Anda di halaman 1dari 11

SERAT CARIYOS SEWU

SATUNGGAL DALU 2
By
Dairotul Fitria (13130016)
Muhammad Harun Rosyd (13130028)
KAJIAN FIOLOGI
Sumber: Universitas Negeri Surakarta
http://digilib.uns.ac.id/pengguna.php?mn=showview&id=13711
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Untuk menemukan kembali bentuk teks asli dari kesalahan-
kesalahan penyalinan maupun penelitian. Maka dari itu, perlu
diadakan kajian ulang menggunakan metode edisi naskah
tunggal.
2. Rumusan Masalah
a. Bagaimana suntingan teks Serat Cariyos Sewu Satunggal 2
yang bersih dari kesalahan atau yang mendekati asli sesuai
dengan cara kerja filologi?
b. Bagaimana nilai ajaran moral yang terkandung dalam Serat
Cariyos Sewu Satunggal Dalu 2?
3. TUJUAN PENELITIAN
a. Menyajikan suntingan teks Serat Cariyos Sewu Satunggal Dalu 2 yang
bersih dari kesalahan atau yang mendekati asli sesuai dengan cara kerja
filologi.
b. Mengungkapkan nilai ajaran moral yang terkandung dalam Serat Cariyos
Sewu Satunggal Dalu 2.
4. Manfaat Penulisan
a. Manfaat Teoretis
b. Manfaat Praktis
LANDASAN TEORI
Pengertian Filologi
Filologi adalah suatu disiplin ilmu pengetahuan yang bertujuan memahami kebudayaan suatu
bangsa melalui teks-teks tertulis di dalam naskah-naskah klasik (Bani Sudardi, 2003 : 7). Secara
etimologi filologi berasal dari bahasa Latin yang terdiri dari dua kata, philos dan logos. Philos
artinya cinta dan logos artinya kata (logos berarti juga ilmu). Jadi filologi secara harafiah
berarti cinta pada kata-kata. Itulah sebabnya filologi selalu asyik dengan kata-kata.
Obyek Filologi
Seperti halnya disiplin ilmu yang lain, filologi juga mempunyai obyek penelitian. Filologi
mempelajari kebudayaan masa lalu melalui teks-teks tertulis. Teks-teks tertulis di atas suatu
bahan yang disebut naskah. Jadi obyek penelitian filologi adalah teks dari masa lalu yang
tertulis di atas naskah yang mengandung nilai budaya (Bani Sudardi, 2003 : 9).
CARA KERJA PENELITIAN FILOLOGI
Inventarisasi Naskah
Deskripsi Naskah
Perbandingan Naskah
Dasar-dasar naskah yang akan ditransliterasi
Singkatan Naskah
Transliterasi Naskah
METODE PENELITIAN
Bentuk dan Jenis Penelitian
Bentuk penelitian Serat Cariyos Sewu Satunggal Dalu 2 ini adalah penelitian filologi dengan
cara kerja filologi. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang
berpandangan bahwa semua hal yang berupa sistem tanda tidak ada yang boleh
diremehkan, semuanya penting dan semuanya memiliki pengaruh dan kaitan antara yang
satu dengan yang lain (Bogdan R. C. dan S. K. Biklen dalam M. Attar Semi 1993 : 24). Jenis
penelitian yang digunakan adalah penelitian pustaka (library research), yakni penelitian
yang menitik beratkan pada bahan-bahan pustaka.
Sumber Data dan Data
sumber data yang diambil dari koleksi Perpustakaan Sasana Pustaka Karaton Kasunanan
Surakarta. Dan data-data yang diperoleh dibedakan menjadi data primer dan data sekunder.
Data primer berasal dari katalog-katalog perpustakaan dengan 102 na. Data sekunder
diperoleh dari surat kabar, artikel-artikel dan lain-lain sebagai penunjang penelitian.
TEKNIK PENGUMPULAN DATA
Urutan dalam penelitian ini yaitu, (1) menentukan sasaran
penelitian, (2) inventarisasi naskah yaitu mendaftar semua
katalog, (3) mengontrol naskah langsung ke tempat
penyimpanan (observasi), (4) mendeskripsikan naskah, dan
(5) mengumpulkan naskah dengan teknik fotografis.
TEKNIK ANALISIS DATA
Analisis deskriptif
Analisis deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan naskah secara keseluruhan,
termasuk judul naskah sampai pada ikhtisar naskah.
Analisis Komparatif
Analisis komparatif digunakan untuk menindak lanjuti hasil deskripsi. Tujuannya adalah
untuk membandingkan naskah dengan rinci dimulai dari hal yang paling umum
ke yang paling khusus, sehingga akan diketahui persamaan dan perbedaannya.
Analisis Interpretasi
Analisis interpretasi digunakan untuk menginterpretasikan isi naskah melalui berbagai
sudut pandang penulis. Teknik ini dilakukan, karena data dalam penelitian ini
berupa naskah tunggal sehingga tidak ada naskah pembanding, maka kesalahan
bacaan yang ada dibetulkan menurut interpretasi penulis sendiri dengan
menggunakan pedoman dasar linguistik termasuk ejaan, tata bahasa, dan
konteks kalimat serta konvensi tembang gedhe.
HASIL PENELITIAN
Simpulan
a. Sumber data penelitian SCSSD 2 berasal dari koleksi Perpustakaan Sasana Pustaka
Karaton Kasunanan Surakarta dengan nomor katalog 102 na, yang telah melalui seluruh
proses tahapan penelitian sesuai dengan cara kerja filologi. Maka, dalam penelitian ini
diperoleh suatu hasil (temuan) bahwa suntingan teks SCSSD 2 dalam penelitian ini bersih
dari kesalahan.
b. Dilihat dari segi isi, naskah SCSSD 2 ini memuat empat ajaran pokok, yakni (1) Ajaran
tentang Ketuhanan, berisi tentang pengakuan ke-Esa-an Tuhan dan ajaran untuk selalu
bersyukur serta berserah diri kepada Tuhan. (2) Ajaran Tentang kepemimpinan. Seorang
pemimpin hendaknya dapat memahami kondisi rakyat, dan bertanggungjawab atas
apa yang ia lakukan, katakan dan putuskan, serta tidak mempergunakan kekuasaan
demi kepentingan pribadi atau golongan. (3) Ajaran hidup berumah tangga, yaitu
memperlakukan pasangan dengan baik dengan tidak berlaku kasar dan bisa saling
mengendalikan diri. (4) Ajaran berperilaku baik meliputi cara menyikapi
permasalahan hidup, yaitu bijaksana dalam mempergunakan harta benda, sabar
dan berpikiran positif.