Anda di halaman 1dari 2

Tema

: 1. Perilaku Konsumen dalam Memilih Produk 2. Perilaku Konsumen dalam Menentukan Pasar

Mata Kuliah : Teori Organisasi Umum 2

1. Perilaku Konsumen dalam Memilih Produk Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan serta pengevaluasianproduk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untukmembuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (lowinvolvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan unutuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Sebelum dan sesudah melakukan pembelian, seorang konsumen akan melakukan sejumlah proses yang mendasari pengambilan keputusan, yakni: a. Pengenalan Masalah Konsumen akan membeli suatu produk sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapinya. Tanpa adanya pengenalan masalah yang muncul, konsumen tidak dapat menentukan produk yang akan dibeli. b. Pencarian Informasi Setelah memahami masalah yang ada, konsumen akan termotivasi mencari informasi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada melalui pencarian informasi. Proses pencarian informasi berasal dari dalam memori (internal) dan berdasarkan pengalaman orang lain (eksternal). c. Mengevaluasi Alternatif Setelah konsumen mendapat berbagai macam informasi, konsumen akan mengevaluasi alternatif yang ada untuk mengatasi permasalahan yang dihadapinya. d. Keputusan pembelian Setelah konsumen mengevaluasi beberapa alternatif strategis yang ada, konsumen akan membuat membuat keputusan pembelian. Terkadang waktu yang dibutuhkan antara membuat keputusan pembelian yang aktual tidak sama dikarenakan adanya hal-hal lain yang perlu dipertimbangkan. e. Evaluasi pasca pembelian Merupakan evaluasi yang dilakukan konsumen tidak hanya berakhir pada tahap pembuatan keputusan pembelian. Setelah membeli produk tersebut, konsumen akan melakukan evaluasi apakah produk tersebut sesuai dengan harapannya. Dalam hal ini, terjadi kepuasan dan ketidakpuasan konsumen. Konsumen akan puas jika produk tersebut

sesuai dengan harapannya dan selanjutnya akan meningkatkan permintaan akan merek tersebut pada masa depan. Sebaliknya, konsumen akan merasa tidak puas jika produk tersebut tidak sesuai dengan harapannya dan hal ini akan menurunkan permintaan konsumen pada masa depan. 2. Perilaku Konsumen dalam Menentukan Pasar Kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh produsen dan lembaga lainnya, strategi pemasaran adalah satu-satunya variable yang dikendalikan oleh pemasar. Dalam hal ini pemasar berusaha mempengaruhi konsumen dengan menggunakan stimul-stimul pemasaran seperti iklan dan sejenisnya agar konsumen bersedia memilih merek produk yang ditawarkan. Strategi yang lazim di tawarkan, penentuan harga jual, strategi promosinya dan bagaimana distribusinya. Sebuah perusahaan yang memahami bagaimana pelanggan/konsumen akan bereaksi terhadap berbagai bentuk produk dan harga maka perusahaan tersebut akan lebih baik dari perusahaan-perusahaan yang menjadi pesaingnya. Ketika produsen akan melakukan suatu pemasaran perusahaan atau pihak produsen harus memahami strategi penjualan dimana kita harus mampu menilai bagaimana cara untuk memuaskan kebutuhan konsumen dengan mengkonsumsi produk atau jasa yang kita tawarkan. Pemahaman untuk indakan atau perilaku konsumen ini sangatlah penting sehingga kita mampu memandang secara kreatif , mengindentifikasi dan memanfaatkan peluang yang muncul di pasar. Perilaku konsumen adalah sebuah tindakan dan proses untuk mengambil keputusan baik secara individu maupun organisasi terhadap pemilihan suatu produk tertentu guna memenuhi selera,kebutuhan dan keinginan. Keinginan secara individu bersifat hanya untuk menggunakan barang atau jasa untuk penggunakkan sendiri sedangkan keperluan yang dilakukan secara organisasi terhadap permintaan barang atau jasa guna untuk memenuhi keberlasungan organisasi tersebut.

Faktor eksternal dan internal akan mempengaruhi dalam pengambilan suatu keputusan untuk membeli atau tidak membeli suatu barang .faktor internal ini mencangkup motivasi, persepsi, pemahaman, kepercayaan, sikap, dan kepribadian seseorang. Sedangkan faktor dari internalnya, yaitu meliputi aspek kultur, subkultur, klas sosial, kelompok referensi, keluarga, serta peran dan status seseorang dalam kehidupan kelompok. Sumber: http://wikipedia.com/2012/05/perilaku-konsumen-dalam-menentukan.html