Anda di halaman 1dari 21

Teknik Lobi dan Negosiasi

MODUL 8

Kegiatan Belajar

Pendahuluan; Merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan lobi dalan kerangka komunikasi bisnis; Merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi kegiatan negoisasi dalam kerangka komunikasi bisnis;

Pendahuluan
Dua bentuk kegiatan yang sering didengar dalam konteks bisnis ialah lobi dan negoisasi. Lobi dapat mempengaruhi pengambilan kebijakan biasanya dilakukan pada Negara yang demokratis. Selain lobi juga dilakukan negoisasi dengan mitra bisnis. Perkembangan dunia menuntut adanya kerja sama di antara organisasi-organisasi bisnis. Teknik lobi dan negoisasi sangat penting untuk diketahui karena mengingat merupakan dari komunikasi bisnis dan dianggap sangat penting untuk memecahkan suatu masalah.

Teknik Lobi
Jenis-jenis lobi:
1. 2.

Lobi Tradisional, biasanya memanfaatkan figure-figure terkemuka untuk mendekati kelompok-kelompok kepentingan. Lobi Akar Rumput (grass-root lobbying) bertujuan mempengaruhi para pengambil keputusan secara tidak langsung, seperti melalui masyarakat. Lobi Political Action Commute adalah komite yang dibentuk perusahaan besar untuk menempatkan calonnya di lembaga legislative atau di eksekutif sehinggga keputusan yang diambilnya tidak merugikan perusahaan yang tegabung.
4

3.

Teknik Lobi
Fungsi-fungsi lobi:
1. 2. 3.

Mempengaruhi pengambil keputusan agar keputusannya tidak merugikan organisasi bisnis. Untuk menafsirkan opini pejabat pemerintah yang kemudian ditafsirkan dalam kebijakan perusahaan. Memperkirakan apa yang akan terjadi secara hokum dan menyampaikan rekomendasi pada perusahaan agar dapat menyesuaikan diri dengan peraturan baru tersebut dan dimanfaatkan. Menyampaikan informasi tentang bagaimana pandangan organisasi bisnis tersebut. Meyakinkan para pembuat keputusan bahwa pelaksanaan peraturan akan membutuhkan waktu sebelum menjadi kebiasaan.
5

4. 5.

Teknik Lobi
Menurut Windschuttle (1988) ada 4 pilihan bentuk badan hukum yang biasanya digunakan dalam bentuk kelompok lobi, yakni:
1. 2. 3. 4.

Perhimpunan, sebuah lembaga non-profit dan anggotanya terbatas. Perusahaan perorangan. Yayasan, lembaga non-profit yang menginvestasikan uang atau saham. anggotanya tidak diminta

Koperasi. Setiap Negara memiliki peraturan yang menetapkan pembentukan koperasi namun kebanyakan pembentukannya dialihkan pada kelompok-kelompok komunitas.

Teknik Lobi
Struktur, proses, dan pengaruh lobi dapat digambarkan sebagai berikut.

Teknik Lobi
4 (empat) hal pokok yang dapat dipertimbangkan dalam menentukan organisasi yang sesuai dalam lobi:
1. 2. 3. 4.

Tujuan yang berkaitan dengan lingkup kegiatan yang akan dijalankan. Cakupan operasi dengan pertimbangan pengumpulan uang atau penanaman modal. Hubungan orang dalam organisasi tersebut. Apakah organisasi tersebut ingin dapat bantuan langsung dari pemerintah.

Teknik Lobi
Menurut Rhenald Kesali (1994) mengutip Fraser P. Seitel, tahapantahapan dalam kegiatan lobi adalah sebagai berikut:
1. 2. 3.

Pengumpulan data dan fakta. Interpretasi terhadap langkah-langkah pemerintah. Interpretasi terhadap langah-langkah perusahaan.

4.
5. 6.

Membangun posisi.
Melemparkan berita nasional. Mendukung kegiatan pemasaran.

Teknik Lobi
Teknis lobi dalam dimensi hubungan manusiawi, seperti yang dikemukakan Pjhilips Lesly (1991) ialah:
1. 2.

Menganalisa iklim, dilakukan untuk mengetahui ke arah mana bergeraknya opini yang sudah terbentuk. Menentukan siapa lawan yang kita hadapi dan siapa yang mendukung kita.

3.
4. 5. 6.

Mengidentifikasi kelompok kecil yang menentukan iklim opini.


Membentuk koalisi dengan kelompok yang setuju. Menetapkan tujuan. Menganalisis penyebab kasus yang muncul dan langsung menganalisa kasus tersebut.

7.
8. 9. 10.

Menganalisis segmen-segmen khalayak.


Memperhitungkan media dan saluran komunikasi yang ada. Mengembangkan kasus Anda. Menjaga fleksibilitas.

10

Teknik Lobi
Hal-hal yang disarankan dalam melakukan kegiatan lobi:
1. 2. 3. 4.

Ketahui motif orang-orang yang terlibat. Ketahui jebakan yang bias saja muncul. Mengambil langkah untuk menetralkan pertanyaan yang akan menimbulkan pertentangan. Perbesar peluang untuk media. Dan menurut Bider lobi yang efektif harus:

1. 2. 3. 4. 5. 6.

Memiliki program yang dirumuskan dengan jelas. Memonitor proses penyampaian informasi tentang rencana pengambilan keputusan.

Memahami tingkat-tingkat keputusan yang berbeda.


Memiliki parameter untuk melakukan analisa konsekuensi. Memiliki saluran komunikasi 2 arah yang efektif dengan anggota-anggota kelompok lobi. Memiliki jaringan kontak pada berbagai lapisan sebagai saluran selama proses lobi.

11

Teknik Negosiasi
Suatu perundingan yang dilakukan karena adanya perbedaan dalam pandangan, sikap, anggapan dan perilaku atas hal-hal yang menjadi perhatian atau kepedulian pihak lain. Negosiasi dilakukan untuk menyelesaikan suatu konflik kepentingan atau persoalan melalui tindak-komunikasi.

12

Teknik Negosiasi
Negosiasi dapat diklasifikasikan seperti berikut ini:
1.
2.

Berorientasi pada bargaining, hanya ada satu pihak saja yang diuntungkan dan ada pihak yang kalah.
Berorientasi kalah-kalah, yang dalam prosesnya, pihak-pihak yang bernegosiasi mengabaikan kemungkinan menjadi pemenang.

3.
4.

Negosiasi dalam bentuk kompromi, yakni pengambilan satu pilihan yang dianggap solutif atau jalan tengah.
Berorientasi menang-menang yang disebut juga pendekatan kolaboratif, bagaimana menemukan solusi yang membuat masing-masing pihak tidak merasa dirugikan.

13

Teknik Negosiasi
Ada 4 (empat) gaya atau perilaku dalam negosiasi, adalah sebagai berikut:
1.
2. 3. 4.

Mendorong atau bisa juga dinamakan moving against.


Menarik atau moving with. Menunda atau moving away. Membiarkan atau not moving.

14

Teknik Negosiasi
Prinsip-prinsip dalam bernegosiasi.
1.
2. 3. 4. 5. 6. 7.

Seorang negosiator harus memiliki otoritas untuk melakukan bargaining.


Jika dalam situasi dimana pihak lain tidak memiliki otoritas untuk mengambil keputusan, sebaiknya hentikan negosiasi. Negosiasi dapat dilakukan secara individual pada satu sisi atau secara kelompok pada sisi lain. Maksud dan tujuan negosiasi harus jelas ditetapkan. Kesepakatan dibuat secara tertulis. Hal pertama yang didiskusikan adalah agenda negosiasi (posisi masing-masing pihak dana poin yang harus didiskusikan). Cermat dalam menuangkan usulan dalam bentuk gagasan tentang situasi secara jernih.
15

Teknik Negosiasi
Persiapan Menetapkan tujuan Kesiapan mental Pembukaan

Tahapan awal negosiasi Tegas, ramah, dan sopan


Pembicaraan awal (samakan landasan) Proses negosiasi Menyampaikan keinginan dan tuntutan Zona tawar-menawar Membangun kesepakatan
16

Teknik Negosiasi

Ada beberapa hal yang disarankan dalam proses negosiasi.


1. 2. 3.

Kita akan dihadapkan pada pilihan Antara ketegasan dan agresif. Kaukus. Merupakan kelompok kecil informal yang berguna milik negosiator. Pengaturan tempo merupakan faktor penentu yang amat penting. (a) dimulai secara lamban untuk menolak seluruh pembahasan, (b) alihkan pembicaraan jika tidak terlalu penting, (c) beberapa negosiator memanfaatkan kelelahan agar pihak lawan memberikan konsesinya, (d) cara yang terbaik membatasi waktu bargaining pada jam kerja, (e) melakukan pemusatan-ulang pada suatu masalah tertentu.
17

Teknik Negosiasi
Ketahuilah apa yang diinginkan Selesaikan pekerjaan rumah anda Perhitungkan kebutuhan orang lain Carilah penyelesaian yang dapat diterima kedua belah pihak Ketahuilah kekuatan dan kelemahan Anda Tolak tekanan yang menjebak anda Latihan

18

Teknik Negosiasi
Beberapa contoh karakteristik gaya negosiasi.

19

Teknik Negosiasi
Tentunya gaya negosiasi menang-menang menjadi harapan kedepannya, oleh karena itu beberapa langkah harus diambil seperti identifikasi kebutuhan kedua belah pihak, menyusun kemungkinan penyelesaian, evaluasinalterbatif penyelesaian, implementasikan penyelesaian, dan tindak-lanjut penyelesaian. dan dalam prosesnya gaya bernegosiasi tergantung pada beberapa faktor yang terjadi di dalamnya, seperti pada tabel di bawah ini.

20

Thank you
Any Questions?

21

Anda mungkin juga menyukai