Anda di halaman 1dari 16

ETIKA KEPERAWATAN Etik tidak hanya menggambarkan sesuatu, tetapi lebih kepada perhatian dengan penetapan norma atau

standar kehidupan seseorang dan yang seharusnya dilakukan (Mandle, Boyle dan ODonohoe,1994).

Etik mereflesikan sikap, prinsip, dan standar sesorang yang mempengaruhi perilaku profesional.

Perawatan adalah sebuah moral yang mengarahkan bagaimana seorang perawat harus bertindak dan berinteraksi dengan orang lain.

Etik perawatan dihubungkan dengan hubungan antar masyarakat dan dengan karakter serta sikap perawat terhadap orang lain.

Kode Etik Perawat : 1. Autonomi (penentuan nasib diri oleh klien) 2. Kemurahan hati (bertindak baik) 3. Nonmaleficence (penghindaran dari bahaya) 4. Keadilan (memperlakukan semua orang secara adil) 5. Kejujuran (berbicara kebenaran) 6. Kesetiaan (memegang janji) 7. Kerahasiaan (menghormati informasi tertentu)

Autonomi berarti memberikan hak kemandirian dan kebebasan kepada klien untuk mengambil keputusan untuk tindakan yang akan diberikan kepadanya.

Dua metode penting untuk menghargai autonomi dan mendorong partisipasi klien serta keluarga dalam pengambilan keputusan yaitu : 1. Informed consent 2. Instruksi awal

Nonmalefisiensi( bahaya yang tidak berarti) dan kemaslahatan (melakukan yang baik) Nonmalefisiensi ada tiga tindakan maslahat yaitu : - Membuang bahaya - mencegah bahaya - melakukan langkah positif untuk melakukan yang untuk keuntungan orang lain.

Nonmaleficience adalah : - menjaga keamanan lingkungan klien/berhati hati dalam memberikan tindakan untuk menghindari kelalaian/kecerobohan yang dapat mengakibatkan kerugian pada klien atau pasien.

Contoh : 1. Perawat di klinik bayi sehat yang mengimunisasi anak terhadap difteria, batuk rejan dan tetanus memberi satu derajat bahaya atau nyeri. Tindakan ini adalah masahat, karena mancegah bahaya serius dari penyakit anak anak.

2. Perawat tidak akan dengan sengaja menggunakan jarum terkontaminasi untuk mengambil darah dari pasien.

Keadilan menuntut perlakuan terhadap orang lain yang adil dan memberikan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Ketika ada sumber untuk diberikan dalam cara pembagian yang adil untuk setiap penerima (keadilan non komparatif) atau bagaimana supaya kebutuhan paling besar dari apa yang mereka butuhkan untuk bertahan hidup (keadilan komparatif)

Keadilan (Justice) : - Memberikan pelayanan kesehatan kepada klien dengan tidak memandang status ekonomi, usia maupun jenis kelamin.

Kejujuran /Veracity adalah : - mengarahkan praktisi untuk menghindari melakukan kebohongan pada klien atau menipu mereka. - Memberikan informasi yang sesungguhnya tentang penyakitnya kepada klien jika klien bertanya tanya mengenai penyakit yang dideritanya.

Kesetiaan/Fidelity adalah : - Memberikan pelayanan kesehatan sesuai janji yang telah dilakukan dengan klien dari waktu tertentu, dan tindakan yang akan dilakukan. Kerahasiaan/Confidentiality adalah : - merahasiakan segala sesuatu yang terjadi pada klien bila klien meminta tidak memberitahukan tentang penyakit yang diderita kepada keluarganya.

Beneficience adalah : - Memberikan pelayanan kesehatan yang dapat meningkatkan derajat kesehatannya. Misalnya : memberikan perawatan yang maksimal. Accauntability/akuntabilitas adalah : - Perawat memberikan pelayanan secara profesional kepada klien sehingga klien puas.

Loyalitas adalah : - dengan bersimpati, peduli dan membina hubungan timbal balik terhadap pihak yang secara profesional berhubungtan dengan perawat. Hubungan profesional dipertahankan dengnan cara menyusun tujuan bersama, menepati janji, menentukan masalah dan prioritas, serta mengupayakan pencapaian keputusan bersama.

Perawat sebagai advokat : - melindungi hak klien untuk mendapat informasi dan untuk berpartisipasi dalam keputusan mengenai perawatan yang akan mereka terima.