Anda di halaman 1dari 4

TELEPON DARURAT

Nomor ... adalah telepon yang dipasang di pos keamanan di terminal teluk lamong PUC kantor, dan dilayani secara prioritas utama 24 jam sehari. Karyawan didorong untuk menghubungi ekstensi 58 (ECOOR) untuk laporan darurat seperti kebakaran, darurat medis, ancaman bom, gempa bumi, atau situasi darurat lainnya. ketika memanggil, bersiaplah untuk memberikan informasi berikut: 1. Nama lengkap dan jabatan dari pelapor. 2. Jenis kejadian yang terjadi. 3. Lokasi kejadian dan jumlah korban (jika terdapat korban jiwa).

PROSEDUR API 1. Ketika kamu melihat titik asap atau api: menjauh dengan tenang, minta pertolongan dengan meneriakan (api, api, api). 2. dalam kasus api memiliki potensi untuk menjadi pemadam: a. Coba menerobos keluar dengan menggunakan pemadam kebakaran terdekat. b. Tutup semua pintu di sekitar lokasi yang terdapat api. c. peringatkan dengan segera setiap personil di lokasi kejadian untuk meninggalkan lokasi tersebut.

3. Jika api tidak dapat dikendalikan atau sulit untuk diatasi: a. Hubungi ... Pos Keamanan atau ... (Jawatan Pemadam Kebakaran) b. Hubungi operator ... untuk menyampaikan informasi mengenai kebakaran ini ke masing-masing departemen. 4. Suatu pengumuman dari manajemen Terminal Teluk Lamong akan dilakukan apabila ada evakuasi (mengikuti petunjuk tanggap darurat dan pedoman evakuasi). 5. Lakukan dan Jangan Lakukan: a. Menggunakan tanga dan menuju ke pelataran parkir b. Jangan Panik dan Jangan Berlari c. Pemilik mobil pribadi dilarang untuk menggunakan mobilnya.

d. Jika terperangkap di asap yang tebal, ambillah nafas yang pendek/singkat, tutup mulut anda dan maju dengan hati-hati dengan saputangan atau kain dan membungkuk atau merayap untuk meloloskan diri dari asap. Pada umumnya udara lebih baik pada ketinggian 2 sampai 4 kaki dari atas lantai.

GEMPA BUMI 1. Berlindung dibawah meja atau tempat lain dari mebel substansil, yang akan memberi perlindungan dan ruang udara. 2. Mencari suatu kolom bangunan, yang tidak potensial kejatuhan benda di lantai dimana anda sedang bekerja. Selalu berpikir cepat untuk menempatkan diri di suatu lokasi yang aman pada saat anda merasakanterjadinya gempa bumi. Tindakan itu berarti anda menyelamatkan diri ditempat yang aman dan terhindar dari kejathan potongan dari langit-langit. 3. Pintu tangga darurat dianggap sebagai sebagai area ang aman dari kejatuhan benda. 4. Menghindari jendela, rak buku, lampu pagu/ langit-langit, lemari penyimpanan surat-surat dan benda lain yang berat, yan dapat menima dan melukai anda. 5. Menunggu instruksi lebih lanjut.

6. Jangan panik. 7. Jika anda berada diluar, menjauhlah dari bangunan gedung. 8. Jika anda berada didalam mobil di area parkir, tetap berada disitu.

KEADAAN DARURAT MEDIS Apabila ada orang sakit atau luka-luka dari karyawan atau pengunjung diarea Lokasi: 1. Hubungi QHSSE Dept. untuk area kerja dan supervisor anda. 2. Untuk kecelakaan yang serius, hubungi bagian Emergency. Dengan menyebutkan informasi berikut: Nama lengkap dan jabatan dari pelapor Nama, jenis kelamin dan umur, kondisi dari orang yang sakit (sadar, bernafas tanpa bantuan, pendarahan, taksadar, dll) Penempatan yang tepat dari orang yang sakit.

Pertolongan pertama dari PT Terminal Teluk Lamong atau client akan ke lokasi kejadian: a. Menstabilkan koran dilokasi kejadian maupun menangani korban diruangan First Aid. b. Jika perlu, memanggil mobil ambulan untuk dibawa kerumah sakit. c. Untuk selain karyawan, dalam hal ini yang luka serius, menghubungi ... Area Gersik: RS. Semen Gersik (031-3987840) Area Surabaya: RS. PHC (031-3294801-03) RS. Dr. Soetomo (031-5020079 / 031-5501111)

PROSEDUR EVAKUASI 1. Pelaksanaan perintah pengungsian akan diumumkan melalui Public Addressor pada umumnya bersamaan dengan pengaktifan alarm keadaan darurat. 2. Meninggalkan gedung / bangunan secepatnya dengan mengikuti instruksi dari fire warden via Pintu Darurat. Jangan kembali ke gedung untuk alasan apapun sampai ada perintah dari fire warden. 3. Turun dengan santai melalui jalur pengungsian, mengikuti tanda JALAN KELUAR. JANGAN PANIK. Saling tolong menolong untuk memastikan keselamatan dalam pengungsian. 4. Jika anda mempunyai tamu, Itu adalah anggung jawab anda untuk memeastikan bahwa tamu tersebut memetuhi prosedur ini 5. Bagi karyawati mestinya tidak memakai Kaus kaki dan sepatu yang tinggi pada saat pengungsian. 6. Orang yan hamil atau orang cacat jasmani perlu meminta bantuan kepada fire warden. 7. Semua berkumpul di tempat berkumul yang di tunjuk / assembly poin (mengacu pada Petunjuk Pintu Darurat pada masing-masing ruangan). 8. Jangan mengemudi kendaraan anda keluar dari pelataran parkir. 9. Semua karyawan harus secepatnya melaporkan kepada manajer / Dept. Head mereka ditempat pengumpulan / Aassembly point dan menantikan instruksi lebih lanjut. Manajer / Dept. Head bertanggung jawab kepada kelompok mereka, termasuk yang hilang dan / atau orang-orang yang terluka. 10. Fire warden akan mengumpulkan semua laporan dari masing-masing head termasuk yanv hilang dan/atau orang-orang yang terluka dari masing-masing manajer / Dept. Head dan membicarakan dengan Pemimpin Keadaan Darurat atau ada permintaan lain untuk tindakan lebih lanjut.

11. Fire warden akan mengumumkan dan dibari saran dari Pemimpin Keadaan Darurat. 12. Tolong astkan bahwa anda mengetahui dan membiasakan diri anda dengan rute jalan keluar dan jalan alternatif lain. PERTOLONGAN PERTAMA (FIRST AIDER) Peran dan tanggung jawab dari First Aider : 1. Untuk memberikan perhatian secara cepat terhadap karyawan/ti yang terluka atau tiba-tiba sakit apabila bantuan medis tidak ada atau tertunda. 2. Untuk menghindari keasalahan yang sering dibuat oleh orang yang tidak terlatih dalam membantu orang yang terluka atau orang yang tiba-tiba sakit. Dalam hal penyakit atau luka-luka dari karyawan atau pegunjung, salah dari dari First Aider dan supervisor masing-masin akan dihubungi dengan cepat oleh karyawan lain untuk melihat hal itu. Apabila ada yang terluka / penyakit yang serius bisa menghubungi: .

PROSEDUR TERHADAP ANCAMAN BOM model ancaman pengeboman bisa melalui telepon / pesan, suatu paket yang mencurigakan, atau suatu surat / paket bom. 1. Tenang jangan panik 2. Hubungi : 3. Manajemen akan membuat suatu pengumuman untuk semua karyawan mengenai ancaman tersebut. Karyawan diminta untuk mengikuti perintah lebih lanjut dari Manajemen. 4. Melakukan suatu pemeriksaan dan observasi yang cepat dari area kantor terhadap objek yang mencurigakan. Jangan menyentuh atau mencoba untuk memindahkan objek tersebut. 5. PADA SAAT MENERIMA SUATU ANCAMAN PENGEBOMAN a. Ketika anda menerima suatu ancaman pengeboman, karyawan akan menelidiki informasi sebanyak mungkin. b. Mencoba melibatkan si penelepondalam percakapan untuk memperoleh informasi sebanak mungkin. c. Ketika ancaman sudah selesai, cepat menghubungi ...

d. Operator telepon akan menghubungi pimpinan Security / Keamanan atau pemimpin keadaan darurat untuk menginformasikan ancamam pengeboman tersebut. e. Jangan mencoba untuk menemukan bom tersebut, tetapi persiapkan evakuasi dari gedung (sesuai dengan prosedur evakuasi). 6. PADA SAAT MENEMUKAN Suatu SURAT / PAKET yang MENCURIGAKAN a. Hubungi ... dan menginformasikan ke Security/Keamanan yang paling dekat. b. Jangan sentuh atau mencoba untuk memindahkan objek tersebut.; bagaimanapun, amati denga cepat dan ingat karakteristik dari surat atau paket tersebut. c. Jika surat / paket sudah terlanur diterima taruhlahdengan hati-hati di permukaan yang stabil & paling dekat. Segera tinggalkan lokasi tersebut, diharapkan karyawan lain juga melakukan hal yang sama dan pastikan bahwa tidak ada satupun yang memamasuki area tersebut sampai petugas keamanan mengatakan bahwa tempat tersebut aman

HOUSEKEEPING 1. Setiap paginya, sebelum memulai kerja crew housekeeping dan supervisor housekeeping melakukan toolbox meeting untuk membahas mengenai cara kerja yang aman. 2. Setiap harinya, crew housekeeping menangani pekerjaannya yang sama dengan jobdescription mereka. 3. Crew housekeeping diharuskan mengisi cleaning note form setiap kali mereka selesai membersihkan toilet/kamar mandi umum. 4. Supervisor ousekeeping memberikan persetujan atas bahan-bahan yang dibutuhkan creew housekeeping seperti laundry checklist, peralatan kerja, bahan pembersih, sabun, tiolet kamar mandi, dll 5. Crew housekepping membuat order peralatan dan bahan ke storeman meliputi laundry checklist, peralatan kerja, bahan pembersih, sabun, toilet tissue, dll menggunakan form nonstaff/mess/kitchen request yang telah ditandatangani oleh supervisor housekeeping. 6. Supervisor housekeeping mengawasi pekerjaan crewnya melalui form order/kritik/saran yan diambil dari kamar klien, kerusakan atau masalah yang perlu ditindak lanjuti. 7. Untuk kerusakan kecil dapat diperbaiki oleh supervisor housekeeping dan maintenance. Namun, jika kerusakan besar, maka supervisor housekeeping akan melaporkan ke resepsionis untuk di tindak lanjuti oleh camp controller atau memberikan kamar lai pada tamu tersebut. 8. Untuk memastikan bahwa setiap kamar dalam keadaan baik, supervisor haousekeeping akan melakukan pengecekan setiap hari secara ramdom bedasrakan accomodation cleaning checklist. 9. Dalam melalkukan pengecekan kamar, supervisor mengutamakan pada kamar-kamar yang terisi hari ini. Informasi didapat dari resepsionis. 10. Ruangan yang akan digunakan oleh tamu harus dicek kebersihannya (dinding, langit-langit, lantai, closet, washbasin, dan shower), kelengkapannya (handuk, sabun, tisu, form meal/beverage), fasilitas (AC, lampu, pintu, dan shower dapat bekerja dengan baik). 11. Ruangan yang telah disiapkan harus dikunci dan kuncinya diberikan ke supervisor housekeeping. Namun, bila ruangan akan digunakan oleh tamu maka ruangan tersebut dibiarkan tidak terkunci.