Anda di halaman 1dari 28

Lymphoma

Kelompok V

Pokok bahasan
Patofisiologi Definisi, klasifikasi Tampilan klinik

Epidemiologi

Klasifikasi

Diagnosis

Treatmen

Definisi
Limfoma adalah sekelompok keganasan heterogen yang muncul dari perubahan sel imun terutama pada jaringan limfoid merupakan neoplasma yangterdapat dalam kelenjar limfa yang mengalami perkembangan abnormal : sel darah merah, sel B dan limfosit T

Patofisiologi...
sel Reed-Sternberg (sel darah merah ) merespon atas stimuli viral (Epstein-Barr virus, EBV), yang memacu fusi sel retikular interdigitasi, sel B, sel T, atau kedua limfosit. Translokasi kromosom telah menjadi ciri dari limfoma Limfoma non-Hodgkin diturunkan dari proliferasi monoklonal limfosit B atau, lebih jarang, limfosit T serta prekursornya.

Epidemiology..
Paling sering terjadi pada laki-laki dan perempuan Angka kejadian pada Laki-laki > perempuan.

Angka Kejadian : Hodkin lymphoma berkurang Non hodgkin lymphoma meningkat

Tampilan klinik...
Kebanyakan pasien dengan limfoma mengalami beberapa bentuk adenopati, yang muncul bergantian selama sekitar 5 bulan sebelum diagnosa, biasanya terletak di area serviks, tidak sakit dan terasa kenyal. Sampai 40% pasien dengan penyakit Hodgkin mengalami simtom konstitusional (=simtom terkait kondisi fisik atau mental pasien) atau simtom B (seperti, demam,, berat badan turun, dan pruritus).

Klasifikasi lymphoma...
LYMPHOMA

Hodgkin Lymphoma

Non hodgkin lymphoma

Lymphoma hodgkin
Limfoma Hodgkin merupakan bagian dari limfoma maligna (keganasan primer jaringan limfoid yang bersifat padat). Sel ganas pada penyakit Hodgkin berasal dari sistem limforetikular ditandai dengan adanya sel Reed-Sternberg pada organ yang terkena.

Klasifikasi..
1. Low grade 2. High grade

Penatalaksanaan.
Low grade: Radiotherapy for localised disease (Stage 1); Chemotheraphy: mainstay is Chlorambucil; Initial response good , but repeated relapses, median survival 6-10 yrs; Monoclonal antibody: Rituximab

Aggressive ( high / intermediate grade): Chemotherapy: mainstay CHOP -every 3 weeks, at least 6 cycles Cyclophosphamide, Doxorubicin Hydrochloride, Vincristine, Prednisolonone

Beberapa kombinasi obat yang dipakai sekarang:

MOPP: mekloretamin, vinkristin, prokarbazin, prednison; untuk limfoma Hodgkin.

ABVD: doksorubisin, bleomisin, vinblastin, dakarbazin; untuk limfoma Hodgkin.

Mekanisme obat...
Klorambusil (leukeran) - merupakan derivat dari klormetin dg khasiat dan penggunaan yang sama, tetapi dapat digunakan per oral. - dosis: 5-20 mg sehari Siklofosfamida - siklofosfamida juga bersifat imunosupresif kuat (dapat menekan sistem tangkis tubuh), antara lain pembentukan antibodi, oleh karena itu obat inidiguna kan pula pada transplantasi organ. - pasien perlu banyak minum air agar metabolt toksik yang terbentuk selama konsumsi obat, dapat dieksresikan - dosis; oral 50-200 mg sehari setiap 7-14 hari, i.v. 10-15 mg/kg/hari setiap 3-7 hari.

Doxorubicyn Doksorubisin (adriamisin) dan daunorubisin (daunomisin) adalah antrasiklin yang berinterkalasi di antara basa-basa dalam DNA rantai ganda, meracuni topoisomerase II, melepaskan radikal bebas, dan mungkin merusak fungsi membran sel. DNA topoisomerase II sangat penting untuk replikasi DNA. Doksorubisin dan daunorubisin menghambat enzim ini dengan menstabilkan kompleks kovalen DNA intermediat-enzim, mencegah potongan-potongan DNA bersatu lagi sehingga terjadi kematian sel. Vinkristin - banyak digunakan pada bermacam2x limfoma (M. Hodgkin dan nonHodgkin) - efek sampingnya; leukopenia, mual, muntah demam - dosis; 0.05-0.15 mglkg

Non Hodgkin Lymphoma......


Limfoma non Hodgkin merupakan bagian dari limfoma maligna yang berupa tumor ganas yang disebabkan proliferasi ganas sel-sel jaringan limfoid . Di Eropa dan Amerika Serikat, insidens Limfoma non Hodgkin mencakup 45% dari seluruh limfoma pada anak dan remaja dibawah usia 20 tahun.

Faktor resiko terkena NHL..


Faktor genetik Imunosupresi pasca transplatasi Obat-obatan Radiasi Infeksi virus (HIV dan EBV )

Tampilan klinik NHL


Systemic manifestations : fever, weight loss, anorexia,

Tingkat keparahan NHL..


Non Hodgkin Lymphoma

Indolent / Low grade Intermediat grade

Very aggresiiv

Tingkatan keterlibatan NHl..........

Lanjutan tahapan NHL

Kriteria Penentuan Stadium.

didasarkan pada hasil pemeriksaan fisik dan laboratorium patologi (PS)

Prognosis NHL...
Stages I and IIA Terapi berhasil > 90%
Stages IIB and IIIA terapi berhasil diantara 7585% Stages IIIB and IV terapi berhasil sekitar 30 sampai 50%

Indolent/low grade.....
Pada pasien dengan limfoma indolen dapat terjadi adenopati selama beberapa bulan sebelum terdiagnosis, meskipun biasanya terdapat pembesaran persisten dari nodul kelenjar bening. Untuk ekstranodalnya, penyakit ini paling sering terjadi pada lambung, paruparu dan tulang, yang mengakibatkan karakter gejala pada penyakit yang biasa menyerang organ-organ tersebut. Dengan Ciri-ciri : 1. Limfositik kecil 2. Sel folikulas, kecil berbelah 3. Sel folikulas dan campuran sel besar dan kecil berbelah

Intermediate dan aggressive grate..


Tingkat sedang: Tipe yang tidak baik 1. Sel folikulis besar 2. Sel kecil berbelah 3. Sel campuran besar dan kecil Tingkat tinggi: Tipe yang tidak menguntungkan 1. Sel besar imunublastik 2. Limfoblastik 3.Sel besar tak berbelah

Penatalaksanaan terapi..
1. Derajat Keganasan Rendah (DKR)/indolen: Pada prinsipnya simtomatik - Kemoterapi: obat tunggal atau ganda (per oral), jika dianggap perlu: COP (Cyclophosphamide, Oncovin, dan Prednisone)
- Radioterapi: LNH sangat radiosensitif. Radioterapi ini dapat

dilakukan untuk lokal dan paliatif.

Penatalaksanaan
2. Derajat Keganasan Mengah (DKM)/agresif limfoma - Stadium I: Kemoterapi (CHOP/CHVMP/ BU)+radioterapi + CHOP (Cyclophosphamide, Hydroxydouhomycin, Oncovin, Prednisone) - Stadium II - IV: kemoterapi parenteral kombinasi, radioterapi berperan untuk tujuan paliasi. 3. Derajat Keganasan Tinggi (DKT) - Selalu diberikan pengobatan seperti Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) - Re-evaluasi hasil pengobatan dilakukan pada: 1. setelah siklus kemoterapi ke-empat 2. setelah siklus pengobatan lengkap

Penatalaksanaan

SEMMOGA BERMANFAAT TERMA KASIH