Anda di halaman 1dari 22

PENTINGNYA VITAMIN K-1 PADA BAYI BARU LAHIR Fedriyansyah

PENDAHULUAN
- Semua Bayi baru lahir berisiko mengalami Perdarahan akibat Defisiensi Vitamin K (PDVK) - Manifestasi klinis berupa perdarahan pada neonatus

KEGAWATAN HEMATOLOGIS

Bayi baru lahir disuntik vit K 1

Bayi tidak disuntik vit K 1

LATAR BELAKANG

Rekomendasi Dep Kes RI + Tim Ahli dari berbagai profesi dan Tim Teknis Health Technology Assesment (HTA) Indonesia ( 2002- 2003) :

Profilaksis vitamin K1 pada semua bayi baru lahir di Indonesia buku pedoman teknis

Asia : angka kesakitan bayi PDVK : 1:1.200


sampai 1 : 1.400 Kelahiran Hidup ( turun 1:10.000 dengan profilaksis vitamin K1)

Komnas KIPI (2003-2006) : 42 kasus perdarahan paska imunisasi (diduga defisiensi vitamin K )

27 kasus meninggal.

KOMDA KIPI Lampung (2008 2014) : ditemukan 9 kasus 8 meninggal

Sampai saat ini masih ada kasusnya

VITAMIN K
Bersifat hidrophobik dan lipofilik, dikenal dalam 3 bentuk : 1. Vitamin K1 ( pytonadione ) 2. Vitamin K2 ( menaquinone ) 3. Vitamin K3 ( menadione ), derivat quinolon dan tidak digunakan pada periode neonatus hemolisis, hiperbilirubinemia sampai Kern

ikterus.

Diperlukan sebagai kofactor essensial untuk proses gama karboksilasi dari vitamin K dependent protein: o Faktor II ( protrombin ) o Faktor VII o Faktor IX o Faktor X

Bila karboksilasi tidak terjadi maka proses pembekuan tidak efektif

PATOFISIOLOGI
Glutamat pada Faktor II, VII, IX & X karboksilasi oleh vitamin K

Gama karboksilasi glutamat Faktor II, VII, IX & X Membantu ikatan Faktor II, VII, IX & X ke phospholipid receptor site permukaan trombosit Aktifasi mekanisme pembekuan

Bila karboksilasi tidak terjadi maka proses pembekuan tidak efektif PERDARAHAN

VITAMIN K

Faktor yang mempengaruhi rendahnya kadar vitamin K pada periode neonatus : 1. Faktor janin : a. Rendahnya transfer vitamin K dari bu ke janin melalui plasenta. b. Tidak adanya flora usus yang normalnya membentuk vitamin K pada saat lahir. c. Fungsi hati yang immatur. d. Rendahnya vitamin K yang didapat dari ASI

VITAMIN K
2.

Faktor ibu : a. Rendahnya kadar vitamin K dalam serum b. Makan obat-obatan yang mempengaruhi metabolisme vitamin K pada saat kehamilan : Rifampisin, Isoniazid, antikonvulsan (Phenobarbital,Phenytoin), anti koagulan

GAMBARAN KLINIS

Manifestasi hematologis secara umum dari ringan sampai berat seperti : Ekimosis Perdarahan pasca sirkumsisi Perdarahan gastrointestinal Perdarahan intrakranial Perdarahan pasca immunisasi

DIAGNOSIS
1. ANAMNESIS : - Bayi sehat tiba-tiba pucat, lemah, malas minum, pucat - Riwayat tidak diberikan vit K 1 dan minum ASI - Kejang 2. PEMERIKSAAN FISIS - Pucat - TIK meningkat : tak sadar, UUB membonjol - Kejang

DIAGNOSIS
3. PEMERIKSAAN PENUNJANG - Darah Perifer : Anemia, bisa lekositosis - USG kepala/Ct Scan : Perdarahan

PENATALAKSANAAN
1. Pencegahan : 1.1 Pemberian vitamin K dalam 6 jam post partum a. Vitamin K1 1 mg intra muskuler (paha kiri anterolateral ) b. Bila tidak dapat diberikan intramukuler, diberikan 2 mg peroral pada pemberian pertama, 2 mg peroral pada minggu ke 2 - 4 dan 2 mg peroral pada minggu ke 6 8 1.2. Lahir di dukun : diberikan saat Kunjungan Neonatal pertama ( KN 1)

2.

Pengobatan : a. Pemberian vitamin K1 intra vena atau subkutan b. Transfusi Fresh frozen plasma 10 15 mL/kgBB c. Transfusi PRC d. CT Scan : Perdarahan konsul SpBS

PESAN PENTING
Semua

Bayi Baru Lahir HARUS diberikan suntikan vit K 1 intramuskular. Perdarahan akibat Defisiensi Vitamin K bisa terjadi apabila bayi tidak diberikan suntikan vit K 1 Vitamin K 1 + ASI kombinasi yang tepat untun menurunkan Angka Kematian dan Kesakitan Bayi.

Kita biarkan mereka seperti ini............

Love you Ma, Love you Pa

TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai