Anda di halaman 1dari 28

FKG

Sinar X
Sinar x sangat berguna Sifat sinar X unik memiliki daya tembus yang dapat dimanfaatkan untuk kedokteran Pemanfaatan radiasi berkembang dari konvensional intervensional Teknologi yang handal radiasi yang besar bahaya kesehatan Perlu adanya pengawasan penggunaan dosis radiasi, peningkatan kualifikasi pekerja radiasi, pengujian dan perawatan pesawat sinar x

DEFINISI Radiologi cabang ilmu yang berkaitan dengan penggunaan sinar X untuk kepentingan terapeutik dan diagnosa
Radiasi pemancaran/pengeluaran dan perambatan energi menembus ruang atau sebuah substansi dalam bentuk gelombang atau partikel

Bahaya Radiasi
Tergantung jumlah dosis dan luas lapangan radiasi yang diterima Pengaruh sinar x (komisi Internasional) :
1. luas permukaan yang dangkal 2. kerusakan hemopoetik 3. induksi keganasan 4. berkurangnya kemungkinan hidup 5. aberasi genetik 6. efek-efek lainnya

Pencegahan Atau Proteksi Radiasi


Tujuan :
pada pasien petugas radiasi lingkungan

Proteksi Radiasi
3 Prinsip yang Direkomendasikan ICRP ( International Commission Radiological Protection ) Justifikasi Limitasi Optimasi

1. Justifikasi
Setiap pemakaian zat radioaktif atau sumber lainnya harus didasarkan pada azaz manfaat. Suatu kegiatan yang mencakup paparan atau potensi paparan hanya disetujui jika kegiatan itu akan menghasilkan keuntungan > kerugian atau bahaya yang timbul terhadap kesehatan.

2. Limitasi
Dosisi ekivalen yang diterima pekerja radiasi atau masyarakat tidak boleh melampaui Nilai Batas Dosis (NBD) yang telah ditetapkan. Batas dosis bagi pekerja radiasi dimaksudkan untuk mencegah munculnya efek samping yang tidak diinginkan.

3. Optimasi
Semua penyinaran harus diusahakan serendahrendahnya (as low as reasonably achieveable ALARA), dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan sosial. Kegiatan pemanfaatan tenaga nuklir harus direncanakan dan sumber radiasi harus dirancang dan dioperasikan untuk menjamin agar paparan radiasi yang terjadi dapat ditekan serendah-rendahnya.

Batas Dosis
Untuk mengetahui berapa dosis yang sudah di terima : Gunakan alat pengukur dosis sinar roentgen
Film badge Dosimeter saku Alat pengukur radiasi

Cara yang dilakukan Sebagai Proteksi Radiasi bagi Petugas

Menggunakan pelindung Menjaga jarak. Membatasi waktu.

1. Menggunakan Pelindung
Pelindung : Memasang penahan radiasi diantara sumber radiasi dan orang yang bekerja.

Dengan teknik ini maka seseorang dimungkinkan bekerja pada jarak yang tidak terlalu jauh dari sumber radiasi, sehingga pekerjaan dapat dikerjakan dengan baik dan pekerja tidak menerima paparan dosis yang berlebihan

Ilustrasi Fungsi Pelindung

Jenis penahan radiasi


Bergantung pada jenis dan energi radiasi : - Sinar Alfa - Sinar Beta - Sinar Gamma

Sinar Alfa
Partikel alfa memiliki jangkauan yang pendek di udara dan dapat dihentikan dengan selembar kertas.

Sinar Beta
Dalam interaksi partikel beta berenergi tinggi dengan bahan dapat menimbulkan pancaran sinar-x yang dikenal sebagai radiasi brehmstrahlung. Oleh karena itu, untuk partikel beta dibutuhkan penahan radiasi bernomor atom rendah (untuk memindahkan produksi bremstrahlung) dan dilapisi bahan bernomor atom tinggi (untuk mengatenuasi intensitas bremstrahlunbg yang terjadi). Bahan yang direkomendasikan untuk menahan radiasi beta energi tinggi adalah perspeks yang dikelilingi timbal.

Sinar Gamma
Radiasi Gamma. Apabila sinar gamma berinteraksi dengan bahan, radiasi tersebut tidak diserap seluruhnya oleh bahan. Sebaliknya radiasi tersebut akan mengalami atenuasi atau pengurangan intensitas. Bahan yang paling baik untuk digunakan sebagai penahan radiasi gamma adalah bahan yang bernomor atom tinggi, seperti timbal, beton dan uranium susut kadar.

Proteksi dari segi bangunan


Syarat ruangan radiologi rekomendasi ICRP : Harus 4 x 3 x 2,8 m sehingga memberikan kemungkinan untuk memasukkan tempat tidur pasien secara leluasa Dinding ruangan terbuat dari bata yang dipasang melintang. Bata yang dipakai harus berkualitas baik. Berukuran 10 x 20 cm. Plesteran dengan campuran semen dan pasir, dengan ketebalan minimal dengan bata 25 cm

Bila menggunakan beton, tebal dinding beton minimal 15 cm Dinding ruangan yang terbuat dari campuran semen dan bata maupun yang terbuat dari beton, secara fungsi ekuivalen dengan 2 mm Pb Tinggi ruangan minimum harus 280 cm

Apron Berlapis Timbal

Sarung Tangan Berlapis Timbal Hitam

2. Menjaga Jarak
Semakin dekat tubuh kita dengan sumber radiasi maka paparan radiasi yang kita terima akan semakin besar. Untuk mencegah paparan radiasi tersebut kita dapat menjaga jarak pada tingkat yang aman dari sumber radiasi.

3. Membatasi Waktu
Sedapat mungkin diupayakan untuk tidak terlalu lama berada di dekat sumber radiasi untuk mencegah terjadinya paparan radiasi yang besar .

PROTEKSI RADIASI
Pasien : Pemeriksaaan sinar X hanya atas permintaan seorang dokter Pemakaian filtrasi maksimum pada sinar primer Pemakaian Voltage yang lebih tinggi (bila mungkin ) sehingga daya tembusnya lebih kuat Jarak focus pasien jangan terlalu pendek Daerah yang disinar harus sekecil mungkin Waktu penyinaran sesingkat mungkin Alat-alat kelamin dilindungi sebisanya Pasien hamil, terutama trimester pertama, tidak boleh diperiksa radiologik

Dokter
Hindari penyinaran bagian-bagian tubuh yang tidak terlindungi pemakaian sarung tangan, apron, atau gaun pelindung, yang berlapis Pb dengan tebal maksimum 0,5 mm Pb. Hindari pemakaian sinar tembus , usahakan melakukan radiografi Hindari pemakaian sinar tembus tulang tulang kepala ( Head fluoroscopy )

Akomodasi mata sebelum melakukan pemeriksaan sinar tembus paling sedikit selama 20 menit Gunakan alat pengukur sinar roentgen
Film badge Dosimeter saku Alat pengukur radiasi

Pemeriksaan pesawat sebelum dipakai Pemeriksaan rutin terhadap kemungkinan bocor/rusaknya perlengkapan perlindungan berlapis Pb

Terimakasih