Anda di halaman 1dari 6

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Berdasarkan penelitian World Health Organization (WHO) di seluruh dunia, memperkirakan lebih dari 585.000 ibu per tahunnya meninggal saat hamil atau bersalin, hampir semua kasus kematian ini sebenarnya bisa dicegah. WHO juga melap rkan, sekitar 80! kematian maternal merupakan akibat meningkatnya k mplikasi selama kehamilan, persalinan dan setelah persalinan ("anuaba, #00#). $ngka %ematian &bu ($%&) di &nd nesia telah mengalami penurunan dari '0( per )00.000 kelahiran hidup ada tahun #00# * #00' menjadi ##8 per )00.000 kelahiran pada tahun #00( (+,%&, #00(). -antangan kedepan masih besar, karena target pencapaian penurunan $%& pada tahun #0)5 adalah )0# per )00.000 kelahiran hidup (,epkes, #0)#). "enurut badan pusat statistik (B.+) $%& dipr /insi 0a1a Barat yaitu pada tahun #00( $%& sebanyak '20 per )00.000 kelahiran hidup, leh karena itu diperlukan upaya percepatan yang lebih bermakna, dan kerja keras dari tenaga kesehatan serta masyarakat luas untuk mencapai target ",34s (Millenium Development Goals) (,epkes, #00().

5ebih dari 20 ! kematian ibu disebabkan k mplikasi bstetri, yang sering tak dapat diramalkan pada saat kehamilan. %ebanyakan k mplikasi itu terjadi pada saat atau sekitar persalinan. Banyak di anatara ibu berkateg ri tidak beresik ternyata mengalami k mplikasi dan sebaliknya, diantara ibu yang di kateg rikan berisik , ternyata persalinannya berlangsung n rmal. %arena itu, pendekatan yang dianjurkan adalah menganggap bah1a semua kehamilan itu berisik dan setiap ibu hamil agar mempunyai akses ke pert l ngan persalinan yang aman dan pelayanan bstetri. ,iperkirakan )5 ! kehamilan akan mengalami keadaan risik tinggi dan k mplikasi bstetri, yang dapat membahayakan kehidupan ibu maupun janinnya bila tidak ditangani dengan memadai (+ai6uddin, #007). Berdasarkan penelitian yang dilakukan +e6ita $ryuti 8irmala di ,esa "ekar1angi &bun %abupaten Bandung -ahun #0)) bah1a pengetahuan ibu hamil sebagian besar memiliki pengetahuan cukup, dan meningkat setelah dilakukan pemberian pr m si kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan. .erbedaanya +ebelum pr m si kesehatan dilakukan hanya )9 rang ('7,89!) yang mengetahui tanda bahaya, setelah dilakukan pr m si kesehatan pengetahuan ibu yang baik meningkat menjadi #5 rang (75,8!). B.+ Bidan :$; adalah salah satu pelayanan kesehatan masyarakat yang memberikan berbagai pelayanan bagi ibu hamil, ibu bersalin, ibu ni6as, bayi baru lahir, imunisasi dan %B (%eluarga berencana). .ada bulan 0anuari tahun #0)) jumlah kunjungan ibu hamil yaitu '70 rang ditemukan beberapa masalah tentang

'

tanda bahaya kehamilan diantaranya yang mengalami hiperemesis gra/idarum ada #0 rang, .reeklamsi Berat (.<B) ada 7 rang, ketuban pecah sebelum

1aktunya (%.+W) ada 5 rang dan ab rtus )# rang. &nilah dilihat dari pr 6il data tahun #0)) * #0)# a1al di B.+ Bidan :$;. ,an pada 0anuari * =ebruari #0)# jumlah ibu hamil yang memeriksakan kehamilan sebanyak )0# rang. +trategi yang dilakukan pemerintah sejak tahun )229 telah diperkenalkan buku %&$ dengan bantuan badan kerjasama &nternasi nal 0epang (0&>$). +ecara singkat k nstribusi penting ".+ (Making pregnancy safer) dan buku %&$ (%esehatan &bu dan $nak) bagi tim kesehatan dan pemerintah, di samping bagi masyarakat yang merupakan tujuan utama. Buku kesehatan ibu dan anak lebih kearah membantu masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang kesehatan ibu dan anak, sehingga diharapkan dapat meningkatkan partisipasi mereka dalam meng ntr l kesehatan ibu, selain sebagai buku catatan kesehatan ibu dan anak, alat m nit r kesehatan leh tenaga kesehatan dan alat k munikasi antara tenaga kesehatan dengan pasien (08.%*%?, #002). Berdasarkan studi pendahuluan yang penulis lakukan melalui 1a1ancara terhadap )0 ibu hamil, didapatkan data bah1a terdapat 7 rang yang berstatus ibu rumah tangga, sisanya bekerja, 5 rang yang pendidikannya rendah dan sisanya berpendidikan menengah dan berpendidikan tinggi, 7 rang yang berpengalaman hamil, sisanya baru pertama kali hamil, ternyata pengetahuannya dari )0 ibu hamil, ' rang yang tahu tentang tanda*tanda bahaya kehamilan, ' rang hanya

mengetahui sebagian dan 9 rang tidak tahu sama sekali tentang tanda bahaya kehamilan. Berdasarkan latar belakang diatas, penulis tertarik melakukan penelitian mengenai :3ambaran .engetahuan &bu Hamil -entang -anda*-anda Bahaya %ehamilan Berdasarkan %arakteristik &bu ,i B.+ Bidan :$; -ahun #0)#;.

B. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian diatas memberi gambaran kepada penulis dalam membuat rumusan masalahnya yaitu @ ;Bagaimana .engetahuan &bu Hamil -entang -anda*-anda Bahaya .ada %ehamilan Berdasarkan %arakteristik &bu ,i B.+ Bidan :$; -ahun #0)# A;

C. Tujuan Penelitian 1. Tujuan Umum Bntuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda*tanda bahaya pada kehamilan Berdasarkan karakteristik ibu di B.+ Bidan :$; tahun #0)#. . Tujuan !husus a. Bntuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda*tanda bahaya pada kehamilan berdasarkan usia

b. Bntuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda*tanda bahaya pada kehamilan berdasarkan pendidikan c. Bntuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda*tanda bahaya pada kehamilan berdasarkan pekerjaan d. Bntuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu hamil tentang tanda*tanda bahaya pada kehamilan berdasarkan paritas

D. Man"aat Praktis a. Bagi lahan penelitian (Bidan $lih. W 3a s, $". %eb) .enelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan alam

meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan. b. Bagi pihak pendidikan .enelitian ini diharapkan dapat berman6aat untuk menjadi bahan kajian bagi mahasis1a khususnya dan bagi pihak yang berkepentingan pada umumnya. c. Bagi subjek penelitian .enelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai tanda bahaya kehamilan.

E. Lingku# Penelitian

-empat penelitian ini dilakukan di B.+ Bidan $lih W. 3a s di 0ln. +ekel a yang berl kasi di Bandung, 0a1a Barat. Waktu penelitian dilakukan pada bulan $pril C "ei #0)#.