Anda di halaman 1dari 5

ciri ciri perekonomian di Indonesia

Disusun oleh : Muhammad Ihsan (http://ihsan-magazine.blogspot.com) Kiki Azhari (http://www.facebook.com/ChirakaStore)

CIRI-CIRI UTAMA SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA


1/. CIRI-CIRI UTAMA SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA - PEREKONOMIAN DISUSUN SEBAGAI USAHA BERSAMA ATAS ASAS KEKELUARGAAN - SEKTOR YNG MENGUASAI HAJAT HIDUP ORANG BANYAK DIKUASAI OLEH NEGARA - SEMUA SUMBER DAYA ALAM DIKUASAI OLEH NEGARA, DAN DIGUNAKAN UNTUK KEMAKMURAN RAKYATNYA - PEREKONOMIAN NASIONAL DISELENGGARAKAN BERDASARKAN DEMOKRASI EKONOMI 2/. PERANAN PEMERINTAH DALAM SISTEM EKONOMI DI INDONESIA - SEBAGAI PELAKU EKONOMI DALAM KEGIATAN PRODUKSI, KEGIATAN DISTRIBUSI, KEGIATAN KONSUMSI - SEBAGAI PENGATUR EKONOMI DALAM KEBIJAKAN MONETER, DAN KEBIJAKAN FISKAL 3/. PELAKU UTAMA DALAM SISTEM PEREKONOMIAN DI INDONESIA - BUMN -KOPERASI - BUMS 4/. CONTOH BUMN -PABRIK SEMEN -PLN -PEGADAIAN -PABRIK PUPUK -PERKEBUNAN 5/. WUJUD NYATA KEGIATAN PRODUKSI OLEH PEMERINTAH DALAM BUMN -MELALUI KANTOR PEGADAIAN MEMBERIKAN PINJAMAN KEPADA RAKYATNYA - MELALUI PT PUPUK SRIWIJAYA DAN PT PUPUK KUJANG MENYEDIAKAN PUPUK UNTUK PETANI -MELALUI PT PERTAMINA MENYALURKAN MINYAK BUMI, DAN GAS ALAM, UNTUK RAKYAT, INDUSTRI, EKSPOR 6/. WUJUD NYATA KEGIATAN DISTRIBUSI OLEH PEMERINTAH DALAM BUMN -MENYALURKAN SEMBAKO (SEMBILAN BAHAN POKOK) MELALUI BULOG -MENYALURKAN JASA TELPON MELALUI PT TELKOM -MENYALURKAN ENERGI LISTRIK MELALUI PT PLN 7/. WUJUD NYATA KEGIATAN KONSUMSI OLEH PEMERINTAH MELALUI BUMN -MENGGUNAKAN KERTAS UNTUK KEGIATAN ADMINISTRASI -MENGGUNAKAN TENAGA AHLI UNTUK MENETAPKAN DAN MENJALANKAN KEBIJAKAN PEMERINTAH -MEMANFAATKAN ENERGI LISTRIK UNTUK PENERANGAN DAN MENJALANKAN KOMPUTER

8/. PENGERTIAN DARI PEMERINTAH SEBAGAI PENGATUR PEREKONOMIAN -PEMERINTAH DIBANTU OLEH SEKTOR KOPERASI, DAN SEKTOR SWASTA DALAM MEMANFAATKAN SDA (SUMBER DAYA ALAM) -PEMERINTAH MENGATUR BIDANG APA SAJA YANG BOLEH MAUPUN YANG TIDAK BOLEH DIKELOLA OLEH SEKTOR SWASTA MAUPUN SEKTOR KOPERASI 9/. PERANAN PEMERINTAH SEBAGAI PENGATUR PEREKONOMIAN MELIPUTI BIDANG APA SAJA -KEBIJAKAN MONETER -KEBIJAKAN FISKAL 10/. KEBIJAKAN MONETER -SEGALA KEBIJAKAN PEMERINTAH DI BIDANG KEUANGAN YANG BERTUJUAN MENJAGA KESTABILAN HARGA & NILAI MATA UANG DALAM RANGKA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT 11/. KEBIJAKAN MONETER MELIPUTI APA SAJA -KEBIJAKAN DISKONTO -POLITIK PASAR TERBUKA -KEBIJAKAN CADANGAN KAS (CASH RATIO) -KEBIJAKAN KREDIT 12/. KEBIJAKAN DISKONTO -KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM MENJAGA KESTABILAN / JUMLAH UANG YANG BEREDAR, DENGAN CARA MENAIKKAN, /MENURUNKAN SUKU BUNGA BANK INDONESIA 13/. POLITIK PASAR TERBUKA -KEBIJAKAN MONETER PEMERINTAH DALAM MENGENDALIKAN JUMLAH UANG YANG BEREDAR DENGAN CARA MENJUAL / MEMBELI SURAT SURAT BERHARGA KEPADA / DARI MASYARAKAT -UNTUK MENURUNKAN JUMLAH UANG YANG BEREDAR PEMERINTAH MENJUAL SURAT BERHARGA -UNTUK MENAIKKAN JUMLAH UANG YANG BEREDAR, PEMERINTAH MEMBELI SURAT BERHARGA 14/. KEBIJAKAN CADANGAN KAS (CASH RATIO) -KEBIJAKAN PEMERINTAH UNTUK MENGATUR JUMLAH UANG YANG BEREDAR DENGAN CARA MENGUBAH-UBAH CADANGAN MINIMUM BANK INDONESIA 15/. KEBIJAKAN KREDIT -PEMERINTAH MENGATUR JUMLAH UANG YANG BEREDAR DENGAN CARA PEMBERIAN KREDIT SECARA SELEKTIF, YANG DILAKUKAN PADA SAAT EKONOMI SEDANG MENGALAMI INFLASI

16/. KEBIJAKAN FISKAL -KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM BIDANG ANGGARAN NEGARA DENGAN TUJUAN UNTUK MEMPERTAHANKAN KESTABILAN PERTUMBUHAN & PEMBANGUNAN EKONOMI ADAPUN KEBIJAKAN FISKAL MENYANGKUT -ASPEK KUANTITATIF: MENYANGKUT DANA YANG HARUS DIKUMPULKAN / DITARIK, & DANA YANG HARUS DIBELANJAKAN -ASPEK KUALITATIF: MENYANGKUT JENIS JENIS PAJAK, PEMBAYARAN, SUBSIDI 17/. BUMN -BADAN USAHA YANG DIDIRIKAN OLEH NEGARA -MODAL BUMN SEBAGIAN / SELURUHNYA BERASAL DARI NEGARA 18/. KEBAIKAN BUMN -ORGANISASI BUMN DISUSUN SECARA MANTAP -MEMILIKI KEKUATAN HUKUM YANG KUAT -MODALNYA DIALOKASIKAN DARI DANA PEMERINTAH -MENGUTAMAKAN PELAYANAN UMUM 19/. KEKURANGAN BUMN -ORGANISASINYA SANGAT KAKU & SANGAT BIROKRATIS -PENGAMBILAN KEBIJAKAN SANGAT LAMBAT, KARENA DI BAWAH KOMANDO ATASAN -BUMN BANYAK YANG RUGI 20/. EMPAT PERAN PENTING BUMN DALAM PEREKONOMIAN INDONESIA -MELAKSANAKAN PASAL 33 UUD 1945 -MELAYANI DAN MEMENUHI KEBUTUHAN MASYARAKAT -MENCEGAH MONOPOLI OLEH SWASTA -MELAKUKAN KEGIATAN EKONOMI YANG TIDAK DIMINATI OLEH SWASTA MAUPUN KOPERASI 21/. PENGERTIAN KOPERASI -GERAKAN EKONOMI RAKYAT YANG DIJALANKAN BERDASARKAN ASAS KEKELUARGAAN -INTI DARI KOPERASI YAITU KERJA-SAMA DI ANTARA PARA ANGGOTA DAN PENGURUS DALAM RANGKA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN ANGGOTA 22/. KEBAIKAN KOPERASI -SEMUA ANGGOTA KEDUDUKANNYA SAMA -PARA ANGGOTA DAN PENGURUS BEKERJA DAN BERTANGGUNG JAWAB BERSAMA-SAMA -KEKUATANNYA MENGAKAR & MENYEBAR SEHINGGA DAPAT MENJADI

ORGANISASI YANG KUAT -MENGUTAMAKAN PEMENUHAN KEBUTUHAN HIDUP BERSAMA 23/. KELEMAHAN KOPERASI -BIMBINGAN PEMERINTAH MEMBUAT KOPERASI KEHILANGAN JATI DIRI -KUALITAS SDM MASIH RENDAH -MODAL TERBATAS 24/. BADAN USAHA MILIK SWASTA -BADAN USAHA YANG DIDIRIKAN & MODALNYA DARI PIHAK SWASTA / PERORANGAN, YANG BERTUJUAN MENDAPATKAN LABA -BERGERAK DALAM BIDANG YANG TIDAK MENGUASAI HAJAT HIDUP ORANG BANYAK -BERGERAK DALAM BIDANG INDUSTRI, PERDAGANGAN, JASA, DAN AGRARIS 25/. KEBAIKAN BUMS --SECARA EKONOMIS -MENINGKATKAN PERDAGANGAN & DEVISA NEGARA -MENAMBAH LAPANGAN KERJA -MEMPERMUDAH IMPOR-EKSPOR --SECARA NON EKONOMIS -MENINGKATNYA STANDAR KEAHLIAN & ALIH-TEKNOLOGI -MERANGSANG SISTEM PENDIDIKAN & LATIHAN KERJA 26/. KEKURANGAN BUMS -SECARA EKONOMIS -BERKURANGNYA PENDAPATAN NEGARA KARENA KERINGANAN PAJAK -BERKURANGNYA DEVISA NEGARA KARENA KERINGANAN BEA-MASUK -MENGALIRNYA DEVISA KE LUAR NEGERI -SECARA NON EKONOMIS -MENIMBULKAN KETEGANGAN KARENA PERSAINGAN YANG TIDAK SEHAT -ADANYA KEMUNGKINAN PENYALAH-GUNAAN POTENSI SUMBER DAYA & WEWENANG