Anda di halaman 1dari 5

Jaw Crusher: Jaw Crusher bekerja mengandalkan kekuatan motor .

Melalui roda motor, poros eksentrik digerakkan oleh sabuk segitiga dan slot wheel untuk terdiri dari jaw plate, jaw plate yang bergerak dan side-lee board dapat dihancurkan dan diberhentikan membuat jaw plate bergerak seirama. Oleh karena itu, material dalam rongga penghancuran yang melalui pembukaan pemakaian. kerja alat ini adalah dengan menggerakan salah satu jepit, sementara jepit yang lain diam. Tenaga yang dihasilkan oleh bagian yang bergerak mampu menghasilakn tenaga untuk menghancurkan batuan yang keras. Kapasitas jaw crusher ditentukan oleh ukuran crusher.Alat pemecah rahang ini terutama dipakai untuk memecah bahan olahan berupa bijih-bijih atau batu-batu. Bahan olahan ini ini dipecah diantara dua rahang besi atau baja. Konstruksinya mempunyai sepasang rahang yang satu diam dan yang satunya bergerak maju mundur ( bolak-balik ). Proses pemecahan bahan olahan dari pemecah rahang ini berlangsung berkala dengan cara tekanan & potongan. Jaw crusher ada 2 jenis, yaitu: 1. Jaw crusher system blake ( titik engsel diatas ) 2. Jaw crusher system dodge ( titik engsel dibawah ) Sistem Blake dgn ciri-ciri titik engsel di atas, bagian bawah bergerak mundur maju CARA KERJA : Suatu eksentrik menggerakkan batang yang dihubungkan dengan dua toggle, togel yang satu dipakukan pada kerangka dan satu lagi ke rahang ayun. Titik pivat terletak pada bagian atas rahang gerak atau diatas kedua rahang pada garis tengah bukan rahang. Pada system ini, umpan dimasukkan kedalam rahang berbentuk V yang terbuka ke atas. Satu rahang tetap dan tidak bergerak, sedangkan rahang yang satu lagi membuat sudut 20 derajat 30 derajat dan dapat bergerak maju mundur yang digerakkan oleh sumbu eksentrik, sehingga memberikan kompresi yang besar terhadap umpan yang terjepit diantara dua rahang. Muka rahang ini mempunyai alur dangkal yang horizontal. Umpan besar yang terjepit antara bagian atas rahang dipecah dan jatuh keruang bawahnya yang lebih sempit dan dipecah. Pada mesin ini baut pecah yang berfungsi sebagai penahan apabila terdapat material solid dengan ukuran yang lebih besar dan keras maka dia akan pecah dengan sendirinya tetapi tidak akan merusak keseluruhan dari pada alat jaw crusher. Cone Crusher Mengenal lebih jauh mesin pemecah material batu sebagai bahan baku untuk bangunan yang tergolong dalam kategori bahan utama dengan mempunyai sifat keras dan juga beraneka ragam tingkat kerasnya. Dengan menggunakan alat Cone Crusher bisa mendapatkan hasil pecahan batu semaksimal mungkin sesuai keinginan. Cone Crusher adalah mesin yang berfungsi sebagai mesin lanjutan / crusher sekunder setelah prosses dari crusher primer. Mesin penghancur bahan material ini adalah salah satu crusher yang mempunyai kualitas

sangat baik, suku cadangnyapun juga berkualitas dan kapasitasnya bisa mencapai 15 sampai 125ton/jamnya dijamin pekerjaan cepat terselesaikan. Prinsip Kerja mesin cone crusher sebagai crusher sekunder masih sangat membutuhkan peralatan lain misalnya dengan model di atas masih menggunakan tambahan sebagi penyaluran material yang akan di hancurkan dan juga bagian untuk penyaluran hasil material yang sudah siap untuk digunakan. Selain model seperti itu cone crusher juga dapat dibantu dengan mobil sehingga mesin ini sangat cocok untuk pekerjaan menbangun jalan karena hasil batu yang dipecahkan pun bisa seperti kubik-kubik. Roller Crusher Roll crusher adalah mesin pereduksi ukuran yang menggunting dan menekan material antara dua permukaan yang keras. Permukaan yang digunakan biasanya berbentuk roll dengan diameter sama yang berputar pada kecepatan sama dan arahnya berlawanan. Permukaan roll bisa rata, berkerut atau bergerigi. a. Single roll crusher

Biasanya digunakan untuk penghancuran primer. Mesin ini terdiri dari satu roll penghancur dan besi landasan yang melengkung. Besi landasan biasanya berada pada bagian atas untuk melewatkan material yang terperangkap tanpa merusak mesin. Kebanyakan single roll crusher dipasang dengan pin penjepit atau bentuk lainnya untuk melindungi system pengendali. Rasio pereduksian pada crushing primer biasanya antara 4:1 dan 6:1, sedangkan untuk crushing sekunder antara 200mm dan 20mm. b. Double roll crusher

Double atau triple stage single roll merupakan pengmbangan dari ukuran pereduksian bentuk primer dan sekunder unit single. Double roll crusher yang digunakan untuk crushing primer dapat mereduksi batubara run of mine di atas 1m3 menjadi berukuran ekitar 350100mm, tergantung pada sifat batubara. GRYATORY CRUSHER Gyratory Crusher terdiri dari penumbuk berbentuk kerucut yang bergetar didalam mangkuk berbentuk kerucut yang lebih besar. Sudut kerucut diatur sedemikian rupa sehingga luas terusan semakin berkurang saat mendekati permukaan kerja. Penumbuk terdiri dari mantel yang bebas berputar pada porosnya. Poros digerakkan oleh bearing eksentrik yang berada dibawahnya. Geometri sirkular crusher memberi sudut tajam kecil yang diinginkan pada arah horizontal. Sudut tajam pada arah vertikal kurang diinginkan karena membatasi penerimaan umpan. Sudut tajam vertikal ditentukan oleh bentuk mantel dan liner mangkok, mirip jaw crusher.

Macam-macam Gyratory crusher yaitu: 1. Crusher primer

Ciri-cirinya: a. b. c. 2. Mempunyai sudut kerucut yang curam dan rasio reduksi yang kecil Dapat langsung menerima umpan dari truk atau railcar Crusher digerakkan secara mekanik atau hidraulik Crusher sekunder

Crusher sekunder mempunyai sudut kerucut yang lebih lebar, ini memungkinkan produk yang lebih halus tersebar di area terusan yang lebih besar dan juga menyebabkan keausan di area yang lebih luas. Keausan paling parah terjadi di zona crushing. Partikel halus akan berada di bagian paling bawah crusher. 3. a. b. c. Cone crusher Mempunyai sudut kerucut yang lebar Untuk penghancuran material yang halus Dapat beroperasi secara open circuit atau closed circuit di feed,

d. Unjuk kerja menurun karena: adanya material lengket kandungan moisture yang berlebih dan distribusi feed yang tidak merata IMPACT CRUSHER

Bisa digunakan material dengan panjang 500mm, tidak lebih dari 350Mpa anti-tekanan kekuatan. Impact crusher dapat digunakan dalam penghancuran pertama dan kedua. Selama proses pengoperasian, Rotor berkecepatan tinggi akan terbawa melalui motor listrik. Material akan ditimpa oleh Flat Hammer Monitor untuk dihancurkan, dan kemudian akan disalurkan untuk penghancuran kedua, kemudian akan dibuang melalui lubang pembuangan. Impact crusher menawarkan banyak keunggulan: struktur sederhana, koneksi tanpa kunci,high chromium flat Hammer, special impact plate, menyederhanakan proses penghancuran, efisiensi tinggi dan konservasi energi, produk akhir berbentuk kubus. Discharge opening dapat di atur. Mesin secara luas digunakan dalam air dan elektrik, tol, pasir dan batu, industri penghancuran. Ini merupakan pembuktian bahwa impact crusher lebih baik daripada Cone Crusher dan Hammer Crusher.

Prinsip Kerja mesin Impact Crusher Impact crusher bekerja menghancurkan material dengan kekuatan tabrakan. Ketika material memasuki area blow bar, material dihancurkan dengan kekuatan dan kecepatan tinggiblow bar dan dilempar ke impact plates dalam rotor untuk penghancuran kedua. Kemudian material akan terlempar kembali kedalam blow bar untuk penghancuran ketiga. Proses ini berlangsung terus menerus sampai material hancur sesuai dengan ukuran yang diinginkan dan keluar dari bagian paling bawah mesin. Ukuran dan bentuk dari bubuk akhir dapat diubah dengan mengatur jarak antara impact rack dan rotor support. Mesin dilengkapi pengaman self- weigh device yang terletak diframe belakang mesin. Ketika barang lain masuk dalam lubang impact, barang tersebut akan terlempar keluar dari mesin melalui impact rack yang terletak dibagian depan dan belakang mesin. Hammer mill Hammer mill merupakan aplikasi dari gaya pukul (impact force). Prinsip kerja hammer mill adalah rotor dengan kecepatan tinggi akan memutar palu-palu pemukul di sepanjang lintasannya. Bahan masuk akan terpukul oleh palu yang berputar dan bertumbukan dengan dinding, palu atau sesama bahan. Akibatnya akan terjadi pemecahan bahan. Proses ini berlangsung terus hingga didapatkan bahan yang dapat lolos dari saringan di bagian bawah alat. Jadi selain gaya pukul dapat juga terjadi sedikit gaya sobek. Penggiling palu merupakan penggiling yang serbaguna, dapat digunakan untuk bahan kristal padat, bahan berserat dan bahan yang agak lengket. Pada skala industri penggiling ini digunakan untuk lada dan bumbu lain, susu kering, gula dan lain-lain (Wiratakusumah, 1992). Menurut Mc Colly (1955), penggunaan hammer mill mempunyai beberapa keuntungan antara lain adalah : 1. konstruksinya sederhana 2. dapat digunakan untuk menghasilkan hasil gilingan yang bermacam-macam ukuran 3. tidak mudah rusak dengan adanya benda asing dalam bahan dan beroperasi tanpa bahan 4. biaya operasi dan pemeliharaan lebih murah dibandingkan dengan burr mill Sedangkan beberapa kerugian menggunakan hammer mill antara lain adalah : 1. biasanya tidak dapat menghasilkan gilingan yang seragam 2. biaya pemasangan mula-mula lebih tinggi dari pada menggunakan burr mill 3. untuk gilingan permulaan atau gilingan kasar dibutuhkan tenaga yang relatif besar sampai batas-batas tertentu.

Ball mill Ball Mill adalah alat penting untuk grinding setelah bahan dilumatkan. Ini mesin penggiling adalah alat yang efisien untuk grinding berbagai bahan menjadi serbuk. MBS di Cina adalah produsen profesional pabrik Grinding Ball. Penerapan Mesin penggiling: Ball mill Ball Mill secara luas diterapkan dalam industri semen, industri kimia, bahan bangunan baru, bahan tahan api, pupuk, porselen dan kaca dll industri Pabrik Ball memiliki dua cara penggilingan: proses kering dan proses basah Prinsip Kerja dari Ball mill Ini Mesin Grinder, jenis horizontal dan berjalan tubular, memiliki dua gudang. Pabrik Grinder berjalan sepanjang gigi luar. Bahan spiral dan merata masukkan gudang pertama sepanjang sumbu input kosong oleh perangkat input. Di gudang, ada skala tangga papan atau papan skala riak. bola Baja spesifikasi yang berbeda telah terinstal di papan skala pabrik Ball. Ketika tubuh barel berputar, gaya sentrifugal yang dihasilkan. Pada saat yang sama, dilakukan bola baja ke ketinggian tertentu dan kemudian jatuh ke menggiling dan menyerang materi. Setelah dihaluskan kasar di gudang pertama, bahan kemudian masuk ke dalam gudang kedua pabrik Ball untuk regrinding. Pada akhirnya, bubuk yang dihasilkan oleh pabrik Ball dibuang oleh pengurus output material.