Anda di halaman 1dari 42

1

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Istilah gastroenteritis digunakan secara luas untuk menguraikan pasien yang mengalami perkembangan diare dan atau muntah akut. Istilah ini menjadi acuan bahwa terjadi proses inflamasi dalam lambung dan usus. Gastroentritis ( GE ) adalah peradangan yang terjadi pada lambung dan usus yang memberikan gejala diare dengan atau tanpa disertai muntah. (Sowden,et all. !!"). Gastroenteritis diartikan sebagai buang air besar yang tidak normal atau bentuk tinja yang encer dengan frekwensi yang lebih banyak dari biasanya. (#$%I, !"&). Gastroenteritis adalah inflamasi pada daerah lambung dan intestinal yang disebabkan oleh bakteri yang bermacam'macam, (irus, dan parasit yang pathogen dan infeksi, alergi, atau keracunan )at makanan. (*haley + *ong,s, !!&). -iare adalah buang air besar (defekasi) dengan jumlah tinja yang lebih banyak dari biasanya (normal .. / 0.. ml per jam tinja), dengan tinja berbentuk cairan atau setengah cair (setengah padat) dapat pula disertai frekuensi yang meningkat. (1rif 2ansjoer, !!! 3 &. ). -iare adalah buang air besar encer atau cair lebih dari tiga kali sehari. -iare akut adalah diare yang awalnya mendadak dan berlangsung singkat, dalam beberapa jam atau hari. (*45, !6.). -iare adalah buang air besar (defekasi) dengan tinja berbentuk cair atau setengah cair (setengah padat), kandungan air tinja lebih banyak dari biasanya lebih dari 0.. gram atau 0..ml708jam. -efinisi lain memakai kriteria frekuensi, yaitu buang air besar encer lebih dari 9 kali7hari. :uang air besar encer tersebut dapat disertai lendir dan darah. -iare merupakan keluhan yang sering ditemukan pada anak'anak. -iperkirakan pada anak setiap tahunnya mengalami diare akut atau gastroenteritis akut sebanyak !!........ kasus. -i 1merika Serikat, diperkirakan 6........ pasien berobat ke dokter dan lebih dari 0&..... pasien dirawat di rumah sakit tiap tahun ( ,&; merupakan pasien dewasa) yang disebabkan karena diare atau gastroenteritis. $ematian yang terjadi, kebanyakan berhubungan dengan kejadian diare pada anak'anak atau usia lanjut, di mana kesehatan pada usia pasien tersebut rentan terhadap dehidrasi sedang sampai berat. #rekuensi kejadian diare pada negara'negara berkembang termasuk Indonesia lebih banyak 0'9 kali dibandingkan negara maju.

Sampai saat ini penyakit diare atau juga sering disebut gastroenteritis, masih merupakan salah satu masalah kesehatan utama dari masyarakat di Indonesia. -ari daftar urutan penyebab kunjungan puskesmas atau balai pengobatan, hampir selalu termasuk dalam kelompok 9 penyebab utama bagi masyarakat yang berkunjung ke puskesmas. -ata -epartemen kesehatan <I, menyebutkan bahwa angka kematian diare diindonesia saat ini adalah 09.'99. per ... penduduk untuk semua golongan umur dan ," / 0,0 episode diare setiap tahunnya untuk golongan umur balita. 1ngka kematian diare golongan umur balita adalah sekitar 8 per ... balita. -i laboratorium kesehatan anak <S%- -r. soetomo pada tahun !!" didapatkan 6= penderita diare yang dirawat dengan dehidrasi ringan &;, ". penderita diare dehidrasi sedang =, ;, dan dehidrasi berat 09 ;.tahun 0... terdapat

yang dirawat dengan 00= ( !,&" ;) penderita yang meninggal karena dehidrasi. Sebagian dari penderita ( '0;) akan jatuh kedalam dehidrasi dan kalau tidak segera ditolong &.'".; diantaranya dapat meninggal. 4al inilah yang menyebabkan sejumlah 9&..... / &...... anak dibawah lima tahun meninggal setiap tahunnya. 2enurut Sur(ei $esehatan <umah >angga (S$<>) Indonesia, pada 0.. penyakit diare menempati urutan kedua penyakit mematikan yang berasal dari penyakit infeksi. ?umlah penderita diare di Indonesia pada tahun itu mencapai 8; dan angka kematiannya mencapai 9,6;. @ada bayi, diare menempati urutan tertinggi sebagai penyebab kematian dengan angka mencapai !,8; dari seluruh kematian bayi. $eputusan 2enkes <I Ao. 0 "72enkes7S$7BI70.. tentang pedoman pemberantasan penyakit diare dinyatakan bahwa penyakit diare masih merupakan masalah kesehatan masyarakat Indonesia, baik ditinjau dari angka kesakitan dan angka kematian serta kejadian luar biasa ($C:) yang ditimbulkan. @enyebab utama kematian pada penyakit diare adalah dehidrasi sebagai akibat kehilangan cairan dan elektrolitnya melalui tinjanya. -i negara berkembang pre(alensi yang tinggi dari penyakit diare merupakan kombinasi dari sumber air yang tercemar, kekurangan protein dan kalori yang menyebabkan turunnya daya tahan tubuh.

1.2

Tujuan

>ujuan penyusunan laporan ini adalah untuk melatih keterampilan klinis dan komunikasi dalam menangani kasus penyakit anak, khususnya gastroenteritis yang terjadi pada 1n.G, dengan upaya pendekatan kedokteran keluarga yang bersifat holistik dan komprehensif. 1.3 Manfaat 2enambah pengetahuan medis terhadap penyakit gastroenteritis dari segi klinis dan kedokteran keluarga

BAB II

LAPORAN KA U

2.1 Ana!ne"#" Aama %mur ?enis $elamin >anggal Cahir 1gama 1lamat Aama 1yah %mur 1yah @ekerjaan 1yah Aama Ibu %mur Ibu @ekerjaan Ibu Suku >anggal @eriksa 2.2 Ana!ne"#" . $eluhan %tama 3-iare, :1: D ! kali sehari. 3 1n. G 3 = bulan 3 @erempuan 3.0'.='0. 9 3 Islam 3 ?l. >irto %tomo, 2alang 3 >n.> 3 0& th 3 Swasta 3 Ay.A 3 09 th 3 Ibu <umah >angga 3 ?awa 3 08 ?anuari 0. 8

<iwayat @enyakit Sekarang3 @asien datang ke <SI unisma diantar orang tuanya dengan keluhan :1: D ! kali sehari sejak tadi pagi disertai mual, muntah, dan demam. @asien rewel dan tidak mau makan dan minum. 0. <iwayat @enyakit -ahulu3 ' ' ' ' <iwayat sakit serupa <iwayat -2 3 disangkal 3 disangkal

<iwayat penyakit jantung 3 disangkal <iwayat hipertensi 3 disangkal

' '

<iwayat alergi obat

3 disangkal

<iwayat alergi makanan 3 disangkal

9. <iwayat @enyakit $eluarga ' ' ' ' ' <iwayat keluarga dengan penyakit serupa <iwayat hipertensi <iwayat -2 <iwayat penyakit jantung <iwayat penyakit paru 3 disangkal 3 disangkal 3 disangkal 3 disangkal 3 disangkal

8. <iwayat $ehamilan Ibu Ibu pasien mengatakan tidak pernah sakit waktu hamil 1n.G. 4anya mual dan muntah saat awal'awal kehamilan. >etapi setelah usia 8 bulan ke atas tidak ada keluhan. $ontrol rutin selama kehamilan juga dilakukan ke bidan. &. <iwayat @ersalinan @ersalinan normal ditolong oleh bidan 1n. G merupakan anak pertama dengan. $elahiran cukup bulan. :erat anak pertama waktu lahir 0,! kg, sekarang berumur = bulan. ". <iwayat Sosial Ekonomi3 1n.G adalah anak ke' dengan ayah (>n.>) sebagai wiraswasta dan ibu (Ay.A)

sebagai ibu rumah tangga. biaya hidup sehari'hari dan biaya rumah sakit ditanggung oleh orang tua dan penghasilan cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari'hari. 4ubungan >n.> dengan istri dan anaknya nampak harmonis dan perhatian. =. <iwayat Gi)i 3 @asien makan sehari'hari biasanya 0'9 kali sehari dengan nasi tim, sayur dan lauk yang lembek sejak berumur & bulan, 1n.G juga diberi susu formula.

6. <iwayat Imunisasi Ibu pasien mengatakan bahwa 1n.- sudah diberikan imunisasi :EG, hepatitits :, polio, dan-@>. !. <iwayat pertumbuhan dan perkembangan 3 2enurut ibu pasien 1n. G sudah mulai kuat duduk tanpa pegangan, bisa menggenggam benda atau mainan, mulai bisa merangkak, dan sudah tumbuh gigi. .. $eadaan lingkungan$ keadaan rumah dan lingkungan rumah 1n.C terkesan bagus dan bersih, berjarak dekat dengan rumah tetangganya.

2.3 Ana!ne"#" #"te! . $ulit 0. $epala pada kepala ('). 9. 2ata 3 pandangan mata berkunang'kunang %&'&(, penglihatan kabur 3 kulit gatal ('), kemerahan (') 3 sakit kepala ('), pusing ('), rambut kepala tidak rontok, luka

('7'), ketajaman penglihatan dalam batas normal 8. 4idung &. >elinga ('7') ". 2ulut =. >enggorokan 6. @ernafasan !. $ardio(askuler .. Gastrointestinal kali sehari. 3 sariawan(') 3 sakit menelan('), serak ('), sulit menelan (') 3 sesak nafas (')) batuk (') 3 nyeri dada ('), berdebar'debar (') 3 !ual %*() !unta+ %*(, ,#are %*() @erut $aku %&() :1: D ! 3 tersumbat ('7'), mimisan ('7') 3 pendengaran berkurang('7'), berdengung ('7'), keluar cairan

. Genitourinaria 0. Aeurologi 9. @sikiatri 8. 2uskuloskeletal

3 :1$ lancar, warna dan jumlah dalam batas normal 3 kejang ('), lumpuh (') 3 emosi stabil, mudah marah (') 3 kaku sendi ('), nyeri tangan ('), nyeri kaki ('), nyeri otot ('),

lemas ('), nyeri punggung ('). &. Estremitas 3 1tas sebelah kiri 1tas sebelah kanan :awah sebelah kiri 3 bengkak ('), luka dan nyeri %&( 3 bengkak ('), luka dan nyeri (') 3 bengkak ('), luka dan nyeri (')

:awah sebelah kanan 3 bengkak ('), luka dan nyeri ('). 2.- Pe!er#k"aan .#"#k . $eadaan %mum >ampak rewel dan panas, kesadaran compos mentis (GES E8 F& 2") 0. >anda Fital dan Status Gi)i a. >anda Fital3 Aadi @ernafasan Suhu >ensi 3 0. G7menit, reguler, isi cukup, simetris 3 0& G7menit 3 9",=.E 3 !"7"& mm4g

b. Status gi)i secara antropometri3 :: >: 3 " kg 3 &! cm

Status gi)i normoweight 9. $ulit

ikterik ('), sianosis ('), Turg/r Turun. 8. $epala -bn &. 2ata sklera ikterik ('7'), !ata 0/1/ng, K/njungt#2a 3u0at, pupil isokor. ". 4idung Aafas cuping hidung ('7'), sekret ('7'), epistaksis ('7'), deformitas hidung ('7') =. 2ulut :ibir pucat ('), bibir kering ('), lidah kotor (') 6. >elinga >idak dilakukan !. >enggorokan >idak dilakukan .. Ceher >rakea di tengah, pembesaran kelenjar tiroid ('), pembesaran kelenjar limfe ('), lesi pada kulit (') . >horaks :entuk normal, simetris, pernafasan thoracoabdominal, retraksi sela iga ('7'), spiderne(i ('), sela iga melebar ('), massa ('),kelainan kulit ('), nyeri (') 0. Eor3 Inspeksi 3 ictus cordis tidak tampak @alpasi @erkusi 3 ictus cordis tidak kuat angkat :atas kiri atas 3 IES II Cinea para sternalis sinistra

:atas kanan atas :atas kiri bawah

3 IES II Cinea para sternalis dekstra 3 IES F medial lineo media cla(icularis sinistra

:atas kanan bawah3 IES IF linea para sternalis dekstra 1uskultasi 3 bunyi jantung I'II intensitas normal, regular, bising (') Suara

tambahan jantung 3 (') 9. @ulmo3 Inspeksi @alpasi @erkusi 1uskultasi whee)ing 3 bentuk normal, simetris 3 fremitus raba kiri sama dengan kanan 3 sonor7sonor 3 suara dasar (esikuler rhonchi

8. 1bdomen Inspeksi @alpasi @erkusi 1uskultasi 3 sejajar dinding dada, (enektasi ('),bekas jahitan (') 3 supel, %*(, hepar dan lien tdk teraba, turgor baik, massa ('). 3 timpani seluruh lapangan perut 3 peristaltik (H) normal

&. Ekstremitas3 palmar eritema ('7') 5edem ' ' ' ' ". Sistem genitalia 3 1kral -ingin ' ' ' '

=. @emeriksaan neurologik -bn

10

6. @emeriksaan psikiatrik >idak dilakukan 2.3 D#agn/"#" Gastroenteritis H -ehidrasi Sedang 2.4 Pe!er#k"aan Penunjang ' 2- 5anuar# 2611. Dara+ Lengka3$ a. 4ematokrit b. >rombosit -iff 3 3 .,= ; menurun (AI '") 3 ,9 ; meningkat (AI0'6) 3 8 ,= ; meningkat (AI98'8.). 3 "!= ribu7uC meningkat (AI &.'88.)

Eusinofil 2onosit Aeutrofil 2.7 Re"u!e

3 8!,0 ; menurun !AI &.'=.)

1n.G dibawa ke IG- <SI oleh ayah dan ibunya dengan keluhan dengan keluhan :1: D ! kali sehari sejak tadi pagi disertai mual, muntah, dan demam. @asien rewel dan tidak mau makan dan minum, Aadi 0. G7menit, reguler, isi cukup, simetris, @ernafasan 0& G7menit, Suhu 9",=.E, >ensi !"7"& mm4g. 2.8 D#agn/"#" H/l#"t#k D#agn/"#" ,ar# "eg# 9#/l/g#" Gastroenteritis H -ehidrasi Sedang D#agn/"#" ,ar# "eg# 3"#k/"/"#al @asien tinggal serumah hanya bertiga dengan ayah dan ibunya, pasien merupakan anak tunggal. 4ubungan dengan ayah dan ibunya berjalan baik dan tidak ada masalah. D#agn/"#" ,ar# "eg# "/"#al 1n.G adalah anak pertama dan keluarganya hanya sebagai anggota masyarakat biasa di lingkungannya. A"3ek Kl#n#" $ Gastroenteritis H -ehidrasi Sedang.

11

A"3ek Re"#k/ Internal $ 2ulai diberi makanan lain selain asi sejak umur & bulan A"3ek Re"#k/ Ek"ternal $ @asien sering diganti'ganti susunya A"3ek .ung"#/nal 2.: Penatalak"anaan ' @lanning >erapi o Aon #armakoterapi ' 1SI atau susu formula yang mengandung rendah laktosa dan asam lemak. :eri makanan tinggi kalium J misalnya jeruk, pisang, air kelapa. ' :eri cairan oralit .. ml 7 kg :: dalam 9 jam pertama, selanjutnya . ml 7 kg :: atau sepuasnya setiap kali :1: ' ' 1njurkan orangtua untuk tidak memberikan makanan tinggi serat. 2emberikan bahan makanan yang mengandung kalori, protein, $ -erajat . @asien mampu melakukan akti(itas seperti sebelum sakit.

(itamin, mineral, dan makanan yang bersih. o #armakoterapi -i IG- 3 ' ' ' ' Inf. $aen 9: & tts7mnt Inj. Glocef 0G &. mg Inj. Fomentron 8mg G 7" amp. Aifural Syrup

-i <awat -r. Spesialis ' ' ' Inf. E 8 6 tts7mnt (macro) K " jam 0 tts7mnt (macro) Inj. <ycef 0 G &. mg Inj. 5ndesco (ondansentron) 0 G .,& mg

12

' ' '

Syrup <acikan 9 G L ctk Aeokalana 9 G L ctk Minkpro G L ctk

.OLLO; UP Tanggal
2-'61'13

u9je0t
-iare sehari, :1: cair D !G, muntah (H), mual (H), demam (H).

O9je0t
$% 3 baik E2 8&", Aadi 0. G7menit, reguler, isi cukup, @ernafasan 0& simetris, G7menit,

A""e"t!ent
Gastroenteritis H -ehidrasi Sedang

Plann#ng
-i IG- 3 Inf. $aen tts7mnt 9: & &.

Suhu 3 9".=, mata cowong, turgor menurun. 9",=.E, >ensi !"7"& mm4g

Inj. Glocef 0G mg

Inj. Fomentron 8mg G 7" amp. Aifural Syrup -i <awat Spesialis 3 -r.

Inf. E 8 6 tts7mnt (macro) K " jam 0 tts7mnt (macro) Inj. <ycef 0 G mg &.

Inj. 5ndesco (ondansentron) 0 G .,& mg Syrup <acikan 9 G L ctk Aeokalana 9 G L ctk Minkpro G L ctk

13
24'61'13 -iare (H), mual dan muntah (') $% 3 baik E2 8&", Aadi 0. G7menit, reguler, isi cukup, @ernafasan Suhu 3 9".= 0& simetris, G7menit, Inf. E 8 6 tts7mnt (macro) K " jam 0 tts7mnt (macro) Inj. <ycef 0 G mg &.

Inj. 5ndesco (ondansentron) 0 G .,& mg Syrup <acikan 9 G L ctk Aeokalana 9 G L ctk Minkpro G L ctk

27'61'13

-iare (H), mual dan muntah (')

$% 3 baik E2 8&", Aadi 0. G7menit, reguler, isi cukup, @ernafasan Suhu 3 9".= 0& simetris, G7menit,

Inf. E 8 6 tts7mnt (macro) K " jam 0 tts7mnt (macro) Inj. <ycef 0 G mg &.

Inj. 5ndesco (ondansentron) 0 G .,& mg Syrup <acikan 9 G L ctk Aeokalana 9 G L ctk Minkpro G L ctk

28'61'13

-iare ('), mual dan muntah (')

$% 3 baik E2 8&", Aadi 0. G7menit, reguler, isi cukup, @ernafasan Suhu 3 9".= 0& simetris, G7menit,

Inf. E 8 6 tts7mnt (macro) K " jam 0 tts7mnt (macro) Inj. <ycef 0 G mg &.

Inj. 5ndesco (ondansentron) 0 G .,& mg Syrup <acikan 9 G L ctk Aeokalana 9 G L ctk Minkpro G L ctk

14

BAB III IDENTI.IKA I .UN< I&.UN< I KELUAR<A 3.1 Karakter#"t#k De!/graf# Keluarga Aama $epala $eluarga 1lamat Cengkap :entuk $eluarga 3 >n. > 3 ?ln. >irto %tomo, 2alang 3 Nuclear Family

>abel . -aftar anggota keluarga yang tinggal dalam satu rumah N/. Na!a Ke,u& ,ukan L' P U!ur Pen,#,#kan Pekerjaan Pa"#en R Ket.

15

>n. > Suami C 80 th S 0 Ay. Istri @ 9! th S21 9 1n. G 1nak @ = :ln ' Sumber: Data Primer, 27 Januari 2014

*iraswasta I<> 2ahasiswa

>idak tidak Na

' ' GE

Ke"#!3ulan $ $eluarga >n.> adalah nuclear family yang terdiri atas 9 orang dan tinggal dalam satu rumah. >erdapat satu orang yang sakit yaitu 1n.G usia = bulan yang mengalami kondisi Gastroenteritis. -alam hal ini, pembiayaan kesehatan 1n.G bersifat mandiri tanpa jaminan kesehatan. 3.2 Pen#la#an tatu" /"#al ,an Ke"eja+teraan H#,u3 L#ngkungan te!3at t#nggal abel: !ing"ungan tem#at tinggal Status kepemilikan rumah 3 menumpang7kontrak7hibah7!#l#k "en,#r# -aerah perumahan 3 kumuh73a,at 9er"#+7berjauhan7mewah Karakter#"t#k Ru!a+ ,an L#ngkungan Cuas tanah 3 .G= m0, luas bangunan3 6G= m0 ?umlah penghuni dalam satu rumah 3 9orang ?arak antar rumah 3 9m (depan), .,&m (samping), .,&m (belakang) <umah lantai Cantai rumah3 berubin -inding rumah3 tembok bata, tinggi, dicat ?amban keluarga 3 ada $amar mandi 3 ada -apur 3 ada , di bagian belakang >empat bermain 3 teras depan rumah @enerangan listrik @encahayaan 3 cukup (terdapat minimal 0 jendela di setiap kamar, ruang tamu ada 8 jendela) $etersediaan air bersih 3 @-12 $ondisi umum rumah 3 kondisi rumah terkesan cukup bersih dan terawat. <umah berada dilingkungan yang cukup padat dan berada ditengah'tengah berhimpitan dengan tetangga. >empat pembuangan sampah 3 di belakang rumah dan setiap pagi dibuang ke tempat pembuangan akhir (>@1) Dena+ ru!a+ keluarga An. < $ Ru!a+ Tetangga
7 M E T E R

Ke"#!3ulan $eadaan rumah 1n.C >idak halaman luas (entilasi memadai. tergolong memiliki yang dan yang baik dan sehat.

pencahayaan serta

16

$2 -apur

<uang $eluarga

<uang >amu

$amar >idur

$amar >idur

: Meter 16 Meter Ke3e!#l#kan 9arang&9arang 9er+arga $ ' 0 sepeda ' ' ' ' tele(isi set sofa7meja kursi tamu set 2eja 2akan $ulkas ' 0 handphone ' 0 tempat tidur

3.3 Pen#la#an Per#laku Ke"e+atan Keluarga ?enis tempat berobat 3 <SI %2 1suransi 7 jaminan kesehatan 3 tidak menggunakan, secara mandiri $out of #oc"et% ?arak layanan kesehatan tempat berobat 3 cukup jauh arana Pela=anan Ke"e+atan abel: Pelayanan "e&ehatan .akt/r Keterangan Eara mencapai pusat ?alan kaki pelayanan kesehatan 1ngkot Ken,araan >arif kesehatan 3r#9a,# pelayanan Sangat mahal Ma+al Terjangkau Ke"#!3ulan 1n.G dibawa ke <S menggunakan sendiri >arif kesehatan pelayanan dan biaya motor

operasi termasuk mahal

17

2urah Gratis $ualitas pelayanan kesehatan

karena tanpa asuransi tetapi masih dapat dijangkau Sangat 2emuaskan Me!ua"kan Eukup 2emuaskan >idak memuaskan

P/la K/n"u!"# Makanan Keluarga a. $ebiasaan makan3 $eluarga 1n.G rutin makan 9 kali sehari. 2akanan dimasak oleh Ay.A sendiri dan terkadang membeli di luar. 1n. G makan sehari'hari biasanya 0'9 kali sehari dengan nasi tim, sayur dan lauk yang lembek sejak berumur & bulan, 1n.G juga diberi susu formula. b. @enerapan pola gi)i seimbang3 Selama sakit, 1n. G rutin mengkonsumsi susu rendah laktosa. @ola -ukungan $eluarga a. #aktor pendukung terselesaikannya masalah dalam keluarga3 4ubungan>n. > dan Ay. A cukup harmonis dan akrab. -an sangat memperhatikan pertumbuhan, perkembangan serta kesehatan 1n.G b. #aktor penghambat terselesaikannya masalah dalam keluarga3 4ubungan antara orang tua 1n. G sangat akrab dan saling mendukung, namun kurangnya pengetahuan tentang bahaya mengganti'ganti susu membuat 1n. G terkena GE. 3.- I,ent#f#ka"# .ung"#&.ung"# ,ala! Keluarga

A. .ung"# H/l#"t#k . #ungsi biologis $eluarga ini terdiri dari ayah (>n.>), ibu (Ay. A) dan @asien (1n.G) yang mengalami kondisi penyakit Gastroenteritis. 0. #ungsi @sikologis

18

. 4ubungan ke 0 orang tua 1n. G tampak harmonis. 9. #ungsi Sosial dan Ekonomi $ondisi ekonomi termasuk dalam keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke atas. :iaya hidup dan rumah sakit di tanggung secara mandiri oleh >n. > selaku kepala keluarga yang bekerja sebagai wiraswasta. @enghasilan >n.> cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari'hari.

3.4 .ung"# .#"#/l/g#" ,engan AP<AR 0/re A,a3tat#/n $ kemampuan anggota keluarga beradaptasi dengan anggota keluarga yang lain, serta penerimaan, dukungan, dan saran dari anggota keluarga yang lain. Partner"+#3 $ menggambarkan komunikasi, saling membagi, saling mengisi antara anggota keluarga dalam segala masalah yang dialami oleh keluarga tersebut <r/1t+ $ menggambarkan dukungan keluarga terhadap hal'hal baru yang dilakukan anggota keluarga tersebut Affe0t#/n $ menggambarkan hubungan kasih sayang dan interaksi anggota keluarga Re"/l2e $ menggambarkan kepuasan anggota keluarga tentang kebersamaan dan waktu yang dihabiskan bersama anggota keluarga yang lain. Pen#la#an $ o 4ampir selalu o $adang / kadang o 4ampir tak pernah Pen=#!3ulan $ o Ailai rata'rata O & o Ailai rata'rata "'= o Ailai rata'rata 6' . abel: 'P(') &core n* 1 @ 3 kurang 3 cukup7sedang 3 baik $2+ tahun% 2 1 6 P P 3 0 poin 3 poin

3 . poin

AP<AR Tn.D ter+a,a3 keluarga Saya puas bahwa saya dapat kembali ke keluarga bila menghadapi masalah Saya puas dengan cara keluarga saya membahas dan membagi masalah

19

dengan saya G 1 < Saya puas dengan cara keluarga saya menerima dan mendukung keinginan saya untuk melakukan kegiatan baru atau arah hidup yang baru Saya puas dengan cara keluarga saya mengekspresikan kasih sayangnya dan merespon emosi saya seperti kemarahan, perhatian dll Saya puas dengan bersama'sama cara keluarga saya dan saya membagi waktu P P P

%ntuk >n. > 1@G1< score dapat dijelaskan sebagai berikut3 . 1daptation 3 >n. > puas terhadap dukungan dan saran yang diberikan keluarganya jika menghadapi masalah 0. @artnership 3 komunikasi >n.> dengan keluarganya berjalan baik, selalu meluangkan waktu untuk saling berbagi dan bertukar pikiran antara anggota keluarga dalam segala masalah yang dialami. 9. Growth 3 keluarga 1n.G, khususnya >n.> selaku kepala keluarga, tidak terlalu memberi batasan terhadap segala aktifitas anggota keluarga lainnya. 8. 1ffection 3 >n. > puas dengan kasih sayang dan perhatian yang diberikan keluarganya &. <esol(e 3 >n. > merasa puas dengan waktu luang yang diberikan anggota keluarganya untuk bisa berkumpul dan berbagi waktu bersama >otal 1@G1< score >n. > I . abel: 'P(') &core Ny*N $2, tahun % AP<AR N=. 1 @ G 1 < masalah Saya puas dengan cara keluarga saya membahas dan membagi masalah dengan saya Saya puas dengan cara keluarga saya menerima dan mendukung keinginan saya untuk melakukan kegiatan baru atau arah hidup yang baru Saya puas dengan cara keluarga saya mengekspresikan kasih sayangnya dan merespon emosi saya seperti kemarahan, perhatian dll Saya puas dengan bersama'sama cara keluarga saya dan saya membagi waktu P P P P ter+a,a3 keluarga 2 1 6 P Saya puas bahwa saya dapat kembali ke keluarga bila menghadapi

20

%ntuk Ay.A 1@G1< score dapat dijelaskan sebagai berikut3 . 1daptation 3 Ay.A puas terhadap dukungan dan saran yang diberikan keluarganya jika menghadapi masalah 0. @artnership 3 komunikasi Ay.A dengan keluarganya berjalan baik, selalu meluangkan waktu untuk saling berbagi dan bertukar pikiran antara anggota keluarga dalam segala masalah yang dialami 9. Growth 3 keluarga Ay.A, khususnya suami, tidak terlalu memberi batasan terhadap segala aktifitas Ay.A baik pekerjaan atau kegiatan'kegiatan, dan saling bekerjasama dalam menjalani usaha 8. 1ffection 3 Ay.A puas dengan kasih sayang dan perhatian yang diberikan keluarganya &. <esol(e 3 Ay.A merasa puas dengan waktu luang yang diberikan anggota keluarganya untuk bisa berkumpul dan berbagi waktu bersama >otal 1@G1< score Ay.A I . T/tal AP<AR "0/re keluarga An.< > ( .H .) 3 0 I . Ke"#!3ulan $ #ungsi fisiologis keluarga 1n.G baik

3.7 .ung"# Pat/l/g#" ,engan Alat ?REEM 0/re #ungsi patologis keluarga An.C dinilai menggunakan alat S.E.<.E.E.2 sebagai berikut3 abel: S-)../ "eluarga 'n*( u!9er Social Eulture #ungsi sosial 1n.G dan keluarga sangat baik dan selalu berinteraksi dengan tetangganya. 2enggunakan adat'istiadat ?awa, bahasa ?awa, serta bahasa Indonesia secara sopan dengan sesama anggota keluarga dan orang lain dikehidupan sehari'hari. 1nggota keluarga juga telah mengikuti perubahan )aman dan tergolong modern. <eligious Economic #ungsi agama keluarga 1n.G tergolong bagus. @enghasilan keluarga yang relatif cukup dan tergolong menengah ke atas. ' ' ' P at/l/g#" '

21

Educational

1n.G dan keluarga juga mengaku kurang pengetahuan, pemahaman dan pengalaman mengenai permasalahan yang saat ini dihadapi, khususnya tentang mengahadapi penyakit yang dialami 1n.G H

2edical

-alam mencari pelayanan kesehatan, keluarga 1n.G pergi ke <SI %AIS21 dan sering memeriksakan diri jika sakit. $eluarga 1n.G termasuk keluarga dengan tingkat ekonomi yang cukup, sehingga dalam membiayai pelayanan kesehatan masih mudah untuk dijangkau secara mandiri. '

Ke"#!3ulan $ >erdapat satu fungsi dalam keluarga 1n.G yang masih dalam keadaan kurang baik yaitu edukasional. -imana 1n.G dan keluarganya memiliki tingkat pengetahuan serta pemahaman yang minimal mengenai kondisi yang dialami 1n.G sekarang. 3.8 <en/gra! ,ala! Keluarga

Tn.T

N=.N

Pa"#en An.<

$eterangan3 I laki'laki I perempuan Ke"#!3ulan $ Ay.A dan >n.> adalah pasangan yang hanya memiliki tua 1n. G sangat menghawatirkan keadaan 1n.G. 3.: Inf/r!a"# P/la Interak"# Keluarga
Tn.D N n . L N=.D

I tinggal dalam satu rumah

anak yaitu

1n.G sehingga kasih sayang keduanya tercurahkan hanya untuk 1n.G sehingga kedua orang

22

$eterangan3 3 hubungan baik pasien 3 hubungan kurang baik 3 perempuan 3 laki'laki 3

Ke"#!3ulan $ 4ubungan antara 1n.G dengan keluarganya berjalan baik. 3.@ I,ent#f#ka"# .akt/r&.akt/r Aang Me!3engaru+# Ke"e+atan 3.@.1 I,ent#f#ka"# .akt/r Per#laku ,an N/n Per#laku Keluarga .akt/r Per#laku Keluarga a. Pengeta+uan >ingkat pendidikan $eluarga 1n.G cukup tinggi, tetapi orang tua 1n.G mengaku kurang pengetahuan, pemahaman dan pengalaman mengenai permasalahan yang saat ini dihadapi, khususnya tentang mengahadapi kondisi yang dialami 1n.G sekarang. #ka3 Sikap keluarga terhadap kondisi 1n.G cukup baik. $eluarga sangat memperhatikan keluhan yang dirasakan 1n.G. $eluarga selalu meluangkan waktu, perhatian dan kasih sayang untuk 1n.G. T#n,akan $eluarga 1n.G termasuk keluarga yang cepat tanggap dan siaga sehingga 1n.G dapat segera diantar ke <S ketika mengalami GE.. .akt/r N/n Per#laku a. L#ngkungan

Cingkungan rumah 1n.G dan keluarga tergolong bersih dan sehat. 1n.G tinggal bersama keluarganya di ?ln. >irto %tomo, 2alang. 1n.G dan keluarga sering berinteraksi dengan tetangganya. 9. Pela=anan ke"e+atan

-alam mencari pelayanan kesehatan, keluarga 1n.G pergi ke <SI %AIS21 dan sering memeriksakan diri jika sakit. $eluarga 1n.G termasuk keluarga dengan tingkat

23

ekonomi yang cukup, sehingga dalam membiayai pelayanan kesehatan masih mudah untuk dijangkau secara mandiri. 0. U"#a ,an Keturunan

%sia 1n.G yang masih tergolong muda.

D#agra! .akt/r Per#laku ,an N/n Per#laku


.akt/r Per#laku .akt/r N/nPer#laku

Pengeta+uan$ >ingkat pendidikan $eluarga 1n.G cukup tinggi, tetapi orang tua 1n.G mengaku kurang pengetahuan, pemahaman dan pengalaman mengenai permasalahan yang saat ini dihadapi, khususnya tentang mengahadapi kondisi yang dialami 1n.G sekarang. . An.< ,an Keluarga

Cingkungan rumah 1n.G dan keluarga tergolong bersih dan sehat. 1n.G tinggal bersama keluarganya di ?ln. >irto %tomo, 2alang. 1n.G dan keluarga sering berinteraksi dengan tetangganya.

Pela=anan ke"e+atan$ -alam mencari pelayanan kesehatan, keluarga 1n.G pergi ke <SI %AIS21 dan sering memeriksakan diri jika sakit. $eluarga 1n.G #ka3$ Sikap keluarga terhadap kondisi 1n.G cukup baik. $eluarga sangat memperhatikan keluhan yang dirasakan 1n.G. $eluarga selalu meluangkan waktu, perhatian dan kasih sayang untuk 1n.G. . termasuk keluarga dengan tingkat ekonomi yang cukup, sehingga dalam membiayai pelayanan kesehatan masih mudah untuk dijangkau secara mandiri.

T#n,akan$ $eluarga 1n.G termasuk keluarga yang cepat tanggap dan siaga sehingga 1n.G dapat segera diantar ke <S ketika mengalami GE.. U"#a ,an keturunan$ %sia 1n.G yang masih tergolong muda

3.16

Daftar Ma"ala+

Ma"ala+ Me,#" 1n.G dengan diagnosa Gastroenteritis H -ehidrasi <ingan Ma"ala+ N/n Me,#"

24

An.G dan keluarga mengaku kurang pengetahuan, pemahaman dan pengalaman mengenai permasalahan yang saat ini dihadapi, khususnya tentang GE. D#agra! Per!a"ala+an Keluarga
Nn.L 2222 tahun) 1engan 1iagno&i& Nn.L tahun) 1engan 1iagno&i& E$< H Intrakrania 4emoragic >emporal E$< H Intrakrania 4emoragic >emporal -eGtra H edema Eerebri -eGtra H edema Eerebri

An.G dan keluarga mengaku kurang pengetahuan, pemahaman dan pengalaman mengenai permasalahan yang saat ini dihadapi, khususnya tentang GE.

1n.G dengan diagnosa Gastroenteritis H -ehidrasi <ingan

BAB IB TIN5AUAN PU TAKA -.1 DE.ENI I -iare adalah defekasi encer lebih dari tiga kali sehari dengan 7 tanpa darah dan 7 atau lender dalam tinja. -iare akut adalah diare yang terjadi secara mendadak dan berlangsung kurang dari = hari pada bayi dan anak yang sebelumnya sehat. -.2 ETIOLO<I Infeksi 3 Firus (<ota(irus, 1deno(irus, Aorwalk , bakteri ( Shigella, Salmonella, E. colli, Fibrio) J parasit (proto)oa 3 .* hi&tolycia, (* lambli, 0alanti1ium colli2 cacing #erut: '&"ari&, ri"uri&, Strongiloi1eu&,1an 3amur : 4an1i1a % 2alabsorpsi 2akanan @sikologis 3 4arbohi1rat $ intoleran&i la"to&a %, lema", atau #rotein 3 makanan basi, beracun, alergi terhadap makanan 3 rasa takut dan cemas

Imunodefisiensi :erdasarkan patofisiologinya, maka penyebab diare dibagi menjadi 3 . -iare sekresi, yang dapat disebabkan oleh infeksi (irus, kuman pathogen dan apatogenJ hiperperistaltik usu halus akibat bahan kimia atau makanan, gangguan psikis, gangguan saraf, hawa dingin, alergiJ dan defisiensi imun terutama Ig1 sekretorik.

25

0.

-iare osmotic, yang dapat disebabkan oleh malabsorpsi makanan, kekurangan kalori

protein ($$@), atau bayi berat badan lahir rendah dan bayi baru lahir. @ada diare akan kekurangan air (dehidrasi ), gangguan keseimbangan asam basa ( asidosis metabolic ), yang secara klinis berupa pernapasan kussmaul, hipoglikemia, gangguan gi)i, dan gangguan sirkulasi. T#ngkat Derajat De+#,ra"# >ingkat dehidrasi dapat diklasifikasikan sebagai berikut 3 a. -ehidrasi ringan $ehilangan cairan 0 / & ; dari berat badan dengan gambaran klinik turgor kulit kurang elastis, suara serak, penderita belum jatuh pada keadaan syok, ubun'ubun dan mata cekung, minum normal, kencing normal.

b.

-ehidrasi Sedang

$ehilangan cairan & / 6 ; dari berat badan dengan gambaran klinik turgor kulit jelek, suara serak, penderita jatuh pre syok nadi cepat dan dalam. gelisah, sangat haus, pernafasan agak cepat, ubun'ubun dan mata cekung, kencing sedikit dan minum normal. c. -ehidrasi :erat $ehilangan cairan 6 ' . ; dari berat badan dengan gambaran klinik seperti tanda'tanda dehidrasi sedang ditambah dengan kesadaran menurun, apatis sampai koma, otot'otot kaku sampai sianosis, denyut jantung cepat, nadi lemah, tekanan darah turun, warna urine pucat, pernafasan cepat dan dalam, turgor sangat jelek, ubun'ubun dan mata cekung sekali, dan tidak mau minum. 1tau yang dikatakan dehidrasi bila3 . -ehidrasi ringan3 kehilangan cairan 0'&; atau rata'rata 0&ml7kg::. 0. -ehidrasi sedang3 kehilangan cairan &' .; atau rata'rata =&ml7kg::. 9. -ehidrasi berat3 kehilangan cairan .' &; atau rata'rata 0&ml7kg::. :erdasarkan golongan Gastroenteritis dibagi menjadi3 . @ada bayi dan anak'anak. :ayi dan anak'anak dikatakan diare bila sudah lebih dari tiga kali perhari :1:, sedangkan neonatus dikatakan diare bila sudah lebih dari empat kali perhari :1:.

26

0. @ada orang dewasa. @ada orang dewasa dikatakan diare bila sudah lebih dari tujuh kali dalam 0 jam :1:. ?enis'jenis diare3 . -iare cair akut $eluar tinja yang encer dan sering ada terlihat darah, yang berakhir kurang dari 8 hari. 0. -isentri. -iare dengan adanya darah dalam feces, frekuensi sering dan feces sedikit'sedikit. 9. -iare persisten. -iare yang berakhir dlm 8 hari atau lebih, dimulai dari diare akut atau disentri.

-.3 MANI.E TA I KLINI . $uman Salmonella Suhu badan naik, konsistensi tinja cair7encer dan berbau tidak enak, kadang'kadang mengandung lendir dan darah, stadium prodomal berlangsung selama 0'8 hari dengan gejala sakit kepala, nyeri dan perut kembung. 0. $uman Escherichia Eoli Cemah, berat badan sukar naik, pada bayi mulas yang menetap. 9. $uman Fibrio $onsistensi encer dan tanpa diketahui mules dalam waktu singkat terjadi, akan berubah menjadi cairan putih keruh tidak berbau busuk amis, yang bila diare akan berubah menjadi campuran'campuran putih, mual dan kejang pada otot kaki. 8. $uman -isentri Sakit perut, muntah, sakit kepala, :1: berlendir dan berwarna kemerahan, suhu badan ber(ariasi, nadi cepat. &. $uman Firus >idak suka makan, :1: berupa cair, jarang didapat darah, berlangsung selama 0'9 hari. ". Gastroenteritis Eholeform Gejala utamanya diare dan muntah, diare yang terjadi tanpa mulas dan tidak mual, bentuk feses seperti air cucian beras dan sering mengakibatkan dehidrasi. =. Gastroenteritis -esentrium

27

Gejala yang timbul adalah toksik diare, kotoran mengandung darah dan lendir yang disebut sindroma desentri, jarang mengakibatkan dehidrasi dan tanda yang sangat jelas timbul 8 hari sekali yaitu febris, perut kembung, anoreksia, mual dan muntah. 1walnya anak menjadi cengeng, gelisah, suhu badan mungkin meningkat, nafsu makan berkurang atau tidak ada, kemungkinan timbul diare. >inja makin cair, mungkin mengandung darah dan 7 lender, warna tinja berubah menjadi kehijau / hijauan karena tercampur empedu. 1nus dan sekitarnay lecet karena tinja menjadi asam. Gejala muntah dapat terjadi sebelum dan 7 sesudah diare. :ila telah banyak kehilangan air dan elektrolit terjadilah gejala dehidrasi. :erat badan turun. @ada bayi, ubun / ubun besar cekung. >onus dan turgorkulit berkurang. Selaput lendir mulut dan bibir kering.

-.- PATO.I IOLO<I Gangguan absorbsi Nang disebabkan oleh malabsorbsi makanan,$$@,atau bayi berat badan lahir rendah dan bayi baru lahir selain itu toGin dari rota(irus menghancurkan (ili sehingga fungsi absorbsinya terganggu dan terdapatnya makanan atau )at yang tidak dapat diserap ke duanya menyebabkan tekanan osmotic dalam rongga usus meningkat sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit kedalam rongga usus.Isi rongga usus yang berlebihan ini akan merangsang usus untuk mengeluarkannya sehingga timbul diare. b. Gangguan sekresi 1kibat rangsangan tertentu (mis3 toGin akibat infeksi rota(irus,kuman pathogen dan apatogen) pada dinding usus akan terjadi peningkatan sekresi air dan elektrolit kedalam rongga usus dan timbul diare karena terdapat peningkatan isi rongga usus. 2ekanisme dasar yang menyebabkan timbulnya gastroenteritis ialah3 @enyebab gastroenteritis akut adalah masuknya (irus (<otra(irus, 1deno(irus enteris, Firus Aorwalk), :akteri atau toksin (Eompylobacter, Salmonella, Escherihia Eoli, Nersinia dan lainnya), parasit (:iardia Cambia, Eryptosporidium). :eberapa mikroorganisme patogen ini menyebabkan infeksi pada sel'sel, memproduksi enterotoksin atau Eytotoksin dimana merusak sel'sel, atau melekat pada dinding usus pada Gastroenteritis akut. @enularan Gastroenteritis bias melalui fekal'oral dari satu penderita ke yang lainnya. :eberapa kasus ditemui penyebaran patogen dikarenakan makanan dan minuman yang terkontaminasi.

28

2ekanisme dasar penyebab timbulnya diare adalah gangguan osmotic (makanan yang tidak dapat diserap akan menyebabkan tekanan osmotic dalam rongga usus meningkat sehingga terjadi pergeseran air dan elektrolit kedalam rongga usus,isi rongga usus berlebihan sehingga timbul diare ). Selain itu menimbulkan gangguan sekresi akibat toksin di dinding usus, sehingga sekresi air dan elektrolit meningkat kemudian terjadi diare. Gangguan multilitas usus yang mengakibatkan hiperperistaltik dan hipoperistaltik. 1kibat dari diare itu sendiri adalah kehilangan air dan elektrolit (-ehidrasi) yang mengakibatkan gangguan asam basa (1sidosis 2etabolik dan 4ipokalemia), gangguan gi)i (intake kurang, output berlebih), hipoglikemia dan gangguan sirkulasi darah.

-.4 PEMERIK AAN PENUN5AN< . @emeriksaan tinja 3 makroskopis dan mikroskopis, p4 dan kadar gula jika diduga ada intoleransi gula (&ugar intolerance ), biakan kuman untuk mencari kuman penyebab dan uji resistensi terhadap berbagai antibiotika (pada diare persisten). 0. @emeriksaan darah 3 darah perifer lengkap, analis gas darah dan elektrolit ( terutama Aa, $, Ea, dan @ serum pada diare yang disertai kejang ) 9. @emeriksaan kadar ureum dan kreatinin darah untuk mengetahui faal ginjal 8. Duo1enal intubation, untuk mengetahui kuman penyebab secara kuantitatif dan kualitatif terutama pada diare kronik. -.7 PENATALAK ANAAN @rinsip @enatalaksanaan @enatalaksanaan gastroenteritis akut karena infeksi pada orang dewasa terdiri atas3 . <ehidrasi sebagai prioritas utama terapi. 0. >ata kerja terarah untuk mengidentifkasi penyebab infeksi. 9. 2emberikan terapi simtomatik 8. 2emberikan terapi definitif. a1*1* )ehi1ra&i &ebagai #riorita& utama tera#i* 1da 8 hal yang penting diperhatikan agar dapat memberikan rehidrasi yang cepat dan akurat, yaitu3 a. ?enis cairan yang hendak digunakan. @ada saat ini cairan <inger Caktat merupakan cairan pilihan karena tersedia cukup banyak di pasaran meskipun jumlah kaliumnya rendah bila dibandingkan dengan kadar kalium tinja.

29

:ila <C tidak tersedia dapat diberiakn AaEl isotonik (.,!;) yang sebaiknya ditambahkan dengan ampul Aabik =,&; &. ml pada setiap satu liter AaEl isotonik. @ada keadaan gastroenteritis akut awal yang ringan dapat diberikan cairan oralit untuk mencegah dehidrasi dengan segala akibatnya. b. ?umlah cairan yang hendak diberikan. @ada prinsipnya jumlah cairan pengganti yang hendak diberikan harus sesuai dengan jumlah cairan yang keluar dari badan. ?umlah kehilangan cairan dari badan dapat dihitung dengan cara7rumus3 ' 2engukur :? @lasma $ebutuhan cairan dihitung dengan rumus3 :? @lasma / ,.0& QQQQQQQ' G :: G 8 ml .,.. ' 2etode @ierce :erdasarkan keadaan klinis, yakni3 R gastroenteritis ringan, kebutuhan cairan I &; G kg :: R gastroenteritis sedang, kebutuhan cairan I 6; G kg :: R gastroenteritis ringan, kebutuhan cairan I .; G kg :: ' 2etode -aldiyono :erdasarkan skoring keadaan klinis sebagai berikut3 R <asa haus7muntah I R :@ sistolik ".'!. mm4g I R :@ sistolik O". mm4g I 0 R #rekuensi nadi S 0. G7mnt I R $esadaran apatis I R $esadaran somnolen, sopor atau koma I 0 R #rekuensi napas S9. G7mnt I R #acies cholerica I 0 R FoG cholerica I 0 R >urgor kulit menurun I R *asher womenTs hand I R Ekstremitas dingin I R Sianosis I 0 R %sia &.'". tahun I

30

R %sia S". tahun I 0 $ebutuhan cairan I Skor QQ/ G .; G kg:: G & c. ?alan masuk atau cara pemberian cairan <ute pemberian cairan pada orang dewasa meliputi oral dan intra(ena. Carutan orali dengan komposisi berkisar 0! g glukosa, 9,& g AaEl, 0,& g Aa:ik dan ,& g $El stiap liternya diberikan per oral pada gastroenteritis ringan sebagai upaya pertama dan juga setelah rehidrasi inisial untuk mempertahankan hidrasi. d. ?adual pemberian cairan ?adual rehidrasi inisial yang dihitung berdasarkan :? plasma atau sistem skor diberikan dalam waktu 0 jam dengan tujuan untuk mencapai rehidrasi optimal secepat mungkin. ?adual pemberian cairan tahap kedua yakni untuk jam ke'9 didasarkan pada kehilangan cairan selama 0 jam fase inisial sebelumnya. -engan demikian, rehidrasi diharapkan lengkap pada akhir jam ke'9. Tata kerja terarah untuk mengidentifkasi penyebab infeksi. %ntuk mengetahui penyebab infeksi biasanya dihubungkan dengan dengan keadaan klinis gastroenteritis tetapi penyebab pasti dapat diketahui melalui pemeriksaan biakan tinja disertai dengan pemeriksaan urine lengkap dan tinja lengkap. Gangguan keseimbangan cairan, elektrolit dan asam basa diperjelas melalui pemeriksaan darah lengkap, analisa gas darah, elektrolit, ureum, kreatinin dan :? plasma. :ila ada demam tinggi dan dicurigai adanya infeksi sistemik pemeriksaan biakan empedu, *idal, preparat malaria serta serologi 4elicobacter jejuni sangat dianjurkan. @emeriksaan khusus seperti serologi amuba, jamur dan <ota(irus biasanya menyusul setelah melihat hasil pemeriksaan Secara ) klinis gastroenteritis gastroenteritis karena dengan infeksi tinja akut digolongkan terdiri $oleriform, terutama atas penyaring. sebagai berikut3 saja. cairan ltr

0) -isentriform, gastroenteritis dengan tinja bercampur lendir kental dan kadang'kadang darah. @emeriksaan penunjang yang telah disinggung di atas dapat diarahkan sesuai manifestasi klnis gastroenteritis. Memberikan terapi simtomatik

31

>erapi simtomatik harus benar'benar dipertimbangkan kerugian dan keuntungannya. 1ntimotilitas usus seperti Coperamid akan memperburuk gastroenteritis yang diakibatkan oleh bakteri entero'in(asif karena memperpanjang waktu kontak bakteri dengan epitel usus yang seyogyanya cepat dieliminasi. Memberikan terapi definitif. >erapi kausal dapat diberikan pada infeksi3 ) $olera'eltor3 >etrasiklin atau $otrimoksasol atau $loramfenikol. 0) F. parahaemolyticus, 9) E. coli, tidak memerluka terapi spesifik 8) E. perfringens, spesifik &) 1. aureus 3 $loramfenikol ") Salmonellosis3 1mpisilin atau $otrimoksasol atau golongan Uuinolon seperti Siprofloksasin =) Shigellosis3 1mpisilin atau $loramfenikol 4elicobacter3 Eritromisin 6) 1mebiasis3 2etronida)ol atau >rinida)ol atau Secnida)ol !) Giardiasis3 Uuinacrine atau EhloroVuineitiform atau 2etronida)ol .) :alantidiasis3 >etrasiklin ) Eandidiasis3 2ycostatin 0) Firus3 simtomatik dan suportif

32

BAB B PEMBAHA AN -.1 PENE<AKAN DIA<NO A @engkajian @engkajian yang sistematis meliputi pengumpulan data, analisa data dan penentuan masalah. @engumpulan data diperoleh dengan cara inter(ensi, obser(asi, psikal assessment. @engkajian data menurut Eyndi Smith Greenberg, !!0 adalah 3 1. :. a. b. Identitas klien. <iwayat keperawatan. 1walan serangan 3 1walnya anak cengeng, gelisah, suhu tubuh meningkat, anoreksia $eluhan utama 3 #eces semakin cair,muntah,bila kehilangan banyak air dan elektrolit

kemudian timbul diare. terjadi gejala dehidrasi, berat badan menurun. @ada bayi ubun'ubun besar cekung, tonus dan turgor kulit berkurang, selaput lendir mulut dan bibir kering, frekwensi :1: lebih dari 8 kali dengan konsistensi encer. E. -. <iwayat kesehatan masa lalu. <iwayat psikososial keluarga. <iwayat penyakit yang diderita, riwayat pemberian imunisasi. -irawat akan menjadi stressor bagi anak itu sendiri maupun bagi keluarga,kecemasan meningkat jika orang tua tidak mengetahui prosedur dan pengobatan anak, setelah menyadari penyakit anaknya, mereka akan bereaksi dengan marah dan merasa bersalah. E. a. $ebutuhan dasar. @ola eliminasi 3 akan mengalami perubahan yaitu :1: lebih dari 8 kali sehari, :1$

33

sedikit atau jarang. b. c. d. e. @ola nutrisi 3 diawali dengan mual, muntah, anopreksia, menyebabkan penurunan @ola tidur dan istirahat akan terganggu karena adanya distensi abdomen yang akan @ola hygiene 3 kebiasaan mandi setiap harinya. 1kti(itas 3 akan terganggu karena kondisi tubuh yang lamah dan adanya nyeri akibat berat badan pasien. menimbulkan rasa tidak nyaman.

distensi abdomen. #. a. @emerikasaan fisik. @emeriksaan psikologis 3

$eadaan umum tampak lemah, kesadran composmentis sampai koma, suhu tubuh tinggi, nadi cepat dan lemah, pernapasan agak cepat. b. @emeriksaan sistematik 3 W Inspeksi 3 mata cekung, ubun'ubun besar, selaput lendir, mulut dan bibir kering, berat badan menurun, anus kemerahan. W @erkusi 3 adanya distensi abdomen. W @alpasi 3 >urgor kulit kurang elastis. W 1uskultasi 3 terdengarnya bising usus. c. @emeriksaan tingkat tumbuh kembang. @ada anak diare akan mengalami gangguan karena anak dehidrasi sehingga berat badan menurun. ' @emeriksaan @enunjang @emeriksaan tinja 3 makroskopis dan mikroskopis, p4 dan kadar gula jika diduga ada

intoleransi gula (&ugar intolerance ), biakan kuman untuk mencari kuman penyebab dan uji resistensi terhadap berbagai antibiotika (pada diare persisten). 0. @emeriksaan darah 3 darah perifer lengkap, analis gas darah dan elektrolit ( terutama Aa, $, Ea, dan @ serum pada diare yang disertai kejang ) 9. @emeriksaan kadar ureum dan kreatinin darah untuk mengetahui faal ginjal 8. Duo1enal intubation, untuk mengetahui kuman penyebab secara kuantitatif dan kualitatif terutama pada diare kronik.

34

-.2 PENATALAK ANAAN @rinsip 3 . -iare cair membutuhkan penggantian cairan dan elektrolit tanpa melihat etiologinya. >ujuan terapi rehidrasi untuk mengoreksi kekurangan cairan dan elektrolit secara cepat (terapi rehidrasi) kemudian mengganti cairan yang hilang sam pai diarenya berhenti ( terapi rumatan ). ?umlah cairan yang diberi harus sama dengan jumlah cairan yang telah hilang melalui diare dan7 atau muntah (#re5iou& water lo&&e& 6 P7! %J ditambah dengan banyaknya cairan yang hilang melalui keringat, urin, dan pernapasan (normal water lo&&e& 6 *AC%J dan ditambah dengan banyaknya cairan yang hilang melalui tinja dan muntah yang melalui tinja dan muntah yang masih terus berangsung (concomitant water lo&&e& 6 -7!%* ?umlah ini tergantung pada derajat dehidrasi serta berat badan masing / maisng anak atau golongan umur. a. ?umlah cairan (mC) yang hilang pada anak umur O0 tahun (:: 9' . kg) sesuai dengan -E4I-<1SI <ingan Sedang :erat @*C &. =& 0& A*C .. .. .. E*C 0& 0& 0& ?%2C14 =& 0.. 0&. derajat dehidrasi

b. ?umlah cairan (mC) yang hilang pada anak umur 0'& tahun (:: .' & kg) sesuai dengan derajat dehidasi -E4I-<1SI <ingan Sedang :erat @*C 9. &. 6. A*C 6. 6. 6. E*C 0& 0& 0& ?%2C14 9& && 6&

c.

?umlah cairan (mC) yang hilang pada anak umur S & tahun (:: &'0& kg) sesuai dengan -E4I-<1SI <ingan Sedang :erat @*C 0& &. 6. A*C "& "& "& E*C 0& 0& 0& ?%2C14 & 8. =.

derajat dehidrasi

35

0. 2akanan harus diteruskan bahkan ditingkatkan selama diare untuk menghindarkan efek buruk pda status gi)i. 9. 1ntibiotic dan antiparasit tidak boleh digunakan secara rutin, tidak ada manfaatnya untuk kebanyakan kasusu, termasuk diare dengan panas, kecuali pada 3 8. -isentri, bila tidak berespon pikirkan kemungkinan amoebiasis Suspek kolera dengan dehidrasi berat -iet persisten 5bat / obat antidiare meliputi antimotilitas (misal3 loperamid, difenoksilat, kodein,

opium), adsorben (missal 3 norit, kaolin, attapulgit). 1ntimuntah termasuk prometa)in dan klorproma)in. >idak satupun obat / obat ini terbukti mempunyai efek yang nyata untuk diare akut dan beberapa malahan mempunyai efek yang membahayakan. 5bat / obat ini tidak boleh diberikan pada anak O& tahun. >able derajat dehidrasi @enilaian Cihat 3 keadaan umum 1 :aik, sadar : Gelisah, rewel E Cesu, lunglai, atau tidak sadar 2ata Aormal Eekung Sangat cekung dan kering 1ir mata 2ulut dan lidah <asa haus 1da :asah >idak ada $ering >idak ada Sanat kering

2inum biasa tidak 4aus, ingin minum 2alas minum atau haus banyak tidak bisa minum

@eriksa 3 >urgor kulit 4asil pemeriksaan $embali cepat Tan3a ,e+#,ra"# $embali lambat De+#,ra"# "e,ang r#ngan' De+#,ra"# 9erat $embali lambat sangat

36

>erapi

rencana terapi 1

<encana terapi : <encana terapi E

Ren0ana tera3# A -igunakan untuk 3 . 2engatasi diare tanpa dehidrasi 0. 2eneruskan terapi diare dirumah 9. 2emberikan terapi awal bila anak terkena diare lagi >iga cara dasar terapi dirumah adalah sebagai berikut 3 . :erikan anak lebih banyak cairan daripada biasanya untuk mencegah dehidrasi Gunakan cairan rumah tangga yang dianjurkan seperti cairan oralit, makanan cair (sup, air tajin, minuman yoghurt) atau air matang. Gunakan larutan oralit untuk anak seperti dijelaskan dalam kotak dibawah (catatan3 jika anak berusia O" bulan dan belum makan yang cair) :erikan larutan ini sebanyak anak mau >eruskan pemberian larutan ini hinging diare berhenti >eruskan 1SI atau susu yang biasa diberikan %ntuk anak O" bulan dan belum mendapat makanan padat dapat diberikan susu yang :ila anak " bulan atau lebih mendapat makanan pada :erikan bubur atau campuran atau 0 sendok teh minyak sayur tiap porsi.

0. :eri anak makanan untuk mencegah kurang gi)i

dicairkan dengan air yang sebanding selama 0 hari tepung lainnya, bila mungkin dicampur dengan kacang / kacangan, sayur, daging, atau ikan, tambahan :iarkan sari buah segar atau pisang halus untuk menambah kalium :erikan makanan yang segar, masak dan haluskan atau tumbuk dengan baik -orong anak untuk makan, berikan makanan sedikitnya " kali sehari :erikan makanan yang sama setelah diare berhenti dan berikan tambahan setiap hari

selama 0 minggu. :awa anak kepada petugas bila anak tidak membaik dalam 9 hari atau menderita sebagai berikut 3 :uang air besar cair sering kali 2untah berulang / ulang

37

Sangat haus sekali 2akan atau minum sedikit -emam >inja berdarah

?ika anak akan diberi larutan diare dirumah, tunjukan kepada ibu jumlah oralit yang diberikan setiap habis buang air besar dan berikan oralit yang cukup untuk 0 hari. Eara memberikan oralit 3 . :erikan sesendok teh tiap '0 menit untuk anak dibawah umur 0 tahun 0. :erikan beberapa teguk dari gelas untuk anak lebih tua 9. :ila anak muntah tunggulah . menit. $emudian berikan cairan lebih sedikit (misalnya sesendok tiap '0 menit) 8. :ila diare berlanjut setelah bungkus oralit habis, beritahu ibu untuk memberikan cairan lain seperti dijelaskan dalam cara pertama atau kembali kepada petugas kesehatan untuk mendapatkan tambahan oralit. -airan oralit yang 1ian3ur"an oleh 789, tia# 1 liter mengan1ung ,,+ g:l natrium "lori1a, 2,+ g:l natrium bi"arbonat, 1,+ g:l "alium "lori1a, 1an 20 g:l glu"o&a* .le"trolit yang 1i"an1ung meli#uti natrium ;0 m/ol:l, "lori1a <0 m/ol:l, "alium 20 m/ol:l, bi"arbonat ,0 m/ol:l, 1an glu"o&a 111 m/ol:l*

Ren0ana 3eng/9atan B -alam 9 jam pertama berikan =& ml7kg:: atau bila berat badan anak tidak diketahui dan atau memudahkan dilapangan, berikan oralit paling sedikit sesuai table. %mur ?umlah oralit O tahun 9.. mC '& tahun "..mC S& tahun 0..mC -ewasa 08..mC

:ila anak menginginkan lebih banyak oralit, berikanlah -orong ibu untuk meneruskan 1SI %ntuk bayi O" bulan yang tidak mendapatkan asi, berikan juga ..'0.. ml air masak

selama masa ini 1mati anak dengan seksama dan bantu ibu memberikan oralit3 >unjukkan jumlah cairan yang harus diberikan

38

>unjukan cara memberikannya / sesendok teh tiap '0 menit untuk anak di bawah 0

tahun , beberapa teguk dari cangkir / untuk anak yang lebih tua. @eriksa dari waktu ke waktu bila ada masalah :ila anak muntah tunggu . menit, kemudian teruskan pemberian oralit lebih lambat,

misalnya sesendok tiap 0'9 menit :ila kelopak mata anak bengkak, hentikan pemberian oralit dan berikan air masak atau

1SI. :eri oralit sesuai rencana 1 bila bengkak telah hilang. Setelah 9'8 jam, nilai kembali anak menggunakan bagan penilaian, kemudian pilih rencana 1,:, atau E untuk melanjutkan pengobatan. 1 >unjukkan cara menyiapkan larutan oralit. 2emberikan oralit atau cairan lain hingga diare berhenti 2ember makan anak 2embawa anak ke petugas kesehatan bila perlu :ila tidak ada dehidrasi, ganti ke rencana 1. bila dehidrasi telah hilang, anak biasanya kencing dan lelah kemudian mengantuk dan tidur. :ila tanda menunjukkan dehidrasi ringan7 sedang, ulangi rencana : tetapi tawarkan :ila tanda menunjukkan dehidrasi berat, ganti dengan rencana E.

makanan, susu, dan sari buah seperti rencana 1

:ila ibu harus pulang sebelum selesai rencana pengobatan :3 >unjukkan jumlah oralit yang harus dihabiskan dalam pengobatan 9 jam dirumah :erikan bungkus oralit untuk rehidrasi dan untuk 0 hari seperti dijelaskan dalam rencana

BAB BI PENUTUP A. KE IMPULAN HOLI TIK

39

D#agn/"#" ,ar# "eg# 9#/l/g#" $ 1n.G mengalami Gastroenteritis H dehidrasi sedang. D#agn/"#" ,ar# "eg# 3"#k/l/g#" $ 4ubungan 1n.G dengan keluarga tampak harmonis. D#agn/"#" ,ar# "eg# "/"#al ,an ek/n/!# $ $ondisi ekonomi 1n.G termasuk dalam keluarga dengan tingkat ekonomi menengah ke atas. :iaya hidup dan rumah sakit di tanggung secara mandiri oleh ayah 1n.G yang bekerja sebagai wiraswasta. @enghasilan ayah 1n.G dan suami cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari'hari. Sedangkan dalam aspek sosial 1n.G dan keluarga tidak terdapat masalah. 1n.G tinggal bersama keluarga di jln. >irto %tomo2alang. 1n.G dan keluarga sering berinteraksi dengan tetangganya. B. ARAN KOMPREHEN I. . Euci tangan dengan sabun antiseptik setiap kali hendak menyiapkan makanan untuk anak, setelah menengok keadaan anak dan setelah mengganti popoknya yang kotor. 0. Euci semua peralatan makan dan minum yang digunakan 9a=# 1nda hingga bersih dan bebas kuman. 9. Cakukanlah sterilisasi botol susu dan empeng si kecil. 8. :erikan makanan dan minuman yang benar'benar segar dan baru dimasak atau dibuat, termasuk susu formula, bukan makanan atau minuman dan susu formula yang sudah disimpan beberapa waktu untuk mencegah terkontaminasi kuman penyakit lainnya. &. :ersihkan dengan larutan desinfektan semua peralatan yang dipakai 9a=# 1nda, seperti alas karet, baju dan celana yang terkena feses maupun muntah, agar kuman penyakit tidak tersebar dan menulari anggota keluarga lainnya. ". :erikan cairan rehidrasi berupa larutan elektrolit, seperti garam oralit, untuk mengganti kehilangan cairan tubuh yang dialami si kecil akibat muntah dan diare. :erikan dengan menggunakan sendok kecil setiap .' & menit. :ila anak sudah tidak mendapat 1SI eksklusif, berikan cairan rehidrasi atau larutan elektrolit beberapa kali di antara jadwal minum susu.

40

=. 1SI atau susu formula yang mengandung rendah laktosa dan asam lemak. :eri makanan tinggi kalium J misalnya jeruk, pisang, air kelapa. 6. :eri cairan oralit .. ml 7 kg :: dalam 9 jam pertama, selanjutnya . ml 7 kg :: atau sepuasnya setiap kali :1: !. 1njurkan orangtua untuk tidak memberikan makanan tinggi serat. .. 2emberikan bahan makanan yang mengandung kalori, protein,

(itamin, mineral, dan makanan yang bersih.

41

DA.TAR PU TAKA -ongoes, 2arilyn E (0...). Diagno&a 4e#erawatan. Edisi 9. ?akarta 3 EGE Earpenito, C.?., ( !!!). <encana 1suhan + -okumentasi $eperawatan. Ed. 0 ?akarata 3 EGE2ansjoer, 1rif., et all. ( !!!). $apita Selekta $edokteran. #akultas $edokteran %I 3 2edia 1escullapius. @itono Soeparto, dkk. ( !!=). Gastroenterologi 1nak. Surabaya 3 G<12I$ #$ %ni(ersitas 1irlangga. @rice, 1nderson Syl(ia. ( !!=) @atofisiologi. Ed. I. ?akarata 3 EGE. :renda G :are, $eperawatan 2edikal :edah, @enerbit :uku $edokteran, ?akartaJ EGE. Sudoyo, *. 1ru, dkk., Ilmu @enyakit -alam. ?ilid 0 Edisi IF, @usat @enerbitan -epartemen @enyakit -alam #$%I, ?akarta 0..".

42