Anda di halaman 1dari 4

MARAGING STEEL

1. Tinjauan Umum Maraging Steel adalah baja (besi paduan) yang dikenal karena memiliki kekuatan yang unggul dan ketangguhan tanpa kehilangan kelenturan (malleability). Baja ini adalah baja spesial yang ter masuk ke dalam baja low-carbon ultra-high-strength steels yang kekuatannya tidak diperoleh dari unsur karbon, melainkan dari presipitasi senyawa inter-metallik. Paduan utamanya adalah 20-25 % nikel dengan sedikit penambahan unsur aluminium, titanium dan niobium dan kekuatannya dapat mencapai 2,5 GPA. Kekuatan Maraging steel ini didapat dari proses austenizing pada temperatur 8500C yang diikuti dengan proses Normalizing (pendinginan udara) hingga temperatur kamar sehingga membentuk lath martensite. Fasa martensit yang didapat memliki kekerasan yang rendah dan merupakan suatu keuntungan karena komponen dapat dimesin secara langsung setelah pendingnan. Penamaan dari baja maraging diciptakan dari kombinasi martensit dan age hardening. Baja Maraging dua kali lebih keras daripada baja stainless dan 85 % lebih murni daripada titanium. Paduan-paduan baja maraging sekeras baja stainless dan 35 % lebih kuat daripada paduan terkeras dari titanium. Pada skala kekerasan Rockwell, kekerasan baja stainless berada pada rentang 23-26, paduan titanium 28-41 dan baja maraging 52-55. Unsur-unsur paduan sekunder yang ditambah ke dalam baja ini untuk menghasilkan presipitasi intermetallik, yang meliputi kobalt, molybdenum dan titanium. Penambahan unsur kromium menghasilkan nilai tahan karat (stainless grade) tahan terhadap korosi. Hal ini juga secara tidak langsung meningkatkan hardenability (kekerasan). Karena Maraging Steel adalah baja karbon rendah sehingga memiliki mampu mesin yang baik seperti yang sudah dijelaskan di atas. Ketika dilakukan proses perlakuan panas dimensi dari paduan telah sedikit berubah, sehingga sering dimesin untuk dimensi akhir. Karena kandungan paduan yang tinggi yang dimiliki oleh Maraging Steel memiliki kekerasan yang tinggi. Baja ini dapat dinitridisasi untuk meningkatkan kekerasan permukaan dan dipoles untuk menyelesaikan permukaan yang halus. Berbagai macam baja Maraging non-stainless cukup untuk menahan korosi, tahan tegangan korosi (stress corrosion) dan Hydrogen Embrittlement. Corrosion resistance dapat ditingkatkan dengan cara kadmium plating atau fosfor plating.

Ketergantungan sifat mekanik baja maraging pada suhu tempering memiliki pola yang sama seperti pada semua paduan presipitasi-hardenable, yaitu sifat yang dapat meningkatkan kekuatan maksimal, setelah terjadi pelunakan. Baja Maraging, yang termasuk ke dalam keluarga Iron-Base Alloys, diperkuat oleh proses transformasi martensit, diikuti oleh proses aging atau precipitation hardening. Stainless steel yang dikeraskan dengan cara presipitasi juga termasuk dalam grup ini. Baja maraging bekerja dengan baik pada komponen elektro-mekanik dimana membutuhkan kekuatan yang sangat tinggi, bersama dengan stabilitas dimensional yang baik saat proses perlakuan panas. Beberapa sifat yang diinginkan pada baja maraging ini adalah: 1. Kekuatan yang sangat tinggi pada temperatur kamar 2. Proses perlakuan panas yang sederhana, yang menghasilkan distorsi yang minimum 3. Ketangguhan patah yang unggul dibandingkan pada baja quenched dan baja

tempered pada tingkat kekuatan yang sama 4. Kandungan unsur karbon yang rendah, yang menghalangi permasalahan saat dekarburasi 5. Bagian ukuran adalah faktor yang penting pada proses hardening 6. Mudah dibuat 7. Mampu las yang baik. Faktor-faktor tersebut menandakan bahwa baja maraging dapat digunakan pada aplikasi seperti shafts (poros) pengganti yang berukuran panjang dan tipis, bagian yang dikarburasi atau dinitridisasi, mengindikasikan kemungkinan digunakan pada aplikasi beban impak yang tinggi dengan siklus yang rendah (high-impact low-cycle load applications) dan subjek komponen pada dampak fatigue seperti pada palu cetak atau kopling. Sifat dari baja maraging jelas mengindikasikan bahwa baja-baja ini mempunyai aplikasi yang potensial dalam komponen mekanik pada mesin pengolah data elektro-mekanik. Pengunaan baja-baja ini pada poros (shaft) yang membutuhkan kendali dimensi yang baik yang diikuti dengan proses perlakuan panas harus diikuti dengan 2 alasan. Pertama, pemeliharaan

dimensi harus lebih mudah karena proses quenching dan tempering tidak begitu perlu. Kedua, data keausan menandakan bahwa ketahanan aus yang sama atau lebih baik dibutuhkan dari baja maraging dibandingkan dengan kebanyakan material umum yang dipakai untuk poros.

2. Aplikasi Baja maraging dianggap sebagai bahan perkakas terbaik. Karena baja maraging memiliki sifat mekanik yang sangat baik seprti kekuatan luluh dan kekuatan tarik yang tinggi. Disamping itu, baja maraging memiliki kekuatan impak, kekuatan lelah (fatigue), kekuatan mampat (compressive strength), ketangguhan, keuletan, kekerasan dan tahan aus yang baik. Baja maraging memiliki karakteristik mampu mesin (machinability) yang sangat baik dan siap dibentuk pada saat pengerjaan dingin maupun pengerjaan panas. Baja maraging tahan terhadap penyebaran crack yang tinggi dan memiliki keterbasahan (wettabilty) dan mampu poles (polishabilty). Untuk perlakuan panas, baja maraging membutuhkan temperatur tungku yang rendah. Penyusutan yang seragam dapat diprediksi yang terjadi selama proses perlakuan panas. Distorsi minimal terjadi selama proses pengerasan secara seksama dan bebas dari pembentukan lapisan-lapisan karburisasi maupun dekarburasi pada permukaannya. Baja maraging memiliki kombinasi yang unik pada kekuatan luluh dan keuatan tariknya yang sangat tinggi, keuletan, dan ketangguhan patah dari material-material ferrous yang pernah ada. Baja maraging dapat menahan kekuatannya hingga di atas 350 derajat centigrade (berskala seratus derajat). Memiliki karbon martensit yang sangat rendah, strukturnya lunak dan siap untuk dimesin. Bisa dilakukan proses pengerasan nitridisasi pada permukaannya. Maraging steel, khususnya diaplikasikan untuk memproduksi misil dan tempat rocket bermotor, model terowongan angin, pegas recoil, flexures, motor AC, komponen roda pendaratan pesawat, pengencang roda gigi/perseneling dengan performa tinggi, alat ekstrusi, cetakan coran dan inti pin (core pins). Komponen mesin seperti poros engkol (crankshaft) dan roda gigi yang bekerja pada temperatur hangat dan pin penembak pada senjata otomatis yang berputar dari panas ke dingin secara berulang kali pada saat dibawah beban yang besar dan impak yang dibuat dari baja maraging.

Produksi misil

rocket motor cases

wind tunnel model

Ac Motor

Pegas Rekoil

Flexures

Extrusion Tools

Crankshafts (poros engkol)

Core Pin