Anda di halaman 1dari 31
KODE MK: IKF 207 KODE MK: IKF 207 DOSEN: DR.dr. BM.WARA KUSHARTANTI MS DOSEN: DR.dr. BM.WARA
KODE MK: IKF 207
KODE MK: IKF 207
DOSEN: DR.dr. BM.WARA KUSHARTANTI MS
DOSEN: DR.dr. BM.WARA KUSHARTANTI MS
RUANG LINGKUP RUANG LINGKUP • BIOKIMIA adalah ilmu yang mempelajari segala bentuk perubahan molekul atau perubahan
RUANG LINGKUP
RUANG LINGKUP
• BIOKIMIA adalah ilmu yang
mempelajari segala bentuk perubahan
molekul atau perubahan struktur kimia
yang terjadi pada makhluk hidup.
• BIOKIMIA merupakan ilmu kimia yang
mempelajari dinamika dari struktur
biologis makhluk hidup
PROSES BIOKIMIA PROSES BIOKIMIA • Proses biokimia yang utama akan dipelajari adalah proses pembentukan energi yang
PROSES BIOKIMIA
PROSES BIOKIMIA
• Proses biokimia yang utama akan dipelajari
adalah proses pembentukan energi yang
merupakan salah satu ciri penting makhluk
hidup.
• ADA DUA PROSES DASAR:
1. Proses penyerapan nutrisi dari sistem
pencernaan (karbohidrat, protein, lemak,
vitamin dan air)
2. Proses pertukaran udara pada sistem
pernafasan (O2 & CO2)
Segala bentuk perubahan yg terjadi pd diri makhluk
hidup disebut proses “METABOLISME”.
• Makhluk hidup tersusun atas molekul-molekul yg rumit, teratur, terkoordinasi, kompleks dan sistematis. • Setiap komponen
• Makhluk hidup tersusun atas molekul-molekul yg
rumit, teratur, terkoordinasi, kompleks dan
sistematis.
• Setiap komponen makhluk hidup mempunyai
tujuan dan fungsi tertentu
• Memiliki kemampuan mempertahankan hidup dg
mengambil energi dari lingkungannya (udara,
nutrisi nabati & hewani, sinar matahari)
• Sifat yg paling istimewa kemampuan bereplikasi
dg mempertahankan sifatnya pada keturunannya
SKEMA STRUKTUR ORGANISASI BIOLOGIS SKEMA STRUKTUR ORGANISASI BIOLOGIS MOLEKULER MAKHLUK HIDUP MOLEKULER MAKHLUK HIDUP MAKHLUK HIDUP
SKEMA STRUKTUR ORGANISASI BIOLOGIS
SKEMA STRUKTUR ORGANISASI BIOLOGIS
MOLEKULER MAKHLUK HIDUP
MOLEKULER MAKHLUK HIDUP
MAKHLUK HIDUP
SISTEM ORGAN
ORGAN
JARINGAN
SEL
INTI SEL
MEMBRAN SEL
SITOSKELETON
SITOPLASMA
INCLUSION BODIES
ORGANELA
STRUKTUR MAKRO MOLEKUL
DNA-RNA, PROTEIN, LEMAK, POLISAKARIDA
UNIT PEMBANGUNAN
(ASAM AMINO, GLUKOSA, ASAM LEMAK, ADENIN DLL)
SEL SEBAGAI KESATUAN SEL SEBAGAI KESATUAN && FUNGSIONAL FUNGSIONAL TERKECIL MAKHLUK HIDUP TERKECIL MAKHLUK HIDUP •
SEL SEBAGAI KESATUAN
SEL SEBAGAI KESATUAN && FUNGSIONAL
FUNGSIONAL
TERKECIL MAKHLUK HIDUP
TERKECIL MAKHLUK HIDUP
Sel dpt diibaratkan sbg tabung reaksi bagi segala jenis
proses biokimia yg terjadi pada seluruh tubuh
Sel merupakan suatu kesatuan struktural & fungsional
terkecil dari makhluk hidup
Ada 2 jenis sel:
a. Sel prokariot (memiliki inti sel & sitoplasma)
b. Sel eukariot (memiliki inti sel, sitoplasma &
membran inti)
Yang membedakan jenis sel yg satu dg lainnya adalah:
ukuran, proporsi, bentuk & fungsinya.
Proses biokimia berlangsung di dlm inti sel, sitoplasma
& membran sel.
JARINGAN DASAR JARINGAN DASAR MAKHLUK HIDUP MAKHLUK HIDUP 1. JARINGAN EPITEL 2. JARINGAN IKAT 3. JARINGAN
JARINGAN DASAR
JARINGAN DASAR
MAKHLUK HIDUP
MAKHLUK HIDUP
1.
JARINGAN EPITEL
2.
JARINGAN IKAT
3.
JARINGAN OTOT
4.
JARINGAN SARAF
CIRI CIRI--CIRI CIRI JARINGAN JARINGAN EPITEL EPITEL • Sel & substansi interselulernya tersusun berderet-deret, rapat, selapis
CIRI
CIRI--CIRI
CIRI JARINGAN
JARINGAN EPITEL
EPITEL
• Sel & substansi interselulernya
tersusun berderet-deret, rapat, selapis /
beberapa lapis di atas membrana
basalis.
• Fungsi utamanya sbg pelapis organ
bgn dalam (pelindung & absorbtif)
• Fungsi lain sbg kelenjar atau penghasil
sekret.
CIRI CIRI--CIRI CIRI JARINGAN JARINGAN IKAT IKAT • Jaringan ikat merupakan jaringan yang paling luas terdiri
CIRI
CIRI--CIRI
CIRI JARINGAN
JARINGAN IKAT
IKAT
• Jaringan ikat merupakan jaringan yang paling
luas terdiri atas:
a. Jaringan ikat sejati berupa serabut
b. Jaringan ikat cair berupa darah
c. Jaringan ikat tulang rawan & tulang
keras
• Fungsi utama jaringan ikat adalah menyatukan
berbagai jenis bgn dlm tubuh (parenkim atau
penyatu setiap organ)
CIRI CIRI JARINGAN OTOT CIRI- CIRI--CIRI CIRI -CIRI CIRI JARINGAN OTOT JARINGAN JARINGAN OTOT OTOT •
CIRI CIRI JARINGAN OTOT
CIRI-
CIRI--CIRI
CIRI
-CIRI
CIRI JARINGAN OTOT
JARINGAN
JARINGAN OTOT
OTOT
• Jaringan otot memiliki kemampuan
kontraksi
• Jernigan otot terdiri atas sel dan
substansi intersel berupa jaringan ikat
yang mengandung protein-protein
kontrakti yaitu: aktin dan miosin.
CIRI CIRI--CIRI CIRI JARINGAN JARINGAN SARAF SARAF • Jaringan saraf merupakan sistem saraf yg terdiri atas:
CIRI
CIRI--CIRI
CIRI JARINGAN
JARINGAN SARAF
SARAF
• Jaringan saraf merupakan sistem saraf
yg terdiri atas:
a. Sel saraf (neuron)
b. Sel penunjang saraf (neuroglia)
• Sel saraf merupakan sel utama yg
mampu menjalankan fungsi utama
sistem saraf yakni penghantar impuls.
SIKLUS KARBON & OKSIGEN SIKLUS KARBON & OKSIGEN GLUKOSA OKSIGEN SEL FOTOSINTETIK (PENANGKAPAN ENERGI UV) SEL
SIKLUS KARBON & OKSIGEN
SIKLUS KARBON & OKSIGEN
GLUKOSA
OKSIGEN
SEL FOTOSINTETIK
(PENANGKAPAN ENERGI UV)
SEL HETEROTROFIK
(PEMBENTUKAN ENERGI)
H2O
CO2
SKEMA DASAR METABOLISME SKEMA DASAR METABOLISME SKEMA DASAR METABOLISME SKEMA DASAR METABOLISME KARBOHIDRAT KARBOHIDRAT KARBOHIDRAT KARBOHIDRAT
SKEMA DASAR METABOLISME
SKEMA DASAR METABOLISME
SKEMA DASAR METABOLISME
SKEMA DASAR METABOLISME
KARBOHIDRAT
KARBOHIDRAT
KARBOHIDRAT
KARBOHIDRAT
ASAM ANINO & GLISEROL
2
4
GLUKOSA
GLIKOGEN
4
1
3
PIRUVAT & LAKTAT
KETERANGAN
ASETIL KoA
1.
Proses glikolisis
2.
Proses glikogenesis
3.
Proses glikogenolisis
4.
Prosesglukoneogenesis
GLUKOSA (6C) GLUKOSA (6C) GLUKOSA PHOSPHAT (6C GLUKOSA PHOSPHAT (6C--P) P) FRUKTOSA 6 D P (6C
GLUKOSA (6C)
GLUKOSA (6C)
GLUKOSA PHOSPHAT (6C
GLUKOSA PHOSPHAT (6C--P)
P)
FRUKTOSA 6 D P (6C
FRUKTOSA 6 D P (6C--P)
P)
2
2
MOL TRIOSA PHOSPHAT (3C
MOL TRIOSA PHOSPHAT (3C--P)
P)
PIRUVAT (3C)
PIRUVAT (3C)
GLUKOSA GLUKOSA GLUKOSA 66 PHOSPHAT GLUKOSA PHOSPHAT GLUKOSA 1 P GLUKOSA 1 P URIDIN DIPHOSPHAT GLUKOSA
GLUKOSA
GLUKOSA
GLUKOSA 66 PHOSPHAT
GLUKOSA
PHOSPHAT
GLUKOSA 1 P
GLUKOSA 1 P
URIDIN DIPHOSPHAT GLUKOSA (UDPG)
URIDIN DIPHOSPHAT GLUKOSA (UDPG)
1,4 GLUKOSIL UNIT
1,4 GLUKOSIL UNIT
GLIKOGEN
GLIKOGEN
GLIKOGENOLISIS GLIKOGENOLISIS Pemecahan glikogen menjadi glukosa Pemecahan glikogen menjadi glukosa Pada otot proses dilanjutkan dg glikolisis
GLIKOGENOLISIS
GLIKOGENOLISIS
Pemecahan glikogen menjadi glukosa
Pemecahan glikogen menjadi glukosa
Pada otot proses dilanjutkan dg glikolisis
Pada otot proses dilanjutkan dg glikolisis
Merupakan kebalikan dr glikogenesis
Merupakan kebalikan dr glikogenesis
Ada 3 enzim untuk glikogenesis:
Ada 3 enzim untuk glikogenesis:
-- fosforilase
fosforilase
-- transferase
transferase
-- debranching
debranching enzyme
enzyme
GLUKONEOGENESIS GLUKONEOGENESIS Proses pembentukan glukosa dr bahan Proses pembentukan glukosa dr bahan selain glikogen selain glikogen
GLUKONEOGENESIS
GLUKONEOGENESIS
Proses pembentukan glukosa dr bahan
Proses pembentukan glukosa dr bahan
selain glikogen
selain glikogen
Diperlukan pd saat glukosa diet tdk
Diperlukan pd saat glukosa diet tdk
mencukupi
mencukupi
Terjadi kerena glukosa dibutuhkan terus
Terjadi kerena glukosa dibutuhkan terus
menerus untuk energi di saraf & eritrosit
menerus untuk energi di saraf & eritrosit
Membentuk jaringan adiposa
Membentuk jaringan adiposa
Energi otot dlm keadaan anaerob
Energi otot dlm keadaan anaerob
Rekursor gula susu di kelenjar mamae
Rekursor gula susu di kelenjar mamae
Berfungsi menyeimbangkan produk
Berfungsi menyeimbangkan produk
metabolisme: laktat, propionat, glyserol
metabolisme: laktat, propionat, glyserol
Organ yg bertanggung jawab ginjal & hati
Organ yg bertanggung jawab ginjal & hati
PROTEIN PROTEIN Makro molekul 50%50% berat sel Makro molekul berat sel Gugus pembangun 2020 mcm asam
PROTEIN
PROTEIN
Makro molekul 50%50% berat sel
Makro molekul
berat sel
Gugus pembangun 2020 mcm asam amino
Gugus pembangun
mcm asam amino
Jenis protein:
Jenis protein:
1.
1.
Protein enzim: punya aktivitas katalisa
Protein enzim: punya aktivitas katalisa
PProrotteeiinn ttranspor
ransportt:: gglloobi
bin,
n, lilipopro
poprotteeiinn
3.
3.
Protein kontraktil: aktin, miosin
Protein kontraktil: aktin, miosin
4.
4.
Protein struktural: kolagen, elastin, keratin
Protein struktural: kolagen, elastin, keratin
5.
5.
Protein pertahanan: anti bodi, fibrinogen
Protein pertahanan: anti bodi, fibrinogen
6.
6.
Protein hormon: insulin, tiroksin
Protein hormon: insulin, tiroksin
SKEMA SUMBER PENGGUNAAN && HASIL SKEMA SUMBER PENGGUNAAN HASIL AKHIR METABOLISME PROTEIN AKHIR METABOLISME PROTEIN PROTEIN
SKEMA SUMBER PENGGUNAAN && HASIL
SKEMA SUMBER PENGGUNAAN
HASIL
AKHIR METABOLISME PROTEIN
AKHIR METABOLISME PROTEIN
PROTEIN DIET
PROTEIN DIET
PROTEIN
PROTEIN TUBUH
TUBUH
TRANSAMINASI SIKLUS KREB
TRANSAMINASI
SIKLUS KREB
ASAM AMINO
ASAM AMINO
PENGGUNAAN
PENGGUNAAN
GLUKOSA
GLUKOSA
DERIVAT NON PROTEIN
DERIVAT NON PROTEIN
PROTEIN, PURIN, PIRIMIDIN
PROTEIN, PURIN, PIRIMIDIN
UREA
UREA
HORMON, LIPID, ENZIM
HORMON, LIPID, ENZIM
CO2
CO2
NH3
NH3
BENDA KETON
BENDA KETON
ASAM AMINO ASAM AMINO Asam amino esensial: treonin, Asam amino esensial: treonin, metionin, lysin, isoleucin, valin,
ASAM AMINO
ASAM AMINO
Asam amino esensial: treonin,
Asam amino esensial: treonin,
metionin, lysin, isoleucin, valin,
metionin, lysin, isoleucin, valin,
phenilalanin, triptophan
phenilalanin, triptophan
Asam amino semiesensial: arginin,
Asam amino semiesensial: arginin,
histidin
histidin
Asam amino non esensial: alanin,
Asam amino non esensial: alanin,
asparagin, aspartat, glutamin, asam
asparagin, aspartat, glutamin, asam
glutamat, prolin, serin glisin, cystein,
glutamat, prolin, serin glisin, cystein,
tyrosin, hydroksilisin, hydroksiprolin..
tyrosin, hydroksilisin, hydroksiprolin
METABOLISME ASAM AMINO METABOLISME ASAM AMINO Empat proses metabolisme asam amino: Empat proses metabolisme asam amino:
METABOLISME ASAM AMINO
METABOLISME ASAM AMINO
Empat proses metabolisme asam amino:
Empat proses metabolisme asam amino:
Biosintesis
Biosintesis
Katabolisme
Katabolisme gguuggusus nitro
nitroggenen asam amino
asam amino
Katabolisme rangka karbon asam amino
Katabolisme rangka karbon asam amino
Perubahan asam amino menjadi produk
Perubahan asam amino menjadi produk
khusus
khusus
A. BIOSINTESIS ASAM AMINO DARI SENYAWA A. BIOSINTESIS ASAM AMINO DARI SENYAWA ANTARA AMFIBOLIK (CONTOH) ANTARA
A. BIOSINTESIS ASAM AMINO DARI SENYAWA
A. BIOSINTESIS ASAM AMINO DARI SENYAWA
ANTARA AMFIBOLIK (CONTOH)
ANTARA AMFIBOLIK (CONTOH)
Glutamat dari alfa ketoglutarat
Glutamat dari alfa ketoglutarat
Glutamin dari transaminasi glutamat
Glutamin dari transaminasi glutamat
Alanin konversi dari piruvat
Alanin konversi dari piruvat
Asparagin dari transaminase asparat
Asparagin dari transaminase asparat
Serin dari fotogliserat
Serin dari fotogliserat
Glisin dari kolin atau serin
Glisin dari kolin atau serin
B. B. BIOSENTESIS ASAM AMINO BIOSENTESIS ASAM AMINO NONESSENSIAL DARI ASAM AMINO NONESSENSIAL DARI ASAM AMINO
B.
B.
BIOSENTESIS ASAM AMINO
BIOSENTESIS ASAM AMINO
NONESSENSIAL DARI ASAM AMINO
NONESSENSIAL DARI ASAM AMINO
NONESSENSIAL LAIN (CONTOH)
NONESSENSIAL LAIN (CONTOH)
HIDROKSI PROLIN DARI PROLIN
HIDROKSI PROLIN DARI PROLIN
HIDROKSI LISIN DARI LISIN
HIDROKSI LISIN DARI LISIN
BIOSINTESIS ASAM AMINO BIOSINTESIS ASAM AMINO NONESSENSIAL DARI ASAM NONESSENSIAL DARI ASAM AMINO ESSENSIL (CONTOH) AMINO
BIOSINTESIS ASAM AMINO
BIOSINTESIS ASAM AMINO
NONESSENSIAL DARI ASAM
NONESSENSIAL DARI ASAM
AMINO ESSENSIL (CONTOH)
AMINO ESSENSIL (CONTOH)
SISTEIN DARI METIONIN
SISTEIN DARI METIONIN
TYROSIN DARI PHENILALANIN
TYROSIN DARI PHENILALANIN
SKEMA DEGRADASI PROTEIN DAN ASAM AMINO PROTEIN TUBUH PROTEIN TUBUH DEGRADASI DEGRADASI RESINTESIS RESINTESIS 2020 --
SKEMA DEGRADASI PROTEIN
DAN ASAM AMINO
PROTEIN TUBUH
PROTEIN TUBUH
DEGRADASI
DEGRADASI
RESINTESIS
RESINTESIS
2020 -- 3535 GRAM/HR
GRAM/HR
1515 –– 2828 GRAM/HR
GRAM/HR 75-
75-80%80%
ASAM AMINO
ASAM AMINO
(KATABOLISME
(KATABOLISME 55--77 GRAM/HR,
GRAM/HR,
2020--25%25%