Anda di halaman 1dari 5

Setiap tanaman membutuhkan nutrisi untuk dapat hidup dan berkembang dengan baik.

Untuk memenuhi nutrisi tersebut salah satunya dengan cara memberikan pupuk kepada tanaman tersebut. Pupuk dapat memberikan nutrisi-nutrisi yang dibutuhkan untuk tanaman agar dapat tumbuh subur dan sehat. Para ibu rumah tangga yang mempunyai taman pribadi di rumahnya pasti sedikit banyak membutuhkan pupuk. Tetapi harga pupuk bagus terkadang lumayan mahal dan tidak alami. Tidak alami di sini karena kebanyakan pupuk yang di jual adalah pupuk kimia, sehingga tidak ramah lingkungan. Apalagi jika dibutuhkan dalam porsi besar, maka akan banyak memakan biaya. Selain itu pupuk dalam keadaan cair lebih mudah digunakn dan lebih mudah di serap oleh tanaman dan tanah. Dari berbagai macam masalah di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kita membutuhkan pupuk dengan spesifikasi berikiut: -murah -bagus -lumayan banyak -bisa menyuburkan tanaman -ramah lingkungann -dalam bentuk cairan

Solusi Di dalam masalah ini ada poin2 penting kebutuhan yang perlu diperhatikan. Yang pertama bahan baku pembuatan pupuk, kapasitas produksi, dan efektivitas penyuburan tanah. Untuk bahan baku, diperlukan bahan baku yang alami dan tidak terbuat dari bahan-bahan kimia. Seperti timbuhtumbuhan atau bahan organik lainnya. Hasilnya yang berupa cairan yang mudah digunakan.

Natursense kali ini menghadirkan pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos yang bermanfaat untuk tanaman kesayangan kita. Sebagian besar pupuk kompos yang berasal dari sampah dapur merupakan sampah organik yang terdiri atas sampah sayuran dan buah-buahan. Sampah organik merupakan sampah yang bisa terurai. Dengan pengolahan yang tepat, sampah ini dapat menjadi pupuk yang bermanfaat untuk tanaman Anda. Bagaimana cara pembuatannya?

Kumpulkan sampah sisa rumah tangga Anda. Pastikan sampah telah dipisahkan antara yang organik dan non-organik. Sampah yang akan digunakan untuk membuat pupuk adalah sampah organik. Untuk sampah sayuran, gunakan sayur yang belum melalui proses pemasakan. Cincang sampah organik dengan ukuran 1-2cm. kemudian masukkan ke dalam ember besar. Diamkan sampah hingga membusuk. Untuk proses pembusukannya, Anda bisa membiarkan sampah membusuk dengan sendirinya atau dipercepat prosesnya dengan menggunakan larutan EM4. Larutan ini bisa didapat pada berbagai toko yang menjual keperluan bercocoktanam. Tutup rapat ember yang berisi sampah organik tadi. Tambahkan larutan pembusuk setiap kali Anda memasukkan sampah baru ke dalam ember. Letakkan di tempat yang teduh. Aduk ember secara rutin setiap 3 hari sekali agar campuran merata. Diamkan ember sampah organik tersebut hingga kurang lebih 2 minggu, hingga terjadi proses komposting. Pada akhirnya nanti akan terdapat dua jenis pupuk, pupuk cair dan pupuk padat. Sebelum digunakan sebagai pupuk atau media tanam, kompos yang padat harus terlebih dahulu dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Sementara untuk yang cair bisa langsung digunakan pada tanaman.

Cairan kompos dicampur dengan air dengan perbandingan 1:5. Jika cairan kompos mengeluarkan bau yang tidak sedap bisa dicampurkan dengan kapur sirih yang telah dilarutkan dengan air.

Cara Membuat Nasi Bola Keju


Beberapa waktu yang lalu, saia mencoba mempraktekkan kursus memasak secara otodidak. Berbekal dari secarik kertas resep (lupa nemu dimana), mencoba bergaya ala chef kelas dunia Topik kursus memasak kali ini, cara membuat nasi bola keju. Jajanan sehat, murah dan pastinya mengenyangkan jika dimakan dalam jumlah banyak. Langsung aja, resep dari kursus memasak yaitu: Bahan:

100 gram beras, cuci bersih, lalu tiriskan. 300 mL kaldu ayam / kaldu sayur 1 sdm minyak sayur 3 butir bawang merah, haluskan 2 siung bawang putih, haluskan 1 buah wortel, serut sampai halus 50 gram kacang tolo/merah, rendam lalu rebus hingga matang, setelah itu cincang kasar 50 gram keju, diparut halus campur 1/2 sdt merica dan 1/2 sdt garam 1 kuning telur ayam, kocok lepas 100 gram tepung terigu untuk balutannya 3 sdm biji wijen secukupnya minyak goreng secukupnya

Cara Memasak:

masak beras tadi dengan kaldu, hingga matang dan lunak, lalu sisihkan terlebih dahulu panaskan wajan, masukkan minyak sayur, bawang merah dan putih, tumis sampai berbau harum tambahkan nasi, kacang tolo/merah dan keju, aduk hingga lembut dan rata, lalu angkat (jadi adonan) ditempat terpisah, campur tepung dan wijen, ambil sesendok adonan, bentuk bulatbulat, lalu gulingkan ke dalam campuran tepung-wijen hingga merata, lakukan hingga adonan habis panaskan minyak, goreng sampai kekuningan

Saran:

apinya dibuat kecil agar matangnya merata karena saia menggorengnya dalam keadaan api besar, jadinya yang matang hanya bagian luar, bagian dalam masih agak setengah matang.

Sajikan dengan minuman kopi hangat, hmm. Nikmatnya dunia Aslinya di: http://gajahpesing.blogdetik.com/cara-membuat-nasi-bola-keju/#ixzz2gjMV9bM8

Cara membuat yoghurt Bahan-bahan untuk Membuat Yogurt :


1000 ml Susu (bisa susu apa saja) 1/2 Cangkir biang Yogurt/Yogurt Plain (yogurt yang masih mengandung bakteri yang masih hidup/bakteri probiotik)

Cara Membuat Yogurt Sendiri Sehat dan Nikmat : 1. Tuangkan susu kedalam panci dan panaskan dengan kompor api kecil maupun dengan oven dengan temperatur kira-kira hingga 85 derajat Celcius sambil di aduk-aduk perlahan. Yang perlu diperhatikan saat proses pemanasan jangan sampai susu mendidih dan hangus di bagian bawahnya. Proses pemanasan susu bertujuan untuk mengubah struktur protein susu agar berubah menjadi padat. 2. Setelah dirasa cukup angkat susu dan dinginkan dengan mencelupkan panci ke dalam baskom atau wadah besar lain yang di beri air sambil diaduk perlahan-lahan hingga temperatur susu mencapai kira-kira 43 derajad Celcius. 3. Jika sudah mencapai temperatur yang diinginkan tuangkan yogurt plain atau yogurt dengan bakteri hidup kedalam panci berisi susu. Ratakan dengan cara diaduk-aduk hingga pencampuran kedua bahan rata secara keseluruhan. 4. Pindahkan cairan susu yang sudah tercampur dengan yogurt plain ke dalam wadah yang bersih, lalu tutup rapat-rapat atau bisa ditutup dengan plastik rapat agar proses inkubasi berjalan bagus. 5. Dalam proses inkubasi diamkan cairan yogurt agar bakteri tumbuh dan berkembang. Usahakan agar temperatur tetap terjaga sekitar 38 derajad Celcius. Proses ini kira-kira membutuhkan waktu selama 7 jam. Semakin lama didiamkan tingkat keasaman akan semakin tinggi dan tekstur akan menjadi lebih kental. 6. Setelah didiamkan selama sekitar 7 jam atau lebih dinginkan yogurt yang telah mengental selama beberapa jam sebelum dikonsumsi. Hal ini akan lebih mengawetkan atau menambah waktu kadaluwarsa yogurt selama 1-2 minggu.