Anda di halaman 1dari 3

PETUNJUK PELAKSANAAN PEMELIHARAAN KONSTRUKSI LANDAS PACU (RUNWAY), LANDAS HUBUNG (TAXIWAY), DAN LANDAS PARKIR (APRON) SERTA

FASILITAS PENUNJANG DI BANDARA DERAJAT KERUSAKAN PERKERASAN LENTUR (FLEXIBLE) NO . 1. JENIS KERUSAKAN Melendut: Penurunan setempat dari permukaan perkerasan berbentuk elips dengan panjang maks. 5m PENYEBAB KERUSAKAN Kesalahan pada perataan awal perkerasan Lapisan perkerasan kurang padat Subgrade turun Drainase kurang berfungsi Alur jejak: Lapisan permukaan dan Penurunan yang bawah yang labil berupa alur yang Ketebalan perkerasan cukup sempit pada kurang/kelelahan dari arah memanjang dari lapisan perkerasan suatu bagian perkerasan DERAJAT KERUSAKAN RINGAN SEDANG BERAT Kedalama 1cm<d<2cm d>2cm n alur max. 1cm<d<2cm d>2cm =d d<1cm d<2cm LOKASI Landas Pacu, Landas Hubung, Landas Parkir BESAR AN M2 M2 ALAT UKUR Pemeriksaan dengan mistar ukur 3M AKIBAT LANJUT Terjadi genangan air permukaan licin Air merembes ke perkerasan yang merupakan awal dari kerusakan total Membuat landasan licin pada waktu hujan Resiko landasan memantul Perembasan pada tepi jalan daripada merusak jalan secara keseluruhan Retak dan penurunan karena kerusakan perkerasan Genangan air menyebabkan licinnya permukaan Mungkin terjadi pantulan air dari permukaan landasan Air masuk pada konstruksi perkerasan jalan

2.

d<1cm

1cm<d<2cm

d<2cm

Landas Pacu, M2 Landas M2 Hubung, Landas Parkir

Pemeriksaan dengan mistar ukur 3M

3.

Perubahan Bentuk W: Adanya 2 alur yang cukup lebar arah memanjang dengan jarak cukup lebar di 2 sisi as perkerasan

Karena kelelahan dari bahan perkerasan

w<1,5cm

1,5cm<w<3c m

w>3cm

Landas Pacu,

M3

Pemeriksaan dengan tali panjang 7m

4.

5.

6.

7.

8.

Pengembangan: Perubahan bentuk Membengkaknya permukaan akibat struktur perkerasan besarnya gaya tangensial pada arah melintang akibat rem/ impact pesawat. Mengembangnya tanah perkerasan karena perubahan air tanah Penurunan Kerusakan pada Bertangga/Differens: pelaksanaan Beda tinggi Beda temperatur yang permukaan umumnya tinggi arah melintang, Shock temperatur berhubungan erat Bahan-bahan pemanas dengan beda atau pelarut perkerasan lapangan konstruksi Retak kelelahan: Kerusakan kelelahan Retak memanjang perkerasan/ketebalan sering arah melintang yang kurang dari setiap interval tak tentu dan lapangan perluasan ada daerah-daerag Penurunan daya dukung penurunan. tanah Penggunaan tidak wajar Retak kulit buaya: Kelelahan dari perluasan Alur menurun dalam akibat beban ulang bentuk jala-jala melewati batas. tertutup diagonal Buruknya satu/beberapa jala-jala biasanya lapisan perkerasan 60cm Proses penyusutan perkerasan. Retak Pertemuan: Kesalahan pelaksanaan Retak pada konstruksi perkerasan pertemuan hubungan batal lapisan pertama satu jalur terlalu dingin, pemadatan

h<1cm h<2cm

1cm<h<2cm 1cm<h<4cm

h>2cm h>4cm

Landas Pacu, Landas Hubung, Landas Parkir

M2

H=Beda tinggi max. H<1cm H<20cm

1cm<H<2cm 1cm<H<20c m

H>2cm H>4cm

Landas Pacu

Pemeriksaan Kerusakan seeluruh dengan mistar perkerasan ukur 3M Kehilangan gaya solusi lapisan perkerasan Retak-retak Lepasnya lapisan perkerasan akibat resapan air Pemeriksaan Kerusakan secara dengan mistar menyeluruh. ukur 3M

5mm telah diperbaiki

5mm terjadi rekahan pada batuan tapi belum lepas

Retak disertai hilangnya batu-batuan perkerasan

Landas Pacu

5mm

5mm-1cm

Retak dan hilangnya batuan perkerasan

Landas Pacu, Landas Hubung

Bila ada Masuknya air pada beberapa/3o perkerasan retakan ketiga Lepasnya batuan tingkat jenis perkerasan secara terpisah Kelelahan perkerasan dari pada beri gejala penurunan/alur-alur Biasanya Masuknya air pada disertai perkerasan penurunan Rontoknya lapisan atas perkerasan

5mm

5mm

Retak dan hilangnya batuan perkerasan

Landas Pacu, landas Hubung

Mungkin terjadi pada 2 perkerasan berbeda

Lepasnya material Merembesnya air

perkeraasan dengan di sampingnya

Retak susut: Seluruhnya membentuk jala-jala segi empat, antara 60cm-300cm

pada sambungan kurang baik. Berbedanya 2 struktur yang disambung Karena faktor cuaca

5mm

5mm

Hilangnya batuan perkerasan

Landasan Pacu, Landas Hubung, Landas Parkir

M2

10.

Retak Parabola: Terdiri dari retak yang banyak dan membentuk group disertai pengembangan perkerasan jalan

Gaya tangensial terlalu besar pada permukaan perkerasan

Tidak perlu klasifikasi karena retak berupa group retak yang selalu diikuri gejala lanjut

Daerah tikungan dan pengereman

M2

Terjadi pada alur yang jarang dilewati beban. Tidak timbul penurunan daya dukung. Disertai pengembangan permukaan perkerasan

Masuknya air pada perkerasan dan tanah pendukung Hilangnya batuan perkerasan Alur kelelahn pada periode berikutnya Rembesan air pada tanah dasar dan lapisan perkerasan. Rontoknya lapisan perkerasan bagian atas