Anda di halaman 1dari 12

Bab 1 Dasar-dasar Mesin Elektrik

Definisi : Mesin elektrik suatu alat konverter yang mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga elektrik (generator) atau sebaliknya mengubah tenaga elektrik menjadi tenaga mekanik (motor) dgn prinsip elektromagnetik.

Bagan mesin elektrik :

Prinsip dasar : elektro-magnetik Stator dan rotor dipisahkan oleh celah udara (air gap)

Peran dan Fungsi Medan Magnet dalam Konversi Sebagai energi penghubung (energy link) atau media. Contoh aplikasi :

Fungsi dari medan magnet dalam mesin listrik adalah : a. Menginduksikan tegangan (berdasarkan Hk. Faraday)

Dimana : e = tegangan induksi (Volt) B = kerapatan fluksi (Tesla atau Weber/m2) l = panjang konduktor (m) V = kecepatan gerak konduktor (m/det) Kaidah Tangan Kanan : - Fluksi datang tegak lurus pada telapak tangan kanan. - Arah gerak dinyatakan oleh arah ibu jari tangan kanan. - Arah tegangan dinyatakan oleh jari tengah tangan kanan.

Konsep Generator elektrik

b.

Menghasilkan gaya ( Hk. Biot Savart) Besar gaya yang dialami konduktor dinyatakan oleh : F=BIl Dimana : F = gaya yang bekerja pada konduktor I = arus yang mengalir dalam konduktor (A)

Kaidah Tangan Kiri - Fluksi datang tegak lurus pada telapak tangan kiri.
- Arah arus dinyatakan oleh jari tengah tangan kiri. - arah gerak dinyatakan oleh arah ibu jari tangan kiri.

Konsep dari motor lstrik

Konsep Rangkaian Magnet


Arus listrik (i) dialirkan melalui penghantar yg dibelitkan pada inti besi yang berbentuk cincin toroidal, akan menghasilkan medan magnet yang sebanding dengan jumlah lilitan ( N ) dikalikan dgn besaran arus listrik ( i).
Ampere-turn Ni dikenal dgn gaya gerak magnet (ggm) dan dinyatakan dgn notasi F.

F = Ni

ampere-turn

Ggm adl perbedaan potensial magnet yang cenderung menggerakkan fluks di sekitar cicin toroidal. Gerak fluks di sekitar cincin, selain ditentukan oleh ggm, juga merupakan fungsi dari tahanan inti besi yang membawa fluks tsb. Tahanan inti besi ini disebut reluktansi

= F/ weber = l/( A) ampere-turn/webwr


dimana : l = panjang (m) = permeabilitas (H/m)

Kurva Magnetisasi
B

F F F H weber / m 2 A A(l / A) l
ampere turn / m

F Ni l l

Keuntungan menggunakan bahan feromagnet sebagai inti besi dimungkinkan memperoleh fluks yang sangat berlipat ganda untuk ggm tertentu.

Intensitas Medan Magnet Hk. Ampere


Hk. Ampere menyatakan bhw integral keliling kuat medan magnet berbanding lurus dgn besar arus listrik yang terkurung oleh integral keliling itu.

Dlm proses konversi energi pada mesin dgn elemen bergerak (berputar), pada inti besi (core) terdapat celah udara (air gap). Melalui celah udara dpt berlangsung proses konversi energi (List Mekanik).

Untuk inti yg bercelah udara berlaku hub.

Karena,

maka,

c >> o , maka rangkaian dipengaruhi oleh reluktansi celah udara

Energi dalam Medan Magnet


Energi listrik yg diberikan oleh sumber akan digunakan oleh inti besi beserta belitannya untuk menghasilkan medan magnet. Dgn demikian energi yang diperoleh akan tersimpan dalam medan magnet yang ditimbulkan.

dWE dWF
sedangkan

dWF i d F d
Jadi energi yang tersimpan pada medan magnet adalah

dWF id F d
0

Persm tsb berarti bhw besar energi yang tersimpan dalam medan magnet tsb merupakan suatu luas daerah tertentu, sedangkan luas daerah tsb ditentukan oleh jenis bahan pemagnet inti.

Utk bahan feromagnet, hub ant F dan akan tidak linear (Gambar a). Dr gbr a diket bhw utk kurva menaik oa, jumlah energi yang dibutuhkan sama dgn luas daerah oac. Bila harga F dikembalikan ke harga nolnya (kurva ab), sebagian energi sebesar luas daerah abc akan dilepaskan, sedangkan energi sebesar luas daerah oab hilang sebagai panas (rugi hysterisis). Siklus penuh rugi hysterisis akan membentuk suatu gelang (lingkar tertutup) seperti gambar b.

Untuk rangkaian listrik R-L, dengan tegangan jepit V, berlaku d V Ri Vi dt Ri 2 dt i d dt


t2

atau,

2 Vi dt Ri dt i d t1 t1

t2

t2

t1

artinya : kerja yg dilakukan = panas + energi yg tersimpan dlm medan magnet. Energi dlm medan magnet adl

WF i d i d Ni d
dengan : Ni FH C lC ; d AC dB Jadi, Ni d ( H C lC )( AC dB) (lC AC ) H dB Dgn lC AC adl volume inti magnet, maka Energi tersimpan per-unit volume adl
t1 0 0

t2

W pu

Persm tsb berarti bhw energi dlm medan magnet ditentukan oleh luas daerah yang dibatasi antara kurva magnetasi dan sumbu B atau luas daerah oac (gambar a).

WF HdB lC AC 0