Anda di halaman 1dari 18

BIOLOGI DAN PERILAKU RAYAP (Biology and ethology of termites)

Disusun oleh : Kelompok II

Universitas Nusa Bangsa Bogor

2011 KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan ang !aha "sa yang telah mem#erikan rahmat dan karunia$Nya% kini penyusun telah dapat menyelesaikan penyusunan laporan ini&

'dapun maksud dari pem#uatan laporan ini adalah dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Biologi&

(enyusun menyadari sepenuhnya #ah)a dalam pem#uatan laporan ini masih terdapat #anyak kekurangan& Baik dari segi materi% sistem penyusunan maupun pem#ahasan& Namun penyusun telah #erusaha semaksimal mungkin untuk dapat me)ujudkan laporan ini dalam #entuk yang #aik dan #enar&

!engingat laporan ini masih terdapat #anyak kekurangan maka penyusun mengharapkan kritik dan saran dari semua pihak&

'khirnya penyusun #erharap agar laporan ini dapat #erman*aat #agi para pem#a+a umumnya dan khususnya #agi penyusun&

(enyusun

ii

Pendahuluan
Bagi masyarakat pengendali hama% pengenalan% ilmu #iologi dan perilaku ,etologi- rayap merupakan pengetahuan esensial% sedangkan #agi masyarakat umum hal ini di samping #erman*aat se#agai penam#ah pengetahuan untuk menghindari kerugian ekonomis yang ditim#ulkan oleh kerusakan terhadap #angunan ha#itat pemukimannya% karena dengan demikian dapat dilakukan tindakan atau perlakuan khusus untuk mengendalikan hama perusak kayu ini& Kepustakaan mengenai rayap sudah ada sejak akhir a#ad ke$1.% tetapi terutama #erkem#ang selama a#ad ke$20& Di antara peneliti dan penulis penting yang mem#erikan keterangan menyeluruh adalah : Ko*oid ,1./0- dan Krishna dan 1eesner ,1.20-& !asyarakat umum juga sudah memaklumi #ah)a rayap adalah serangga yang merugikan karena merusak ,makan- kayu& Ini tergam#ar dalam pepata lama : 3#ak kayu dimakan rayap3 yang mengungkapkan kehan+uran% kelemahan atau deteriorasi $$ atau $$ 3anai$anai makan di #a)ah3 $$ mengungkapkan proses kerusakan yang tak tampak atau tersem#unyi& Kedua ungkapan ini diam#il dari aspek$aspek #iologi dan perilaku rayap yaitu: rayap makan kayu dan hidupnya ,ha#itat dan proses makannya- tersem#unyi ,kripto#iotik -& Di seluruh dunia jenis$jenis rayap yang telah dikenal ,dideskripsikan dan di#eri nama- ada sekitar 2000 spesies ,dari padanya sekitar 120 spesies merupakan hama-% sedangkan di negara kita dari kurang le#ih 200 spesies yang dikenal #aru sekitar 20 spesies yang diketahui #erperan se#agai hama perusak kayu serta hama hutan4pertanian& 'pa yang dikemukakan selanjutnya% #elum menggam#arkan keseluruhan peri kehidupan dan perilaku rayap% karena untuk menulisnya se+ara memadai mungkin diperlukan dua jilid #uku yang te#alnya masing$masing sekitar 000 halaman% se#agaimana suntingan Krishna dan 1eesner& (erilaku rayap se#agai serangga sosial saja jika akan dijelaskan se+ara menyeluruh memerlukan 1

pem#ahasan yang panjang le#ar dari #er#agai segi seperti perilaku makan% mem#uat sarang dan liang kem#ara% penyerangan% komunikasi% peran *eromon dalam perkem#angan ,ontogenesis- dan aspek$aspek perilaku lainnya yang dalam #anyak hal agak #er#eda dari serangga$serangga sosial lainnya& Derajat kemiripan dalam #entuk dan perilaku di antara jenis$jenis rayap juga menim#ulkan #anyak masalah dalam taksonomi rayap& Keadaan ini menye#a#kan #e#erapa kasus penamaan ganda% karena tak jarang terjadi sejenis rayap yang telah didekripsi seorang pengarang ternyata spesies yang persangkutan telah di#eri nama se#elumnya oleh pengarang lain& Dalam #anyak hal% para pengarang4pakar taksonomi mengandalkan pada ukuran #adan yang ternyata man*aatnya sangat ter#atas% demikian pula jumlah ruas antena ,misalnya: Cryptotermes javanicus Kemner% C. buiterzorgi Kalshoven dan C. cynocephalus 5ight -& 6leh karenanya maka #ahasan hanya men+akup garis$garis #esarnya saja& Untuk mengetahui le#ih #anyak dan le#ih luas pem#a+a memerlukan kepustakaan yang dirujuk dalam tulisan ini&

Pengenalan: semut vs. raya


Dapat dikatakan #ah)a se#agian #esar masyarakat Indonesia mengenal jenis$jenis serangga yang umum kita se#ut rayap& 7e#utan lain yang juga umum adalah semut putih& Di 7umatera digunakan istilah anai$anai di 8a)a rangas% sedangkan #e#erapa jenis rayap di daerah 8a)a Barat dise#ut rinyuh, sumpiyuh& Bergantung jenisnya% panjang tu#uh rayap #erkisar di antara / $ 11 mm% dan umumnya individu$individu rayap yang tak #ersayap #er)arna keputih$putihan& Dari sini mun+ul nama 9semut putih:& Di antara jenis$jenis rayap #anyak yang mirip satu sama lain sehingga #agi mereka yang #elum terlatih% agak sulit mem#edakannya% ke+uali #e#erapa jenis yang umum seperti rayap kayu kering ,Cryptotermes- yang menghuni dan makan kayu kering% dan rayap su#teran ,seperti Macrotermes- yang sarang koloninya umumnya terdapat dalam tanah lem#a#% dengan ukuran tu#uh relati* #esar&

(enampilan rayap memang mirip semut& Tetapi per#edaannya +ukup #anyak% #ahkan semut merupakan salah satu musuh utama dari rayap& Dari segi sistematika4*ilogenetika semut mendekati golongan le#ah% sehingga kedua serangga ini di+akup dalam 6rdo ;ymenoptera ,#ersayap selaput-& <am#ar 2: 7emut ,kiri- dan prajurit rayap ,kanan-& ,'rsip (7I; I(B-& 8ika kita mengamati seekor semut atau seekor le#ah% se+ara mor*ologik tampak #atas yang jelas antara #agian 3dada3 ,toraks- dan 3perut3 ,a#domen-% #ahkan pada #e#erapa jenis le#ah #atas ini demikian men+olok sehingga =

menggenting ,dengan pinggang yang sangat ke+il-& (ada jenis$jenis rayap% #atas antara toraks dan a#domen kurang jelas% atau se+ara a)am kita katakan 3rayap tidak memiliki pinggang yang ramping3& Individu #ersayap yang la>im dise#ut laron ,atau sulung% alata% alates -% memiliki sepasang sayap yang dalam keadaan diam +ara melipatnya memanjang lurus ke #elakang% seperti halnya jenis$jenis #elalang dan lipas #er#eda dengan ;ymenoptera yang terlipat dalam #e#erapa simpul% se#elum memanjang ke #elakang& Bedasarkan tekstur dan struktur sayap maka rayap digolongkan dalam satu ordo tersendiri yaitu Isoptera ,#ersayap sama-& Dari perilaku hidupnya% per#edaan utama antara rayap dengan semut adalah% semut men+ari makan le#ih 3ter#uka3% sedangkan rayap selalu 3tertutup3% menutup jalur$jalur kem#aranya dengan #ahan$#ahan tanah& (erkem#angan hidup rayap adalah melalui metamor*osa hemimeta#ola % yaitu se+ara #ertahap% yang se+ara teori melalui stadium ,tahap pertum#uhan- telur% nim*a dan de)asa& 1alaupun stadium de)asa pada serangga umumnya terdiri atas individu$individu #ersayap ,laron-% karena si*at polimor*ismenya maka di samping #entuk laron yang #ersayap% stadium de)asa rayap men+akup juga kasta pekerja yang #entuknya seperti nim*a yang #er)arna keputih$putihan% dan kasta prajurit yang #er#entuk khusus dan #er)arna le#ih ke+oklatan& 7edangkan pada semut perkem#angannya adalah holometa#ola% yaitu melalui tahap$tahap pertum#uhan telur% larva% nim*a dan de)asa ,alates dan pekerja yang tak #ersayap-& (er#edaan lain antara rayap dan semut masih sangat #anyak tapi kita tidak akan mem#ahasnya di sini& ang pasti% tidak seperti rayap yang memerlukan kayu ,selulosa - se#agai makanan pokok% semut makanan pokoknya #ukan kayu% tetapi ma+am$ma+am% dari serat sampai gula&

!e"aran dan ma#anan


?ayap pada dasarnya adalah serangga daerah tropika dan su#tropika& Namun se#arannya kini +enderung meluas ke daerah sedang (temperate ) dengan #atas$#atas @0o 5U dan 57& Di daerah tropika rayap ditemukan mulai dari pantai sampai ketinggian =000 m di atas permukaan laut& !akanan utamanya adalah kayu atau #ahan yang terutama terdiri atas selulosa& Dari perilaku makan yang demikian kita menarik kesimpulan #ah)a rayap termasuk golongan makhluk hidup perom#ak #ahan mati yang se#enarnya sangat #erman*aat #agi kelangsungan kehidupan dalam ekosistem kita& !ereka merupakan konsumen primer dalam rantai makanan yang #erperan dalam kelangsungan siklus #e#erapa unsur penting seperti kar#on dan nitrogen& Tapi masalahnya adalah manusia juga merupakan konsumen primer yang memerlukan hasil$hasil tanaman #ukan saja untuk makanannya tetapi juga untuk mem#uat rumah dan #angunan$#angunan lainyang diperlukannya& Di sinilah letak permasalahannya% sehingga manusia #ersaing dengan rayap& 7emula agak mengherankan para pakar #ah)a rayap mampu makan ,menyerap- selulosa karena manusia sendiri tidak mampu men+ernakan selulosa ,#agian #erkayu dari sayuran yang kita makan% akan dikeluarkan lagi A-% sedangkan rayap mampu melumatkan dan menyerapnya sehingga se#agian #esar ekskremen hanya tinggal lignin saja& Keadaan menjadi jelas setelah ditemukan #er#agai protozoa *lagellata dalam usus #agian #elakang dari #er#agai jenis rayap ,terutama rayap tingkat rendah: !astotermitidae% Kalotermitidae dan ?hinotermitidae-% yang ternyata #erperan se#agi sim#ion untuk melumatkan selulosa sehingga rayap mampu men+ernakan dan menyerap selulosa& Bagi yang tak memiliki proto>oa seperti *amili Termitidae% #ukan proto>oa yang #erperan tetapi #akteria $$ dan #ahkan pada #e#erapa jenis rayap seperti Macrotermes , Odontotermes dan Microtermes memerlukan #antuan jamur perom#ak kayu yang dipelihara di 3ke#un jamur3 dalam sarangnya&

Per$la#u ma#an
7emua rayap makan kayu dan #ahan #erselulosa% tetapi perilaku makan ,*eeding #ehavior - jenis$jenis rayap #erma+am$ma+am& ;ampir semua jenis kayu potensial untuk dimakan rayap& !emang ada yang relati* a)et seperti #agian teras dari kayu jati tetapi kayu jati kini semakin langka& Untuk men+apai kayu #ahan #angunan yang terpasang rayap dapat 3keluar3 dari sarangnya melalui tero)ongan$tero)ongan atau liang$liang kem#ara yang di#uatnya& Bagi rayap su#teran ,#ersarang dalam tanah tetapi dapat men+ari makan sampai jauh di atas tanah-% keadaan lem#a# mutlak diperlukan& ;al ini menerangkan mengapa kadang$kadang dalam satu malam saja rayap Macrotermes dan Odontoterme s telah mampu menginvasi lemari #uku di rumah atau di kantor jika *ondasi #angunan tidak dilindungi& 7e#aliknya% rayap kayu kering ,Cryptotermes- tidak memerlukan air ,lem#a#- dan tidak #erhu#ungan dengan tanah& 8uga tidak mem#entuk tero)ongan$tero)ongan panjang untuk menyerang o#yeknya& !ereka #ersarang dalam kayu% makan kayu dan jika perlu mengha#iskannya sehingga hanya lapisan luar kayu yang tersisa% dan jika di tekan dengan jari serupa menekan kotak kertas saja& 'da pula rayap yang makan kayu yang masih hidup dan #ersarang di dahan atau #atang pohon% seperti Neotermes tectonae yang menim#ulkan kerusakan ,pem#engkakan atau gem#ol- yang dapat menye#a#kan kematian pohon jati& (enggolongan menurut ha#itat atau perilaku #ersarang& Berdasarkan lokasi sarang utama atau tempat tinggalnya% rayap perusak kayu dapat digolongkan dalam tipe$tipe #erikut : %. Raya &h&n% yaitu jenis$jenis rayap yang menyerang pohon yang masih

hidup% #ersarang dalam pohon dan tak #erhu#ungan dengan tanah& Bontoh yang khas dari rayap ini adalah Neotermes te+tonae ,*amili Kalotermitidae-% hama pohon jati&

'. Raya

#ayu lem"a"% menyerang kayu mati dan lem#a#% #ersarang dalam

kayu% tak #erhu#ungan dengan tanah& Bontoh : 8enis$jenis rayap dari genus Glyptotermes ,Glyptotermes spp&% *amili Kalotermitidae-& (. Raya #ayu #er$ng% seperti Cryptotermes spp& ,*amili Kalotermitidae-% hidup dalam kayu mati yang telah kering& ;ama ini umum terdapat di rumah$rumah dan pera#ot$pera#ot seperti meja% kursi ds#& Tanda serangannya adalah terdapatnya #utir$#utir ekskremen ke+il #er)arna ke+oklatan yang sering #erjatuhan di lantai atau di sekitar kayu yang diserang& ?ayap ini juga tidak #erhu#ungan dengan tanah% karena ha#itatnya kering& ). Raya su"teran% yang umumnya hidup di dalam tanah yang mengandung #anyak #ahan kayu yang telah mati atau mem#usuk% tunggak pohon #aik yang telah mati maupun masih hidup& Di Indonesia rayap su#teran yang paling #anyak merusak adalah jenis$jenis dari *amili ?hinotermitidae& Terutama dari genus Coptoterme s ,Coptotermes spp&dan chedorhinotermes& (erilaku rayap ini mirip rayap tanah seperti Macrotermes namun per#edaan utama adalah kemampuan Coptotermes untuk #ersarang di dalam kayu yang diserangnya% )alaupun tidak ada hu#ungan dengan tanah% asal saja sarang terse#ut sekali$sekali memperoleh lem#a#% misalnya tetesan air hujan dari atap #angunan yang #o+or& Coptotermes pernah diamati menyerang #agian$#agian kayu dari kapal minyak yang melayani pelayaran (alem#ang$8akarta& Coptotermes curvignathus ;olmgren sering kali diamati menyerang pohon !inus mer"usii dan #anyak meye#a#kan kerugian pada #angunan& *. Raya tanah& 8enis$jenis rayap tanah di Indonesia adalah dari *amili

Termitidae& !ereka #ersarang dalam tanah terutama dekat pada #ahan organik yang mengandung selulosa seperti kayu% serasah dan humus& Bontoh$ +ontoh Termitidae yang paling umum menyerang #angunan adalah Macrotermes spp& ,terutama M. gilvus- Odontotermes spp& dan Microtermes spp& 8enis$jenis rayap ini sangat ganas% dapat menyerang o#yek$o#yek 2

#erjarak sampai 200 meter dari sarangnya& Untuk men+apai kayu sasarannya mereka #ahkan dapat menem#us tem#ok yang te#alnya #e#erapa +m% dengan #antuan en>im yang dikeluarkan dari mulutnya& Macrotermes dan Odontotermes merupakan rayap su#teran yang sangat umum menyerang #angunan di 8akarta dan sekitarnya&

Ta#s&n&m$ raya selayang andang


Taksonomi atau penggolongan jenis$jenis rayap merupakan salah satu misteri dunia insekta karena tingginya tingkat kemiripan antar jenis rayap dalam masing$masing *amili& Kiranya kita tak perlu sangat memusingkan jenis$jenis ,spesies- rayap ini& ;al yang penting adalah dapat mengenal tipe$tipe seperti telah dise#ut di muka& (ada umumnya rayap yang terdapat dalam satu kategori memiliki kemiripan dalam hampir semua segi perilakunya% sehingga metoda pengendalianyapun dapat disamakan& Dapat dikatakan #ah)a terdapat tiga *amili rayap perusak kayu ,yang dianggap se#agai hama-% yaitu *amili Kalotermitidae% ?hinotermitidae dan Termitidae& Kalotermitidae di)akili oleh Neotermes tectonae ,hama pohon jatidan Cryptotermes spp& ,rayap kayu kering-C ?hinotermitidae oleh Coptotermes spp dan chedorhinotermes% sedangkan Termitidae oleh Macrotermes spp&% Odontotermes spp& dan Microtermes spp&-& !asih #anyak jenis$jenis rayap yang juga penting tetapi agak jarang dijumpai menyerang #angunan& !isalnya jenis$ jenis Nasutitermes ,*amili Termitidae-% yang pada dahi prajuritnya terdapat 3tusuk3 ,seperti hidung: nasus, nasute-% dan mampu melumpuhkan la)annya #ukan dengan menusuknya tetapi meyemprotkan +airan pelumpuh #er)arna putih% melalui saluran dalam 3tusuk3nya&

<am#ar =& Berturut$turut dari kiri ke kanan% mulai dari atas: prajurit Macrotermes gilvus% prajurit Microtermes sp&% prajurit Nasutitermes sp% prajurit Cryptotermes cynocephalus dan ratu Coptotermes curvignathus& ,'rsip (7I; I(B-&

Bagi pem#a+a yang ingin mengetahui le#ih jauh +ara mendeterminasi jenis rayap perusak kayu% dapat digunakan kun+i yang disusun penulis ,lihat kepustakaan nomor 2 pada akhir tulisan ini-&

K&l&n$ raya ++ masyara#at #r$ t&"$&t$#


8ika kita menilik kehidupan rayap% kita tak akan menjumpai seekor rayap yang mengem#ara sendirian seperti halnya kupu$kupu yang ter#ang solo atau kum#ang yang makan sendirian ,soliter-& 7e#agai serangga sosial rayap hidup dalam masyarakat yang dise#ut koloni& 8ika kita hendak menguji keampuhan o#at ,insektida- terhadap #e#erapa ekor ayap dari kasta yang sama ,misalnya kasta pekerja- yang dipisahkan dari koloninya% maka hasilnya akan sia$sia& Karena tanpa di#eri ra+unpun mereka akan mati& !engeluarkan individu rayap dari koloninya% sama saja dengan mem#unuhnya& !ereka hanya #isa hidup jika ,dan hanya jika- mereka #erada dalam masyarakatnya ,koloninya-& !engapa demikian E Karena di dalam koloninya terdapat #ahan$#ahan dan proses$proses yang dapat menjamin kelanjutan hidupnya& I#arat seorang penderita penyakit yang seumur hidupnya mutlak memerlukan sejenis o#at yang selalu ditelannya pada saat$saat tertentu% dan jika diumpamakan #ah)a o#at itu tak dapat .

di#a)anya ke mana$mana% hanya dapat disimpan di rumahnya% #erarti ia tak dapat meninggalkan rumahnya& Ia dapat hidup normal jika rumahnya ia perpanjang dengan menam#ah lorong$lorong sempit% misalnya ke tempat kerjanya% ke sekolah% ke pasar ds#& Dan lorong$lorong sempit yang tertutup ini merupakan #agian dari rumahnya% di mana ia dapat memperoleh o#at demi kelangsungan hidupnya& Demikianlah halnya dengan kehidupan rayap& ;al ini dapat kita amati pada kehidupan rayap su#teran& Ia hanya dapat men+apai makanannya ,#angunan atau kayu- dengan menam#ah$nam#ah panjang 3rumahnya3 dengan mem#uat tero)ongan$tero)ongan kem#ara% yaitu jalur$jalur sempit yang #erasal dari pusat sarang ke arah kem#ara di mana makanannya #erada% yang hanya dapat dilalui sekaligus oleh sekitar = $ / ekor rayap& Tero)ongan kem#ara ini ditutupnya dengan #ahan$#ahan tanah sehingga pada gali#nya liang$liang kem#ara tetap merupakan #agian dari sarang koloninya& Dengan adanya liang$liang tertutup ini maka praktis seluruh ruangan dari sarang rayap termasuk liang$liang kem#ara merupakan lingkungan yang sangat lem#a# yang menjamin kehidupan rayap tanah atau rayap su#teran&Dalam kaitan dengan kehidupan masyarakat rayap% terdapat #e#erapa istilah kun+i yang perlu diungkapkan% yaitu : polimor*i% *eromon% tro*alaksis% dan homeostatis&

<am#ar /& ?atu rayap dikelilingi pekerja dan prajurit ,kiri- dan individu$ individu rayap Coptotermes yang #ergerom#ol ,kanan-& ,'rsip (7I; I(B&

10

P&l$m&r,$ ++ masyara#at -#&mune- dalam #asta+#asta


7e#agian masyarakat juga sudah mengetahui #ah)a dalam koloni setiap jenis rayap% terdapat #e#erapa kasta individu yang )ujudnya #er#eda% yaitu: 1. Kasta reproduktif terdiri atas individu$individu seksual yaitu #etina ,yang a#domennya #iasanya sangat mem#esar- yang tugasnya #ertelur dan jantan ,raja- yang tugasnya mem#uahi #etina& ?aja se#enarnya tak sepenting ratu jika di#andingkan dengan lamanya ia #ertugas karena dengan sekali ka)in% #etina dapat menghasikan ri#uan telurC lagipula sperma dapat disimpan oleh #etina dalam kantong khusus untuk itu% sehingga mungkin sekali tak diperlukan kopulasi #erulang$ulang& 8ika koloni rayap masih relati* muda #iasanya kasta reprodukti* #erukuran #esar sehingga dise#ut ratu& Biasanya ratu dan raja adalah individu pertama pendiri koloni% yaitu sepasang laron yang mulai menjalin kehidupan #ersama sejak pener#angan alata& (asangan ini dise#ut reproduki* primer& 8ika mereka mati #ukan #erarti koloni rayap akan #erhenti #ertum#uh& Koloni akan mem#entuk 3ratu3 atau 3raja3 #aru dari individu lain ,#iasanya dari kasta pekerja- tetapi ukuran a#domen ratu #aru tak akan sangat mem#esar seperti ratu asli& ?atu dan raja #aru ini dise#ut reprodukti* suplementer atau neoten& 8adi% dengan mem#unuh ratu atau raja kita tak perlu sesum#ar #ah)a koloni rayap akan punah& Bahkan dengan matinya ratu% diduga dapat ter#entuk #erpuluh$puluh neoten yang menggantikan tugasnya untuk #ertelur& Dengan adanya #anyak neoten maka jika terjadi #en+ana yang mengaki#atkan sarang rayap terpe+ah$ pe+ah% maka setiap pe+ahan sarang dapat mem#entuk koloni #aru& 2. Kasta prajurit & Kasta ini ditandai dengan #entuk tu#uh yang kekar karena pene#alan ,sklerotisasi- kulitnya agar mampu mela)an musuh dalam rangka tugasnya mempertahankan kelangsungan hidup koloninya& !ereka #erjalan hilir mudik di antara para pekerja yang si#uk men+ari dan mengangkut makanan& 7etiap ada gangguan dapat diteruskan melalui 3suara3 tertentu sehingga prajurit$prajurit #ergegas menuju ke sum#er 11

gangguan dan #erusaha mengatasinya& 8ika tero)ongan kem#ara diganggu sehingga ter#uka tidak jarang kita saksikan pekerja$pekerja diserang oleh semut sedangkan para prajurit si#uk #ertempur mela)an semut$semut% )alaupun mereka umumnya kalah karena semut le#ih lin+ah #ergerak dan menyerang& Tapi karena prajurit rayap #iasanya dilengkapi dengan mandi#el ,rahang- yang #er#entuk gunting maka sekali mandi#el menjepit musuhnya% #iasanya gigitan tidak akan terlepas )alaupun prajurit rayap akhirnya mati& !andi#el #ertipe gunting ,yang #entuknya juga #erma+am$ ma+am- umum terdapat di antara rayap *amili Termitidae% ke+uali pada Nasutitermes ukuran mandi#elnya tidak men+olok tetapi memiliki nasut ,yang #erarti hidung% dan penampilannya seperti 3tusuk3- se#agai alat penyemprot ra+un #agi musuhnya& (rajurit Cryptotermes memiliki kepala yang #er#entuk kepala #ulldogtugasnya hanya menyum#at semua lo#ang dalam sarang yang potensial dapat dimasuki musuh& 7emua musuh yang men+apai lo#ang masuk sulit untuk luput dari gigitan mandi#elnya& (ada #e#erapa jenis rayap dari *amili Termitidae seperti Macrotermes, Odontotermes, Microtermes dan #ospitalitermes terdapat prajurit dimor* ,dua #entuk- yaitu prajurit #esar ,p& makro- dan prajurit ke+il ,p& mikro3. Kasta pekerja& Kasta ini mem#entuk se#agian #esar koloni rayap& Tidak kurang dari D0 persen populasi dalam koloni merupakan individu$individu pekerja& Tugasnya melulu hanya #ekerja tanpa #erhenti hilir mudik di dalam liang$liang kem#ara dalam rangka men+ari makanan dan mengangkutnya ke sarang% mem#uat tero)ongan$tero)ongan% menyuapi dan mem#ersihkan reprodukti* dan prajurit% mem#ersihkan telur$telur% dan $$ mem#unuh serta memakan rayap$rayap yang tidak produkti* lagi ,karena sakit% sudah tua atau juga mungkin karena malas-% #aik reprodukti*% prajurit maupun kasta pekerja sendiri& Dari kenyataan ini maka para pakar rayap sejak a#ad ke$1. telah mempostulatkan #ah)a se#enarnya kasta pekerjalah yang menjadi 3raja3% yang memerintah dan mengatur semua tatanan dan aturan dalam sarang rayap& 7i*at kani#al terutama menonjol pada keadaan yang sulit misalnya kekurangan air dan makanan% sehingga hanya individu 12

yang kuat saja yang dipertahankan& Kani#alisme #er*ungsi untuk mempertahankan prinsip e*isiensi dan konservasi energi% dan #erperan dalam pengaturan homeostatika ,keseim#angan kehidupan- koloni rayap& Feromon penanda jejak dan pendeteksi makanan& Telah merupakan suatu diktum #ah)a rayap ,pekerja dan prajurit- itu #uta& !ereka jalan #eriiringan atau dapat menemukan o#yek makanan #ukan karena mereka mampu melihat atau men+ium #au melalui 3hidung3& Kemampuan mendeeksi dimungkinkan karena mereka dapat menerima dan mena*sirkan setiap #au yang esensial #agi kehidupannya melalui lo#ang$lo#ang tertentu yang terdapat pada ram#ut$ram#ut yang tum#uh di antenanya& Bau yang dapat dideteksi rayap #erhu#ungan dengan si*at kimia)i *eromonnya sendiri& Feromon adalah hormon yang dikeluarkan dari kelenjar endokrin&% tetapi #er#eda dengan hormon% *eromon menye#ar ke luar tu#uh dan empengaruhi individu lain yang sejenis& Untuk dapat mendeteksi jalur yang dijelajahinya% individu rayap yang #erada didepan mengeluarkan *eromon penanda jejak (trail $ollo%ing pheromone- yang keluar dari kelenjar sternum ,sternal gland di #agian #a)ah% #elakang a#domen-% yang dapat dideteksi oleh rayap yang #erada di #elakangnya& 7i*at kimia)i *eromon ini sangat erat hu#ungannya dengan #au makannannya sehingga rayap mampu mendeteksi o#yek makanannya&

.er&m&n dasar: engatur er#em"angan


Di samping *eromon penanda jejak% para pakar etologi ,perilaku- rayap juga menganggap #ah)a pengaturan koloni #erada di #a)ah kendali *eromon dasar ,primer pheromones -& !isalnya% terham#atnya pertum#uhan4 em#entukan neoten dise#a#kan oleh adanya sema+am *eromon dasar yang dikeluarkan oleh ratu% yang #er*ungsi mengham#at di*erensiasi kelamin& 7egera setelah ratu mati% *eromon ini hilang sehingga ter#entuk neoten$neoten pengganti ratu& Tetapi kemudian neoten yang telah ter#entuk kem#ali mengeluarkan *eromon yang sama sehingga pem#entukan neoten yang le#ih #anyak dapat diham#at& Feromon 1=

dasar juga #erperan dalam di*erensiasi pem#entukan kasta pekerja dan kasta prajurit% yang dikeluarkan oleh kasta reprodukti*& Dilihat dari #iologinya% koloni rayap sendiri oleh #e#erapa pakar dianggap se#agai supra$organisma% yaitu koloni itu sendiri dianggap se#agai makhluk hidup% sedangkan individu$individu rayap dalam koloni hanya merupakan #agian$#agian dari anggota #adan supra$organisma itu& (er#andingan #anyaknya neoten% prajurit dan pekerja dalan satu koloni #iasanya tidak tetap& Koloni yang sedang #ertum#uh su#ur memiliki pekerja yang sangat #anyak dengan jumlah prajurit yang tidak #anyak ,kurang le#ih 2 $ / persen-& Koloni yang mengalami #anyak gangguan% misalnya karena terdapat #anyak semut di sekitarnya akan mem#entuk le#ih #anyak prajurit ,2 $ 10 persen-% karena diperlukan untuk mempertahankan sarang&

Tr&,ala#s$s: masyara#at raya yang ter$ntegras$


?ayap muda yang #aru saja ditetaskan dari telur #elum memiliki proto>oa yang diperlukannya untuk men+ernakan selulosa& Demikian pula setiap individu rayap yang #aru saja #erganti kulit tak memiliki proto>oa karena sim#ion ini telah keluar #ersama kulit yang ditanggalkannya ,karena kulit usus juga ikut #erganti-& Individu rayap terse#ut di#eri 3re$in*eksi3 proto>oa oleh para pekerja dengan melalui tro*alaksis& Tro*alaksis adalah perilaku #erkerumun di antara anggota$anggota koloni% dan saling 3menjilat3 anus dan mulut& Dengan perilaku ini proto>oa dapat ditularkan kepada individu$individu yang memerlukannya& (enye#aran *eromon dasar juga diduga terlaksana melalui perilaku tro*alaksis &

!trateg$ engendal$an
Dari uraian di muka dapatlah ditarik kesimpulan #ah)a untuk menghindar atau meminimumkan kemungkinan terjadinya serangan rayap pada #angunan perlu diperhatikan hal$hal #erikut& 1/

1& ;indari adanya #ahan$#ahan kayu seperti sisa$sisa tunggak pohon di sekitar halaman #angunan% yang potensial untuk menjadi sum#er in*eksi rayap& Demikian pula adanya pohon$pohon tua yang se#agian jaringan pohon maupun akarnya telah mati merupakan sum#er makanan rayap dan dapat menjadi lokasi sarang perkem#angan koloni rayap& 2& ;indari kontak antara tanah dengan #agian$#agian kayu dari #angunan& 1alaupun +ara ini tidak mutlak mampu men+egah serangan rayap karena rayap mampu mem#uat tero)ongan kem#ara di atas tem#ok% lantai dan dinding untuk men+apai o#yek kayu makanannya tetapi #agi #angunan sederhana +ara ini dapat memperlam#at serangan rayap% dan adanya tero)ongan$tero)ongan dapat dideteksi& =& (ergunakan kayu yang a)et ,seperti #agian teras kayu jati-% atau kayu yang telah dia)etkan dengan #ahan$#ahan penga)et anti rayap& Untuk kayu$kayu yang digunakan di #a)ah atap jenis$jenis garam penga)et seperti garam 1olman dengan retensi yang +ukup telah memadai% sedangkan #agi kayu di luar #angunan diperlukan #ahan penga)et larut minyak seperti kreosot & /& Bara yang paling e*ekti* adalah melindungi #angunan dengan +ara mem#uat 3#enteng yang kuat terhadap rayap3 di #agian *ondasi dengan +ara menyampur #ahan *ondasi dengan termitisida atau memperlakukan tanah di #a)ah dan di sekitar *ondasi dengan termitisida yang tahan pen+u+ian ,persisten- serta memiliki a*initas dengan tanah& @& 8ika #angunan telah terserang% gunakanlah +ara$+ara pengendalian yang ramah lingkungan% seperti dengan pengumpanan dan pengendalian koloni dengan menggunakan insektisida penekan pertum#uhan kutikel seperti heksa*lumuron ds#&

1@

Da,tar Pusta#a
;o)se% (&"& 1.20& Termites: ' 7tudy in 7o+ial Behaviour& ;ut+hinson University 5i#rary& 5ondon& 1@0 p& ;arris% 1&G& 1.01& Termites& Their ?e+ognition and Bontrol& 5ongmans% <reen and Bo& 5td&% 5ondon& 1D0 p& Ko*oid% B& '& ,ed&-& 1./0& Termites and Termite Bontrol& Univ& o* Bali*& (ress% Berkeley& 2.@ p& Krishna% K dan F&!& 1eesner ,&ds&-& 1.0.41.20& Biology o* Termites% Gol& I dan II& '+ademi+ (ress% Ne) ork et+& Gol I @.D p% Gol& II 0/= p& Nandika% Dodi dan B& Tam#unan& 1..0& Deteriorasi Kayu oleh Faktor Biologis& Fakultas Kehutanan I(B& Nata)iria% Djatnika& 1.D0& (eranan ?ayap dalam "kosistem ;utan& (rosiding 7eminar Nasional 'n+aman Terhadap ;utan Tanaman Industri% 20 Desem#er 1.D0& F!I('$UI dan Dephut& p& 10D $ 122& Tarumingkeng% ?udy B& 1.21& Biologi dan (engenalan ?ayap (erusak Kayu Indonesia& 5ap& 5&(&;& No& 1=D& 2D p& Tarumingkeng% ?udy B&% ;&B& Boppel dan F& !atsumura& 1.20& !orphology and Ultrastru+ture o* the 'ntennal Bhemore+eptors o* 1orker Coptotermes $ormosanus 7hiraki& Bell and Tissue ?esear+h ,7pringer Gerlag- 12= : 12= $ 12D&

10

Beri Nilai