Anda di halaman 1dari 9

TUGAS BIOLOGI

REPRODUKSI SEL (MITOSIS DAN MEIOSIS)

Disusun Oleh : Esty Ambar Kusuma Dessy Yunarita Moh. Rozikin Winda Rahayu 13.1.01.05.0003 13.1.01.05.0009 13.1.01.05.0010 13.1.01.05.0034

PROGRAM STUDI MATEMATIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NUSANTARA PGRI KEDIRI 2013

1. Tujuan
Untuk mengetahui secara detail proses-proses reproduksi sel. Untuk mengetahui pembelahan sel secara amitosis, mitosis, dan meiosis. Untuk mengetahui siklus sel.

2. Metode

Interfase

Profase Metafase

Mitosis
Fase Mitotik Meiosis Profase I Metafase I Meiosis I Anafase I Telofase I Profase II Metafase II Meiosis II Anafase II Telofase II

Anafase Telofase

Pembelahan sel

3. Pembahasan
Reproduksi sel adalah proses memperbanyak jumlah sel dengan cara membelah diri, baik pada organisme uniseluler maupun multiseluler. Pembelahan sel pada organisme uniseluler merupakan suatu cara bagi organisme tersebut untuk melestarikan jenisnya. Sedangkan, bagi organisme multiseluler, pembelahan sel menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan organisme. Misalnya, pada manusia, sel-sel memperbanyak diri sehingga tubuh manusia tersebut menjadi besar dan tinggi. Selain itu, reproduksi sel pada organisme multiseluler juga menghasilkan sel-sel gamet yang berguna pada saat perbanyakan secara generatif (reproduksi organisme melalui proses perkawinan). Reproduksi sel merupakan proses penggandaan materi genetik (DNA) yang terdapat di dalam nukleus. Sehingga, menghasilkan sel-sel anakan yang memiliki materi genetik yang sama. Tujuan sel bereproduksi adalah: 1. Perbanyakan sel sehingga terjadi pertumbuhan 2. Pembentukan sel baru yang berbeda dari induknya 3. Pembentukan sel baru yang tentu lebih muda dan sama dengan yang sebelumnya. 4. Pembentukan jaringan 5. Regenerasi sel 6. Pembentukan individu baru dan lain-lain

Pembelahan Mitosis
Siklus sel meliputi fase-fase berikut :

1. Fase Interfase
Fase interfase disebut juga fase istirahat, karena tidak menampakkan tanda-tanda pembelahan. Proses interfase memerlukan waktu yang paling lama. Interfase dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu : a. Fase pertumbuhan primer, b. Fase sintesis, pada fase ini terjadi sintesa DNA dan organel sel, c. Fase pertumbuhan sekunder Selama interfase, kromosom tidak terlihat, karena benang-benang kromatin berpilin.

2. Fase Mitosis
Fase mitotik merupakan fase terjadinya replikasi kromosom, fase ini meliputi tahap-tahap berikut : a. Profase
Tahap profase pada mitosis, sebagai berikut : 1) Kromosom mengerut dan menjadi tebal. Pemendekan terjadi karena berpilinnya kromosom. 2) Terlihat dua sister kromatid dan kromosom tampak rangkap dua. Kromatidkromatid dihubungkan oleh sentromer. 3) Nucleolus menjadi kabur dan hilang pada akhir profase. 4) Selaput inti mulai menghilang. 5) Benang gelendong mulai terbentuk. 6) Kromosom mulai bergerak ke tengah / ekuator dasi sel. b. Metafase Pada tahap metafase terjadi : 1) Benang-benang gelendong menjadi jelas pada pemulaan metafase dan teratur seperti kumparan. 2) Masing-masing kromosom terletak berbaris pada bidang ekuator 3) Sentromer membelah dan masing-masing kromatid menjadi kromosom tunggal.

c. Anafase
Tahap anafase terjadi proses : 1) Dua sister kromatid (kromosom) bergerak kea rah kutub yang berlawanan. 2) Terjadi penyebaran kromosom dan DNA yang seragam di dalam sel. 3) Pada akhirnya anafase sekat sel mulai terbentuk dekat bidang ekuator.

d. Telofase
Tahap telofase terjadi proses : 1) Benang-benang gelendong itu hilang. 2) Selaput inti dan nucleolus terbentuk kembali. 3) Struktur kromosom istirahat dan dianggap proses selesai. 4) Sekat sel terbentuk kembali dan sel membelah menjadi dua sel anak, terjadi sitokinesis (pembelahan sitoplasma), semua benda-benda pada sitoplasma membelah dan pindah ke dalam sel anak.

Pembelahan Meiosis
Pembelahan meiosis memiliki ciri sebagai berikut : a. Terjadi dalam peristiwa pembentukan sel kelamin (gametogenesis) pada kelenjar kelamin (gonad). b. Menghasilkan empat sel yang tidak identik dengan sel semula (diploid menjadi haploid), karena terjadi pengurangan kromosom pembelahan ini sering disebut pembelahan reduksi. c. bertujuan untuk mengurangi jumlah kromosom, agar komposisi kromosom anak sama dengan komposisi kromosom induk. d. berlangsung dalam dua kali PMAT, yaitu PMAT I (pembelahan reduksi) dan PMAT II tanpa diselingi interfase. Peristiwa yang berlangsung pada meiosis adalah : Meiosis I a. Profase I
Tahap ini terbagi menjadi beberapa tahap, yaitu : Leptonema : benang kromatin berubah menjadi kromosom. Zigonema : kromosom homolog berpasangan dan disebut bivalen. Peristiwa saat kromosom homolog berpasangan membentuk bivalen disebut sinapsis. Pakinema : kromosom homolog yang berpasangan (bivalen) mengganda sehingga terdapat empat kromatid yang berpasangan dan disebut tetrad. Diplonema : terjadi pindah silang (crossing over). Diakinesis : membran inti dan nukleolus lenyap, telah terbentuk benang spindel lengkap.

b. Metafase I
Tetrad terletak pada bidang pembelahan sel/ekuator

c. Anafase I
Tetrad memisah menjadi dua kromatid, lalu masing-masing bergerak ke kutub sel yang berlawanan.

d. Telofase 1
Kromosom yang terdiri dari dua kromatid sampai di kutub sel . Membran inti dan nukleolus muncul. Terjadi sitokinesis. Kromosom berubah menjadi benang kromatin. Benang spindel lenyap

Pada telofase I, sel hasil pembelahan telah memiliki setengah jumlah kromosom sel induk (haploid). Itu sebabnya Meiosis I sering disebut pembelahan reduksi karena ada pengurangan kromosom dari 2n > n.

Meosis II a. Profase II
Benang kromatin berubah menjadi kromosom (yang terdiri dari dua kromatid). Membrane inti dan nucleolus lenyap. Berbentuk benang spindle.

b. Metafase II
Kromosom yang terdiri dari dua kromatid terletak di bidang pembelahan sel/ekuator.

c. Anafase II
Kromosom yang terdiri dari dua kromatid memisah, lalu masing-masing bergerak ke kutub sel yang berlawanan.

d. Telofase II
Kromosom sampai di kutub sel . Membran inti dan nukleolus muncul. Benang spindel lenyap. Terjadi sitokinesis. Terbentuk 4 sel yang haploid.

Pada pembelahan Meiosis II tidak ada perubahan struktur kromosom, jadi semula n (haploid) pada akhir pembelahan tetap n. Oleh karena itu Meiosis II sebenarnya sama dengan Mitosis.

4. Referensi
Buku BSE Biologi SMA kelas XII http://www.plengdut.com/2012/10/pembelahan-mitosis.html http://degk-dmbio.blogspot.com/2013/02/reproduksi-sel-3-meiosis-plusvideo.html