang dari golongan orang berilmu maju dan bicara, Saya bisa memindahkan singgasana itu sebelum anda berkedip, tuanku. Dan seketika itu juga singgasana Ratu Bilqis sudah di hadapan Nabi Sulaiman a.s. Kisah ini menunjukkan bagaimana keutamaan orang berilmu. Bahkan bisa mengalahkan kesaktian jin.

ENAM

PAGAR
Ada seorang anak yang mudah marah dan sering membentak-bentak. Ayahnya menyuruhnya untuk memaku pagar setiap kali marah untuk meredakan amarahnya. Hingga suatu saat anak tersebut bisa cukup dewasa dan sabar. Ayahnya meminta sang anak mencabuti paku yang ia tancapkan di pagar setiap ia marah. Setelah semua paku dicabuti, ayahnya berkata, Anakku, coba lihat ini. Kamu mencabuti paku ibarat kamu meminta maaf setlah kamu marah. Paku bisa dicabut, tetapi lihatlah, kini meninggalkan lubang bekas paku. Kata-kata kasarmu pada orang lain mungkin bisa dimaafkan, tetapi luka di hati, maaf anakku, mungkin akan terus membekas seperti lubang di pagar itu. Anak itu memeluk ayahnya dan mulai menangis meminta maaf.

TUJUH

RAHASIA SEKRETARIS
Arnold Benett adalah seorang novelis ternama. Penerbitnya pernah bercerita bahwa ia memiliki seorang sekretaris yang hebat dan efisien dalam bekerja. Suatu ketika Benett memiliki kesempatan berkunjung ke kantor penerbitnya. Ia menemui sekretaris yang diceritakan itu dan bertanya tentang rahasianya. Bos mu menceritakan bahwa kamu bekerja dengan sangat efisien, apa rahasiamu? tanya Benett. Bukan aku yang memiliki rahasia, jawab sekretaris itu, tapi bosku yang punya rahasia. Setiap kali sekretarisnya menyelesaikan tugas, bosnya tidak pernah lupa untuk memantau dan memberi penghargaan atas hasil kerjanya. Karena itulah sekretaris itu selalu bisa bekerja dengan efisien.

DELAPAN

KACANG DALAM TOPLES


Anna berumur 8 tahun dan dia suka sekali dengan kacang mete. Suatu ketika, di ruang tamu ia menemukan setoples kacang mete yang disiapkan ibunya untuk menyuguhi kalau-kalau ada tamu yang datang. Anna menengok kana dan kiri memastikan ibunya tidak ada di situ. Dengan pelan dan hati-hati ia membuka tutup toples agar tidak kelihatan ibunya. Setelah terbuka, ia memasukkan tangan kecilnya melalui mulut toples yang juga kecil. Ia berusaha menggenggam kacang mete sebanyakbanyaknya hingga memenuhi telapak tangannya. Namun, ketika ia menarik tangannya keluar dari toples, ternyata mulut toples tidak muat untuk genggamannya. Ia bersi keras mencoba memaksa menarik tanggannya tanpa mau melepaskan genggaman tangannya. Ia terus mencoba hingga tangannya kesakitan. Anna menangis pelan, takut kalau ibunya mendengar. Sebenarnya dari tadi ibunya melihat dari pintu dapur, menunggu apa yang akan dilakukan putri tercintanya. Karena tidak tega, ibunya menghampiri dan bertanya pada Anna. Tanganku tidak bisa keluar, toples ini terlalu kecil. Rengek Anna. Bukan begitu caranya, sayang. Coba kamu ambil kacangnya satu per satu, pasti tanganmu bisa keluar. Nasehat ibunya. Anna pun menurut dan melepaskan genggamannya. Lalu ia menjumput satu butir kacang saja dan dengan mudah keluar dari mulut toples. Makanya, perlukan. jangan serakah sayang. Ambil sedikit saja yang kamu

SEMBILAN

TUHAN AKAN MENOLONGKU


Seorang lelaki tua sedang duduk di loteng rumahnya memperhatikan hujan yang mulai membuat banjir daerah sekitarnya. Hujan semakin deras dan air makin meninggi. Kini lelaki itu terjebak dalam genangan banjir yang sedikit lagi sampai di tempatnya. Sebuah perahu karet datang bersama rombongan tim penyelamat datang menjemputnya. Tetapi lelaki itu meolak ikut dan mengatakan, Tak usah kalian mengajakku, aku tahu tuhan akan menyelamatkan aku. Beberapa saat kemudian, banjir benar-benar besar dan lelaki tua itu tetap bertahan di lotengnya yang mulai terisi air. Datang lagi perahu kedua yang kembali mengajaknya mengungsi ke tempat aman. Aku tak akan ikut kalian, aku yakin Tuhan pasti akan menyelamatkan aku! Hingga datang perahu ketiga, lelaki tua itu tetap bertahan dengan keyakinannya bahwa Tuhan akan menyelamatkannya. Bencanapun tak terhindarkan dan lelaki tua itu meninggal. Di alam sana, lelaki itu protes pada malaikat. kenapa Tuhan tidak menyelamatkan aku? Padahal aku rajin berdoa padanya. Kamu benar-menar bodoh, bukankah Tuhan sudah mengirim tiga perahu untuk menyelamatkanmu dan kamu menolaknya?

SEPULUH

MIMPI SANG RAJA


Suatu ketika raja di negeri Timur Tengah bermimpi buruk yang membuatnya penasaran. Sesuai kebiasaan di sana, raja memerintahkan memanggi penafsir mimpi paling hebat di negeri itu. Menghadaplah 2 orang ahli tafsir mimpi terhebat yang tafsirannya belum pernah salah. Setelah mendengar cerita sang raja, dua ahli tafsir mimpi itu menelan ludah. Karena mereka tahu itu berarti berita buruk dan raja tak suka mendengar berita buruk. Lebih buruk lagi bagi penyampai berita, karena pasti dia akan dihukum mati. Namun, karena kejujurannya, penafsir pertama tetap menyampaikan sesuai yang diketahuinya. Maafkan hamba tuanku, dari mimpi tuanku, menurut tafsiran saya akan anda akan ditinggalkan kan seluruh anggota keluarga. Satu persatu keluarga anda akan meninggal lebih dulu. Kata penafsir pertama. Tafsiran macam apa itu? Pengawal, seret dia keluar dan penggal kepalanya. Perintah sang raja sesuai dugaan. Penafsir kedua sebenarnya memiliki tafsiran yang sama. Namun ia mencari akal agar berita buruk terlihat seperti berita baik. Selamat tuanku, menurut tafsiran hamba, mimpi paduka berarti tuanku akan panjang umur. Bahkan tuanku akan hidup lebih lama daripada seluruh anggota keluarga tuanku. Mendengar jawaban itu sang raja tersenyum puas dan memerintahkan pengawal memberikan hadiah yang banyak pada penafsir kedua. Padahal sebenarnya dua penafsir itu memberikan tafsiran yang sama. Hanya saja dengan cara penyampaian yang berbeda.

SEBELAS

ANJING PENJAGA
Ada sepasang suami istri yang hidupnya menyendiri di hutan. Namun suami istri itu hidup dengan bahagia bersamaseorang putri yang masih bayi dan seekor anjing penjaga yang setia. Ketika suami istri itu hendak pergi ke kota untuk menjual hasil hutan dan membeli kebutuhan pokok, mereka mempercayakan penjagaan bayinya pada anjingnya. Namun, sore itu sekembalinya dari kota, mereka menemui anjing mereka dengan mulut penuh darah segar. Sang suami geram dan marah, ia mengira anjing itu telah memakan anak semata wayangnya. Dengan tanpa berpikir panjang, ia mengarahkan senapan pada anjingnya dan menembak tepat di kepalanya. Suami istri itu bergegas masuk kekamar putri mereka dan melihat hal yang membuat mereka menyesal. Di dalam kamar tergeletak seekor srigala yang telah mati. Ternyata darah di mulut anjing mereka adalah darah srigala yang mencoba memakan putri mereka. Anjing mereka menggagalkan srigala itu dengan bertarung dan menggigit tenggorokannya. Jangan pernah bertindak dengan kemarahan. Kemarahan membuat kita tidak berpikir panjang dan menafsirkan sesuatu dengan salah yang nantinya akan kita sesali.

DUA BELAS

5 CHAPTER
Chapter 1 Aku melewati suatu jalan dan terjatuh dalam sebuah lubang. Butuh waktu lama untuk keluar dari lubang itu. Itu karena kesalahanku. Chapter 2 Aku melewati jalan yang sama dan terjatuh pada lubang itu lagi. Masih butuh waktu yang lama untuk keluar dari lubang itu. Bukan aku yang salah. Chapter 3 Aku terjatuh lagi dalam lubang di jalan itu. Namun kali ini aku bergegas keluar dari lubang itu. Chapter 4 Aku melewati jalan itu lagi dan melihat ada lubang yang sama. Aku berjalan mengitari lubang agar tak terjatuh. Chapter 5 Aku mengambil jalan lain dan tak pernah melalui jalan yang salah tadi. Untuk berubah dan mengambil jalan yang benar, terkadang bahkan butuh lebih dari lima chapter. Namun tidak berlaku bagi orang yang shaleh dan memegang prinsip tidak akan jatuh pada lubang yang sama 2 kali.

TIGA BELAS

MASALAH SUDUT PANDANG


Seorang petani menghabiskan waktunya selama bertahun tahun untuk memecahkan sebuah batu besar di tengah sawahnya. Ia sudah menghabiskan banyak palu dan paju untuk berusaha memecahkan batu itu. Namun belum berhasil juga. Hingga pada suatu pagi, petani itu membawa alat yang berbeda. Sebuah cangkul dan linggis. Ia mencangkul tanah di sekitar batu itu. Ia menemukan bahwa ternyata batu yang dikiranya besar itu hanya tertanam 6 cm di bawah tanah, tidak setebal yang ia kira selama bertahun-tahun. Lalu ia mengambil linggisnya untuk mencongkel batu itu. Usahanya berhasil, meskipun menghabiskan waktu seharian, ia berhasil memindahkan batu itu ke pinggir. Masalah yang kita kira besar dan butuh waktu dan tenaga besar untuk menyelesaikannya ternyata ada jalan lain yang lebih mudah. Kita hanya perlu berpikir sejenak dan melihat dari sudut pandang yang lebih luas.

EMPAT BELAS

SEMUANYA GRATIS
Seorang anak memberi secarik kertas pada ibunya ketika berangkat ke sekolah. Ternyata isinya sebuah nota tagihan. Ibu, aku sudah banyak berbuat baik minggu ini: Aku sudah merapikan tempat tidurku Aku membantu ibu mencuci pirig Aku membantu membeli gula di warung Aku menyapu lantai kamarku sendiri .... hendak

Rp. Rp. Rp. Rp.

10.000,00 10.000,00 10.000,00 10.000,00

Tagihan itu cukup panjang, berisi semua yang dianggapnya meringankan beban ibunya. Sepulang sekolah, ibunya memberikan secarik catatan yang lebih pendek. Anakku ibu juga punya nota tagihan, Ibu menahan beban kandunganmu selama 9 bulan Gratis Ibu menyusuimu selama 2 tahu Gratis Ibu mengganti popokmu ketika kamu bayi Gratis Ibu sering kurang tidur saat kamu sakit Gratis Ibu melayani kebuthanmu setiap hari, itu semua gratis anakku. Setelah membaca catatan itu, sang anak menangis dan meminta maaf di pelukan ibunya.

LIMA BELAS

TEMPAT PALING TERSEMBUNYI


Ini adalah kisah suku Indian Sioux. Suatu hari Sang Pencipta mengumpulkan seluruh makhluk ciptaannya kecuali manusia. Ia mengumumkan Aku akan menyembunyikan sesuatu yang berharga bagi manusia. Aku akan memberikan pada mereka saat mereka siap, yaitu saat mereka menemukan dengan usaha mereka sendiri. Raja elang berkata, Berikan kepadaku, aku akan membawanya ke bulan. Sang Pencipta menjawab, Jangan, suatu saat manusia akan mampu ke sana dan dengan mudah menemukannya. Raja Salmon berkata, kalau begitu berikan saja kepadaku. Aku akan menyembunyikannya di dasar lautan. Sang Pencipta menjawab, Mereka juga akan mampu ke sana juga. Banteng penguasa daratan juga menawarkan menyembunyikannya dalam batu yang paling keras. Sang Pencipta menjawan, memecahkannya. Suatu saat mereka diri, Aku akan

juga

akan

mampu

Lalu seekor tikus tanah tua yang tidak memiliki mata, namun melihat dengan mata hatinya memberikan solusi. Sembunyikan saja dalam diri mereka (manusia) sendiri. Sang Pencipta menjawab, Benar, aku akan meletakkannya di sana. Itu tempat paling tersembunyi dari manapun.

ENAM BELAS

TUHAN MEMBUAT SEBAGIAN DIRIKU


Seorang pendeta menanyai seorang anak kecil, Katakan padaku, siapa yang menciptakan kamu. Tuhan hanya membuat sebagian diriku. Jawab anak kecil itu. Hanya sebagian? Bukankah dirimu utuh? Ya, tetapi ini hanya sebagian tubuh kecilku. Aku akan tumbuh menjadi diriku yang utuh dengan usahaku sendiri. Jawab anak kecil itu. Tumbuh, menjadi pribadi yang utuh adalah tugas semua orang dalam hidupnya. Tentu saja dengan seijin dan kuasa Allah.

TUJUH BELAS

PROYEKSI
Kenapa sema orang terlihat bahagia dan menikmati hidupnya, kecuali aku? Karena mereka telah belajar melihat kebaikan dan keindahan segala hal. Jawab gurunya. Kenapa aku tak bisa melihatnya? Karena kamu tak mungkin bisa melihat kebaikan di luar dirimu, jika kamu belum bisa melihatnya dalam dirimu sendiri.

DELAPAN BELAS

PEMBUAT BONEKA
Di sebuah negeri antah berantah ada seorang pembuat boneka yang hebat. Sementa semua pembuat boneka puas dengan bisa membuat boneka yang bisa mengucapkan kata mama. Ia memikirkan membuat boneka yang jauh lebih cantik. Ia memulai membuatnya, diawali dari kepala dengan rambut pirang yang panjang dan indah. Dengan mata biru yang paling biru dan indah. Boneka itu juga dibuat dengan tubuh yang sempurna. Kaki pyang panjang dan lincah untuk berjalan, menari dan berlari bermil-mil jauhnya. Tak seorangpun mampu menandingi membuat boneka yang lebih indah lagi. Setelah jadi, boneka itu melihat dirinya dalam cermin dan murung. Apa yang membuatmu bersedih? tanya pembuat boneka. Bukankah kamu boneta tercantik yang pernah ada? Oh pembuat boneka, lihatlah rambutku. Ini terlalu panjang dan aku tak suka berambut pirang. Warna mataku ini juga bukan pilihanku, aku menyukai mata yang berwarna hijau. Dan lihatlah kakiku yang panjang, jadi terlihat terlalu besar dan tidak indah menurutku. Aku merasa tidak cantik sama sekali. Ketika kita bercermin dan melihat diri kita, jangan berpikir seperti boneka itu. Syukurilah apa yang telah dibuat oleh pencipta kita karena Dia membuat kita dengan sebaik-baiknya dan seindah-indahnya.

SEMBILAN BELAS

ELANG DAN SRIGALA


Selalu ada pertarungan besar dalam diri manusia. Antara dua binatang kuat, elang dan srigala. Elang berpihak pada kebenaran dan keluhuran pekerti. Ia terbang di angkasa, di balik awan. Di kedalaman lembah, ia menyimpan benih telur kebaikan. Telur itu diletakkannya di puncak gunung di tengah lembah itu. Sementara srigala adalah sifat buruk dan hawa nafsu yang selalu berusaha memakan telur itu. Siapa yang akan memenangkan pertarungan? Yang akan menang adalah yang kita beri makan. Apakah elang dengan amal terpuji dan ibadah kita. Atau srigala dengan perbuatan tercela yang kita lakukan.

DUA PULUH

KELAMAHAN ATAU KEKUATAN


Kelemahan terbesar kita, bisa jadi sebenarnya adalah kekuatan terbesar kita. Seperti yang terjadi dalam kisah ini. Ada seorang anak berusia 10 tahun sangat antusias belajar judo. Padahal ia kehilangan tangan kirinya karena sebuah kecelakaan. Ia belajar pada seorang master judo yang hebat. Selama bertahun-[tahun ia hanya dilatih satu gerakan saja. Berulang kali anak itu bertanya kenapa ia hanya diajari gerakan itu saja. Gurunya selalu menyuruhnya bersabar dan mempelajari gerakan itu dengan sungguh sungguh. Hingga tiba waktunya bagi anak itu untuk mengikuti turnamen pertamanya. Ia mampu memenangkan dua pertandingan dengan mudah. Dan di pertandingan ketiga, ia mengalamim kesulitan. Namun ia bisa memenangkannya juga. Dan pada pertandingan keempat, ia harus memghadapi orang terbesar yang mengikuti turnamen itu. Wasit ragu-ragu dan khawatir sehingga menghentikan pertandingan dan meminta pertimbangan guru anak itu. Lanjutkan pertandingan. Jawab sang guru. Ia mampu menghadapinya. Dengan satu-satunya gerakan yang dikuasai, akhirnya anak itu bisa juga mengalahkan lawan besarnya. Tidak tahan dengan rasa penasarannya, anak itu memaksa gurunya menceritakan alasan kemenangannya. Ada dua alasan: Pertama, satu-satunya gerakan yang kamu kuasai itu adalah gerakan paling hebat dan paling sulit dipelajari dalam judo. Kedua, satu-satunya cara mengalahkan gerakan itu adalah mencengkeram lengan kiri, padahal kamu tak memiliki lengan kiri.

DUA PULUH SATU

RAHASIA LANGGENG
Sepasang suami istri yang baru saja menikah meminta nasehat dari seorang guru spiritual, Apa yang bisa membuat cinta kami tidak luntur? Sang guru menjawab, Cintailah sesuatu yang kalian cintai bersamasama.

DUA PULUH DUA

A LOVE STORY
Tahun 1945, ada seorang pemuda berumur 14 tahun yang hidup di kamp konsentrasi tentara Amerika yang berada di Polandia. Semua yang tinggal di sana hidup dalam kesusahan dan kelaparan. Pemuda itu berkenalan dengan sorang gadis yang mengunjungi di luar pagar kamp. Mereka berdua cepat akrab karena pemuda tadi bisa berbahasa Polandia. Karena pemuda itu selalu terlihat lapar dan kurang makan, gadis tadi menawari roti atau apel yang selalu di bawanya. Imbalannya, pemuda itu harus menemaninya bercakap-cakap dengan bahasa Polandia. Kejadian itu berlangsung hingga beberapa tahun dan dilakukan terpisah oleh pagar kamp. Hingga pada suatu hari, pemuda itu mengatakan pada si gadis untuk tak mengunjunginya lagi. Karena ia akan dipindahkan ke kamp lain. Keesokan harinya kapal datang untuk membawa anggota kamp pindah ke Amerika. Gadis yang ditinggalkan menangis karena sedih. Tahun 1957, pemuda yang kini telah dewasa dipaksa temannya untuk ikut kencan buta (perjodohan). Ia pun bersedia menghadirinya. Ketika ditemukan dengan wanita yang dijodohkan, wanita yang ditemuinya bercerita tentang masa mudanya. Saat ia berkenalan dengan seorang pemuda kurus dan tinggi yang setiap hari diberinya apel. Apa yang terjadi selanjutnya? Malam itu juga ia melamar wanita itu dan hidup bahagia hingga tua. Jodoh memang sudah ditentukan oleh Allah, meskipun terpisah jauh dan lama (12 tahun), kalau memang digariskan jadi jodohnya pasti akan ditemukan juga.

DUA PULUH TIGA

TIP
Dahulu harga es krim di restoran besar masih murah. Seorang anak 10 tahun masuk ke sebuah restoran dan duduk. Seorang pelayan datang dan menanyakan apa yang dipesannya. Berapa harga segelas es krim sundae? tanya anak itu. 50 sen, jawab pelayan. Lalu anak itu mengeluarkan uang receh dari sakunya dan menghitungnya. Setelah menghitung, anak itu bertanya lagi, Kalo sebuah eskrim biasa? 35 sen, jawab pelayan dengan ketus karena curiga anak itu hanya mempermainkannya dan tak punya cukup uang. Kalau begitu aku pesan yang itu. Pelayan pergi lalu kembali lagi dengan membawa es krim dan tagihan. Selesai menghabiskan es krim anak itu pergi ke kasir dan membayar 35 sen. Saat pelayan mengambil gelas kosong bekas es krim tadi, ia menemukan uang 25 sen di samping gelas. Uang tip untuk pelayan. Ternyata anak tadi memilih es krim yang lebih murah bukan karena tidak punya cukup uang, tetapi karena ingin menyisihkan uangnya untuk tip.

DUA PULUH EMPAT

IMUNISASI
Seorang guru di sebuah pesantren semangat sekali mengajari anak-anak kecil ilmu akhlaq. Ada orang yang bertanya, Kenapa anda antusias sekali mengajari mereka, padahal mereka masih sangat kecil dan baru belajar membaca? Karena itulah, aku sedang memeberi mereka imunisasi. Supaya ketika mereka sudah baligh nanti mereka bisa menolak hal-hal negatif yang akan mereka hadapi. Baligh = usia dewasa, mulai bisa membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

DUA PULUH LIMA

BERTEMU DENGAN TUHAN


Seorang anak kecil ingin sekali bertemu dengan Tuhan. Ia berpikir bahwa perjalanannya akan panjang, maka ia menyiapkan bekal. Dimasukkannya 2 batang coklat dan 4 gelas minuman rasa strawberi. Baru berjalan 3 blok dari rumahnya, ia bertemu dengan seorang wanita tua yang duduk memberi makan merpati. Anak itu tertarik dan merasa wanita tua itu sungguh baik sekali. Ia memperhatikan wajah wanita itu kelihatan lapar sekali. Maka anak itu menawarkan sebatang coklat yang dibagi dua. Mereka memakannya bersama-sama. Mereka salin pandang, dan wanita tua itu memberikan senyum paling indah yang pernah dilihat anak itu. Setelah itu anak itu menawarkan segelas minuman rasa strawberi dari tasnya. Mereka minum bersama, lalu saling memberi senyum lagi. Karena ingin melihat senyuman lagi, anak itu menawarkan coklat lagi. Seharian itu mereka berdua duduk, makan dan minum bersama tanpa berbincang-bincang. Hanya saling senyum. Masing-masing berusaha memberikan senyuman terindah dan terlebar yang bisa dibuatnya. Setelah hari sore, anak kecil itu merasa kecapekan dan hendak berjalan pulang. Baru beberapa langkah, ia membalikkan badan dan berlari ke arah wanita tua tadi. Mereka berpelukan hangat dan terharu. Masih tanpa katakata. Lalu berpisah. Sampai di rumah, anak itu terlihat sangat bahagia. Sebelum ibunya bertanya, ia sudah bercerita, Ibu, aku tadi makan bersama Tuhan. Tahukah, ibu, Tuhan itu seorang wanita dengan senyum yang sangat indah. Wanita tua tadi juga pulang ke rumahnya dengan wajah berseri sangat gembira. Anaknya yang dirumah bertanya, kenapa ibu gembira sekali. tahukah kamu nak? Ibu tadi diberi coklat dan minuman strawberi oleh Tuhan. Ternyata Dia lebih muda dari yang aku bayangkan. Jawab wanita tua itu.

DUA PULUH ENAM

TIGA ORANG BUTA


Kisah ini adalah analogi tentang perbedaan cara sudut pandang. Ada tiga orang buta yang diminta untuk mendeskripsikan bagaimakah hewan itu? Orang buta pertama yang memegang kaki gajah mengatakan, Gajah itu seperti batang pohon yang kuat. Orang buta ke dua memegang belalai gajah mengatakan, Bukan, gajah itu panjang seperti seekor ular yang esar. Orang buta ketiga masih belum selesai meraba tubuh gajah, Kalian semua salah, gajah itu seperti gunung yang besar.

DUA PULUH TUJUH

KERA PENYELAMAT?
Di sebuah hutan rimba, sedan terjadi hujan deras. Kera yang sedang bergelantungan dan berteduh di atas pohon di pinggir sungai melihat banjir bandang datang dari hulu sungai. Di bawah, ia melihat seekor ikan mas besar berenang di sungai. Khawatir ikan itu terseret banjir bandang dan mati, kera itu dengan sigap turun ke bawah dan menangkap ikan mas. Ia memindahkan ikan itu ke tempat yang aman. Banjir bandang telah lewat, kera itu sangat senang dan apalagi berhasil menyelamatkan ikan tadi. Tetapi yang ia dapati ikan yang ia selamatkan tadi telah mati karena tidak bisa bernapas.

DUA PULUH DELAPAN

PEMBUNUH SEMANGKA
Seorang pengembara sampai di sebuah desa terpencil. Desa yang ditinggali oleh orang-orang yang sangat bodoh. Saat ia sampai di sana, orang-orang sedang berlari ketakutan karena ada monster di desa mereka. Ia menawari pengembara itu berbagai hadiah jika bisa menolong mereka. Pengembara itu mau membantu, tetapi ia ingin melihat bentuk monster itu dahulu. Ternyata yang mereka sebut moster itu hanyalah buah semangka yang sangat besar. Mengetahui kenyataan itu, pengembara berani melawan semangka yang oleh penduduk desa dianggap monster bahkan ia meminta seluruh penduduk menyaksikannya. Pengembara menuju ka buah semangka itu, membelahnya dengan golok dan memakan buahnya dengan terlihat buas. Melihat kejadian itu, penduduk desa menjadi lebih takut dengan pengembara itu daripada monster tadi. Jangan-jangan setelah ini, dia akan memakan kita semua! Mereka semua sepakat untuk membunuh pengembara tadi. Karena monster yang mereka takuti telah mati, semua berani mendekat. Kali ini dengan membawa senjata untuk membunuh pengembara tadi. Beberapa bulan kemudian semangka tumbuh buahnya lagi. Penduduk desa ketakutan lagi. Datang seorang pengembara lain ke desa mereka. Kali ini pengembara ini orang yang jujur dan baik hati. Bukannya berlagak membunuh semangka, tetapi malah mengajari pendidikan bagi penduduk desa sedikit demi sedikit. Ia juga mengajari mereka mengembang biakkan pohon semangka. Akhirnya desa itu menjadi desa yang kaya karena hasil pertanian semangkanya.

DUA PULUH SEMBILAN

BERAPA LAMA
Seorang lelaki muda namun sangat bersemangat untuk belajar ilmu Zen datang pada seorang guru Zen. Ia bertanya, Guru, jika aku belajar ilmu en dengan sungguh-sungguh butuh berapa lama aku menemukan Zen? Guru itu menjawab, Sekitar 10 tahun. Pemuda bertanya lagi, Guru, jika aku belajar dengan lebih keras lagi, aku bisa membaca dengan sangat cepat. Butuh waktu berapa lama untuk memahami Zen? Guru itu menjawab, sekitar 20 tahun. Pemuda itu bertanya lagi, Bagaimana jika aku belajar lebih keras siang dan malam tanpa henti. Butuh berapa lama? Guru itu menjawab, Sekitar 30 tahun. Aku tidak mengerti, setiap kali aku berkata akan belajar dengan lebih keras, kenapa malah membutuhkan waktu yang lebih lama? Kesabaran dalam belajar akan mempercepat ketergesaan justru mempersulit pemahaman. pemahaman, tetapi

TIGA PULUH

1 DOLAR VS 100 DOLAR


Suatu ketika selembar uang satu dolar dan seratus dolar berada dalam satu tempat yang sama. Uang seratus dolar menyombongkan diri pada uang satu dolar. Hidupku sungguh menyenangkan. Aku telah memasuki banyak hotel besar, Donald Trumph memakai aku di kasinonya, aku pernah memasuki dompet 500 lebih orang kaya, aku sering terbang ke luar negeri bersama dompet mereka. Bahkan aku pernah masuk dalam dompet dua presiden kita, bahkan aku pernah dipakay oleh Lady Diana untuk membeli permen karet. Uang satu dolar hanya tersenyum tipis lalu menjawab, Aku sudah cukup di satu tempat saja, kamu pasti belum pernah masuk ke kotak infak di masjid.

TIGA PULUH SATU

BENCANA ATAU BERKAH


Keluarga Clark termasuk salah satu keluarga yang berencana ikut perjalanan pesiar ke Amerika bersama Titanic. Namun, beberapa hari sebelum perjanan di mulai, dua orang putranya bermain dengan anjing liar dan digigit. Dokter memeriksa mereka berdua dan menyimpulkan gigitan itu menularkan penyakit rabies. Dokter memberi tanda kertas kuning di pintu depan pintu rumah keluarga Clark. Tanda itu menandakan keluarga itu harus dikarantina selama 14 hari. Hingga tiba saatnya kapal Titanic berangkat, masa karantina belum selesai. Sehingga keluarga Clark tidak bisa mengikuti pesiar itu. Tuan Slark marah sekali dan menganggap kedua anaknya hanya membawa sial. Tetapi, lima hari kemudian tersebar berita duka. Kapal Titanic diberitakan menabrak bongkahan es dan tenggelam di tengah lautan. Banyak sekali korban yang meninggal. Mendengar berita itu, tuan Clark menyesal telah marah pada kedua anaknya. Ia mendatangi kedua anaknya dan memeluk mereka sambil meminta maaf. Ia juga bersyukur pada Tuhan karena telah memberkahinya dengan dua orang anak yang menyelamatkan keluarganya.

TIGA PULUH DUA

MERUBAH DUNIA
Saat aku muda, Aku berniat untuk merubah dunia. Tapi aku menyadari kalau itu terlalu sulit, jadi aku merubah cita-citaku menjadi merubah negaraku. Saat aku tahu bahwa masih terlalu sulit bagiku untuk merubah megaraku, aku berniat untuk merubah kotaku saja. Aku juga tak berhasil merubah kotaku, dan aku semakin sudah tua. Aku merubah tujuanku cukup merubah keluargaku saja. Tapi, kini sebagai orang yang sudah tertalu tua, kusadari aku hanya mampu merubah diriku sendiri. Aku pun menyadari, seandainya aku berusaha merubah diriku sejak muda dahulu, aku bisa membuat perubahan bagi keluargaku. Keluargaku dan aku bisa bersama-sama merubah kotaku. Dan perubahan itu bisa mempengaruhi negaraku untuk berubah dan perubahan itu bisa merubah dunia.

TIGA PULUH TIGA

ANJING DAN BAYANGANNYA


Seekor anjing berjalan di atas jembatan kecil. Ia sedang membawa daging sapi dengan gigitannya. Saat di tengah-tengah jembatan, anjing itu berhenti karena melhat anjing lain di bawah jembatan. Tampaknya anjing lain itu membawa daging yang lebih besar. Anjing lain itu sebenarnya hanya bayangan anjing yang berjalan di atas jembatan kecil. Karena air yang bergelombang, daging di bayangan terlihat lebih besar. Karena sifat serakahnya, anjing itu langsung memasang kuda-kuda siap bertarung. Ia berniat merebut daging yang lebih besar. Lalu ia menerkam bayangannya... hasilnya ia tidak mendapatkan apa-apa. Sementara daging yang ia bawa tadi telah hilang terbawa arus sungai.

TIGA PULUH EMPAT

KATA KATAK
Seekor katak sedang berusaha menjelaskan gambaran seperti apa itu hidup pada seekor kecebong. Seperti apakah itu? tanya kecebong. Hidup itu seperti kamu berenang di dalam air, di atasnya ada udara, kmu bernapas dengannya, kamu melompat keluar dari air dan merasakan nikmatnya udara. Jelas katak. Tapi itu terdengar tidak menarik sama sekali. Jawab kecebong. Apa enaknya melompat ke udara dan hidup di luar air ini? lanjut kecebong. Hal yang sama mungkin juga terjadi pada kupu-kupu yang berusaha menjelaskan gambaran kehidupan pada sekor ulat.

TIGA PULUH LIMA

KISAH PETERNAK KUDA


Ben adalah pemilik lahan pertanian dan peternakan kuda. Suatu hari salah satu kudanya lari dari kandang dan tidak kembali lagi. Saat berkumpul tetangganya mengatakan pada Ben untuk berhati-hati. Itu mungkin pertanda buruk. Ia hanya menanggapi, mungkin saja. Eesokan harinya, kuda yang lari tadi kembali dan diikuti 6 ekor kuda liar. Tetangganya menyebut kuda itu yernyata membawa keberuntungan. Ben kembali menjawab, mungkin saja. Hari berikutnya, putra satu-satunya Ben melatih kuda liar agar menjadi jinak.Tetapi terjadi kecelakaan hingga ia terjatuh dan kakinya patah. Tetangganya kembali mengatakan pada Ben bahwa itu pertanda buruk. Ben masih hanya menawab mungkin saja. Sehari kemudian, datang orang pemerintah yang akan mengambil semua pemuda di desanya untuk ikut wajib militer dan menuju ke medan perang. Karena tahu putra Ben sedang patah kaki, maka ia tak dibawa pasukan pemerintah itu. Kini tetangganya menimpali lagi. Sungguh kuda itu benar-benar membawa keberuntungan. Ben masih saja menjawab, mungkin saja.

TIGA PULUH ENAM

BE CREATIVE
Saya pernah berkunjung di sebuah kantor tempar temab saya bekerja. Di dinding saya melihat ada sebuah tulisan yang di pigura dan terlihat sudah usang. Saya bertanya pada teman saya apa maksud tulisan itu. Oh, itu motto bos kami, ia ingin semua karyawannya membuat inovasi. tapi kok usang sekali, sudah berapa lama tulisan itu menempel di sana? Hmm, seingatku sudah sejak 3 tahun yang lalu. Rupanya di kantor ini tidak ada orang kreatif. Buktinya ada sesuatu yang selama 3 tahun ini tidak berubah sama sekali hingga usang. Kreatif identik dengan perubahan dan ide-ide baru. Tulisan be creative mungkin inoasi pada bulan-bulan pertama. Tapi jika tulisan itu tidak dirubah dalam waktu yang lama, bukan kreatif namanya.

TIGA PULUH TUJUH

TRIK KEHIDUPAN
Seorang dosen kedokteran menantang mahasiswanya saat pelajaran autopsi mayat. Ia mengatakan, seorang dokter harus terbiasa dengan mayat yang sudah busuk sekalipun saat melakukan autopsi. Lalu dosen itu memasukkan jari telunjukknya ke dalam bangkai kucing yang sengaja disiapkan. Yang dilakukan selanjutnya adalah menjilat jari tersebut dan tidak terjadi apa-apa. Ia akan menjanjikan nilai A bagi siapa saja berani melakukan seperti yang ia lakukan tadi tanpa muntah atau pingsan. Ada dua mahasiswa yang berani mengajukan diri. Tetapi dua-duanya tidak kuat dan segera merasa mual dan muntah. Dosen tersebut akhirnya memberikan rahasianya. Sebenarnya, tadi ia memasukkan jari telunjuk, tetapi yang dijilatnya adalah jari tengahnya. Makanya ia tidak mual. Terkadang menghadapi hidup harus mamakai trik.

TIGA PULUH DELAPAN

PEKERJAAN TERAKHIR
Seorang tukang kayu terhebat berniat untuk mengakhiri karirnya sebagai tukang. Selama ini ia telah membuat banyak rumah dengan kualitas terbaik, sehingga bosnya merasa banyak berhutang budi padanya. Bosnya memanggil tukang kayu itu ke ruangannya untuk memberikan tugas terakhir. Ia diberi tahu sebidang tanah tanah dimana ia akan membangun sebuah rumah dan diperbolehkan mengambil bahan apaun sesukanya. Tukang kayu itu merasa tidak bersemangat mengerjakan tugas terakhirnya itu. Ia ingin segera menyelesaikannya dan pensiun. Makanya ia mengerjakan rumah itu dengan cepat dan tak teliti. Ia juga sengaja memilih bahan-bahan yang buruk. Dan dalam waktu singkat rumah tersebut telah selesai. Saat itu juga bosnya menemuinya di depan rumah yang baru saja diselesaikannya. Bosnya tersenyum lebar sambil memberikan surat tanah dan kunci rumah. Tidak ada yang lebih berharga untuk menjadi ucapan terimakasih dan perpisahan selain karya terbaikmu sendiri. Rumah ini adalah hadiah pensiunmu. Mengetahui hal itu, tukang kayu itu hanya bisa menyesal. Seandainya ia tahu rumah itu untuk dirinya, tentu ia akan membangunnya dengan sungguh-sungguh.

TIGA PULUH SEMBILAN

DENGAR
Dua orang tua yang telah lama tidak bertemu, akhirnya bertemu kembali dalam sebuah acara reuni. Mereka bercakap-cakap dalam keramaian, hingga salah satu dari mereka berkata, Coba berhenti sebentar, apa kamu mendengar sesuatu? Apa? Aku mendengar ada permainan kriket sedang berlangsung di lapangan sebelah. Bagaimana mungkin kamu mendengarnya? Sementara ruangan ini berisik sekali dan di luar suara lalu lintas juga keras. Kawan, setiap orang mendengar apa yang sangat ingin didengarnya. Coba perhatikan ini. Ia lalu mengeluarkan sekeping uang receh dan menjatuhkannya di lantai. Maka dengan cepat semua orang di ruangan itu menoleh ke arah jatuhnya uang tersebut dan berhenti bicara. Lihat, sepertinya suara lalu lints, berisik dan musik yang keras ini kurang cukup didengar dibandingkan dengan suara uang.

EMPAT PULUH

ABRAHAM LINCOLN
Saat pesta yang dihadiri para pengacara, Abraham Lincoln termasuk salah satu tamu undangan yang penting. Namun, di tengah-tengah pesta ia menghilang. Salah satu pengacara yang menyadari hal itu bertanya pada penjaga pintu, tahukah kamu di mana tuan Lincoln? Terakhir saya melihatnya sedang berjalan-jalan di sekitar pohon plum sambil membawa sepasang anak burung. Sebenarnya Lincoln menemukan sepasang anak burung yang terbang terbawa angin. Ia sedang berputar-putar mencari sarang di atas dahan pohon plum. Butuh waktu agak lama untuk menemukan sarang yang tepat. Saat kembali ke pesta dan ditanya oleh para tamu lainnya, ia menjawab, Maaf tuan-tuan, aku harus melakukannya. Karena malam ini aku taka akan bisa tidur jika belum mengembalikan dua bayi burung malang itu pada ibunya.

EMPAT PULUH SATU

KURA-KURA
Seorang anak kecil menemukan seekor kura-kura di pinggir sungai. Ia lalu menangkapnya dengan maksud akan bermain-main dengannya. Tetapi kura-kura itu takut dan memasukkan kepala dan kakunya ke dalam cangkangnya. Anak kecil itu sedih dan berusaha memaksa kura-kura menampakkan kepalanya. Ia menjadi kesal dan menggunakan tongkat kayu kecil untuk memaksa kura-kura mengeluarkan kepalanya. Paman anak itu melihat, Jangan, bukan begitu caranya, biisa-bisa kamu membunuh kura-kura itu. Mari aku tunjukkan caranya. Lalu mereka membawa kura-kura itu kerumah dan didekatkan ke perapian. Karena udara menjadi hangat, kura-kura itu pun tidak tahan dan mengeluarkan kepala dan kakinya. Lihat nak, seperti kura-kura. Manusia juga perlu diajak berkomunikasi dengan hangat agar mau keluar untuk berkomunikasi dengan kita.

EMPAT PULUH DUA

APA BEDANYA
Seorang lelaku paruh baya berjalan-jalan dalam liburannya di pantai. Ia melihat seorang anak muda dengan seragam sekolahnya sedang memunguti bintang laut di pantai lalu melemparkannya ke dalam air. Lelaki itu tertarik untuk mendekatinya lalu bertanya. Apa yang kamu lakukan? Bintang laut ini akan mati terkena matahari pagi jika aku tak melempar mereka ke air yang leha surut. Kamu melakukannya setiap pagi? Ya, sebelum ke sekolah. Tapi pantai ini sangat panjang dan ada jutaan bintang laut di pasir, apa bedanya kamu melakukan perbuatan kecil ini dengantidak melakukannya? Pemuda itu lalu mengambil seekor bintang laut, Yang pasti bagi satu ekor bintang laut ini ada perbedaan yang besar, hidup dan matinya. Lalu ia melmparkan bintang laut itu ke air.

EMPAT PULUH TIGA

AKU MENCIPTAKAN KAMU


Di sebuah perempatan jalan ada seorang gadis miskin yang setiap hari duduk di situ. Ia mengemis dan berharap pada setiap orang yang lewat memberinya sesuatu. Entah itu makanan, pakaian, uang atau barang bekas yang bisa ia gunakan. Berjalanlah seorang lalaki kaya di depan gadis itu. Lelaki itu berhenti dan membayangkan apa yang ia punyai. Ia punya rumah yang besar, Setiap malam keluarganya berkumpul di ruang makan yang indah. Lalu ia membandingkan dengan kondisi gadis itu. Ia lalu menatap ke langit dan memprotes pada Tuhan, Teganya Engkau membuat keaadaan sekejam ini! Kenama Kamu tidak menciptakan sesuatu yang bisa membantu gadis ini? Tuhan menjawab, Aku sudah melakukannya, Aku menciptakan kamu.

EMPAT PULUH EMPAT

BIJAK
Seorang guru yang terkenal dengan kebijaksanaannya ditanyai oleh tamunya. Orang tua, bagaimana anda bisa menjadi orang yang sangat bijak? Menjadi orang bijak? Bukan hal yang sulit. Jawabnya. Saya menjadi bijak karena memeutuskan semua hal dengan benar, untuk memutuskan hal dengan benar diperlukan pengalaman. Lanjutnya, Untuk mendapatkan pengalaman kita membuat keputusan yang salah.

EMPAT PULUH LIMA

KOTAK HADIAH
Ada seorang anak perempuan yang baru berumur 3 tahun tetapi sangat kreatif. Ia menghiasai ebuah kotak dengan indahnya. Kotak itu ia buat untuk tempat hadiah. Hadiah yang akan ia berikan untuk ulang tahun ayahnya. Tiba pada hari ulang tahun ayahnya, gadis cilik itu memberikan kotak hadiah tadi. Melihat bungkusnya saja ayahnya sudah senang. Tetapi waktu dibuka, ternyata kotak itu kosong. Sayang, hadiah ini indah sekali, tetapi kamu harusnya memasukkan sesuatu ke dalam kotak hadiah. Ayah, kotak itu tidak kosong. Sejak kemarin aku menyimpan banyak ciuman untuk ayah dalam kotak itu. Ayahnya terharu mendengar ada hadiah semacam itu, lalu memeluk anak gadisnya yang baru berumur tiga tahun. Tatapi telah pandai memilihkan hadiah terbaik untuk ayahnya.

EMPAT PULUH ENAM

MENABRAK GUNUNG
Ada rombongan piknik murid-murid taman kanak-kanak yang berlibur ke pagunungan dengan bis. Dalam perjalanannya mendekati tempat tujuan, ada seorang anak yang duduk paling depan. Ia ketakutan karena merasa bus yang ia tumpangi seperti akan menabrak gunung. Gurunya yang baik hati duduk di sampingnya dan menenangkannya. Tiap kali naik tanjakan, gunung itu terasa seperti hilang. Tetapi setelah tanjakan terlewati, bus yang ditumpanginya terlihat seperti makin dekat menabrak gunung. Akhirnya bus berhenti di tempat tujuan. Anak yang takut tadi turun dari bus dengan digandeng gurunya. Ia bertanya, Bu Guru, gunung yang hampir kita tabrak tadi di mana? Gurunya tersenyum lalu menjelaskan.

EMPAT PULUH TUJUH

KAPAN JARIKU TUMBUH


Ini adalah kisah nyata. Ada seorang laki-laki yang bangga dengan mobil barunya. Tapi, tak disangka-sangka, anaknya bermain dengan palu dan memukul-mukul pintu mobil yang mengkilap. Tahu hal itu, ia marah sekali dan merebut palu dari tangan anaknya. Karena kalap, ia marah dan memukul jari anaknya dengan palu tersebut. Setelah kemarahannya reda, ia menyesal dan segera membawa anaknya ke rumah sakit. Dokter berusaha dengan keras, tetapi dengan terpaksa harus mengamputasi jari anaknya. Setelah sadar dari operasi, anaknya melihat jarinya berkurang satu dan dibalut perban. Ayah, aku minta maaf soal mobilnya. Rengek anaknya, Tapi kapan jariku akan tumbuh lagi? Lelaki itu tak mampu menjawab, ia hanya diam. Lalu pulang dan bunuh diri. Kita memang tak mungkin bersih dari kesalahan. Tetapi terkadang akibat dari kesalahan yang kita lakukan akan menghantui diri kita seumur hidup.

EMPAT PULUH DELAPAN

AKU AKAN SEPERTIMU, AYAH


John adalah seorang pengusaha sukses. Untuk menyambut kelahiran anaknya, ia menyiapkan segalanya dengan baik. Namun sayang sekali ia harus sibuk dengan urusan bisnis saat anaknya lahir. Bahkan hingga anaknya berulang tahun yang ketiga, ia masih belum bisa meluangkan waktu. Tetapi ia sangat menyayangi anaknya. Karenanya, ia menyempatkan mengirim banyak hadiah. Aku tahu ayah sayang padaku, terima kasih ayah. Aku ingin sekali menjadi seperti ayah. Balas anaknya melalui telepon. Saat anaknya masuk sekolah, ia selalu memasukkan anaknya ke sekolah terbaik. Namun belum pernah sekalipun ia sempat menemani anaknya berangkat sekolah atau menjemputnya. Tak apa ayah, ayah memang sangat sibuk, aku tetap sayang pada ayah. Aku ingin sekali bisa menjadi seperti ayah. Hingga tiba waktu anaknya lulus dari kuliah, ia menghadiahi sebuah mobil baru untuk anaknya, disertai dengan pesan permintaan maaf karena tak bisa menghadiri wisudanya. Anak itu tetap mengerti kesibukan ayahnya, Terima kasih ayah, sayang sekali aku tak bisa memelukmu, tapi aku tetap sayang pada ayah dan aku ingin menjadi seperti ayah. Kini John sudah pensiun dan hidup sendiri di rumah. Beberapa kali ia menelepon anaknya ingin bertemu dan mengadakan acara bersama. Tetapi anaknya selalu sibuk dan tidak sempat, Sebenarnya aku juga sangat ingin, tetapi pekerjaanku masih menumpuk. Ben, cucumu juga sedang sakit. Kalau sudah ada waktu aku berjanji akan mengunjungimu, ayah. Aku senang sekali bisa sukses seperti ayah. Hari tua John hanya dihabiskan untuk menyesali kesibukannya dahulu. Ia setiap hari berdoa Tuhan, jangan biarkan anakku menjadi ayah seperti aku.

EMPAT PULUH SEMBILAN

PERBEDAAN
Seorang guru sedang memberikan pelajaran hikmah pada murid-muridnya di pinggir kolam. Lihatlah ikan-ikan itu berenang dengan bahagia. Ternyata ada orang asing yang mendengar perkataan itu dan menimpali,Bagaimana anda bisa mengatakan ikan-ikan itu bahagia, Anda kan bukan ikan? Semua muridnya menatap orang asing itu dengan jengkel. Tetapi sang guru hanya tersenyum dan balik bertanya, Bagaimana anda bisa mengatakan bahwa aku bukan ikan. Anda kan bukan aku? Semua murid tertawa, namun orang asing itu hanya termenung.

LIMA PULUH

TUHAN ITU TAK ADA


Dalam sebuah kuliah filsafat, seorang profesor menyatakan bahwa tuhan itu tidak ada. Ia membuktikannya dengan tiga logika sederhana. Apakah di kelas ini ada yang pernah mendengar suara Tuhan? tak ada yang menjawab. Apakah di kelas ini ada yang pernah menyentuh Tuhan? tak ada yang menjawab. Apakah di kelas ini ada yang pernah melihat Tuhan? tak ada yang menjawab. Jadi semua setuju kalau tuhan itu tidak ada. Kata profesor. Tetapi ada seorang maha siswa yang minta ijin untuk bicara. Profesor memberinya kesempatan. Kawan-kawan, apakah di kelas ini ada yang pernah mendengar suara otak profesor, apakah ada yang pernah menyentuh otak profesor atau adakah yang pernah melihat otak profesor? kelas hening. Jadi prof, berdasarkan logika sederhana menyimpulkan anda tidak punya otak. anda, saya juga bisa