Anda di halaman 1dari 9

PERKEMBANGAN SISTEM RESPIRASI

Respirasi adalah pelepasan energi secara enzimatik dari senyawa organik yang
memerlukan oksigen atau tidak (Abercrombie et al, 1997). istem respirasi
merupakan turunan endoderm yang pada awal perkembangannya merupakan proses
e!aginasi pada saluran pencernaan primiti" pada bagian usus depan
(www.uoguelph.ca#zoology#de!obio#$1%labs#endo1.html).
.
Gambar bagian-bagian
usus depan
&erkembangan paru'paru dimulai dari pembentukan alur laryngotracheal pada bagian
!entral dari "aring (akan berkembang men(adi eso"agus) pada permulaan minggu
keempat (hari ke'$$) perkembangan embrio. Alur laryngotracheal akan berkembang
men(adi di!ertikulum respiratori dan terpisah dari "aring, kemudian membentuk laring
dan trakea. &ada bagian kaudal, alur laryngotracheal bercabang dua membentuk tunas
paru'paru pada hari ke'$) sampai $*.
1. bagian pertama, berada pada bagian !entral dari otak
yang sedang berkembang, membentuk "aring primiti" ,
yang berasosiasi dengan busur branchial.
$. bagian kedua, berada pada bagian dorsal dari (antung,
membentuk tunas paru'paru dan esophagus.
+. bagian ketiga, berada pada bagian dorsal dari septum
trans!ersum dan membentuk lambung dan struktur
gastro'intestinal yang lain.
,apisan endothelial pada bronki tunas paru'paru akan berkembang men(adi bronki,
bronki akan terus berkembang dan akan berakhir membentuk kantung'kantung udara
yang disebut al!eoli, tempat di"usi oksigen dan karbon dioksida dalam darah
berlangsung. (www.uoguelph.ca#zoology#de!obio#$1%labs#endo1.html).
&ercabangan asimetris ter(adi selama $ minggu, terlihat setelah pembentukan bronki
sekunder - + di sebelah kanan dan $ di sebelah kiri yang akhirnya membentuk lobus'
lobus paru'paru pada minggu kelima. &ada minggu keenam, ter(adi pembentukan
bronki tersier dan segmen bronko'pulmonari.


&erkembangan dari paru'paru melewati + tahap-
1. "ase glandular' minggu ke'7 s.d 1)'percabangan hingga tahap bronkiolus
terminal
$. "ase canalicular'minggu ke'1) s.d $*' perkembangan bronkiolus respiratory
+. "ase saccular'minggu ke'$* s.d +)' perkembangan al!eoli primer
.. "ase al!eolar'minggu ke'+) s.d .%' pendewasaan al!eoli
a. pneumosit tipe / berdi"erensiasi dan epithelium men(adi lebih tipis
b. pneumosit tipe // berdi"erensiasi dan mengeluarkan sekret sur"aktan
0ndoderm tunas paru'paru dan percabangan yang berkembang darinya men(adi epitel
yang melapisi permukaan dalam seluruh saluran respirasi, al!eoli, dan kelen(ar yang
berasosiasi dengannya.
1esoderm yang mengelilinginya, yakni splanknopleura men(adi struktur pendukung
sistem respirasi - (aringan ikat, kartilago, otot, dan pembuluh darah.
&ercabangan bronki dipengaruhi oleh mesenkim disekitar trakea dan bronki.
1esenkim disekitar trakea akan menghambat terbentuknya percabangan sedangkan
mesenkim disekitar bronki akan menginduksi bronki sehingga ter(adi poli"erasi untuk
pembentukan cabang lebih lan(ut.



elama minggu ke'7 hingga 1)
percabangan ter(adi sekitar 1. kali
sampai tingkat bronkiolus terminal
akhir. &ada tahap ini belum ada
al!eoli. &aru'paru "etus selama
periode ini berada pada tahap
glandular sebab bronkiolus terminal
menyerupai kelen(ar asini. 2ronki
yang mempunyai kartilago pada
dindingnya manandai sayatan sebagai
paru'paru "etus.
3ntuk membuktikan hal tesebut dilakukan percobaan, yaitu transplantasi bagian
mesoderm bronki ke bagian mesoderm trakea akan menghasilkan cabang langsung
pada bagian trakea. 4ransplantasi mesoderm trakea ke bagian bronki akan
menghambat percabangan pada bronki.
5elainan'kelainan dalam pembentukan sistem respirasi
1. 4rakeo'esophageal "istula (esophageal atresia)
kelainan ini disebabkan adanya kegagalan dalam di"erensiasi pembentukan trakea dari
bakal eso"agus. 4unas trakea dengan cepat berpoli"erasi pada bagian bakal eso"agus
pada usus depan dan akan membentuk trakea melalui proses apoptosis untuk
membentuk suatu struktur tabung. &ada waktu yang bersamaan, bagian eso"agus pada
usus depan (uga mengalami poli"erasi sehingga eso"agus kehilangan lumen.
$. ,obar emphysema
adanya de"isien tulang rawan pada bagian lobus kiri atas bronkus sehingga lobus atas
bronkus tampak menggelembung. 5emungkinan kelainan ini disebabkan kegagalan
poli"erasi sel dalam membentuk percabangan bronki.
+. 6ongenital dia"ragmatik hernia
kegagalan "oramen pleuroperitoneal menutup untuk membatasi rongga perut dengan
rongga dada sehingga usus, lambung, atau lim"a dapat masuk kedalam rongga pleura
menekan paru'paru.
.. Azygos lobe
lobus kanan atas paru'paru membesar atau melebar kearah posterior
7a"tar pustaka
(www.uoguelph.ca#zoology#de!obio#$1%labs#endo1.html).
http-##www.geocities.com#soid+my#(anin.htm
http-##sta"".um.edu.mt#acus1#Respiratory.pd"
Abercrombie, 1, dkk. 1997. 5amus ,engkap 2iologi. 8akarta - 0rlangga
6arlson, 2ruce 1. 199). Pattens Foundatin of Embriology sixth edition. 1c9raw'
:ill, /nc; Amerika
9ilbert, .<. $%%%. Developmental Biolog,.sixth edition. inauer Associates,
/=6.,&ublishers,underland,1assachusetts.
SISTEM RESPIRATORI (PERNAPASAN)
FUNGSI:
Mengambil oksigen, untuk
metabolisme
Oksigen diambil dari udara/air
Dibawa ke jaringan
Karbondioksida
Ke udara/ air
Yang mengangkut/ membawa: sistem
peredaran
Bagian penghantar (conducting sstem!:
"# Di luar paru$paru
%# Di dalam paru$paru
Bagian penghantar di luar paru-paru terdiri dari:
$ &ongga hidung, 'arings, laring, trakea, bronkus primer
Bagian penghantar di dalam paru-paru terdir dari:
$Bronkus sekunder, bronkiolus, bronkiolus respiratori, al(eoli
EPITEL:
&ongga hidung bronki (primer!: bb# )alsu bersilia
ang banak mengandung mukus/goblet
$Di bawah epitel banak mengandung kel# *eromukus
$Di dalam paru$paru: berubah dari epitel bb palsu bersilia,
silindris bersilia kubus bersilia
$+ungsi goblet: lendirna untuk mengangkut partikel$partikel
debu , detoksi'ikasi gas% beracun(-g. seromukus bakteri!
$+ungsi silia:mengarahkan mukus ke rongga hidung
HIDUNG
$Bilateral simetris (ada sekat hidung!
$Dipisahkan dari rongga mulut oleh langit$langit
keras (hard palate!
/pitel luar 0 kulit, ke dalam:
bb palsu dan bermukus
.da 1 macam sel$sel
ol'aktori mukosa:
1. Sel olfa!ori
(sensoris!:bg apeks
menggelembung,
bersilia menangkap
partikel untuk 2smell3
". Sel pe#u#$a#%
&. Sel 'a(al
FARINGS:
$adana naso'arings: dipisahkan oleh langit$langit lunak (so't palatinum!
$epitel: bb palsu
$oro'arings: $ pasage untuk udara
$ pasage untuk makanan: epitel bb pipih
LARINGS:
$.da penutup (epiglotis! di mamalia: untuk menutup
kalau makanan sedang ditelan
$4idak boleh kempis:
ditunjang oleh rawan: ra)a# rioid* ra)a# !iroid
TRAKEA:
$5istologi s/d bronkus primer sama: ep bb
palsu bersilia
$Banak sel goblet
$Di jar ikat submukosa: banak kel
seromukus
$6incin rawan hialin, terbuka di dorsal
BRONKUS SEKUNDER:
$/pitel : bt silindris bersilia
$6incin rawan: berupa pelat$pelat
$Kel seromukus di sub mukosa
BRONKIOLUS DAN BRONKIOLUS
RESPIRATORI
$/pitel: bt kubus bersilia (pada bronkiolus
respiratori: kubusna lebih rendah!
$Keping rawan hilang/ tidak ada
$Kel seromukus tidak ada
PARU-PARU
$*epasang Ki: % lobus7 ka: 1
lobus
$.da di rongga pleura
$Dilapisi oleh selaput: pleura
Di dalam paru$paru:
$)ercabangan bronkus
$Bronkus sekunder s/d
bronkiolus: adana perubahan
epitel, cincin rawan, kel
seromukus, otot polos
Bronkus terminal: (alura#
Re(pira!ori
Bronkus respiratori dan al(eoli:
'a%ia# re(pira!ori
U#i! re(pira!ori di dalam paru-
paru:
Bronkiolus respiratori, duktus
al(eoli, kantung al(eoli,
al(eolus
ALVEOLI
$Sel pipi+ ((el al,eoli !ipe I!
$8ar# -kat: dengan kapiler,
makro'ag (du(! -ell. (el de'u!,
leukosit, 'ibroblas
$Sel al,eolu( !ipe
II:(ere!ori(: menghasilkan
sekret al# (urfa!a# paru$paru,
melapisi dinding paru$paru, sp
kalau meregang tidak sobek