Anda di halaman 1dari 6

Merancang Kuesioner

RANCANGAN KUESIONER SURVEI PENGERTIAN KUESIONER SURVEI - Kuesioner adalah daftar pertanyaan operasional yang ditanyakan pada responden terpilih untuk menjawab hipotesis-hipotesis yang dikembangkan sesuai tujuan penelitian. -Pertanyaan-pertanyaan dalam kuesioner harus dapat mengumpulkan keterangan-keterangan responden yang diperlukan untuk menghasilkan indikator-indikator atau memenuhi rancangan tabulasi yang ingin dikaji. Tahapan Kegiatan Penelitian Statistik 1. Menentukan Latar Belakang dan Permasalahan 2. Menentukan Tujuan Penelitian 3. Menentukan kerangka konseptual atau kerangka pikir 4. Merencanakan pengumpulan data 5. Mengumpulkan data 6. Mengolah data 7. Menganalisa data/informasi 8. Mempresentasikan Temuan LANGKAH-LANGKAH PENYUSUNAN KUESIONER Merumuskan Masalah Penelitian Persoalan penelitian adalah masalah-masalah yang membuat sesuatu aktifitas tidak berjalan dengan optimal. Masalah adalah ibarat penyakit dalam tubuh sehingga seeorang tidak dapat bekerja secara optimal. Masalah harus diidentifikasi dengan jelas: - Masalah apa yang ingin diteliti ? - Kenapa masalah itu penting diteliti ? - Apakah masalah yang diusulkan mempunyai arti praktis ? Mengkonstruksikan Kerangka Teoritis Teori memberikan penjelasan atas suatu gejala. Teori memberikan jawaban atas pertanyaan mengapa dan bagaimana. Dalam teori, yaitu kalimat yang menggambarkan suatu gejala atau menyatakan suatu ide (gagasan) tertentu. Dalam konstruksi kerangka teori perlu diketahui: Teori-teori apa yang digunakan untuk topik atau masalah yang diteliti dan apa yang dijelasakan teori-teori tersebut ? Apa yang telah dikatakan atau ditemukan peneliti lain tentang topik atau masalah yang diteliti ? Menyusun Pernyataan Hipotesis Hipotesis adalah pernyataan awal penelitian yang perlu dikaji berdasarkan data yang dikumpulkan. Ketika hipotesis ditarik dari suatu teori, maka hipotesis tersebut bukan dikategorikan teori. Untuk mengkaji hipotesis, perlu dirancang rencana tabulasi atau indikator-indikator sebagai bahan kajian/analisis Variabel, indikator, dan tabel harus dirancang sesuai dimensi-dimensi permasalahan yang dituangkan dalam suatu hipotesis penelitian. Merancang kuesioner

Apa variabel-variabel kunci dalam penelitian anda ? Variabel kunci adalah variabel-variabel yang diperlukan untuk menjawab model, indikator-indikator dan tabulasi yang dikembangkan. Ada kalanya variabel kunci diperoleh melalui pertanyaan-pertanyaan bertahap. Bagaimana anda mendefinisikan dan mengukurnya ? Variabel yang ditanyakan harus didefinisikan dan diukur secara jelas dan tepat sehingga tidak mengakibatkan salah interpretasi dan salah pengukuran. Untuk itu biasanya dilakukan uji validitas dan reliabilitas sebelum suatu kuesioner digunakan dalam survei. KRITERIA-KRITERIA PERTANYAAN DALAM KUESIONER SURVEI 1. Pertanyaan singkat dan jelas 2. Pertanyaan-pertanyaan jangan terlalu menyita waktu 3. Hindari pertanyaan sensitif 4. Hindari pertanyaan negatif 5. Tidak mempengaruhi responden 6. Jawaban diusahakan tertutup 7. Urutan pertanyaan logis 8. Instruksi/alur pertanyaan harus jelas 9. Satuan pengukuran jelas 10. Jawaban responden hanya tercakup dalam satu kategori jawaban saja (mutually exclusive) 11. Semua kemungkinan jawaban dalam suatu pertanyaan harus tercakup (exhaustive).

MERANCANG KUESIONER PENELITIAN Kompetensi Mata Kuliah: Instumen Penelitian Teknik pengumpulan data Macam Instrumen Penelitian Syarat Instrumen penelitian yang baik Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Macam Kuesioner Syarat kuesioner yang baik Cara mengukur data kualitatif Teknik Pengumpulan Data Pengukuran Pengamatan (observasi) Wawancara (interview) Angket/Kuesioner Instrument Penelitian Instrumen penelitian: adalah alat yang dipergunakan untuk mengumpulkan data: Angket / kuesioner Check List Syarat Instrumen Penelitian: Akurasi (accuracy) valid Presisi (precision) reliabel Kepekaan (sensitivity) teliti Akurasi (validitas) apakah instrumen tersebut benar benar dapat mengukur apa yang hendak diukur. Presisi (reliability) kemampuan memberikan kesesuaian hasil pada pengulangan pengukuran (ajeg) Kepekaan (teliti) mampu mengukur perubahan data yang semakin kecil (teliti), misalnya timbangan emas lebih peka dibanding timbangan beras Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen

Uji Validitas adalah uji untuk membuktikan apakah instrumen penelitian valid Uji Reliabilitas adalah uji untuk membuktikan apakah instrumen penelitian reliabel Validitas adalah tingkat keandalan dan kesahihan alat ukur yang digunakan. Intrumen dikatakan valid berarti menunjukkan alat ukur yang dipergunakan untuk mendapatkan data itu valid atau dapat digunakan untuk mengukur apa yang seharusnya di ukur (Sugiyono, 2004:137). Teknik untuk mengukur validitas kuesioner adalah sebagai berikut dengan menghitung korelasi antar data pada masing-masing pernyataan dengan skor total, memakai rumus korelasi product moment Item Instrumen dianggap jika r hitung > r tabel (kritis) Tingkat signifikansi yang dipakai biasanya 5% atau 10% Untuk melihat tabel, baris yang dilihat adalah N-2, dimana N adalah jumlah responden Uji Reliabilitas Uji reliabilitas berguna untuk menetapkan apakah instrumen yang dalam hal ini kuesioner dapat digunakan lebih dari satu kali, paling tidak oleh responden yang sama akan menghasilkan data yang konsisten. Dengan kata lain, reliabilitas instrumen mencirikan tingkat konsistensi. Banyak rumus yang dapat digunakan untuk mengukur reliabilitas diantaranya adalah rumus Spearman Brown Untuk mengetahui reliabilitas adalah dengan membandingkan nilai r hasil dengan r tabel. Dalam uji reliabilitas sebagai nilai r hasil adalah nilai Cronbachs Alpha. Ketentuannya : bila r Alpha > r tabel, maka pertanyaan tersebut reliabel. Pengukuran validitas dan reliabilitas mutlak dilakukan, karena jika instrument yang digunakan sudah tidak valid dan reliable maka dipastikan hasil penelitiannya pun tidak akan valid dan reliable. Sugiyono (2007: 137) Pengukuran Harus jelas apa, dimana, kapan dan siapa yang diukur Harus standart alat yang digunakan mengukur Pengukuran harus sesuai SOP Harus terlatih orang yang akan mengukur Hasil pengukuran harus valid dan reliabel Obsrevasi Harus diketahui apa, dimana, kapan dan apa/siapa yang observasi Observasi harus sesuai dengan SOP Hasil observasi harus valid dan reliabel Harus diketahui cara mencatat hasil observasi Wawancara Harus jelas apa, dimana, kapan dan siapa yang diwawancarai Usahakan membina hubungan baik antara pewawancara dengan responden Pewawancara hanya mengambil data, tidak boleh mempengaruhi, mengarahkan atau menafsirkan jawaban responden Apa itu Kuesioner Kuesioner daftar pertanyaan yang didistribusikan melalui pos untuk diisi dan dikembalikan atau dijawab dibawah pengawasan peneliti Kuesioner ditujukan kepada responden, untuk memperoleh data yang sesuai dengan tujuan penelitian Teknik ini cocok untuk memperoleh data yang cukup besar, dari kelompok/ masyarakat yg berpopulasi besar dan bertebaran tempatnya Macam Kuesioner Menurut sifatnya: Angket umum: untuk memperoleh data yang selengkapnya (umum) tentang kehidupan seseorang Angket khusus: untuk mendapatkan data khusus tentang kehidupan seseorang Menurut cara penyampaianya: Angket langsung: disampaikan langsung kepada responden tentang dirinya sendiri Angket tak langsung: disampaikan kepada responden tentang diri orang lain Menurut struktur:

Angket berstruktur: angket yang disusun lengkap dengan jawabanya, sehingga responden tinggal memilih Angket tak berstruktur: angket yang pertanyaanya meminta jawaban menurut responden, sehingga tiap responden jawabanya berbeda Menurut bentuk pertanyaan: Angket terbuka: jika responden diberi kebebasan untuk menjawab, menurut pendapat responden sendiri Angket tertutup: jika pertanyaanya sudah lengkap dengan jawaban, sehingga responden harus menjawab sesuai dengan jawaban yang telah tersedia Data Yang Perlu Dikumpulkan Data umum responden: Nama, umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, alamat, status perkawinan, agama Data variabel penelitian (Khusus) Variabel bebas Variabel tergantung Yang Perlu Diperhatikan Dalam Membuat Kuesioner Pakai bahasa yang sederhana, yang mudah dimengerti oleh responden, hindari menggunakan bahasa yang sulit dimengerti Contoh: Apakah Ibu mengikuti program ASI Eksklusif? Apakah Ibu memberikan makanan tambahan selain ASI pada bayi ibu? (lebih mudah dimengerti) Pertanyaan jangan terlalu luas Contoh: Dimana ibu melahirkan? Dimana Ibu melahirkan anak yang terakhir? (lebih fokus) Pertanyaan tidak boleh double Apakan Ibu sudah mengikuti KB, dan siapa yang menyuruh? (double pertanyaan) Apakah Ibu sudah ikut KB? Siapakah yang mempengaruhi Ibu ikut KB? Pertanyaan tidak boleh memimpin atau mengarahkan Contoh: Ibu sudah ikut KB, bukan? (mengarahkan) Apakan Ibu sudah ikut KB? Pertanyaan diusahakan mudah dijawab responden Apa alasan Ibu ikut KB? Penyakit Ekonomi Kesejahteraan Ibu Dipaksa Suami Lain-lain Hindari pertanyaan bias Berapa umur Ibu sekarang? 20 25 tahun 25 30 tahun 30 35 tahun > 35 tahun Pertanyaan Terbuka Apakah Saudara setuju Puskesmas Peterongan dipindahkan ke lokasi Pondok? Apa alasan Saudara tidak setuju?

Pertanyaan Tertutup Apakah Saudara setuju Puskesmas Peterongan dipindahkan ke lokasi Pondok? Setuju Tidak Setuju Apa alasan Saudara tidak setuju? Jauh Lahan sempit Tidak ada transportasi Harus pakai jilbab Lain-lain Dichotomous Choice Apakah Ibu pernah membicarakan masakah ASI Eksklusif dengan teman/tetangga? Pernah Tidak pernah Multiple Choice Siapakah yang mendorong Ibu datang ke Posyandu? Suami Orang tua Tetangga Tokoh masyarakat Tokoh Agama Lain-lain Check List Sarana pelayanan kesehatan yang ada di Kecamatan: Puskesmas Polindes Posyandu Dukun Dokter Praktek Swasta Lain-lain Ranking Question Menurut Saudara siapakah Presiden yang paling jujur? (Berikan urutan dengan memberi nomor didepan nama presiden) Sukarno Suharto Habibi Gus Dur Megawati SBY Data Kualitatif Mengukur data kualitatif sebaiknya menggunakan: Jawaban benar salah (contoh: mengukur pengetahuan) Skala Likert (contoh: mengukur persepsi, sikap, perilaku) Skala Likert Persepsi

1 = Sangat tidak tepat 2 = Tidak tepat 3 = Cukup tepat 4 = Tepat 5 = Sangat Tepat Skala Likert Sikap 1 = Sangat tidak setuju 2 = Tidak setuju 3 = Cukup setuju 4 = Setuju 5 = Sangat Setuju Skala Likert Perilaku 1 = Tidak pernah 2 = Jarang 3 = Kadang-kadang 4 = Sering 5 = Selalu Tugas Individu Apa yang dimaksud Instrumen Penelitian Sebutkan teknik pengumpulan data Sebutkan dan jelaskan macam instrumen penelitian Sebutkan syarat instrumen penelitian yang baik Jelaskan apa yang dimaksud Uji Validitas dan Uji Reliabilitas Sebutkan dan jelaskan macam kuesioner Sebutkan syarat membuat kuesioner yang baik Bagaimana cara mengukur data kualitatif Buat contoh kuesioner kuantitatif Buat contoh kuesioner kualitatif REFERENSI: Budiarto, 2004, Metodologi Penelitian Kedokteran, Sebuah Pengantar, Jakarta, EGC Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 1 (statistik Deskriptif), Jakarta, Bumi Aksara Hasan, 2005, Pokok Pokok Materi Statistik 2 (statistik Infereansif), Jakarta, Bumi Aksara Nasution, 2004, Metode research (penelitian Ilmiah), Jakarta, Bumi Aksara Silalahi, 2003, Metodologi Penelitian dan Studi Kasus, Sidoarjo, Citramedia Tjokronegoro, 2004, Metologi Penelitian Bidang kedokteran, Jakarta, Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia

Anda mungkin juga menyukai