Anda di halaman 1dari 3

BAB III BAHAN DAN METODE 3.1 3.1.

1 Bahan Tumbuhan Tumbuhan yang akan kita gunakan adalah 2 tumbuhan merambat sejenis ubi jalar dengan varietas KEMB 36 dan Tainurey yang telah diambil dari Institut Pertanian Kenya dengan kualitas terpilih. 3.1.2 Bahan Percobaan Bahan-bahan yang akan kita gunakan untuk membuat media pengkulturan adalah larutan makronutrien, larutan magnesium sulfat, Stanes Iodized Microfood, gula, dan gelrite.

3.2 3.2.1

Metode Persiapan Media Untuk menumbuhkan tumbuhan yang akan kita gunakan, kita memerlukan suplai

makronutrien dan mikronutrien dari media yang akan kita buat. Kali ini kita menggunakan low cost medium dan MS media. Suplai makronutrien kita dapatkan dari kalsium klorit, monopotasium fosfat, potasium nitrat yag steril, dan amonia nitrat, serta kita juga membutuhkan magnesium sulfat untuk bahan media. Sedangkan untuk suplai mikronutrien kita dapatkan dari Stanes Iodized Microfood. Gula juga dibutuhkan sebagai sumber alternatif sukrosa. Untuk low cost medium kita siapkan 100mL/L larutan makronutrien, 10mL/L

larutan magnesium sulfat, 0,2gr/L Stanes Iodized Microfood, 30gr/L gula, dan 3 gr/L gelrite (bahan pemadat seperti agar). Media selanjutnya yaitu MS Media kita siapkan 30gr/L gula dan 3gr/lL gelrite sebagai pengontrol. Lalu langkah selanjutnya adalah sterilisasi kedua media dengan menggunakan autoclave dengan suhu 1210C dan tekanan sebesar 1 atm selama 15 menit. 3.2.2 Persiapan Explan Explan yang kita gunakan dari jaringan yang sehat dari kultur jaringan dan dicuci dengan menggunakan water tap. Kemudian explan di desinfektan dengan 70% v/v ethanol selama 6 menit dan pada 1,5% sodium hipoklorit dengan beberap tetes Tween 20 selama 20 menit. Kemudian explan diblas 4 kali dengan menggunakan air hasil destilasi dan disimpan dalam luminar hood flow dalam kondisi steril. 3.2.3 Inisiasi Kultur Explan yang telah kita siapkan tadi, kita potong atau kta belah dengan pisau dengan panjang 2 cm. Kemudian explan-explan tersebut kita inokulasikan ke dalam media kultur dan kita beri label dengan tipe varietas dan tanggal pengkulturan. Langkah

selanjutnya, kita pindahkan kultur tersebut ke dalam ruang pertumbuhan dan kita inkubasi pada suhu 28oC dengan periode pencahayaan 16 jam dengan cahaya dan 8 jam dalam kegelapan. Kultur diamati secara teratur dan pembentukan daun, perkembangan bonggol, pertumbuhan akar, dan pertambahan ketinggian tanaman dicatat dengan interval 14 hari dari 6 minggu. 3.3 Analisis Data Untuk menganalisis data, kita gunakan STATA, program statistik untuk mengetahui perbedaan antara 2 varietas ubi jalar yang berbeda dengan penghitungan parameter. Pemisahan yang berarti dilakukan dengan uji Tukey pada 5% level signifikan.

Tabel 1. Komposisi Medium Low Cost yang digunakan untuk kultur jaringan ubi jalar

Komponen

Jumlah dalam larutan (g/L)

Jumlah dalam kultur media (g/L)

Jumlah dalam larutan setiap liter media (mL/L)

Makronutrien Kalsium klorit Monopotasium fosfat Potasium nitrat fertilizer Amonium nitrat Magnesium sulfat Garam epsom Mikronutrien Stanes Iodized Microfood Sumber karbon Gula 30 0,2 37 0,37 9 3,5 40 35 0,9 0,35 4 3,5 10 100

Yang ditambahkan ketika persiapan media