Anda di halaman 1dari 7

Rencana Asuhan Keperawatan Komunitas di Jalan Raya Mawar

Diagnosa Keperawatan Risko Peningkatan terjadinya Umum Dalam waktu 6 bulan, Tujuan Khusus pengguna jalan Raya Mawar mengetahui dan memahami prinsip keamanan dan keselamatan dalam berkendara, penggunaan fasilitas umum, macammacam penyebab dan pencegahan kecelakaan lalu lintas. Tempat : Pom bensin dan halte di jalan Raya Mawar Penanggung jawab: perawat komunitas Sumber dana: Dinas kesehatan dan Puskesmas Strategi Intervensi Pendidikan Kesehatan 1) Memberikan penyuluhan tentang pengertian keselamatan berkendara dan berlalu lintas bagi pengguna jalan Raya Mawar 2) Memberikan penyuluhan tentang faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas serta dampaknya. 3) Memberikan penjelasan tentang fasilitas umum yang dapay digunakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan Intervensi Kriteria Respon Kognitif Evaluasi Standar 75% pengguna jalan raya, pengendara bermotor serta masyarakat sekitar jalan Raya Mawar memahami pentingnya prinsip keamanan dan keselamatan dalam berkendara dan menyebrang di jalan raya serta pencegahan terjadinya kecelakaan lalu lintas

Kecelakaan di Jalan masyarakat Raya Mawar pengguna jalan Raya Mawar DO: 1) laporan dari memiliki pengetahuan,

kepolisian, angka sikap dan kecelakaan karena tertabrak psikomotor yang baik mengenai

saat menyeberang Keamanan dan jalan berkisar 10 orang/bulan 2) Tidak ada jembatan penyebrangan 3) Terlihat orang menyebrang keselamatan berlalulintas bagi pengendara dan pejalan kaki di sepanjang jalan Raya Mawar serta mengenai

disembarang tempat DS : -

kecelakaan lalu lintas 10-20 pengguna jalan Raya Mawar mampu memutuskan untuk menerapkan prinsip keamanan serta menggunakan fasilitas umum yang ada di jalan Mawar dengan baik

dan dinas kesehatan Pemberdayaa n

lalu lintas.

1) Mendemontrasikan cara berkendara yang aman

Respon Psikomotor

80% pengendara bermotor mendemontrasikan kembari cara berkendara yang aman dan menerapkannya

Sumber dana: Dinas kesehatan dan Puskesmas

2) Mendemontrasikan cara penggunaan APD yang benar saat mengenddarai kendaraan bermotor (seperti: memakai

80% pengendara kendaraan bermotor menggunakan helm atau sabuk pengaman dengan benar

Tempat : Pom bensin dan halte di jalan Raya Mawar

helem dan menggunakan sabuk pengaman) 3) Mendemonstrasikan cara menyebrang yang benar dengan

Penanggung jawab: perawat komunitas

menggunakan zebra cross atau jembatan penyebrangan 80% pengguna jalan raya Mawar dapat

mendemonstrasika n ulang cara menyebrang jalan yang benar dan menerapkannya

60% pengguna jalan Raya Mawar dapat menggunakan fasilitas penyebrangan dengan baik. Menjalin partnership Partnership dengan pemerintahan kota setempat untuk di tempatkan petugas keamanan Sumber dana: Dinas kesehatan dan Diterapkannya kebijakan untuk Puskesmas 1) Menginisiasi petugas keamanan setempat untuk mengadakan pemantauan keselamatann di jalan Raya Mawar. 2) Mendorong dan mendukung kebijakan Terdapat 2-3 petugas keamanan Respon Afektif Di sepanjang jalan Raya Mawar telah berdiri 2-3 jembatan penyebrangan

membangun fasilitas umum: jembatan penyebrangan

Tempat : Pom bensin dan halte di jalan Raya Mawar Penanggung jawab: perawat komunitas

pembuatan jembatan penyebrangan di jalan Raya Mawar.

setempat yang mengatur serta menertibkan pengendara bermotor dan penyebrang jalan yang menyebrang di sembarang tempat.

Mengadakan partnership dengan dinas kepolisian setempat dalam sosialisasi penggunaan jalan raya untuk pengendara kendaraan bermotor dan untuk pejalan

partnership

Melakukan kolaborasi dan kerjasama dengan dinas kepolisian setempat untuk sosialisasi penggunaan jalan raya, baik untuk

Respon Afektif

Pengendara motor dan pejalan kaki dapat melintasi jalan raya dengan tertib

Mengadakan partnership dengan dinas kepolisian setempat dalam sosialisasi penggunaan jalan raya untuk pengendara kendaraan bermotor dan untuk pejalan kaki.

kaki.

pengendara kendaraan bermotor dan untuk pejalan kaki.

Terbentuknya pos gawat darurat kecelakaan lalu lintas dan kader kesehatan untuk pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan lalulintas

Proses kelompok

Membuat kader kesehatan dan pos kecelakaan lalu lintas di daerah rawan kecelakaan di jalan raya mawar. Kader ini yang nantinya diberikan pembekalan oleh perawat

Respon afektif dan psikomotor

60% kader yang di bentuk bersedia melaksanak an tugasnya dan mengerti pentingnya diadakan pertolongan pertama pada kecelakaan.

Terbentuknya pos gawat darurat kecelakaan lalu lintas dan kader kesehatan untuk pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan lalu lintas

tentang pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan lalu lintas. Referensi : Brooker, C. (2008). Ensiklopedian keperawatan(Andry Hartono, Brahm U. Pendit, dan Dwi Widiatiti, Penerjemah). Jakarta: EGC. Ahern, N. R&Wilkinson, J. M. (2012). Buku Saku Diagnosis Keperawatan: Diagnosis NANDA, Intervensi NIC, Kriteria hasil NOC (ed 9.). Jakarta: EGC Carpenito, Lynda Juall.(2010). Nursing diagnosis application to clinical practice 13 edition. Philadelphia Nanda International. (2012). Prentice Hall Nursing Diagnosis Handbook [Terj]. New Jersey: Pearson Education.