Anda di halaman 1dari 5

METODOLOGI PENELITIAN SASTRA

Metode penelitian:
1. Kualitatif: sastra bertujuan menemukan teori berdasarkan data (grounded theory), yaitu
penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata tertulis atau lisan dari orang-
orangberupa perilaku yang dapat diamati
2. kuantitatif

Ruang lingkup penelitian sastra (kualitatif)
1. Sastra tulis modern
a. Novel
b. Cerpen
c. Puisi
d. Drama
2. Sastra Lisan
a. Legenda
b. Mite
c. Fabel
d. Epos
e. Mantra
f. Ungkapan
g. Teka-teki
h. Nyanyian rakyat
3. Naskah lama (filologi)
4. Bahasa (linguistik) ---------------------- tidak termasuk dlm penelitian sastra
5. Pendidikan bahasa dan sastra
6. Seni pertunjukan
a. Wayang
b. Ludruk
c. Ketoprak
d. lenong

Perencanaan Penelitian:
1. pemilihan objek penelitian
2. penentuan ruang lingkup
3. studi pustaka
4. perumusan kerangka teori
5. penentuan konsep (pendapat berbagai ahli)
6. perumusan asumsi
7. pemilihan metode

Sistematika Proposal Kualitatif
Model 1
1. Latar belakang
2. Fenomena dan fokus
3. Konsep penelitian
4. Tujuan penelitian
5. Manfaat penelitian
6. Metode Penelitian
a. Pendekatan penelitian
b. Teknik memasuki lokasi penelitian
c. Peran peneliti
d. Objek penelitian/sumber data penelitian
e. Responden
f. Teknik pengumpulan data
g. Teknik pengujian keabsahan data
h. Cara mengakhiri penelitian

Model 2
1. Latar belakang
2. Fenomena dan fokus
3. Fenomena dan fokus penelitian
4. Tujuan penelitian
5. Manfaat penelitian
6. Kerangka teori (tinjauan pustaka) / konsep-konsep penelitian
7. Kerangka penelitian
8. Metode dan teknik penelitian
- Metode penelitian
- objek penelitian
- Lokasi penelitian, sumber data, dan setting penelitian
- Cara memasuki lokasi penelitian
- Tahap-tahap penelitian
- Teknik pengumpulan data
- Prosedur analisis data, jenis data, dan teknik analisis data


Latar Belakan Masalah
1. Konsep masalah secara garis besar
2. Pentingnya masalah penelitian
3. Permasalahan yang dihadapi masalah yang diteliti
4. Kondisi masalah masa kini
5. Cara mengatasi masalah melalui penelitian
6. Penelitian yang pernah dilakukan dan isinya / temuannya (nama akhir, tahun, judul, dan
temuan dengan melihat abstrak dan simpulan)
7. Perbedaan/karakteristik penelitian yang dilakukan dengan penelitian terdahulu
(sepengetahuan peneliti, penelitian ini baru diteliti oleh........tahu......dan simpulan....../
belum pernah diteliti........)
8. Pernyataan penelitian yang dilakukan belum pernah diteliti (berdasarkan penelitian di
atas belum/sudah banyak diteliti.

Fokus Penelitian berupa bentuk pernyataan yang muncul dari statemen-statemen yang muncul dari
latar belekang.
Kenapa dalam penelitian kualitatif tidak menggunakan rumusan masalah? Paradigma penelitian
kualitatif berangkat dari paradigma penomena, bukan rumusan masalah oleh karena itu
menggunakan fokus penelitian. Rumusan fokus harus berbentuk pernyataan, bukan pertanyaan
(seprti rumusan masalah)
Contoh:
Fenomena: Naskah Lontar Puspakrama
Fokus:
- Keadaan naskah
- Struktur cerita lontarpuspakrama
- Aspek sosiologi
- Aspek religi
- Nilai-nilai
- Simbolik
- Relevansi sosial dalam CPK dengan kebudayaan masyarakat di Lombok
Fenomena: Pertunjukan wayang Krucil di Tuban
Fokus:
A. Keberadaan wayang Krucil dalam konteks perubahan masyarakat di Tuban
1. Keberadaan wayang krucil pada masa lalu
2. .......................................... pada masa kini
3. Strategi pembinaan wayang Krucil
4. Penanggap saat pertunjukan dan sasaran pertunjukan wayang Krucil
5. Lakon yang sering dipertunjukkan
6. Fungsi
7. Pengaruh pertunjukan wayang krucil terhadap masyarakat
8. Pengaruh masyarakat terhadap pertunjukan wayang krucil
B. Struktur pertunkukan
9. 1. Unsur pelaksanaa pertunjukan
10. Unsur perlengkapan

Tujuna Penelitian: tujuan umum dan khusus


2014-04-02
Teknik analisis data

1. Deskriptif
Mendeskripsikan makna data sehingga pembaca dapat melihat seperti apa yang
dilihat dan dirasakan oleh penulis.deskripsi mengambil dari literatur.
Jika mengutip pendapat orang boleh secara langsung dan tidak langsung. Jika tidak
langsung hanya mengambil intisari dari sumber namun dengan bahasa sendiri dan harus
mencantumkan footnote.
2. Analisis isi
Lebih menekankan pada makna data. Makna tersebut tidak boleh dimaknai menggunakan
bahasa sendiri.

3. Perbandingan: jika melakukan perbandingan

Jenis data/informasi
Jenis data
1. Etik: pandangan atau pendapat peneliti
2. emik: diperoleh dari informan

Prosedur analisis data kualitatif:
1. Reduksi data (pemilahan)
2. Display data (klasifikasi) nilai, fungsi, simbolik
3. Koding (proses memberi kode)
4. Interpretasi
5. Pengambilan simpulan

Data lisan: transkripsi dan terjemahan

Teori Mimesis
1. Identifikasi aspek sosial teks,
2. klasifikasi fenomena/aspek sosial,
3. pemberian koding,
4. proses interpretasi menghubungkan fenomena dari teks ke dunia nyata, simpulan

Teknik Pengujian Keabsahan Data
1. Validasi (kebenaran
2. Realiabilitas (konsistensi)
3. Dependability (konfirmasi), mengkonfirmasi ulang kepada informan apakah data yang telah
ditulis benar, jika sudah maka wajib mencantumkan tanggal pengkonfirmasian dan nama
informan.
4. Objektivitas
5. Transferbility (generalisasi), digunakan ketika melakukan penelitian lanjutan.
Seperti penelitian kawin cerai di Lombok Barat, simpulannya bangsawan sasak punya
kebiasaan kawin cerai. Dalam penelitian tersebut tidak boleh melakukan generalisasi.
Penelitian tersebut objeknya hanya di pedalaman sasak.

Teknik Memperoleh Tingkat Kepercayaan Hasil Penelitian
1. Memperpanjang observasi
2. Pengamatan terus menerus
3. Trianggulasi
4. Diskusi/seminar,
Hasil penelitian dapat didiskusikan atau diseminarkan kepada khalayak umum dan diuji
tertutup serta uji terbuka.
5. Menganalisis kasus negatif
6. Menggunakan bahan referen
7. Verivikasi, proses pengecekan kebenaran tidak harus dicek langsung kepada informan,
boleh dari orang lain namun dapat dipertanggungjawabkan. Hanya sekadar melakukan
pengecekan dan dapat sepihak.