Anda di halaman 1dari 35

BAB II TINJAUAN TEORITIS

2.1

Primary Health Care 2.1.1 Pengertian Primary Healt Care adalah pelayanan kesehatan pokok yang berdasarkan pada metode dan teknologi praktis, ilmiah dan social yang dapat diterima secara umum baik secara individu maupun keluarga dalam masyarakat melalui partisipasi mereka sepenuhnya serta dengan biaya yang dapat dijangkau oleh masyarakat dan Negara untuk memelihara setiap tingkat perkembangan mereka dalam semangat untuk hidup mandiri ( Self Reliance dan menentukan nasip sendiri ( Self Determination ( Nasrul e!!endi,1""# .

2.1.2

$ujuan $ujuan PHC adalah untuk mengatasi masalah kesehatan utama dalam masyarakat dengan upaya pencegahan, peningkatan kesehatan, pengobatan dan pemulihan ( Nasrul %!endi,1""# .

2.1.&

'asaran 1. (ndividu (ndividu adalah bagian dari keluarga. )pabila individu tersebut mempunyai masalah kesehatan atau kepera*atan karena

ketidakmampuan mera*at dirinya sendiri oleh sesuatu hal dan sebab, maka akan dapat mempengaruhi anggota keluarga yang lain baik !isik,mental maupun social 2. +eluarga +eluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat,terdiri atas kepela keluarga,anggota keluarga lainnya yang berkumpul dan tinggal dalam suatu rumah tangga kerena pertalian darah dan hubungan perka*inan atau adopsi. 'atu sama lain saling tergantung dan berinteraksi.bila salah satu atau beberapa anggota keluarga mempunyai masalah kesehatan atau kepera*atan yang lain dan keluarga yang ada disekitarnya. &. +elompok +husus +elompok khusus adalah kumpulan individu yang mempunyai kesamaan jenis, kelamin,umur,permasalahan,kegiatan yang terorganisasi yang sangat ra*an terhadap masalah kesehatan dan termasuk diantaranya ( Nsrul %!endi,1""# . +elompok khusus dengan kebutuhan kesehatan khusus sebagai akibat perkembangan dan pertumbuhan seperti , a. (bu hamil b. -ayi baru lahir c. )nak balita d. )nak usia sekolah e. .sia lanjut

+elompok

denagan

kesehatan

khusus

yang

memerlukan

penga*asan dan bimbingan serta asuhan kepera*atan,diantaranya adalah , a. Penderita penyakit tidak menular seperti , /iabetes

0elitus,1antung koroner,cacat !isik dan gangguan mental b. Penderita penyakit menular seperti , $-C,H(23)(/',penyakit kelamin,dll. +elompok yang beresiko terserang penyakit diantaranya 4 a. 5anita tuna susila b. +elompok penyalahgunaan obat dan narkotika c. +elompok pekerja khusus 6embaga social, pera*atan dan rehabilitasi diantaranya , a. Panti *erdha b. Panti asuhan c. Pusat rehabilitasi mental dan !isik d. Penitipan anak balita

7. 0asyarakat 0asyarakat adalah kelompok manusia yang hidup dan bekerja sama cukup sehingga mereka dapat mengatur hidup mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas8 batas yang ditentukan dengan jelas. 0asyarakat merupakan sekelompok

individu yang salin berinteraksi,saling tergantung dan bekerja sama untuk mencapai tujuan. /alam berinteraksi akan muncul banyak permasalahan,masalah social,kebudayaan,ekonomi,politik dan kesehatan khususnya. 0asalah kesehatan masyarakat dapat bermula dari perilaku individu, keluarga atau kelompok masyarakat dalam banyak hal, diantaranya adalah yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan,masalah gi9i, pemeliharaan diri, anggapan masyarakat terhadap sakit serta peman!aatan !asilitas kesehatan.

2.1.7

Prinsip PHC 1. /istribusi yang merata dari pelayanan kesehatan Pelayanan kesehatan yang dapat diberikan dan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat. 2. 0engikutsertakan masyarakat )danya keja sama dengan masyarakat keluarga dan individu sehingga mendorong partisipasi akti! masyarakat dalam pengembangan dan pelaksanaan pelayanan kesehatan dan program pendididikan kesehatan. &. $eknologi tepat guna Pelayanan yang diberikan menggunakan alat -antu yang tepat sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

7. -er!okus pada pencegahan .paya pre!enti! digunakan untuk mencegah terjadinya penyakit dan gangguan kesehatan.

:. Pendekatan multi sektoral -ekerja sama dengan instansi terkait dalam mengatasi masalah kesehatan yang ada.

2.1.:

;uang 6ingkup 1. Penyuluhan tentang masalah kesehatan utama dan cara

menanggulanginya. 2. &. Peningkatan persediaan makanan dan perbaikan gi9i. Pembinaan kesehatan ibu dan anak termasuk +-.

7. (munisasi terhadap penyakit menular. :. Pencegahan dan pemberantasan penyakit endemic. <. Pengobatan penyakit umum dan cidera =. Penyediaan sanitasi dan air bersih #. Penyediaan obat esensial

2.1.<

)plikasi PHC -entuk aplikasi PHC dimasyarakat adalah melalui terbentuknya P+0/ yaitu rangkaian kegiatan masyarakat yang dilaksanakan berdasarkan

gotongroyong dan suadana dalam rangka menolong diri sendiri untuk mengenal dan mencegah masalah yang dirasakan masyarakat baik dalam bidang kesehatan maupun dalam bidang lain agr mampu memelihara dan meningkatkan kehidupan (sehat sejahtera .

6angkah8langkah P+0/ , 1. Pendekatan social 2. 'urvey ma*as diri &. 0usya*arah masyarakat desa 7. Pelatihan kader :. Pelaksanaan kegiatan <. Pengadaan3Pembinaan =. Pengembangan program pelayanan kesehatan

2.2.

Konse Ke era!atan Kom"nitas 2.2.1. Pengertian +onsep komunitas mempunyai arti yang sangat luas. +omunitas menurut 5H> tahun 1"=7 adalah suatu kelompok sosial yang ditentukan oleh batas8batas *ilayah, nilai ? nilai keyakinan dan minat yang sama serta adanya saling mengenal dan berintegrasi antara anggota masyarakat yang satu dengan yang lainnya. 'pradley ( 1"#: menyatakan bah*a komunitas merupakan sekumpulan orang yang saling bertukaran pengalaman penting dalam hidupnya. +onsep komunitas mencakup tiga dimensi yaitu orang,

tempat, dan !ungsi. >rang adalah masyarakat, tempat adalah daerah, dan !ungsinya mencakup tujuan dan aktivitas dari komunitas tesebut ( 'tanhope. 0 dan 6anchester 1, 1""< . +epera*atan kesehatan merupakan pelayanan kepera*atan

pro!esional yang bertanggung ja*ab dan bertanggung gugat dengan mempunyai konsep8konsep, teori8teori, legalitas dan etika yang ditunjukkan kepada masyarakat yaitu terutama balita,ibu hamil,ibu menyusui, lansia untuk mencapai derajat kesehatan optimal melalui pencegahan penyakit dan peningakatan kesehatan dengan menjamin ketergantungan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan sesuai dengan ekonomi masyarakat tersebut dengan melibatkan klien sebagai mitra dalam perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. +epera*atan komunitas adalah suatu pelayanan kepera*atan pro!esional yang ber!okus pada kelompok resiko tinggi dari semua tingkat perkembangan dalam upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal melalui usaha preventi!, promoti!, rehabilitati! dan kurati! ( 'pradley dan 6ogan /aucin dalam 'ahar 1"": . +epera*atan kesehatan masyarakat ( komunitas merupakan

perpaduan antara kepera*atan dan kesehatan masyarakat dengan dukugan peran serta akti! masyarakat, serta mengutamakan pelayanan promoti!, preventi! secara berkesinambungan tanpa menagabaikan kurati! dan rehabilitati! secara menyeluruh dan terpadu. /itujukan kepada individu, keluarga, kelompok dan masyarakat sebagai satu kesatuan yang utuh melalui proses kepera*atan untuk meningkatkan !ungsi kehidupan

manusioa secara optimal sehingga mandiri dalam upaya kesehatannya (Hasil ;apat +erja +epera*atan 0asyarakat, 1"#" . +epera*atan komunitas dalam kenyataan didasari oleh konsep Parthnership, kolaborasi dan empo*erman ()nderson dan 0c @rlane, 2AAA , disamping juga adanya kegiatan dalam kelompok ('*anson,

1""= .Pera*at dengan keberadaannnya dimasyarakat sebagai tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam asuhan kepera*atan meliputi peran klinik, edukator, advokator, konselor, manager, kolaborator, leadership dan peneliti ('pradley dan )leBandec, 2AA1 . /imana semua peran itu dilaksanakan saling mendukung satu sama lain untuk mencapai kesehatan masyarakat yang lebih baik.

2.2.2. $ujuan 0eningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara

kesehatan untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal dan me*ujudkan masyarakat yang sehat, dimana ciri8ciri masyarakat yang sehat antara lain , a. b. 0eningkatkan kemampuan untuk hidup sehat /apat mengatasi masalah kesehatan sederhana melalui upaya meningkatkan pencegahan, penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan terutama untuk ibu dan anak. c. 0eningkatkan upaya kesehatan lingkungan terutama

penyediaan sanitasi dasar yang dikembangkan dan diman!aatkan oleh masyarakat untuk menaikkan mutu lingkungan

d.

0eningkatkan

status

gi9i

masyarakat

berkaitan

dengan

meningkatnya status ekonomi masyarakat. e. 0enurunnya angka kesakitan dan kematian dari berbagai sebab dan penyakit

2.2.&. 'asaran 'asaran kepera*atan komunitas adalah

individu,keluarga,masyarakat,dan kelompok khusus dalam keadaan sehat maupun sakit (Nasrul e!!endi,1""# 1. (ndividu (ndi!idu yang dira*at inap di Puskesmas3klinik maupun individu yang dirumah 2. +eluarga a. +eluarga yang teridenti!ikasi mempunyai atau potensial terjadinya masalah,mampu mengenal masalah atau belum

meman!aatkan pelayanan kesehatan. b. +elurga yang sudah kontak dengan tenaga kesehatan tapi belum mampu mengambil keputusan untuk mengatasi masalah. c. +eluarga yang sudah mampu mengambil keputusan untuk

memecahkan masalah tetapi belum mampu mera*at anggota yang sakit.

&. +elompok khusus +elompok khusus adalah kumpulan indi!idu yang mempunyai kesamaan jenis kelamin,umur,permasalahan,kegiatan yang terorganisasi yang sangat ra*an terhadap masalah kesehatan dan tersebut

dianntaranya , a. +elompok khusus dengan kebutuhan kesehatan khusus sebagai akibat perkembangan dan pertumbuhannya seperti ibu hamil,bayi baru lahir,anak balita,anak usia sekolah,usia lanjut. b. +elompok8kelompok masyarakat yang mempunyai kegiatan khusus yang butuh bimbingan dan penga*asan diantaranya, 1 Penderita penyakit menular seperti $-C,)(/',6%P;) dan penyakit kelamin lainnya. 2 Penderita penyakit tidak menular seperti /0,jantung

koroner,cacat !isik,gangguan mental dll. c. +elompok yang mempunyai resiko untuk terserangnya penyakit,diantaranya kelompok penyalahgunaan obat dan

narkotika,*anita tuna susila dan kelompok8kelompok pekerja tertentu. d. 6embaga social pera*atan dan rehabilitasi,diantaranya panti *erdha,panti rehabilitasi. asuhan,penitipan anak balita dan pusat8pusat

e. 0asyarakat 1 +elompok masyarakat yang terikat dalam institusi,misalnya rumah tahanan,panti dan lokasi lokalisasi 5$'. 2 +elompok masyarakat yang tidak terikat dalam institusi,misalnya karang *erdha,kelompok kerja,+P+(),karang taruna dll. 2.2.7 0odel +epera*atan +omunitas +omunitas sebagai C 0odel +epera*atan C telah dikembangkan untuk menggambarkan de!inisi kepera*atan kesehatan masyarakat sebagai sintesis kepera*atan dan kesehatan masyarakat. 0odel ini dinamakan sebagai 0odel Parthner ()nderson, %.$ 0c @arlane, 2AAA . Penelitian yang telah dilakukan terhadap partisipasi masyarakat dan proses perubahan, -avelas menemukan bah*a kelompok berkembang lebih cepat dalam keterampilan pemecahan masalah daripada cara komunikasi langsung. )da lima tingkatan dalam proses kepera*atan yaitu , 1. 8 8 8 $ingkat ( yaitu pengaturan orang8orang dalam kelompok +omitmen untuk bekerjasama 0elibatkan orang yang cocok atau tepat 0emutuskan untuk bertindak

2. $ingkat (( yaitu membangun kepercayaan dan komitmen untuk pemecahan masalah4 8 8 0engembangkan dasar pengetahuan umum 0elakukan pengkajian komunitas

8 8 &. 8 8 8 8

0enjelaskan tujuan 0engembangkan misi dan kehadiran 0engembangkan rencana strategi untuk manajemen masalah 0engembangkan alat8alat dan teknik 0erancang bentuk8bentuk pelayanan 0enjelaskan hasil dan target 0elakukan analisis

8 -er!okus pada masyarakat target 7. $indakan 8 %valuasi kemajuan 8 0erumuskan strategi strategi 8 0erumuskan strategi pencapaian :. )daptasi atau penyesuaian model pada situasi dan mensolidkan program dalam struktur organisasi 8 )daptasi dan pengembangan prototipe 8 0engembangkan pelatihan antar pro!esi 8 0emperdalam budaya kolaborasi 8 0erangsang strategi !iscal 8 0embangun konstituensi komunitas 8 0embangun struktur organisasi

2.2.:

Prinsip +epera*atan +omunitas 1. )9as man!aat (ntervensi yang dilakukan harus memberikan man!aat yang sebesar8 besarnya bagi komunitas,artinya ada keseimbangan antara man!aat dan kerugian. 2. )9as autonomi +omunitas diberikan kebebasan untuk melakukan atau memilih alternative yang terbaik yang sesuai untuk komunitas. &. )9as keadilan 0elakukan upaya atau tindakan sesuai dengan kamampuan atau kapasitas komunitas (Nasul %!endy,1""# .

2.2.<

@alsa!ah +epera*atan +omunitas @alsa!ah kepera*atan komunitas adalah , 1. Pelayanan kesehatan yang diberikan haruslah bersedia, dapat diterima dan terjangkau masyarakat. 2. 0elibatkan penerima pelayanan dalam melakukan tindakan

penyelesaian masalah. &. 7. :. +erjasama antara pera*at dan masyarakat 6ingkungan akan mempengaruhi lkesehatan masyarakat 0eningkatkan dan pencegahan akan lebih e!ekti! jika dilaksanakan secara dini

<.

+esehatan merupakan ke*ajiban setiap individu.

2.2.=

Peran Pera*at +omunitas 1. Pemberi Pelayanan Pera*at merupakan orang yang memberi pelayanan kepera*atan secara langsung kepada masyarakat 2. Pendidik Pera*at komunitas berperan juga dalam memberikan in!ormasi kesehatan kepada masyarakat melalui promosi kesehatan &. Pengelola Pera*at juga merupakan sebagai pengelola masyarakat dalam usaha peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang diupayakan melalui pemberdayaan masyarakat itu sendiri dalam suatu *adah +elompok +erja +esehatan. 7. +onselor Pera*at komunitas juga berperan memberiksan bimbingan, arahan pada masyarakat, sehingga upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat dapat di*ujudkan. :. Pembela +lien 3 )dvokasi Pera*at komunitas dapat berperan dalam membela masyarakat dalam kegiatan pelayanan kesehatan yang menyimpang dari norma8norma maupun kaidah8kaidah yang berlaku

<. Peneliti Pera*at komunitas juga berperan dalam penelitian kesehatan khususnya penelitian kesehatan masyarakat sehungga didapatkan suatu penemuan8 penemuan maupun ilmu yang baru yang dapat menunjang terhadap status kesehatan masyarakat. =. Pemberi Pelayanan Pera*at merupakan orang yang memberii pelayanan kepera*atan secara langsung pada masyarakat.

2.2.#

'trategi (ntervensi 1. 2. &. 7. Promosi kesehatan Pelayanan kesehatan +egiatan kelompok Pemberdayaan masyarakat

2.2."

Perbedaan +esehatan +lien /i ;' dan +omunitas +omunitas @okus pada individu,keluarga dan komunitas resiko tinggi (termasuk kelompok

;umah 'akit @okus pada pasien di ;'

0emberikan pelayanan kesehatan yang bersi!at kejadian kasus

0emberikan pelayanan kesehatan yang terdistribusi

(episodic -ekerja pada pasien pada unit -ekerja pada semua kondisi sehat

tertentu -ekerja pada suatu rumah sakit atau instansi +oordinasi institusi lain 0eencanakan dan memberikan kepera*atan dengan

dan sakit di berbagai tatanan -ekerja dengan instansi terkait

-erkoordinasi pelayanan

dengan

berbagai tenaga di komunitas 0erencanakan dan melakukan

pelayanan yang bersi!at indi!idu 0embatasi autonomi klien dengan lingkungan ;' >bservasi yang terbatas pada

pelayanan melalui keluarga 0endorong autonomi dan control keluarga kecuali kasus menular 0engobservasi kesehatan berbagai !actor

interaksi keluarga dan indicator kesehatan lain Hubungan terbatas hanya dengan pro!esi lain di ;'

0em!asilitasi pro!esi lain

dengan

hubungan

2.# Proses Ke era!atan Kom"nitas Proses kepera*atan pada tingkat masyarakat mencakup

individu,keluarga,dan kelompok khusus yang memerlukan pelayanan asuhan kepera*atan./alam pera*atan kesehatan masyarakat keterlibatan kader

kesehatan,tokoh masyarakat,baik !ormal maupun in!ormal sangat diperlukan dalam tahap pelayanan kepera*atan secara terpadu dan menyeluruh,sehingga masyarakat benar8benar mampu dan mandiri dalam upaya pelayanan kesehatan dan kepera*atan yang diberikan.

2.&.1

Pengkajian Pengkajian adalah tahap mengidenti!ikasi masalah8masalah yang terdapat dalam suatu *ilatah dapat berupa *a*ancara, observasi dan penyebaran kuesioner ('tanhope 0 D 1eanette, 1""< . Pengkajian tersebut mencakup4 a. In$i%i$" )dalah bagian dari keluarga yang mempunyai hubungan satu sama lainnya dan mempunyai peran masing8masing. (ndividu mempunyai pola pertahanan dan koping dalam menghadapi suatu masalah. &. Kel"ar'a Pengkajian yang perlu dilakukan adalah struktur dan karakteristik keluarga, sosial budaya, lingkungan, ri*ayat kesehatan dan pemeriksaan !isik. (. Kom"nitas +omunitas (Core3(nti
+>0P>N%N ;i*ayat 3 'ejarah terjadinya Perkembangan demogra!i dan penduduk +arakteristik .mur dan jenis kelamin /istribusi suku bangsa $ipe keluarga 'tatus perka*inan 2ital statistik , angka kelahiran, angka kematian dan penyebabnya '.0-%; (N@>;0)'( 'ejarah, Perpustakaan 'ensus Penduduk3rumah tangga 6okal, +ota, Propinsi, Negara +elurahan, +ecamatan +ontrak langsung3pribadi Puskesmas Puskesmas Puskesmas

Nilai, kepercayaan, dan agama

+ontrak langsung3pribadi

$. )in'*"n'an +isi* Perbedaan pengkajian individu dan komunitas


+>0P>N%N (nspeksi )uskultasi (N/(2(/. 'emua indera 'tetoskop $ermometer $ensimeter ;evie* system 6aboratorium /ari kepala sampai kaki /arah, rontgen, test urin dan lain8lain '.0-%; /)$) +>0.N($)' 'emua indera C5inshield 'urveyE berjalan mengelilingi *ilayah 0endengarkan komunitas >bservasi iklim, batas, sumber tanda kehidupan dan kepadatan

penduduk >bservasi sistem sosial, perumahan dan bisnis Pusat penelitian

Elemen,elemen -hinsiel$ S"r%ey. antara lain/


N> 1 2 %6%0%N Perubahan dan lingkungan 6ingkungan terbuka /%'+;(P'( -agunan4 tua, bahan, arsitek, bersatu 3 berpisah Halaman depan, samping, dan belakang 6uas 3 sempit +ualitas 4 ada 3 tidak rumput, keadaan 4 bersih 3 kotor & 7 : < = # -atas +ebiasaan $ransportasi Pusat pelayanan $oko, *arung, pusat Pribadi 3 umum )da batas daerah 3 jalan, sungai 3 got +ondisi 4 bersih 3 kotor $empat berkumpul, dengan siapa, jam berapa Cara datang dan pergi, situasi jalan, jenis dan alat transportasi +linik, praktek pelayanan kesehatan4 dikunjungi 3 tidak, jaraknya4 jauh 3 dekat 'iapa pemiliknya, jenis apa, bagaimana mencapainya 'iapa yang dijumpai dijalan4 ibu 3 bayi, orang

perbelanjaan >rang dijalan

" 1A 11 12

$empat ibadah +esehatan Politik 0edia

pengangguran, anak sekolah, binatang liar, dan lain8lain 0esjid, gereja, *ihara, kuil )da yang sakit4 akut 3 kronis, dekat dengan tempat pelayanan kesehatann 3 tidak +ampanye, poster dan dampaknya terhadap kesehatan $elivisi, majalah, koran, bagaimana mencapainya4 mudah 3 tidak

e. Pelayanan *esehatan $an sosial01asilitas elayanan *esehatan


+>0P>N%N Pelayanan kesehatan @asilitas didalam komunitas dan @asilitas diluar komunitas /)$) Pelayanan, bayaran, jam pelayanan 'umber daya +arakteristik pemakai 'tatisitik (jumlah kunjungan, hari, bulan, tahun Pelayanan 'osial @asilitas didalam komunitas dan @asilitas diluar komunitas +onseling Pusat belanja /an lain8lain

1. E*onomi (ndikator ekonomi dan sumber in!ormasi ()nderson %.$, 0c.@arley 1, 2AAA
N> 1 +arakteristik @inansial a. ;umah tangga ;ata8rata pendapatan Persentase rumah tangga diba*ah miskin Persentase rumah tangga yang menerima pelayanan Persentase rumah tangga dikepalai *anita b. (ndividu Pendapatan perorang -iaya perbulan masing8masing sda 'ensus Camat 6urah (N/(+)$>; '.0-%; /)$)

Persentase yang miskin +arakteristik pekerjaan a. b. +elompok umum Persentase bekerja Persentase pengangguran Persentase pensiunan +elompok khusus Persentase *anita dengan anak bekerja Persentase pimpinan Persentase teknisi Persentase petani Persentase pekerjaan lain 'ensus /epnaker Camat36urah 'da

'. Keamanan $an trans ortasi


N> 1 +>0P>N%N +ualitas pelayanan perlindungan +ebakaran Polusi 2 & 'anitasi limbah +ualitas )ir $ransportasi 4 s*asta 3 pemerintahan -us, 1alan tol, udara, laut, kereta api '.0-%; /)$) $ata kota, /inas kebakaran, /inas

P., +ontor Polisi P/)0 /ephub

h. Politi* $an emerintahan


N> 1 +>0P>N%N Pemerintah 4 ;$, ;5, 6urah, Camat, dan seterusnya

2 & 7

+elompok pelayanan masyarakat 4 P++, 6P0+, dan lain8lain Politik 4 peran serta parpol dalam pelayanan kesehatan +ebijakan pemerintah dalam pelayanan kesehatan

i. Kom"ni*asi
N> +>0P>N%N

1 2

+omunikasi !ormal4 koran, televisi, dan radio +omunikasi in!ormal4 papan pengumuman di mesjid

2. Pen$i$i*an
N> 1 'tatus pendidikan $ingkat pendidika $ipe sekolah 2 -ahasa Pendidikan yang tersedia di dalam dan di luar komunitas Pelayanan 'umber +arakteristik pemakai +eadekuatan dapat dicapai /iknas, +epala 'ekolah +>0P>N%N '.0-%; /)$) 'ensus, 6urah, Camat

*. Re*reasi
N> +>0P>N%N

0acam !asilitas rekreasi

2 & 7

$empat rekreasi -ayaran Fang menggunakan

2.&.2

)nalisa data dan Perumusan /iagnosa kepera*atan a. Analisa $ata )nalisa data berarti pera*at komunitas mempelajari data8data yang telah terkumpul melalui metode pengumpulan data. /ata yang telah terkumpul dapat berupa data kualitati! dan kuantitati!. )nalisa data dilakukan untuk melihat masalah kesehatan yang dialami masyarakat dan untuk mengidenti!ikasi kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan. )nalisa data juga memberikan in!ormasi tentang kekuatan yang dimiliki oleh masyarakat, sistem pendukung dan sumber8sumber yang dapat diman!aatkan untuk peningkatan kesehatan. 1 $ahap8tahap analisa data )nalisa seperti beberapa prosedur lain yang kita lakukan, dapat dipandang sebagai suatu proses yang mempunyai beberapa langkah atau tahapan.

$ahapan8tahapan yang digunakan untuk membantu melakukan analisa tersebut adalah sebagai berikut4 a 0engelompokkan data atau mengkategorikan data 0engelompokkan atau mengkategorikan data sangat

membantu kita dalam melakukan analisa data yang telah dikumpulkan dalam komunitas. Pengelompokkan yang biasa digunakan yaitu berdasarkan4 8 +arakteristik demogra!i (jumlah anggota keluarga, usia, jenis kelamin, kelompok rasial dan etnik, dan lain8lain . 8 +arakteristik geogra!i (batas *ilayah, jumlah dan tipe tetangga, lingkungan tempat tinggal, dan jalan . 8 +arakteristik sosial ekonomi (pekerjaan, pendapatan, pendidikan, rumah se*aan, rumah pribadi 8 +arakteristik sistem pendukung dan pelayanan kesehatan (rumah sakit, klinik, pusat kesehatan mental, dan sebagainya . b 0eringkas 'etelah metoda pengkategorian dilakukan, langkah selanjutnya adalah meringkas atau menyimpulkan data pada masing8masing kategori yang telah dikelompokkan dapat dalam bentuk penghitungan, tabel ataupun gra!ik. c 0embandingkan

6angkah selanjutnya yaitu membandingkan data, apakah ada data yang menyimpang atau abnormal, apakah ada data8 data yang tidak pantas atau kesalahan8kesalahan saat mengelompokkan data, sehingga perlu adanya revalidasi data. /ata8data yang diperoleh dari masyarakat dari *ilayah binaan, dibandingkan dengan data8data yang sama seperti data yang bersi!at kecamatan, kabupaten atau nasional.

Pengambilan kesimpulan 'etelah data dibandingkan, tahapan paling akihir adalah penarikan kesimpulan yang logis dari bukti8bukti yang diperoleh yaitu pengambilan kesimpulan yang mengarah pada pernyataan diagnosa kepera*atan. Pada tahap ini, dilakukan sintesa apa yang diketahui pera*at tentang komunitas tersebut, yaitu apa maksud 3 arti dari data tersebut.

+omponen yang dianalisa a Core dari komunitas /ata core dari komunitas yaitu meliputi pengukuran demogra!i, tipe data secara khusus ditampilkan berupa gra!ik atau diagram. -erangkali, ilustrasi yang paling representati! untuk komposisi umur dan jenis kelamin dari sebuah populasi adalah pyramid populasi.
+ategori data ;ingkasan +esimpulan

pernyataan3pengukuran 'ejarah /emogra!i .mur 1enis kelamin ;as3etnik $ipe rumah tangga 'tatus perka*inan 'tatistik vital +elahiran +ematian (bayi, neonatus, janin,

kematian kasar Penyebab kematian

6ingkungan !isik /alam mempelajari komponen !isik, pengumpulan data dimulai dengan inspeksi komuniti serta disimpulkan dengan merivie* sistem dan mempelajari data pendukung.
;ingkasan +ategori data pernyataan3pengukuran (nspeksi 4 *indshield survey $anda vital (n!ormasi komunitas >bservasi iklim +epadatan penduduk ;evie* sistem 'istem social, perumahan dan bisnis tentang *ilayah dan +esimpulan

+esehatan dan pelayanan sosial )nalisis kesehatan dan pelayanan sosial yaitu meliputi analisa terhadap !asilitas kesehatan yang ada di luar masyarakat dan pelayanan kesehatan di masyarakat serta pelayanan sosial yang ada di luar dan di masyarakat.
;ingkasan +ategori data pernyataan3pengukuran @asiltas kesehatan , %Btrakomunitas (ntrakomunitas @asiltas sosial , %Btrakomunitas (ntrakomunitas +esimpulan

%konomi )nalisa karakteristik ekonomi dan keuangan meliputi indeks kekayaan perorangan (pendapatan , indikator kekayaan industri dan bisnis, dan status pekerja dari komunitas. (ni dapat melihat status ekonomi dari masyarakat dari suatu *ilayah. -erikut ini contoh tabel analisa karakteristik ekonomi
;ingkasan +ategori data pernyataan3pengukuran +arakteristik keuangan rumah tangga ;ata8rata pendapatan rumah tangga G keluarga dengan pendapatan diba*ah garis kemiskinan G *anita sebagai kepala keluarga +arakteristik industri3bisnis +arakteristik tenaga kerja +esimpulan

$ingkatan gaji , G s*asta, G pemerintah, G pekerja +arakteristik pekerjaan +elompok pekerjaan

$ransportasi dan keamanan /ari pengkajian komponen keamanan dan transportasi ditentukan kategori, diringkaskan, dibandingkan dan dibuat kesimpulannya, berikut ini contoh tabel analisa datanya, sehingga dapat disimpulkan keamanan dan transportasi di suatu *ilayah.
;ingkasan +ategori data pernyataan3pengukuran Keamanan Pelayanan perlindungan terhadap kebakaran Pembuangan kotoran )ir yang dapat diminum Pembuangan benda padat 'anitasi .dara Transportasi Pribadi (untuk bekerja +etidakmampuan transportasi3berpergian +esimpulan

Politik dan pemerintahan +omponen ini sangat berguna dalam proses analisa kepera*atan, karena dapat menggambarkan orang dan organisasi yang berpengaruh

atau penting dalam tahapan penyusunan dan pelaksanaan intervensi pada komunitas.

+omunikasi +omponen ini dianalisa berguna dalam tahapan pelaksanaan intervensi pada komunitas.

h
+ategori data

Pendidikan
;ingkasan +esimpulan pernyataan3pengukuran Status pendidikan 6ama mengikuti sekolah sampai selesai , G lulusan sekolah tinggi Fang terda!ar disekolah , G sekolah dasar, G sekolah tinggi, perguruan +emampuan bahasa , G populasi dengan keahlian bahasa inggris kurang Sumbe-sumber pendidikan (ntra komonitas %Btra komunitas

i
+ategori data

;ekreasi
;ingkasan +esimpulan pernyataan3pengukuran $empat rekreasi @asilitas rekreasi

&. Per"m"san $ia'nosa Pernyataan diagnosa adalah tahap akhir dalam proses analisa data. )nalisa data dapat dimulai dari core komunitas. Core dipengaruhi oleh semua subsistem yang digambarkan oleh model lingkaran dari 0c. @arlene dan )nderson (2AAA . 'ubsistem sangat dipengaruhi oleh core dan dapat menyebabkan munculnya masalah kesehatan pada core. >leh karena itu etiologi dapat muncul dari satu atau lebih subsistem. /iagnosa kepera*atan merupakan pernyataan yang mensintesa pengkajian data yang terdiri dari penggambaran masalah dan etiologi. /iagnosa ini juga merupakan gambaran respons komunitas terhadap masalah aktual, risiko dan kesejahteraan atau potensial yang ada di *ilayah tersebut. /iagnosa kepera*atan ber!okus pada karakteristik yang ada pada komunitas atau kelompok, seperti pekerjaan, pendidikan, kondisi geogra!is, dan lain8lain. 'esuai konsep proses kepera*atan, diagnosa kepera*atan mempunyai & bagian, yaitu 1 2 & /eskripsi masalah, respon, atau pernyataan (denti!ikasi !aktor etiologi berhubungan dengan masalah Hejala dan symptom dari karakteristik masalah.

(. Prioritas 3asalah
0asalah No +esehatan a b C d e ! g h i j k l 1umlah

+eterangan , a. ;esiko terjadi b. ;esiko parah c. Potensial untuk pendidikan kesehatan d. 0inat masyarakat e. 0ungkin diatasi !. 'esuai program g. $empat h. 5aktu i. /ana j. @asilitas kesehatan k. 'umber dana l. 'esuai dengan peran pera*at

+eterangan pembobotan , 1. 'angat rendah 2. ;endah &.

2.#.#

Inter%ensi

)da 7 strategi intervensi , a binaan b Penyebaran in!ormasi +(0 (+omunikasi (n!ormasi 0otivasi keluarga

8 8 8 c 8 8

Penyuluhan Penyebaran lea!let Penyebaran pam!let Pendidikan dan Pelatihan Pelatihan 3 penyegaran kader 'upervisi kader

d Penggerakan massa 8 8 8 8 +esehatan lingkungan , kerja bakti +unjungan balita ke posyandu +unjungan lansia ke posyandu +ampanye kesehatan

2.&.7

(mplementasi 0erupakan tahap realisasi dari rencana asuhan kepera*atan komunitas yang telah disusun.Prinsip dalam pelaksanaan implementasi kepera*atan,yaitu , 1. -erdasarkan respon masyarakat 2. /isesuaikan dengan sumber daya yang tersedia dimasyarakat &. 0eningkatkan kemampuan masyarakat dalam memelihara diri sendiri serta lingkungannya 7. -ekerja sama dengan pro!esi lain :. 0enekankan pada aspek peningkatan kesehatan masyarakat dan pencegahan penyakit

<. 0emperlihatkan perubahan lingkungan masyarakat =. 0elibatkan partisipasi dan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan implementasi kepera*atan Hal8hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan implementasi kepera*atan,yatu, 1. +eterlibatan petugas kesehatan non kepera*atan,kader,tokoh

masyarakat dalam rangka alih peran. 2. $erselenggaranya tujuan medis dan rujukan kesehatan &. +eterpaduan dengan pelayanan kesehatan dan sector lainnya 7. 'etiap tindakan kepera*atan yang telah dilaksanakan dicatat pada catatan yang telah disajikan

2.&.:

%valuasi %valuasi adalah sekumpulan metode dan keterampilan untuk

menentukan apakah program kerja sesuai rencana atau apakah pelayanan kesehatan memenuhi tuntutan masyarakat ( Posavac and

Carey,1""A .+egiatan yang dilakukan pada penilaian adalah , 1. 0embandingkan hasil tindakan yang dilaksanakan dengan tujuan yang telah ditetapkan. 2. 0enilai e!ekti!itas proses kepera*atan mulai dari tahap pengkajian sampai dengan pelaksanaan. &. Hasil penilaian kepera*atan digunakan sebagai bahan perencanaan selanjutnya apabila masalah belum teratasi.

+egunaan Penilaian , 1. .ntuk menentukan perkembangan kepera*atan kesehatan masyarakat yang diberikan. 2. .ntuk menilai hasil guna,daya guna,dan produktivitas asuhan kepera*atan yang diberikan. &. 0enilai pelaksanaan asuhan kepera*atan. 7. 'ebagai umpan balik untuk memperbaiki atau menyusun siklus baru dalam proses kepera*atan. 6angkah8langkah dalam mengevaluasi , 1. 0embuat garis besar dan masalah kesehatan komunitas. 2. 0eumuskan tujuan pera*atan khusus dalam bentuk hasil yang diharapkan oleh masyarakat. &. 0enentukan criteria dan standar evaluasi serta sumber data. 7. 0embandingkan keadaan yang nyata dengan criteria dan standar :. 0engidenti!ikasi hambatan yang dihadapi dan rencana untuk memperbaikinya.

$ujuan umum evaluasi , .ntuk meningkatkan program dan memberikan arahan pada evaluator atau manajer. $ujuan +husus avaluasi , 1. 0eningkatkan perencanaan program pelayanan dan hasilnya.

2. 0eningkatkan e!isiensi dan e!ekti!itas program. &. 0enentukan apakah program dapat dimulai,dilanjutkan atau dipilih alternative lain. 7. 0engkaji upaya organisasi,e!ekti!itas,e!isiensi,adekuasi,kesesuaian

dari pelayanan kesehatan. :. 0encari in!ormasi untuk keputusan pelaksanaan program. $ipe evaluasi yang dilakukan , 1. %valuasi proses +esesuaian dalam membantu secara melaksanakan e!ekti! dengan kerja semua

kelompok,berkomunikasi

anggota,berkomunikasi secara e!ekti! dengana target komunitas. 2. %valuasi hasil Peran secara keseluruhan dalam kelompok,melakukan tugas yang telah disepakati,menghasilkan pekerjaan yang berkualitas dan

mendemonstrasikan proses belajar dari kelompok. $ujuan jangka panjang Perubahan perilaku masyarakat 8 8 'tatus kesehatan meningkat 0asalah teratasi $ujuan jangka pendek 'etelah 2 bulan tindakan 8 8 :AG *arga mendapatkan in!ormasi tentang II. :AG kader mampu menberikan penyuluhanII.

1umlah kader terlatih bertambahII. orang