Anda di halaman 1dari 6

Blok 18 LBM 5

Step 1 1. Wajah adenoid - Wajah yang terlihat kecil dan lonjong - Ditandai dengan penyempitan lengkong rahang, bibir bawah kering, hipertrofi - Seperti wajahnya panjang dan sempit - Gigi atas protrusif dan bibir terbuka 2. Massler water holding test - Tes dengan tisue atau kertas yang diletakan depan pasien dengan mata tertutup, untuk melihat apakah pasien bernapas melalui hidung/mulut - Mengisi mulut dengan air tanpa menelan selama 3 menit - Massler buterfly tes pakai tissue 3. Perawatan myofungsional - Perawatan yang bertujuan untuk mengembalikan fungsi otot - Perawatan yang menggunakan suatu prinsip kerja dengan cara menyalurkan / menuntun kekuatan alami otot. Mengembalikan fungsi oklusi dengan bantuan fungsi otot 4. Palatal bite - Palatan meninggi dan menjadi sempit - Gigi bawah yang melakukan oklusi pada palatal (gigi menyentuh palatal) - Karena ngigi RA protrusif jadi gigi RB kontak ke palatal, bisa jadi gigi RA supraoklusi Step 2 1. 2. 3. 4. Mengapa anak tsb memiliki kebiasaan lewat mulut dan pilek? Penyebab apa? Hubungan bernapas lewat mulut dan gigi atas lebih maju? Bagaimana menghilangkan badhabit skenario? Apa yang dimaksud dengan pemeriksaan overjet lebih 8 mm, SNA dan SNB, dan hubungan dengan diagnosa? 5. Perawatan yang lebih baik untuk kasus skenario apa? Fixed atau lepasan? 6. Apa macam2 kelainan dentofasial? 7. Macam perawatan myofungsional lepasan dan fix? 8. Oto mana yang berpengaruh pada kasus ini? 9. Kapan waktu yang tepat dilakukan perawatan skenario? 10. Akibat bernapas lewat mulut?

Step 3 1. Mengapa anak tsb memiliki kebiasaan lewat mulut dan pilek? Penyebab apa? - Penyebab pilek: o Karena suhu udara o Pilek karena Ada sumbatan yang mengganggu jalur pernapasan atas, bisa juga karena alergi, sinusitis paranasal menyebabkan hidung berat dan napas susah dan menyebabkan pilek. - Penyebab bernapas lewat mulut o Pilek secara terus menerus jadi menyulitkan bernapas lewt hidung, sehingga nyaman melalui mulut o Ada struktur anatomis seperti bibir atas lebih pendek jadiberpotensi bernapas lewat mulut, selain itu jg faktor obstruktif hidung o Mungkin ada pilek, jadi sulit bbernapas lewat hidung, jadi kebiasaan bernapas lewat mulut 2. Hubungan bernapas lewat mulut dan gigi atas lebih maju? - Bernapas lewat mulut terjadi ketidak seimbangan antara otot2 diwajah, otot lidah , bibir, pipi. Menyebabkan mulut terbuka, lidah kedepan bawah mengakibatkan mandibula lebar ke lateral dan maksila menyempit, maksila menyempit menyebabkan protrusif. Protrusif dikarenakan tidak adanya tahanan dari otot bibir 3. Bagaimana menghilangkan badhabit skenario? - Faktor penyebab, kalau disebabkan karena pembesaran adenoid bisa dlakukan adenotektomi, malforlmasi kongenital bisa dilakukan bedah atau ortodontik - Bernapas lewat mulut terapi myofungsional, biasanya dianjurkan pada masa pertumbuhan karena akan memaksimalkan tekanan dari otot. Memacu otot menjadi seimbang. o Terapi menjepit pensil sehingga membiasaan bernapas lewat hidung o Plaster surgical o Bibir atas dibiasakan turun kebawah o Oral screen o Vestibular screen - Sinusitis dilakukan terapi thd sinusitis dulu - Terapi bisa berjalan beriringan, sambil menunggu bedah bisa dirujuk ke THT 4. Apakah kalau penyebabkan karena anatomis tetap harus perawatan konvensional lebih dahulu? - Tidak perlu parawatan konvensional, langsung surgery - Cara membedakan yang disebabkan oleh anatomis dan bad habit? o Ananmesis:

Dilihat dari riwayat penyakit kalau tidak ada riwayat seperti sinusitis bisa jadi anatomi. Sejak lahir untuk kongenital o Pemeriksaan penunjang dilihat apanya?

5. Apa yang dimaksud dengan pemeriksaan overjet lebih 8 mm, SNA dan SNB, dan hubungan dengan diagnosa? - SNA normal 82 dengan SD 2, kalau lebih dari angka normal maksila retrudet, kalau kurang protrudet (diskenario 79) - SNB normal 80 dengan SD 2, karena di skenario 72 jadi retrudet mandibula - SNA dan SNB mengetahui relasi RA dab RB terhadap kranium. Melihat kelainan skeletal. - Overjet normal 2 mm, kalau lebih dari 2 mm artinya protrusif. - Overjet dihitung jarak horizontal dari RA ke RB 6. Perawatan yang lebih baik untuk kasus skenario apa? Fixed atau lepasan? Disertai Alasan - LI 7. Apa macam2 kelainan dentofasial? - Kelainan besarn gigi, dipengaruhi ras - Kelainan bentuk gigi,dipengaruhi ras - Posisi gigi, rotasi, tonjol gigi yang lebih tinggi atau rendah - Dapat mempengaruhi bentuk lengkung gigi, aktivits TMJ, dan fungsi otot2 sekitar mulut 8. Macam perawatan myofungsional lepasan dan fix? Perawatan modifikasi pertumbuhan, jadi kondil dipaksa untuk tumbuh. - Fix, dikembangkan oleh ilmuan2 amerika o Perawatan herbst, mandibula dipaksa untuk maju, jadi mandibula bisa tumbuh(definisi?), berapa lama?, kekuatan? Indikasi: Pasien yang memiliki obstruksi jalan napas Pasien tidak kooperatif Kontraindikasi: Pasien kooperatif o MARA (mandibular anterior cemented twin block) o Forssus appliance Lepasan

Kekurangan: setelah tidak dipakai akan kembali lagi giginya, gigi kembali berjejal tapi hanya sedikit. Berapa lama pasien memakai alat myofungsional? o Twin blok Indikasi: MO klas II di I, gigi normal Overjet ringan Pasien kasus distooklusi segmen bukal Kontraindikasi Klas II maksila mengalami prognasi dan mandibula normal Gigi sangat berjejal o Aktivator o Bionator o Frankle: dikembangkan oleh ilmuan jerman, dikarenakan ilmuan2 tsb sangan menyukai atal2 lepasan. Probandusnya tahanan perang, efek pemakaian maksimal dalam waktu yang tidak terlalu lama. 9. Apa saja Komponen alat lepasan? - Plat dasar - Komponen retentif - Komponen aktif - Komponen pasif - Penjangkar 10. Otot mana yang berpengaruh pada kasus ini? - m. buccinator - m. maseter - m. pterigoideus lateral 11. Kapan waktu yang tepat dilakukan perawatan skenario? - Perawatan saat itu juga, perawatan orto bisa setelah penyebab2nya diselesaikan. - Perawatan myofungsional Sebelum melewati puncak pertumbuhan - Puncak pertumbuhan bisa dilihat melalui indeks karpal 12. Akibat bernapas lewat mulut? - Palatum sempit, karena ada tekanan dari dalam ke luar dan sebaliknya. Sedangkan mandibula tetap karena ditahan oleh lidah - Malposisi, karena RA menyempit akhirnya gigi kekurangan tempat sehingga malposisi - maloklusi gigi seperti openbite - Retrusif maksila maupun mandibula - Penyakit2 RM seperti karies, mulut yang kering dapat menyebabkan rentan karies

Gingivitis, karena gingiva kering dan ketidakseimbangan flora normal mulut menjadi lalu menyebabkan vasokontriksi pembuluh darah meningkat, dan gingiva rawan terkena iritasi. Gingivitis kronis dapat menyebabkan hipertofi gingiva danhalitosis

LO 1. Perawatan myofungsional disertai gambar, indikasi kontraindikasi, komponen2 alat myofungsional dan fungsinya 2. Etiologi kelainan dentofasial dan patofiologinya?