Anda di halaman 1dari 8

Antagonisme Jamur Trichoderma sp Dalam Mengendalikan Jamur Patogen Phytophthora infestans Penyebab Penyakit Umbi Tanaman Kentang Posted

on 13 Desember !1! by Adi Kelana PM

"atar #elakang

$erangan organisme pengganggu tanaman %&PT' hingga saat ini masih merupakan masalah utama yang membatasi produksi terutama untuk daerah(daerah yang mempunyai iklim tropis) $ementara* penggunaan pestisida kimia dalam mengendalikan &PT mempunyai resiko yang besar karena dapat menyebabkan reistensi* resurgensi* pencemaran lingkungan* musnahnya musuh alami* timbulnya residu pestisida dalam tanaman dan sebagainya) Dengan pengendalial secara hayati diharapkan dapat memberikan efek positif serta mengurangi efek samping dari penggunaan pestisida dalam mengendalikan serangan organisme penggang tanaman) Pengendalian organisme pengganggu tanaman baik itu hama* patogen maupun gulma* telah digunakan se+ak lama* dimana untuk pengendalian hayati khususnya pada pcnyakit tumbuhan dengan menggunakan mikroorganisme telah dimulai se+ak lebih dari ,! tahun yang lalu* tepatnya pada tahun 1- ! sampai 1-3! ketika pertama kali diperkenalkan antibiotik yang dihasilkan mikroorganisme tanah* tetapi beberapa percobaan belum berhasil sampai penelitian mengenai pengendalian hayati terhenti selama kurang lebih ! tahun) Perhatian pakar penyakit tumbuhan terhadap metoda pengendalian hayati bangkit kembali ketika di #arkley pada tahun 1-.3 diadakan simposium internasional pengendalian hayati dengan)tema /0cology of $oilborne Plant Pathogen(Prelude to #iological 1ontrol2* #uku pertama tentang pengendalian hayati terbit pada tahun 1-,3 oleh #aker dan 1ook dengan +udul /#iological 1ontrol of Plant Pathogens2* satu panitia untuk pengendalian hayati pada American Phytopathological $ociety kemudian didirikan pada tahun 1-,.) $ekarang ini sudah men+adi satu pengetahuan bah4a pengendalian hayati akan memainkan peranan penting dalam pertanian pada masa akan datang) 5ni terutama disebabkan kekha4atiran terhadap bahaya penggunaan bahan kimia sebagai pestisida) $e+umlah mikroba

telah dilaporkan dalam berbagai penelitian efektif sebagai agen pengendalian hayati hama dan penyakit tumbuhan diantaranya adalah dari genus(genus Agrobacterium* Ampelomyces* Arthrobotys* Ascocoryne* #acilllls* #dello6ibrio* 1haetomium* 1ladosporium* 1oniothyrium* Dactylella* 0ndothia* 0r4inia* 7usarium* 8liocladium* 9ansfordia* "aetisaria* Myrothecium* :ematophthora* Penicillium* Peniophora* Phialophora* Pseudomonas* Pythium* $cytalidium* $poridesminium* $phaerellopsiss* Trichoderma* dan ;erticillium %9asanuddin* !!3')

Trichoderma spp) merupakan +amur antagonis yang sangat penting untuk pengendalian hayati Mekanisme pengendalian Trichoderma spp) yang bersifat spesifik target* mengoloni rhi<osfer dengan cepat dan melindungi akar dari serangan +amur patogen* mempercepat pertumbuhan tanaman dan meningkatkan hasil produksi tanaman* men+adi keunggulan lain sebagai agen pengendali hayati) Aplikasi dapat dilakukan melalui tanah secara langsung) $elain itu Trichoderma spp sebagai +asad antagonis mudah dibiakkan secara massal dan mudah disimpan dalam 4aktu lama %Ar4iyanto* !!3') Penyakit busuk umbi tanaman kentang oleh +amur patogen Phytophthorainfestans se+ak lama men+adi masalah bagi para petani kentang dan penyakit ini merupakan penyakit yang paling serius di antara penyakit dan hama yang menyerang tanaman kentang di 5ndonesia %Katayama = Teramoto* 1--,') Penyakit ini tergolong sangat penting karena kemampuannya yang tinggi merusak +aringan tanaman) $ampai saat ini patogen penyebab penyakit busuk umbi kentang tersebut masih merupakan masalah krusial dan belum ada 6arietas kentang yang benar(benar tahan terhadap penyakit tersebut %1holil* 1--1')

#erdasarkan potensi yang dimiliki Trichoderma spp) maka pemanfaatan +amur tersebut sebagai agen hayati untuk pengendalian +amur patogen Phytophthora infestans pada tanaman kentang yang ber4a4asan lingkungan dan berkelan+utan sangatlah penting di dalam menun+ang program P9T) &leh karena itu penggunaan Trichoderma spp sebagai agen pengendali hayati diharapkan dapat mengurangi ketergantungan dan dampak negatif dari penggunaan pestisida kimia dalam mengendalikan penyakit busuk umbi tanaman kentang)

#iologi Trichoderma $p

Trichoderma merupakan +amur inperfekti %tak sempurna' dari $ubdi6isi Deuteromycotina* Kelas 9yphomycetes* &rdo Moniliaceae) Konidiofor tegak* bercabang banyak* agak berbentuk kerucut* dapat membentuk klamidospora* pada umumnya koloni dalam biakan tumbuh dengan cepat* ber4arna putih sampai hi+au %1ook and #aker* 1->-') #entuk $empurna dari +amur ini secara umum dikenal sebagai 9ipocreales atau kadang(kadang 0urotiales* 1lacipitales dan $pheriales) $pesies dalam satu kelompok yang sama dari Trichoderma dapat menun+ukkan spesies yang berbeda pada 9ypocrea sebagai anamorf) 9al ini dimungkinkan karena terdapat banyak perbedaan bentuk seksual dari Trichoderma* sebagai contoh misalnya pada T) har<ianum dapat menun+ukkan enam perbedaan bentuk seksual yang masing(masing bentuk ini menun+ukkan anamorf yang berbeda %1het* 1->,')

Potensi dan Mekanisme Antagonistik Trichoderma $p)

Diketahui bah4a beberapa spesies Trichoderma mampu menghasilkan metabolit gliotoksin dan 6iridin sebagai antibiotik dan beberapa spesies +uga diketahui dapat mengeluarkan en<im b1*3( glukanase dan kitinase yang menyebabkan eksolisis pada hifa inangnya* namun proses yang terpenting yaitu kemampuan mikoparasit dan persaingannya yang kuat dengan patogen %1het* 1->,') #eberapa penelitian yang telah dilakukan* Trichoderma $p memiliki peran antagonisme terhdap beberapa patogen tular tanah yang berperan sebagai mikoparasit terhadap beberapa

tanaman inang) 1het %1->,'* berpendapat bah4a bah4a mikoparasitisme dari Trichoderma $p) merupakan suatu proses yang kompleks dan terdiri dari beberapa tahap dalam menyerang inangnya) 5nteraksi a4al dari Trichoderma $p) yaitu dengan cara hifanya membelok ke arah +amur inang yang diserangnya* 5ni menun+ukkan adanya fenomena respon kemotropik pada Trichoderma $p) karena adanya rangsangan dari hyfa inang ataupun senya4a kimia yang dikeluarkan oleh +amur inang) Ketika mikoparasit itu mencapai inangnya* hifanya kemudian membelit atau menghimpit hifa inang tersebut dengan membentuk struktur seperti kait %hook( like structure'* mikoparasit ini +uka terkadang mempenetrasi miselium inang dengan mendegradasi sebagian dinding sel inang)

Peran Jamur Trichoderma $p dalam Menghambat Pertumbuhan Jamur Phytophthora infestans pada Tanaman Kentang

9asil penelitian yang dilakukan oleh Pur4antisari $ % !!-'* menun+ukkan bah4a +amur Trichoderma $p memiliki kemampuan dalam menekan populasi +amur Phytophthora infestans* dimana hasil u+i laboratorium secara 5n ;itro dilakukan dengan metode dual method pada m?dium PDA dalam ca4an petri berdiameter 1! cm) Penelitian tersebut menun+ukkan bah4a mekanisme penghambatan yang ter+adi pada u+i antagonisme yaitu secara antibiosis dan hiperparasit yang dapat diamati dengan terbentuknya <ona bening sebagai <ona penghambatan pertumbuhan bagi Phytophthora infestans* munculnya <ona bening ini menun+ukkan tre+adinya proses antibiosis yang dilakukan oleh +amur Trichoderma $p terhadap +amur Phytophthora infestans dan pertumbuhan miselium Trichoderma sp yang menutupi seluruh permukaan medium termasuk koloni Phytophthora infestans secara hiperparasit) $ehingga +amur Trichoderma sp dapat dikatakan merupakan salah satu +amur antagonis yang menun+ukkan kemampuannya dalam u+i antagonisme secara in 6itro dalam mengendalikan pertumbuhan +amur patogen P) infestans penyebab penyakit busuk daun umbi kentang)

9a4ker %1-@!'* menyatakan bah4a adanya kompetisi ruang dan makanan pada kedua +amur yang saling berinteraksi menyebabkan pertumbuhan salah satu +amur terdesak disepan+ang tepi koloninya* sehingga pertumbuhannya akan ke atas tidak menyamping) Adanya hambatan perkembangan pertumbuhan koloni +amur pathogen P) infestans oleh +amur antagonis spesifik lokasi Trichoderma sp) disebabkan karena pertumbuhan koloni +amur antagonis Trichoderma sp) +auh lebih cepat dibanding +amur pathogen P) infestans) 9al ini didukung oleh pernyataan 8olfarb et al) %1->-') Dalam $uharna = Aidhyastuti %1-..'* bah4a +amur yang tumbuh cepat mampu mengungguli dalam penguasaan ruang dan pada akhirnya bisa menekan pertumbuhan +amur la4annya) $elain itu diduga karena selulase yang dimiliki oleh +amur antagonis Trichoderma sp) akan merusak dinding sel selulosa +amur pathogen P) infestans) $esuai dengan pernyataan $alma dan 8unarto %1---' bah4a Trichoderma sp) Mampu menghasilkan selulase untuk menguraikan selulosa men+adi glukosa) $elulosa merupakan komponen utama penyusun dinding sel +amur pathogen P) 5nfestans)

DA7TAB PU$TAKA

1het*5 %0d)'* 1->,) 5nno6ati6e Approaches to Plant Diseases 1ontrol) John Ailey and $ons* A Ailey(5nterscience Publication* U$A) %8oogle ter+emahan* di bro4sing tanggal !, Desember !1!')

1holil* A dan "atief Abadi) 1--1) Penyakit(penyakit penting tanaman pangan) Pendidikan Program Diploma $atu Pengendalian 9ama Terpadu) 7akultas Pertanian Uni6ersitas #ra4i+aya Malang)

1ook* B) J) and K) 7) #aker* 1->-) The :ature on Practice of #iological 1ontrol of Plant Pathogens) A#$ press* The American Phytopathological $ociety* $t) Paul) %8oogle ter+emahan* di bro4sing tanggal 1 Desember !1!')

9asanuddin* !!3) Peningkatan Peranan Mikroorganisme Dalam $istem Pengendalian Penyakit Tumbuhan $ecara Terpadu* Jurusan 9ama dan Penyakit Tumbuhan 7akultas Pertanian Uni6ersitas $umatera Utara) Medan)

9a4ker %1-@!' dalam Pur4antisari $usiana dkk* !!-) U+i Antagonisme Jamur Patogen Phytophthora infestans Penyebab Penyakit #usuk Daun dan Umbi Tanaman Kentang Dengan Menggunakan Trichoderma spp) 5solat "okal) %Jurnal #5&MA* !!- ;ol) 11* :o)1* 9al) 3(3 ')

Katayama* Katsumi* dan Teramoto* Takeshi) 1--,) $eed Potato Production and 1ontrol of 5nsect Pest and Diseases in 5ndonesia* dalam Pur4antisari $usiana dkk* !!-) U+i Antagonisme Jamur Patogen Phytophthora infestans Penyebab Penyakit #usuk Daun dan Umbi Tanaman Kentang Dengan Menggunakan Trichoderma spp) 5solat "okal) %Jurnal #5&MA* !!- ;ol) 11* :o)1* 9al) 3(3 ')

Pur4antisari $usiana dkk* !!-) U+i Antagonisme Jamur Patogen Phytophthora infestans Penyebab Penyakit #usuk Daun dan Umbi Tanaman Kentang Dengan Menggunakan Trichoderma spp) 5solat "okal) %Jurnal #5&MA* !!- ;ol) 11* :o)1* 9al) 3(3 ')

$alma* $ dan ") 8unarto) 1---) 0n<im $elulase dari Trichoderma spp) #uletin Agri#io ;ol) % ' :o) ) #alai Penelitian #ioteknologi Tanaman Pangan) #adan Penelitian dan Pengembangan Pertanian #ogor)

$uharna = Aidhyastuti %1-..' dalam Pur4antisari $usiana dkk* !!-) U+i Antagonisme Jamur Patogen Phytophthora infestans Penyebab Penyakit #usuk Daun dan Umbi Tanaman Kentang Dengan Menggunakan Trichoderma spp) 5solat "okal) %Jurnal #5&MA* !!- ;ol) 11* :o)1* 9al) 3(3 ')