Anda di halaman 1dari 11

PENGARUH PEMBERIAN COCONUT OIL SECARA TOPIKAL

TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR TERMAL


PADA KULIT TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus)
EFFECT OF COCONUT OIL TOPICALLY ON THERMAL BURN HEALIN
IN THE !"IN OF #HITE RAT! (Rattus norvegicus)
Irma Yuliani
1
, Sri Tasminatun
2
1
Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,
2
Bagian Farmakologi FKIK UMY
INTISARI
Tuuan utama !enatalaksanaan luka adalah mem!er"aiki kerusakan aringan
tu"uh dengan #e!at, hasil "agus, dan $ungsi o!timal% &al terse"ut didukung agen
!enyem"uh luka "akar yang mem!er#e!at !roses !enyem"uhan% Salah satu alternati$
agen !enyem"uh adalah coconut oil yang mem!er#e!at !roli$erasi sel dan men#egah
in$eksi% Tuuan !enelitian ini adalah mengetahui !engaruh coconut oil terhada!
!enyem"uhan luka "akar termal !ada kulit tikus !utih dengan !arameter waktu
sem"uh dan !ersentase kesem"uhan%
'esain !enelitian eks!erimental, invivo, menggunakan () ekor tikus "etina
S!rague 'awley yang di"agi enam kelom!ok *kontrol tan!a !erlakuan, kontrol
Bio!la#enton
+
, VCO !a"rik, VCO home industry, minyak ,B' dan minyak kela!a
tradisional-% .em"uatan luka "akar termal menggunakan alat !enginduksi !anas
"erdiameter 2) mm dengan suhu 1))
)
/ selama 1) detik% 'iameter awal luka "akar
di#atat kemudian diolesi ),1 ml "ahan ui setia! hari% .ersentase kesem"uhan dihitung
menggunakan Metode Morton dan di#atat waktu sem"uhnya% 'ata kemudian
dianalisis menggunakan ui 01230 dilanutkan ui Tukey%
.arameter waktu sem"uh dida!atkan data kelom!ok kontrol tan!a !erlakuan
41%5) 6 7%77 hari, kelom!ok kontrol Bio!la#enton
+
(8%9) 6 4%(2 hari, kelom!ok VCO
!a"rik ((%5) 6 :%)2 hari, kelom!ok VCO home industry ()%)) 6 4%4: hari, kelom!ok
minyak ,B' 4)%5) 6 7%59 hari, dan kelom!ok minyak kela!a tradisional (:%)) 6
4%58 hari% &asil !enelitian menunukkan waktu sem"uh !aling #e!at adalah kelom!ok
VCO home industry *()%)) 6 4%4:- dengan nilai !;),)15% .ersentase kesem"uhan
!aling tinggi adalah VCO home industry dengan nilai !;),)(5% 'alam !enelitian ini
ter"ukti "ahwa coconut oil mem!unyai !engaruh terhada! !enyem"uhan luka "akar
termal%
Kata kunci < coconut oil, luka "akar termal, !enyem"uhan%
AB!TACT
The main objective of wound management is repair tissue damage quickly,
good results, and optimal functions. This is supported by burn healing agents that
accelerate healing process. One alternative of healing agents is coconut oil that
accelerate cell proliferation and prevent infection. The purpose of this study is
eamine the effect of coconut oil on thermal burn healing in the skin of white rats
with paramater of healing time and healing percentage.
The design research is eperimental, in vivo, using !" female #prague
$awley rats divided into si groups %control without treatment, control &ioplacenton
', factory VCO, home industry VCO, (&$ oil and traditional coconut oil). *nduction
of thermal burns using heat induction tool that diameter is +" mm with temperature
of ,""
"
C for ," seconds. -arly diameter of thermal burns is recorded and then give
"., ml test material every day. .ercentage of wound healing is calculated using the
method of /orton and recorded the healing time. $ata are analy0ed using 12OV1
and followed by Tukey test.
.arameter of healing time are obtained data of control group without
treatment 3,.4" 5 6.66 days, control group &ioplacenton
'
!7.8" 5 3.!+ days, factory
VCO group !!.4" 5 9."+ days, home industry VCO group !"."" 5 3.39 days, (&$
oil group 3".4" 5 6.48 days, and traditional coconut oil group !9."" 5 3.47 days. The
results showed that the fastest healing time is home industry VCO group %!"."" 5
3.39) with p : ",",4. The highest healing percentage is the home industry VCO
group with p : "."!4. This study proves that coconut oil has influences on healing of
thermal burns.
;eywords< coconut oil, thermal burn, healing.
PENDAHULUAN
Menurut =orld >ire #tatistics Centre *2))9- !ada tahun 2))( hingga 2))7
ter#atat negara yang memiliki !revalensi teradinya luka "akar terendah adalah
Singa!ura se"esar ),12= !er 1))%))) orang dan yang tertinggi adalah &ongaria
se"esar 1,89% Menurut ,iset Kesehatan 'asar 'e!kes ,I *2)):- !revalensi keadian
luka "akar di Indonesia adalah se"esar 2,2=% .revalensi tertinggi terda!at di !rovinsi
1angroe 0#eh 'arussalam dan Ke!ulauan ,iau se"esar (,9=%
Menurut Moenaat *2))1-, luka "akar termal adalah suatu kerusakan atau
kehilangan aringan yang dise"a"kan kontak antara kulit terhada! sum"er !anas
se!erti a!i, air !anas, atau logam !anas%
Terda!at tiga klasi$ikasi luka "akar "erdasar kedalaman luka, yakni luka "akar
deraat satu, dua, dan tiga% >uka "akar deraat satu ter"atas !ada la!isan e!idermis
dengan waktu sem"uh satu minggu *1merican College of #urgeons, 2))4? Mansoer
dkk%, 2)):? Smelt@er dkk%, 1885-% >uka "akar deraat dua adalah luka yang men#a!ai
kedalaman dermis dengan waktu sem"uh dua sam!ai tiga minggu% >uka "akar deraat
dua ditandai dengan adanya vesikula atau "ula yang disertai !em"engkakan di
sekitarnya% *Mansoer dkk%, 2)):? Smelt@er dkk%, 1885-%
>uka "akar deraat tiga meli!uti seluruh kedalaman kulit% >uka "akar deraat
tiga akan tam!ak kulit kehitaman, kaku, kemerahan, kehilangan !erasaan nyeri, dan
kering% Aaktu sem"uh luka "akar deraat tiga ini adalah 2 minggu sam!ai satu "ulan
le"ih% .eralanan kesem"uhan ditandai dengan !em"entukan skar, !arut, dan
hilangnya kontur dan $ungsi kulit serta di!erlukan !en#angkokan *1merican Colleges
of #urgeons, 2))4? Smelt@er dkk%, 1885-%
.enyem"uhan luka di"agi dalam tiga $ase, yaitu $ase in$lamasi, !roli$erasi,
dan maturasi *Singer B 'agum, 2))9-% .ada awal $ase in$lamasi, regenerasi aringan
dan !em"entukan aringan !arut dimulai dengan reaksi !eradangan *in$lamasi-
*/orwin, 2))1-% Tanda dan geala klinis reaksi radang menadi elas yaitu warna
kemerahan karena ka!iler mele"ar *ru"or-, rasa hangat *kalor-, nyeri *dolor-, dan
!em"engkakan *tumor-% Fase in$lamasi ini "erlangsung seak teradinya luka sam!ai
kiraCkira hari kelima *Samsuhidaat dan Dong, 2))7-%
Fase !roli$erasi dise"ut uga $ase $i"ro!lasia karena yang menonol adalah
!roses !roli$erasi $i"ro"las% .ada $ase ini mulai teradi granulasi, kontraksi luka dan
e!itelialisasi, yang "erlangsung dari akhir $ase in$lamasi sam!ai kiraCkira akhir
minggu ketiga *Samsuhidaat dan Dong, 2))7-%
Fase ini meru!akan $ase yang terakhir dan ter!anang !ada !roses
!enyem"uhan luka% Teradi !roses yang dinamis "eru!a remodelling kolagen,
kontraksi luka dan !ematangan !arut% Aalau!un aringan !arut telah #uku! menadi
kuat, !roses remodelling masih terus "erlanut serta densitas dan kekuatan aringan
!arut ini uga meningkat teradi setelah "ermingguCminggu% Semakin "anyak kolagen
yang tertim"un didalam aringan granulasi se#ara "ertaha! akan semakin matang
menadi aringan !arut * .ri#e dan Ailson, 2))5-%
Saat ini telah "anyak ditemukan o"atCo"atan yang "erman$aat untuk
menangani in$eksi !ada luka "akar se!erti Bio!la#enton
+
, Silver sul$adia@ine,
Ba#itra#in dan Ma$enide 0#etate yang meru!akan agen anti mi#ro"ial atau
&ydro#olloids dan &ydrogel se"agai 1bsorptive dressings *Singer dan 'agum,
2))9-. 2"atCo"at terse"ut dikem"angkan dengan tuuan untuk men#a!ai kesem"uhan
yang o!timal "agi !asien dengan men#egah in$eksi dan mem!er#e!at !roses
!enyem"uhan *&uttenlo#her dan &orwit@, 2)):-%
Salah satu "ahan yang da!at menadi alternati$ untuk !enatalaksanaan dan
!enyem"uhan luka "akar termal adalah coconut oil% .enera!an coconut oil se"agai
agen !enyem"uh !ada luka "akar termal dihara!kan mam!u mem!er#e!at !roses
!enyem"uhan luka%
.enelitian ilmiah tentang !enggunaan coconut oil !ada !enyem"uhan luka
"akar termal se#ara invivo seauh ini masih ter"atas% 2leh karena itu, !erlu dilakukan
!enelitian tentang !engaruh !em"erian #o#onut oil se#ara to!ikal terhada!
!enyem"uhan luka "akar termal !ada kulit tikus !utih %(attus norvegicus).
METODE PENELITIAN
.enelitian ini meru!akan ui eks!erimental murni% 0lat yang digunakan dalam
!enelitian ini adalah solder 9) watt, 24) volt yang telah dimodi$ikasi uungnya
dengan menggunakan tem"aga murni "er"entuk lingkaran dengan diameter 2) mm,
alat !en#ukur ram"ut, to!les ukuran "esar, angka sorong, sarung tangan, mikrosko!,
gunting aringan, !inset "edah, masker, nera#a analitik, s!uit 1 ml, kamera, dan
kandang% Sedangkan "ahan yang digunakan adalah () ekor tikus !utih *(attus
norvegicus- "etina galur S!rague 'awley dengan kriteria umur 6 enam sam!ai
dela!an minggu dengan "erat 11)C2)) gram, VCO home industry, VCO !a"rik,
minyak kela!a tradisonal, minyak (&$, Bio!la#enton
+
),1 ml, aether, ka!as dan
alkohol :)=%
.enelitian dimulai dengan mengada!tasikan men#it selama 1 minggu se"elum
!enelitian% ,am"ut !ada !unggung "agian dorsal deEtra tikus !utih di#ukur hingga
"ersih% Tikus dianestesi menggunakan aether se#ara inhalasi menggunakan
sungku!Fmasker anestesia dan to!les "esar% Kemudian tikus diinduksi untuk mem"uat
luka "akar termal dengan alat !enginduksi luka "akar termal 9) watt, 24) volt
"ersuhu 1))G / yang "erdiameter 2) mm selama 1) detik%
Sesaat setelah induksi luka "akar termal, diameter luka awal diukur dan di"eri
!erlakuan sesuai kelom!ok masingCmasing% Kelom!ok I di"iarkan tan!a !erlakuan,
kelom!ok II diolesi Bio!la#enton
+
),1 ml dan kelom!ok III, I3, 3, 3I diolesi larutan
),1 ml VCO !a"rik, VCO home industry, minyak (&$, minyak kela!a tradisional%
.em"erian "ahan ui se#ara to!ikal dilakukan setia! hari sam!ai luka sem"uh%
'engan Metode Morton dilakukan !engamatan dan !engam"ilan data
makrosko!is !enyem"uhan luka "akar termal setia! hari untuk menda!atkan data
waktu sem"uh dan !ersentase !enyem"uhan *0ryenti, 2))9? .ramono, 2))8-%
'ata yang di!eroleh adalah "eru!a dua data makrosko!is meli!uti waktu
sem"uh *dalam hari- dan !ersentase !enyem"uhan *dalam =-% 'ata waktu sem"uh
dan !ersentase !enyem"uhan adalah data numerik atau ratio selanutnya dianalisis
menggunakan ui 1nova dilanutkan Tukey Test%
HASIL
&asil !engamatan yang dilakukan dengan men#atat waktu kesem"uhan luka
"akat termal% &asil !engamatan !ada kelom!ok !erlakuan dan kelom!ok kontrol
di!erlihatkan !ada ta"el 1%
Tabel 1 Aaktu Sem"uh >uka Bakar Termal
Kel!"#!k Pe$lakuan %aktu Se"bu& '&a$i(
Kontrol 1egati$ *Tan!a .erlakuan- 41%5 6 7%77
a
Kontrol .ositi$ *Bio!la#enton
+
- (8%9 6 4%(2
a
3/2 !a"rik ((%5 6 :%)2
a
3/2 home industry ()%) 6 4%4:
"
Minyak ,B' 4)%5 6 7%59
a
Minyak kela!a tradisional (:%) 6 4%58
a
Keterangan< angka yang diikuti huru$ yang sama menunukkan tidak ada
!er"edaan yang signi$ikan *!H),)7-
Ga"ba$ 1 Kurva !er"andingan rataCrata !ersentase !enyem"uhan luka "akar
termal%
PEMBAHASAN
.ada ta"el 1 terlihat "ahwa kelom!ok dengan rataCrata waktu sem"uh ter#e!at
adalah kelom!ok dengan !erlakuan VCO home industry yaitu () 6 4%4: hari dan
-40,0
-20,0
0,0
20,0
40,0
60,0
80,0
100,0
120,0
1 3 5 7 9 11 13 15 17 19 21 23 25 27 29 31 33 35 37 39 41 43 45
hari ke-
p
e
r
s
e
n
t
a
s
e

p
e
n
y
e
m
b
u
h
a
n

(
%
)
kontrol negatif (tanpa perlakuan)
kontrol positif (Bioplacenton)
!" pa#rik
!" $o%e in&ustr'
%in'ak (B)
%in'ak kelapa tra&isional
kelom!ok dengan rataCrata waktu sem"uh terlama adalah kelom!ok tan!a !erlakuan
yaitu 41%5 6 7%77 hari%
&asil analisis antara data waktu sem"uh terhada! kelom!ok !erlakuan !ada
ta"el 01230 dida!atkan nilai I ; ),)15 dimana I H ),)7 yang "erarti terda!at
!er"edaan waktu sem"uh yang "ermakna diantara masingCmasing kelom!ok
!erlakuan% Untuk mengetahui di antara keenam kelom!ok terse"ut kelom!ok mana
yang "er"eda dan mana yang tidak "er"eda, dilakukan M/0 */ultiple Comparison
1nalysis- atau .ost @oc dengan metode Tukey
&asil dari analisis Tukey menyatakan "ahwa !er"edaan waktu sem"uh yang
"ermakna atau terda!at hu"ungan antar varia"el adalah !ada kelom!ok kontrol
negati$ dengan kelom!ok VCO home industry dan kelom!ok VCO home industry
dengan kelom!ok minyak (&$, sedangkan !er"edaan waktu sem"uh !ada kelom!ok
lain tidak "ermakna%
'ata rataCrata !ersentase !enyem"uhan luka "akar termal dari semua
kelom!ok !ada !enelitian ini diolah dan dianalisis dengan menggunakan dua factor
list yaitu indikator waktu sem"uh dalam hari dan !erlakuan yang "er"eda !ada tia!
kelom!ok, maka !engolahan data !ada !enelitian ini menggunakan metode
!engolahan data 01230 dua arah atau Aeneral Binear /odel%
.ada !enelitian ini terda!at dua factor list yang "erkaitan yakni waktu
kesem"uhan dalam hari dan !erlakuan maka dilakukan tes interaksi hu"ungan antara
!erlakuan dan waktu sem"uh% &u"ungan antara !erlakuan dan waktu sem"uh setelah
dilakukan tes interaksi dida!atkan nilai I untuk !erlakuan ),))) dan nilai I untuk
waktu sem"uh adalah ),)))% Kedua nilai I untuk !erlakuan dan waktu sem"uh
menunukkan "ahwa nilai I H ),)7) sehingga da!at disim!ulkan "ahwa terda!at
!engaruh antara !erlakuan dan hari% 1ilai I untuk interaksi !erlakuan terhada! waktu
sem"uh yakni ),)(5 *I H ),)7- yang menunukkan "ahwa terda!at interaksi antara
!erlakuan dan waktu sem"uh yang signi$ikan%
&asil dari /C1 adalah diketahui "ahwa kelom!ok tan!a !erlakuan
mem!unyai !er"edaan yang "ermakna !ada !ersentase !enyem"uhannya terhada!
semua kelom!ok% Kemudian antara kelom!ok VCO home industry dan minyak kela!a
tradisonal tidak terda!at !er"edaan !ersentase !enyem"uhan yang "ermakna, teta!i
memiliki !er"edaan yang "ermakna terhada! kelom!ok lain% Sedangkan antara
kelom!ok Bio!la#enton
+
, VCO !a"rik, dan minyak ,B' uga tidak terhada!
!er"edaan !ersentase !enyem"uhan yang "ermakna, teta!i memiliki !er"edaan yang
"ermakna terhada! kelom!ok lain%
.ada gam"ar 1 da!at dilihat "ahwa VCO home industry !aling "er!engaruh
terhada! !ersentase kesem"uhan luka "akar termal !ada tikus !enelitian dengan garis
kurva di !osisi !aling kiri dan dengan waktu sem"uh !aling #e!at% Sedangkan
kelom!ok yang mem!unyai !erkem"angan !eningkatan !ersentase !enyem"uhan
terendah adalah kelom!ok kontrol negati$ *tan!a !erlakuan- karena memiliki garis
kurva di !osisi !aling kanan dan waktu sem"uh !aling lama% Kelom!ok yang lain
mem!unyai kurva yang terletak diantaranya dengan urutan se"agai "erikut< VCO
!a"rik, minyak kela!a tradisional, minyak (&$, dan Bio!la#enton
+
% .ada minyak
,B', meski!un kurva !ersentase !enyem"uhan le"ih tinggi dari!ada Bio!la#enton
+
,
teta!i rataCrata waktu sem"uh Bio!la#enton
+
le"ih #e!at dari!ada minyak (&$%
Berdasarkan ui 01230 dua arah atau general linear model dengan
menggunakan metode Tukey dan dengan melihat kurva !ada Jam"ar 9 dida!atkan
hasil "ahwa VCO home industry !aling "er!engaruh terhada! !ersentase kesem"uhan
luka "akar termal !ada tikus !enelitian% .enggunaan VCO !a"rik "erada dalam urutan
kedua, yang kemudian diikuti oleh kelom!ok !erlakuan minyak kela!a tradisional
!ada urutan ketiga dan minyak (&$ setelahnya% &al ini terlihat elas dengan !osisi
garis kelom!ok VCO home industry "erada di !osisi !aling kiri !ada kurva dan
men#a!ai nilai !ersentase !enyem"uhan 1))= dengan rataCrata waktu sem"uh yang
!aling #e!at di"andingkan kelom!ok lainnya% Kelom!ok kontrol negati$ memiliki
!engaruh !aling ke#il terhada! !ersentase kesem"uhan luka "akar termal yang
ditunukkan dengan !osisi garis kelom!ok kontrol negati$ di !osisi !aling kanan !ada
kurva dan rataCrata waktu sem"uh !aling lama di"andingkan kelom!ok lainnya%
VCO memiliki e$ek antiCin$lamasi dan e$ek !engham"atan !ada in$lamasi
kronik dengan menurunkan umlah transudat %transudative weight), !em"entukan
granuloma, dan aktivitas serum alkaline !hos!hatase% Selain itu VCO uga memiliki
e$ek analgesik sehingga tikus akan mengalami !roses !enyem"uhan yang maksimal
karena tidak ter!engaruhi rasa nyeri yang ditim"ulkan oleh luka "akar *Intah!huak S
dkk%,2)1)? Kakaria dkk%, 2))5-% Selain itu, VCO memiliki kadar li!id !eroEide yang
le"ih rendah dan !eningkatan aktivitas en@im aktioksidan mendukung !enyem"uhan
luka yang le"ih #e!at *1evin dan ,aamohan, 2)1)-%
L$ek anti "akteri !ada VCO "er!eran !enting dalam !enyem"uhan luka
karena mengurangi kemungkinan teradinya in$eksi yang da!at mengganggu !roses
!enyem"uhan luka% &asil !enelitian dari 3eralloC,owell dkk% *2))9- menunukkan
VCO memiliki aktivitas antiC"akteri s!ektrumCluas khususnya #.aureus, antiC$ungi
dan antiCvirus% Selain itu, $aktor kelem"a"an uga mem!engaruhi !enyem"uhan luka%
.em"erian coconut oil salah satunya "er$ungsi se"agai moisturi0er yang mem"erikan
lingkungan yang o!timal untuk !enyem"uhan luka *0gero dan 3eralloC,owel, 2))4-%
&asil !enelitian ini menunukkan "ahwa coconut oil memiliki !engaruh
terhada! kesem"uhan luka "akar% &al ini sesuai dengan !enelitian yang dilakukan
oleh Srivastava dan 'urga!rasad *2))9- menyatakan "ahwa !em"erian coconut oil
!ada luka mem!er#e!at !enyem"uhan luka melalui e$ek antiCin$lamasi dan
antise!tiknya, serta didukung oleh adanya kandungan agen prohealing se!erti asam
hialuronat yang terkandung !ada coconut oil%
KESIMPULAN
.em"erian "er"agai enis coconut oil "er!engaruh terhada! !enyem"uhan
luka "akar termal !ada tikus !utih %(attus norvegicus)%
Coconut oil yang !aling "er!engaruh se#ara signi$ikan terhada! !enyem"uhan
luka "akar termal "erdasarkan !arameter waktu sem"uh dan !ersentase kesem"uhan
adalah VCO home industry%
DA)TAR PUSTAKA
0gero, 0>, B 3eralloC,owell, 3M% *2))4-% 0 ,andomi@ed 'ou"leC"lind /ontrolled
Trial /om!aring LEtra 3irgin /o#onut 2il as a Moisturi@er $or Mild to
Moderate Merosis% $ermatitis% 17 *(- < 1)8C15%
0meri#an /ollege o$ Surgeons% *2))4-% 1dvance Trauma Bife #upport
'
>or $octors
9th -dition% /hi#ago, US0%
/orwin, L%D% *2))1-% &uku #aku .atofosiologi. Dakarta < LJ/%
'e!artemen Kesehatan ,I% *2)):-% (iset ;esehatan $asar %(iskesdas) +""9<
Baporan 2asional% Dakarta
&uttenlo#her, 0%, B &orwit@, 0%,% *2)):-% Aound &ealing with Lle#tri# .otential% 2
-ngl C /ed%, (75, ()(C()4%
Intah!huak, S? Khonsung, .? .anthong, 0% *2)1)-% 0ntiCin$lammatory, analgesi#, and
anti!yreti# a#tivities o$ virgin #o#onut oil% .harm &iol% Fe"?49*2-<171C:
Mansoer, 0%, Su!rohaita, Aardhani, A%I%, Setiowulan, A% *2)))-% ;apita #elekta
;edokteran% Dakarta < Media 0es#ula!ius FKUI%
Moenadat, S%B% *2))(-% Buka &akar dan .enanganannya% Dakarta< Balai !ener"it
FKUI%
1evin, KJ B ,aamohan, T% *2)1)-% L$$e#t o$ to!i#al a!!li#ation o$ virgin #o#onut
oil on skin #om!onents and antioEidant status during dermal wound healing in
young rats% #kin .harmacol .hysiol% 2)1)?2(*5-<28)C:% L!u" Dun (%
.ri#e, S%0%, Ailson, >%M% *2))5-% .atofisologi% Dakarta < LJ/%
Singer, 0%D%, B 'agum, 0%B% *2))9-% /urrent Management o$ 0#ute /utaneus
Aound% 2 -ngl C /ed%, (78,1)(:C1)45%
Samsuhidaat, ,% B Dong, A%'% *2))7-% &uku 1jar *lmu &edah% Dakarta< LJ/%
Smelt@er, S%/%, Bare, B%J% *1885-% &runner D #uddarthEs Tetbook of /edical
#urgical 2ursing 8 ed *&artono, 0%, Kun#ara, &%Y%, Siahaan, L%S%>%, Trans-%
Dakarta< LJ/%
Srivastava, .%, 'urga!rasad, S% *2))9-% &urn =ound @ealing .roperty of Cocos
nucifera.< an 1ppraisal% Indian D .harma#ol vol%4) *4- < 144C145%
3eralloC,owell, 3M, 'illague KM, SyahCTundawan BS% *2))9-% 1ovel anti"a#terial
and emollient e$$e#ts o$ #o#onut and virgin olive oils in adult ato!i#
dermatitis% $ermatitis% 1ovC'e#?18*5-<()9C17%
Aorld Fire Statisti#s /enter. *2))9-. *nformation &ulletin of The =orld >ire
#tatistics Center. 2#to"er 2))9 *1o% 24-% Jeneva%
Kakaria, K%0%, I% ,ee@al, 0%M%M% Dais, M%1% Som#hit amd M%,% Sulaiman, dkk%
*2))5- The antiCin$lammatory, antiC!yreti# and wound healing a#tivities o$
Cocos nucifera *M0T0J Ty!es- $resh ui#e and kernel eEtra#t in
eE!erimental animals. C. .harmacol% ToEi#ol%, 1< 715C725%