Anda di halaman 1dari 3

Teknik Pengolahan Minyak Bumi

Kata Kunci: Blending, Desalting, Distilasi, Fraksi Hidrokarbon yang Didapatkan dari Distilasi Bertingkat, polimerisasi, Reforming, Teknik Pengolahan Minyak Bumi, Treating Ditulis oleh Budi Utami pada 0 !0"! 0##
Di $ndonesia, sumber minyak bumi terdapat di daerah!daerah %&eh, 'umatra Utara, Riau, $rian (aya, )alimantan, dan sebagian ada di pulau (a*a, yaitu +epu dan beberapa daerah lain, Biasanya kandungan minyak bumi ini ada pada - . / km di ba*ah permukaan tanah, Untuk itu proses pengambilannya dengan menggunakan sumur!sumur bor yang senga0a dibuat, Beberapa di antaranya karena sumber minyak bumi ada di dasar laut, maka pengeboran dilakukan di laut, Minyak mentah yang dihasilkan ditampung dalam kapal tanker atau dialirkan melalui pipa ke stasiun tangki atau kilang minyak, Minyak mentah atau yang biasa disebut dengan crude oil ini berbentuk &airan kental hitam dan berbau kurang sedap, yang selain mengandung kotoran, 0uga mengandung mineral!mineral yang larut dalam air, Minyak ini belum dapat digunakan untuk bahan bakar atau berbagai keperluan lainnya, tetapi harus melalui pengolahan terlebih dahulu, Minyak mentah ini mengandung sekitar 100 0enis hidrokarbon dengan 0umlah atom karbon # . 10, Pada prinsipnya pengolahan minyak bumi dilakukan dengan dua langkah, yaitu desalting dan distilasi, A. Desalting Proses desalting merupakan proses penghilangan garam yang dilakukan dengan &ara men&ampurkan minyak mentah dengan air, tu0uannya adalah untuk melarutkan 2at!2at mineral yang larut dalam air, Pada proses ini 0uga ditambahkan asam dan basa dengan tu0uan untuk menghilangkan senya*a!senya*a selain hidrokarbon, 'etelah melalui proses desalting, maka selan0utnya minyak akan men0alani proses distilasi, B. Distilasi Minyak mentah yang telah melalui proses desalting kemudian diolah lebih lan0ut dengan proses distilasi bertingkat, yaitu &ara pemisahan &ampuran berdasar perbedaan titik didih, Fraksi!fraksi yang diperoleh dari proses distilasi bertingkat ini adalah &ampuran hidrokarbon yang mendidih pada inter3al 4 range5 suhu tertentu, Proses distilasi bertingkat dan fraksi yang dihasilkan dari distilasi bertingkat tersebut dapat digambarkan sebagai berikut,

Diagram menara fraksionasi 4distilasi bertingkat5 untuk penyulingan minyak bumi, Pandangan irisan menun0ukkan bagaimana fasa uap dan &airan di0aga agar selalu kontak satu sama lain, sehingga pengembunan dan penyulingan berlangsung menyeluruh sepan0ang kolom,

Fraksi Hidrokarbon yang Didapatkan dari Distilasi Bertingkat


Fraksi 6as 9ter petroleum Bensin Minyak tanah Minyak gas, bakar, dan diesel Minyak!minyak pelumas, gemuk, 0eli petroleum Jumlah Atom C +# . +1 +1 . +: +1! +# +# . +#7 +#1 . +#" Titik Didih !#7/ 8+ . -0 8+ -0 8+ . ;0 8+ -0 8+ . 00 8+ #:1 8+ . :1 8+ 10 8+ . /00 8+ Kegunaan bahan bakar gas pelarut, binatu kimia bahan bakar motor minyak lampu, bahan bakar kompor bahan bakar mesin diesel

+#7 ke atas

-10 8+ ke atas

pelumas

Parafin 4lilin5 Ter )okas petroleum

+ 0 ke atas

lilin gere0a, pengendapan air bagi meleleh 1 8+ . 1: kain, korek api,dan 8+ penga*etan residu residu aspal buatan bahan bakar, elektrode

Fraksi!faksi yang didapatkan setelah proses distilasi selan0utnya diolah lebih lan0ut dengan proses reforming, polimerisasi, treating, dan blending, #, Reforming Reforming merupakan suatu &ara pengubahan bentuk, yaitu dari rantai lurus men0adi ber&abang, Proses ini digunakan untuk meningkatkan mutu bensin,

, Polimerisasi Polimerisasi merupakan suatu &ara penggabungan monomer 4molekul molekul sederhana5 men0adi molekul! molekul yang lebih kompleks, -, Treating Treating merupakan proses penghilangan kotoran pada minyak bumi, /, Blending Blending merupakan proses penambahan 2at aditif,