Anda di halaman 1dari 35

1

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PEMILIHAN ALAT KONTRASEPSI IUD (INTRA UTERINE DEVICE) COPPER T DI KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN PERIODE JANUARI - APRIL TAHUN 2012

FITRI SUSIANTI NIM : 090610030


2

1.1 Latar Belakang


Banyak perempuan mengalami kesulitan di dalam menentukan pilihan jenis kontrasepsi. Banyak faktor yang harus dipertimbangkan: -faktor pribadi -usia -paritas -faktor kesehatan -faktor ekonomi - norma budaya (Chuningham, 2006).
4

Menurut hasil penelitian BKKBN 2011, usia subur seorang wanita biasanya antara 15-49 tahun.

Oleh karena itu untuk mengatur jumlah kelahiran atau menjarangkan kelahiranwanita lebih diprioritaskan untuk menggunakan alat/metode KB. Tingkat pencapaian pelayanan keluarga berencana dapat di lihat dari cakupan peserta KB yang sedang menggunakan alat/metode kontrasepsi, tempat pelayanan KB dan jenis kontrasepsi yang di gunakan akseptor.

Penggunaan kontrasepsi di seluruh dunia diperkirakan adalah 460 juta. Metode spesifik yang di gunakan adalah sebagai berikut: IUD (19%) kontrasepsi oral (15%) kondom(10%) kontrasepsi suntik (1%) dan metode lain (2%). Secara keseluruhan pemakaian kontrasepsi IUD jauh lebih tinggi di dunia (Wulansari, 2010).
6

Salah satu jenis kontrasepsi yang efektif dan aman untuk mencegah kehamilan adalah penggunaan IUD (Intra Uterine Device) (BKKBN, 2003).

Menurut data provinsi NAD, jumlah peserta KB baru yang menggunakan IUD Cooper T berjumlah 5.547 peserta pada tahun 2012.
Dari data Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Bireuen tahun 2012, jumlah peserta KB baru yang menggunakan IUD periode tahun 2008 sampai dengan bulan april tahun 2012 berjumlah 879 peserta, yang mana jumlah tersebut mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2008, jumlah peserta yang menggunakan IUD adalah 62 orang Pada tahun 2009 berjumlah 86 peserta

Pada tahun 2010 berjumlah 93 peserta,

Pada tahun 2011 berjumlah 483 peserta

Pada periode januari-april tahun 2012 berjumlah 115 peserta.


9

Peserta KB Baru yang menggunakan IUD Periode 2008 April 2012 di kabupaten Bireuen

900 800 700 600 500 400 300 200 100 0

Peserta IUD

2008 2009 2010 2011 Jan-April 2012 TOTAL

Jumlah peserta 62 86 93 483 115 879

10

Oleh sebab itulah untuk mengupayakan peningkatan efektivitas KB perlu dilakukan suatu sikap dan pengetahuan ibu dalam memilih alat kontrasepsi IUD di kabupaten Bireuen, maka dari itu peneliti tertarik melakukan suatu penelitian tentang:

Gambaran tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam memilih alat kontrasepsi IUD (Intra Uterine Device) Copper T di kecamatan Kota Juang kabupaten Bireuen periode Januari April tahun 2012.
11

1.2 Rumusan Masalah

Bagaimana gambaran tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam memilih alat kontrasepsi IUD Copper T di Kecamatan Kota Juang kabupaten Bireuen periode Januari April tahun 2012?

12

1.3 Tujuan Penelitian 1.3.1 Tujuan Umum Untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu dalam memilih alat kontrasepsi IUD Copper T di Kecamatan Kota Juang kabupaten Bireuen

1.3.2 Tujuan Khusus


Mengidentifikasai gambaran tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan pengambilan keputusan dalam memilih alat kontrasepsi IUD Copper T di Kecamatan Kota Juang kabupaten Bireuen. Untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan dalam memilih alat kontrasepsi IUD Copper T di Kecamatan Kota Juang kabupaten Bireuen.

1.4 Manfaat Penelitian


BAGI PEMERINTAH

BAGI PROFESI
BAGI MASYARAKAT

BAGI PSPD

BAGI PENELITI 15

16

Variabel independen
Pengetahuan Pendidikan Pengalaman Otoritas Cara berfikir deduktif Cara berfikir induktif Pendekatan ilmiah

Variabel dependen

Perubahan Pola pikir

Pemilihan kontrasepsi IUD Copper T

Sikap Menerima Merespon Menghargai Bertanggung jawab Perubahan sikap

BAB IV METODE PENELITIAN


18

4.1 Jenis/Rancangan Penelitian Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional study yang bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam memilih kontrasepsi IUD Copper T di kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen periode Januari April 2012. 4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan di wilayah kerja kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Hal ini didasari oleh data yang dikumpulkan dari wilayah setempat bahwa belum pernah dilakukan penelitian tentang gambaran tingkat pengetahuan dan sikap ibu dalam memilih kontrasepsi IUD Copper T. Penelitian ini di lakukan setelah proposal disetujui.

4.3 Populasi, Sampel, Kriteria penelitian, Teknik Pengambilan Sampel dan Besar Sampel 4.3.1. Populasi Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Ibu yang mengikuti Keluarga Berencana (KB) dengan menggunakan kontrasepsi IUD Cooper T di Kota Juang kabupaten Bireuen dari Januari - April 2012 berjumlah 155 peserta. 4.3.2. Sampel Sampel dalam penelitian ini adalah Ibu yang mengikuti kontrasepsi IUD Copper T periode Januari - April tahun 2012 yang memenuhi kriteria.

19

4.3.3. Kriteria Penelitian 4.3.3.1. Kriteria Inklusi Semua akseptor KB IUD jenis Copper T dengan kriteria sebagai berikut: a. Usia 25 40 tahun b. Ibu tidak mempunyai riwayat penyakit seperti: Diabetes Militus, Tumor jinak atau ganas dalam rahim, penyakit kelamin (gonorrhoe, sipilis, AIDS) c. Akseptor baru 4.3.3.2. Kriteria Eksklusi Semua akseptor KB IUD jenis Copper T yang tidak bersedia untuk berpartisipasi dalam penelitian ini.

4.3.4. Teknik Pengambilan Sampel Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel diambil secara proporsional dengan teknik pengambilan sampel secara acak (simple random sampling). Cara menentukan ukuran sampel yang praktis adalah dengan formula sebagai berikut:

n n n

N 1 +N ( d 2 ) = 155 1 + 155 ( 0,025 ) = 32 orang

Keterangan: N = besar populasi n = besar sampel d = tingkat kepercayaan / ketepatan yang diinginkan ( 95 % ) Sehingga diperoleh jumlah sampel 32 orang. Sampel diambil secara acak sederhana (simple random sampling). 22

4.4 Variabel Penelitian


1.

2.

Variabel terikat atau dependenpemilihan kontrasepsi IUD Copper T. Variabel bebas atau independen pengetahuan dan sikap.

23

4.5 DEFINISI OPERASIONAL

24

No 1

Variabel Pengetahuan

Definisi Operasional Ilmu tentang KB IUD yang didapat dari belajar, dari buku dan pengalaman orang lain. Belajar tersebut dapat diperoleh dari Institusi resmi maupun dari pengalaman orang lain.

Instrumen kuisioner

Hasil Ukur 1. Baik 2. Cukup 3. Kurang

Skala ordinal

Sikap Ibu

Tanggapan Ibu dalam bentuk pernyataan terhadap pemilihan Kontrasepsi IUD

kuisioner

1. Baik 2. Cukup 3. Kurang

ordinal

25

Pemilihan Kontrasepsi IUD

Alternatif yang dipilih oleh responden setelah melalui proses berfikir untuk memilih dari berbagai alternatif yang ada. IUD adalah suatu alat plastik atau logam kecil yang dimasukkan ke uterus melalui kanalis servikalis Dalam penelitian ini jenis IUD yang dipakai adalah Copper T

kuisioner

1. Ikut KB IUD nominal 2. Tidak ikut KB IUD

IUD

26

4.6 Instrumen Penelitian


Peneliti menggunakan alat pengumpul data berupa kuesioner. Kuesioner yang diberikan kepada responden untuk diminta memberi tanda () serta menjawab beberapa pertanyaan sesuai dengan data. Isi kuesioner terdiri dari dua bagian : 1. Data demografi responden yang meliputi : nama, umur, pendidikan terakhir, pekerjaan,jenis alat kontrasepsi yang digunakan, biaya penggunaan alat kontrasepsi dan lamanya alat kontrasepsi yang digunakan. Materi pernyataan tentang pengetahuan dan sikap ibu dalam memilih KB IUD. 2. Lembaran kuesioner terdiri atas : 7 pertanyaan data demografi dan 10 pertanyaan tentang pengetahuan untuk ber-KB IUD serta 10 pertanyaan tentang sikap ibu terhadap KB IUD. 27

4.7. Metode Pengumpulan Data


4.7.1. Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh dari kuisioner, yang dibagikan kepada seluruh sampel. 4.7.2. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang di dapatkan dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Bireuen yang berhubungan dengan jumlah akseptor KB IUD Cooper T kecamatan Kota Juang kabupaten Bireuen periode januari april 2012.
28

4.8 Pengolahan Data


Editing Coding Tabulating Entry Cleaning

4.9. Metode Analisis data Analisa yang digunakan dengan menjabarkan secara deskriptif untuk melihat distribusi frekuensi variable - variabel yang diteliti.
29

30

31

32

33

34

35