Anda di halaman 1dari 6

5/3/2014 Renovasi Rumah Sendiri

http://belajarbangunrumahsendiri.blogspot.com/search?updated-min=2013-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2014-01-01T00:00:00-08:00&max-results=10 1/6
Blog ini saya buat untuk menceritakan pengalaman saya merenovasi rumah sendiri tanpa bantuan kontraktor. Saya bukan arsitek atau sarjana
sipil.
Pada blog ini saya akan menceritakan semua hal mulai dari perencanaan, memperkirakan buaya, mencari sumber dana, mengurus IMB,
mencari tukang, mencari suplier bahan bangunan, memilih bahan, pelaksanaan renovasi, mencari sub kontraktor, hingga rumah selesai.
Renovasi Rumah Sendiri
WP Authentication Plugin
nomorecaptchas.com
Get real human users on your site and less spam.
Rabu, 16 Oktober 2013
Diposkan oleh Rahmat S di 23.59 Tidak ada komentar:
Label: membuat imb, membuat sendiri imb, mengurus imb, mengurus sendiri imb, syarat membuat imb, syarat pengurusan
imb, waktu pengurusan imb
Membuat IMB
Mengurus IMB di Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, boleh dibilang mudah. Saya mengurus IMB sendiri tidak
menggunakan jasa orang lain, memang saya harus beberapa kali bolak-balik Kecamatan dan Walikota, namun proses
membuat IMB yang alami lebih mudah dari pada mengurus pembuatan rencana tata kota, yang penting semua persyaratan
telah anda lengkapi.
Syarat pembuatan IMB, antara lain :
1. Fotocopy KTP pemilik
2. Fotocopy Sertifikat yang dilegalisir Notaris
3. Fotocopy PBB dan bukti pelunasannya
4. Fotocopy NPWP
5. Gambar rumah
6. Rencana tata kota
Waktu yang dibutuhkan untuk mengurus IMB rumah saya tepat 1 bulan dengan 3 kali bolak-balik ke Kecamatan dan Walikota,
biaya restribusi yang harus disetor ke kas negara hanya Rp. 191.400 (seratus sembilan puluh satu ribu empat ratus rupiah).
Sangat murah jika dibandingkan dengan menggunakan jasa orang lain yang meminta Rp. 3.000.000 hingga Rp. 12.000.000
untuk pengurusan IMB rumah saya.
Yang harus diperhatikan dalam proses pengurusan IMB ini adalah gambar rumah harus sesuai dengan ketentuan tata kota,
seperti garis sepadan, ruang terbuka untuk ventilasi dan pencahayaan serta adanya sumur resapan air, bila semua beres,
gambar di ACC, kita tinggal menunggu surat ketetapan retribusi yang harus dibayar, dan menunggu IMB keluar yang
memakan waktu sekitar 3 minggu.
Rekomendasikan ini di Google
Selasa, 15 Oktober 2013
Memilih Tukang Bangunan
Tukang bangunan adalah aktor utama dalam keberhasilan pembangunan rumah anda, akan percuma anda membuat design
rumah yang bagus tapi ternyata tukang yang mengerjakan rumah anda tidak ahli, bisa juga anda mendapatkan tukang yang
bisa membuat rumah bagus tetapi biayanya mahal. Sebagai konsumen kita selalu ingin mendapatkan hasil yang bagus dengan
biaya yang murah.
Bila anda memiliki dana lebih, anda bisa mempercayakan kepada arsitek untuk membangun rumah anda, anda tidak perlu
repot mengawasi pembangunan rumah anda, biaya yang akan dikenakan biasanya dihutung per m2 bangunan, untuk saat ini
pasaran pembangunan rumah berkisar Rp. 3.500.000 - Rp. 5.000.000 / m2, dan jasa arsitek akan dikenakan beberapa
persen dari total biaya pembangunan rumah anda. Namun bila anda memiliki anggaran terbatas, anda bisa mencari tukang
yang anda percayai untuk mengerjakan rumah anda, dengan begitu anda dapat menghemat fee untuk arsitek serta dapat
menyesuaikan bahan yang akan anda pakai sesuai dengan anggaran yang anda miliki.
Tips dari saya yang mungkin berguna yang berisi pengalaman saya mencari tukang untuk mengerjakan rumah saya.
1. Cari reverensi, yang pertama kali saya lakukan adalah bertanya kepada teman atau saudara yang memiliki kenalan
tukang. Referensi ini berguna untuk memudahkan seleksi tukang yang benar-benar berkualitas dan menghindari
membeli kucing dalam karung
2. Ajak ketemu, tukang yang akan anda berika bekerjaan seharusnya orang yang dapat anda percaya dan dapat anda
atur, ajak bicara, perlihatkan gambar rumah yang akan anda bangun, lihat ekpresi mukanya, tanyakan apakah bisa
mengerjakannya, berapa lama waktu pengerjaan, berapa orang tukang dan kenek yang akan dipekerjakan untuk
arsitek (2)
rumah minimalis
Label
bahan bangunan (1) batu alam (1) betulin rumah (1)
membangun rumah (1) desain rumah (1) dokumen mengurus
planning (1) dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus imb
fasad (1) gambar kerja (1) harga batu bata (1) harga besi
harga kayu (1) harga pasir (1) harga semen (1)
kamar mandir (1) kamar tidur (1)
utama (1) ketetapan tata kota (1) membangun rumah sendiri
membeli rumah (1) membuat imb (1) membuat sendiri imb
memilih tukang bangunan (1) mencari supplier bahan bangunan
mencari tukang bangunan (1) menetukan tukang (1) mengurus imb
(1) mengurus sendiri imb (1) merancang tampak depan rumah
merenovasi rumah (1) merenovasi rumah sendiri (1) persiapan
renofasi rumah (1) persyaratan pengurusan imb (1) planning
renofasi rumah (1)
supply bahan bangunan (1) syarat bikin planning (1)
membuat imb (1) syarat mengajukan ketetapan tata kota (1)
pengurusan imb (1) syarat untuk mengurus imb (1) tampak depan
rumah (1) tema rumah (1) tempat mengurus imb (1)
mengurus ketetapan tata kota (1) tempat mengurus planning
toko bangunan (1) tukang bangunan (1) urus imb (1)
pengurusan imb (1)
Bunga Duka Cita
Bunga Happy Wedding
Bunga Ucapan Selamat
Kirim Bunga ke Tangerang
Mematangkan Persiapan Renovasi Rumah
Memilih Tema Rumah
Merancang Tampak Depan Rumah
Merencanakan Renovasi Rumah
Renovasi Rumah
Table Flower
Toko Bunga di Jakarta




0


5/3/2014 Renovasi Rumah Sendiri
http://belajarbangunrumahsendiri.blogspot.com/search?updated-min=2013-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2014-01-01T00:00:00-08:00&max-results=10 2/6
Diposkan oleh Rahmat S di 23.14 Tidak ada komentar:
Label: biaya membangun rumah, jasa arsitek, memilih tukang bangunan, mencari tukang bangunan, menetukan tukang,
tukang bangunan
menyelesaikannya. Ajak bicara untuk anda mengenali karakter orangnya.
3. Lihat pekerjaannya, setelah kenal dengan tukang yang akan anda pakai, minta referensi proyek bangunan yang sedang
atau telah dia kerjakan, saya pernah melihat proyek dari tukang yang direferensikan sampai ke pelosok kota Bogor.
Tujuan mengunjungi proyek yang dikerjakan atau pernah dikerjakan adalah melihat hasil pekerjaan tukang yang akan
kita pakai, apakah pekerjaannya halus atau kasar, untuk mendapatkan hasil bangunan yang bagus, kita harus memilih
tukang yang dapat mengerjakan pekerjaan yang halus.
4. Tanyakan mengenai upah tukang, ajak ketemu sekali lagi untuk menanyakan hal-hal yang anda temui di proyek yang
telah anda lihat, lalu tanyakan upah tukang dan kenek perhari serta jam kerjanya.
5. Buat perhitungan dan kesimpulan mana tukang yang terbaik yang akan anda pakai.
Tips yang juga penting dalam menentukan tukang yang akan digunakan untuk membangun rumah anda, sertakan pasangan
anda dalam semua tahapan diatas, terutama pada saat melihat proyek pekerjaan yang telah dilakukan serta pertemuan
dengan kepaa tukang. Diskusikan mana yang akan anda gunakan, berikan masukan kelebihan dan kekurangan masing-masing
serta perkiraan total biaya tenaga kerja dari masing-masing.
Rekomendasikan ini di Google
Jumat, 04 Oktober 2013
Diposkan oleh Rahmat S di 00.42 Tidak ada komentar:
Label: bahan bangunan, harga batu bata, harga besi, harga kayu, harga pasir, harga semen, mencari supplier bahan
bangunan, supply bahan bangunan, toko bangunan
Mencari Supllier Bahan Bangunan
Membangun atau merenovasi rumah bukan pekerjaan yang sebentar, dan biaya yang dibutuhkan sangat besar. Bila anda
seperti saya yang mengerjakan renovasi rumah sendir anda membutuhkan supplier yang dapat anda percaya dan harga yang
bersahabat, sehingga anda tidak akan direpotkan bila tukang anda membutuhkan bahan dan tidak mengganggu proses
permbangunan rumah karena supply bahan terhambat.
Yang saya lakukan sebelum memulai renovasi rumah saya andalah mengunjungi beberapa material dekat rumah, cek
beberapa harga bahan bangunan yang umum seperti harga semen, pasir, batu bata, pipa, batu, kayu, triplek, dan besi.
Bahan-bahan diatas akan banyak digunakan dan harganya biasanya akan selisih sedikit kecuali besi. Material yang dekat
rumah akan memudahkan pengiriman bahan bangunan dan mudah koordinasi.
Bila sudah mengetahui toko bangunan yang akan anda ajak kerja sama, sampaikan ke pemiliki toko kalau kita akan
membangun rumah dan butuh banyak bahan bangunan, mintalah harga spesial selama proses pembangunan rumah. Selain
harga yang murah, cari juga pemilik toko bahan bangunan yang kooperatif dan enak diajak kerja sama.
Supply bahan bangunan akan menentukan kelancaran pekerjaan pembangunan rumah anda, supply yang tersendat akan
membuat tukang menganggur sedangkan anda tetap membayar upah harian mereka. Agar supply bahan baku anda lancar,
lebih baik anda membeli dimuka beberapa bahan bangunan yang akan banyak digunakan seperti besi, semen, pasir, batu
bata, batu split, sedangkan pengirimannya bisa diatur sesuai dengan kebutuhan di proyek. Cara seperti ini juga dapat
menghindari kenaikan harga yang biasanya terjadi selama proses pembangunan rumah.
Langkah selanjutnya berikan wewenang kepada salah satu tukang anda untuk memesan bahan bangunan yang dibutuhkan,
dengan sebelumnya konfirmasi kepada anda, minta kepada toko bahan bangunan supplier anda tempo pembayaran seminggu.
Rekomendasikan ini di Google
Kamis, 03 Oktober 2013
Persyaratan Mengajukan Ketetapan Rencana Tata Kota
Ketetapan rencana tata kota yang dikeluarkan oleh tata kota dibutuhkan untuk mengurus IMB, ketetapan tata kota atau yang
dikenal planning kita butuhkan untuk mengetahui peruntukan tanah yang kita miliki, dan berapa persen dari tanah yang kita
miliki yang dapat dibangun, serta batas garis sepadan rumah kita. Garis sepadan adalah batas terluar bangunan yang dapat
kita bangun.
Dimana kita harus mengajukan planning dipengaruhi oleh luas tanah yang kita miliki, untuk luas kurang dari 500 meter kita
cukup mengurus di Kecamatan, sedangkan untuk luas lebih dari 500 meter kita harus mengurusnya di Walikota.
Ketetapan rencana tata kota di buat di Dinas Tata Ruang atau bagian pertanahan,
untuk mengetahui persyaratan apa yang dibutuhkan bisa meminta formulir
permohonan pengajuan gambar planning yang bida diperoleh secara gratis dalam
satu map warna biru, isinya :
1. Surat permohonan
2. Surat kuasa bermaterai Rp. 6.000
3. Surat pernyataan tanah tidak dalam sengketa beraterai Rp. 6.000
Untuk kelengkapan dokumen pengajuan planning yang harus disiapkan :
1. Fotocopy sertifikat tanah
2. Fotocopy PBB tahun terakhir dan bukti pelunasannya
3. Fotocopy KTP

445
2013 (10)
Oktober (5)
Membuat IMB
Memilih Tukang Bangunan
Mencari Supllier Bahan Bangunan
Persyaratan Mengajukan Ketetapan Rencana
Tata Kota...
Persyaratan Pengurusan IMB
September (5)
Arsip Blog
Feedjit
5/3/2014 Renovasi Rumah Sendiri
http://belajarbangunrumahsendiri.blogspot.com/search?updated-min=2013-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2014-01-01T00:00:00-08:00&max-results=10 3/6
Diposkan oleh Rahmat S di 23.52 Tidak ada komentar:
Label: dokumen mengurus planning, ketetapan tata kota, planning, syarat bikin planning, syarat mengajukan ketetapan tata
kota
Rekomendasikan ini di Google
Rabu, 02 Oktober 2013
Diposkan oleh Rahmat S di 23.33 Tidak ada komentar:
Label: dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus imb, persyaratan pengurusan imb, syarat untuk mengurus imb, urus imb
Persyaratan Pengurusan IMB
Untuk membangun rumah sendiri atau merenovasi rumah kita membutuhkan IMB agar tidak menyalahi peraturan pemerintan.
Mengurus IMB tidak sulit kita hanya harus menjalani tahapan dan menyiapkan beberapa dokumen sebagai syarat untuk
mengurus IMB.
Dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus IMB adalah :
1. Ketetapan rencana tata kota (planning)
2. Gambar rumah dalam bentuk blue print 7 lembar
3. Fotocopy sertifikat tanah yang dilegalisir Notaris
4. Fotocopy PBB dan bukti pembayaran PBB tahun terakhir
5. Fotocopy KTP pemilik dan kuasanya
6. Fotocopy NPWP
7. Surat kuasa
8. Surat permohonan
9. Surat pernyataan tidak sengketa
Serahkan semua data kepada bagian P2B di Kecamatan tempat domisili rumah yang akan dibangun, usahakan urus sendiri
IMB rumah anda untuk menghindari biaya siluman yang bisa membengkak berkali lipat dari retribusi resmi yang harus
dibayarkan.
Rekomendasikan ini di Google
Selasa, 24 September 2013
Diposkan oleh Rahmat S di 06.33 Tidak ada komentar:
Label: tempat mengurus imb, tempat mengurus ketetapan tata kota, tempat mengurus planning
Tempat Membuat IMB
Tempat mengurus IMB untuk rumah saya yang berdomisili di Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan, Kota Jakarta
Barat adalah di Kantor Kecamatan Kembangan. Namun sebelum dapat kita mengurus IMB kita harus mendapatkan ketetapan
tata kota dulu.
Untuk mendapatkan ketetapan tata kota dari Dinas Tata Kota, kita harus mengurusnya dulu di Dinas Tata Kota yang ada di
Kecamatan atau Kantor Walikota. Untuk luas tanah kurang atau sama dengan 500 m2, kita bisa mengurus ketetapan tata
kota di Kantor Kecamatan, sedangkan untuk luas tanah lebih dari 500 m2, kita harus mengurusnya di Dinas Tata Kota yang
berada di Kantor Walikota.
Data yang dibutuhkan untuk mengurus ketetapan tata kota :
- fotocopy sertifikat tanah
- fotocopy PBB terakhir beserta bukti pembayarannya
- fotocopy KTP pemilik dan yang dikuasakan
- mengisi beberapa formulir yang bida dimanta gratis di Dinas Tata Kota
Sebelum ketetatapan tata kota dikeluarkan, lokasi tanah akan diukur dulu, hasil dari ketetapan tata kota adalah peruntukan
tanah yang kita miliki apa, berapa meter garis sepadan jalan, berapa tingkat rumah bisa kita bangun.
Biaya retribusi yang resmi untuk mendapatkan ketetapan tata kota hanya Rp. 12.000 (dua belas ribu rupiah)
Setelah ketetapan tata kota atau biasa disebut planning oleh pihak P2B kita dapat, baru kita dapat mengurus permohonan
IMB di P2B yang berada di Kantor Kecamatan.
Rekomendasikan ini di Google
Selasa, 17 September 2013
Pemilihan Tema Rumah
Rumah yang kita bangun bukan untuk satu atau dua tahun, dan merevoasi rumah bukan pekerjaan mudah dan murah, untuk
itu dari awal kita harus sudah menentukan tema rumah yang akan kita buat dan diami untuk waktu yang lama. Salah
menetukan tema akan membuat kita tidak nyaman terus selama kita mendiami rumah itu. Jangan pasrah dan menganggap
rumah hanya sekedar tempat berteduh, tapi rumah harus dibuat nyaman sesuai dengan selera dan kebutuhan.
Tema rumah, bentuk rumah, desain rumah, jumlah ruangan yang dibutuhkan, besarnya ruangan, tata letak ruangan,
pencahayaan dan sirkulasi udara harus matang di perhitungkan. Bila memiliki dana lebih bisa menggunakan jasa arsitek,
tarif arsitek biasanya dihitung permeter, bila dana kurang anda bisa belajar dengan membaca buku referensi desain rumah
yang banyak dijual di toko buku, atau cari teman anda yang arsitek atau sarjana sipil, banyak bertanya, dan tuangkan dalam
gambar, lalu minta saran, ini yang saya lakukan. Selain itu anda bisa jalan-jalan ke perumahan untuk melihat model rumah,
cari yang anda suka, foto dan gunakan foto itu sebagai bahan referensi anda menggambar desain rumah anda.
Rumah minimalis saat ini sedang tren, saya suka desain rumah minimalis, garis-garis tegas terkesan rapi, dan kombinasi
warna yang digunakan adalah warna yang saya sukai, namun istri saya tidak menyukainya, istri saya lebih suka desain
Live Traffic Feed
Real-time view Menu
A visitor from Doha, Ad Dawhah viewed
"Renovasi Rumah Sendiri: Persyaratan Mengajukan
Ketetapan Rencana Tata Kota" 13 mins ago
A visitor from Jakarta, Jakarta Raya viewed
"Renovasi Rumah Sendiri: Merancang Tampak
Depan Rumah" 1 hr 50 mins ago
A visitor from Indonesia viewed "Renovasi Rumah
Sendiri: Memilih Tukang Bangunan" 16 hrs 44 mins
ago
A visitor from Sidoarjo, Jawa Timur viewed
"Renovasi Rumah Sendiri" 19 hrs 45 mins ago
A visitor from Jakarta, Jakarta Raya viewed
"Renovasi Rumah Sendiri: Memilih Tukang
Bangunan" 1 day ago
A visitor from Jakarta, Jakarta Raya viewed
"Renovasi Rumah Sendiri: Merancang Tampak
Depan Rumah" 1 day 1 hour ago
A visitor from Surabaya, Jawa Timur viewed
"Renovasi Rumah Sendiri: Mematangkan Persiapan
Renofasi Rumah" 1 day 14 hours ago
A visitor from Portugal left "Renovasi Rumah
Sendiri: Mematangkan Persiapan Renofasi Rumah
via 2.bp.blogspot.com 2 days 11 hours ago
A visitor from Portugal viewed "Renovasi Rumah
Sendiri: Mematangkan Persiapan Renofasi Rumah
2 days 11 hours ago
A visitor from Jakarta, Jakarta Raya viewed
"Renovasi Rumah Sendiri: Merancang Tampak
Depan Rumah" 3 days ago
5/3/2014 Renovasi Rumah Sendiri
http://belajarbangunrumahsendiri.blogspot.com/search?updated-min=2013-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2014-01-01T00:00:00-08:00&max-results=10 4/6
Diposkan oleh Rahmat S di 18.27 Tidak ada komentar:
Label: desain rumah, jasa arsitek, merenovasi rumah, rumah minimalis, tema rumah
rumah eropa dengan pilar-pilar besar dan lekuk-lekuk halus pada bangunan, membuat kesan mewah dan kokoh. Solusinya
kami gabungkan saya dan istri, lalu ditungkan dalam gambar dan hasilnya ternyata bagus, GAYA GUE saya menyebut model
rumah kami ini, penggabungan minimalis dan eropa.
Rumah yang kami bangun tidak dibuat untuk bertumbuh pada bangunan utama, semua ruangan kami usahakan tidak untuk
dirubah lagi dimasa yang akan datang. Pengembangan mungkin dilakukan pada sisa tanah yang ada.
Rekomendasikan ini di Google
Senin, 16 September 2013
Diposkan oleh Rahmat S di 21.02 Tidak ada komentar:
Label: batu alam, fasad, merancang tampak depan rumah, rumah minimalis, tampak depan rumah
Merancang Tampak Depan Rumah
Tampak depan rumah atau fasad, sangat saya perhatikan, karena kesan pertama dari bagus tidaknya rumah adalah dari
tampak depan rumah. Rumah kami bukan rumah sudut atau bukan rumah hoek, tapi karena lahan kami terdiri dari 2 kavling
dan kavling saya bangun hanya 1 di sisi sebelah kiri rumah, sehingga sisi sebelah kanan rumah dapak kami buat taman, dan
rumah dapat memiliki dua muka, depan dan kanan.
Saya dan istri sepakat tidak memilih model rumah minimalis, tapi rumah kami akan kami buat dengan gaya dan keinginan
sendiri, entah termasuk aliran apa nantinya yang penting kami puas. Pesan dari istri hanya ingin tampak depan rumah
terlihat megah dan mewah dengan pilar bulat yang membuat rumah terkesan besar dan kokoh. Sedangkan saya lebih suka
garis-garis lurus sebagai profil untuk mempercantik tampak depan. Hasilnya berhasil kami kolaborasi menjadi rumah yang
menuruh banyak orang desainnya bagus.
Karena memiliki dua muka, rumah yang kami bangun memiliki dua teras di bawah dan dua balkon diatas, satu menghadap
Utara dan satunya menghadap Timur. Teras depan kami buat tidak terlalu besar, dilengkapi kolam ikan yang rencananya
akan kami isi dengan ikan Koi, dilengkapi dengan batu-batuan untuk air terjun yang kami beli di Muntulan, Jawa Tengah,
ketika kami berlibur ke Yogya.
Istri saya tidak menyukai penggunaan batu alam yang ditempel di fasad, permainan warna yang kami pilih untuk
mempercantik rumah kami. Untuk pemilihan tampak depan anak-anak tidak banyak dilibatkan, karena mereka juga tidak
terlalu paham akan hal ini.
Tampak depan rumah ini saya tuangkan dalam gambar yang saya buat dengan menggunakan skechup, lalu diperlihatkan ke
istri, setelah istri setuju, kita lanjut ke tahap persiapan renovasi rumah selanjutnya.
Rekomendasikan ini di Google
Mematangkan Persiapan Renofasi Rumah
Masih tahapan persiapan renofasi rumah, setelah konsep rumah diketahui, keinginan semua anggota keluarga diakomodir,
saya mulai membuat denah rumah. Saya menggunakan skechup untuk membuat denah rumah, program sederhana dan mudah
untuk dipelajari bagi saya seorang arsitek dadakan. Pengaturan ruang saya sesuaikan dengan kondisi rumah asli, saya tidak
menambah luas lantai dasar rumah, hanya memaksimalkan dan menyesuaikan dengan kebutuhan.
Perubahan mendasar perubahan pada lantai dasar adalah membuat melebarkan ruang tamu, garasi, ruang makan dan dapur.
Dengan perubahan ini di lantai dasar hanya ada satu kamar, yaitu kamar utama, kamar lainnya saya pindah ke lantai dua.
Lantai dua yang dulu hanya terbuat dari kayu dan mulai kropos dimakan rayap rencananya akan di beton seluruhnya agar
kuat. Di lantai dua terdapat dua buah kamar anak yang masing-masing ada kamar mandi didalam, luasnya sata buat sama
biar tidak adil, dan ruang keluarga tambahan di lantai dua, serta area jemur yang luas. Bentuk tangga saya menyesuaikan
dengan keinginan istri yang ingin memiliki tangga melengkung agar terlihat mewah. Untuk tahapan persiapan ini saya banyak
meminta masukan dari Istri tercinta.
Rumah kami memiliki luas lantai sekitar 370 m2 hanya memiliki tiga kamar tidur yang berukuran besar. Kamar tidur utama
dilantai dasar berukuran 7 x 5 m dengan kamar mandi tersendiri. Desain kamar tidur anak saya buat menyerupai kamar
hotel, yaitu begitu kita masuk kamar akan langsung dijumpai kamar mandi dan diseberangnya lemari pakaian, lalu baru area
ruang tidur yang luas, ukuran kamar tidur anak 6 x 5 m.
Kamar mandi anak saya mengakomodir keinginan putra kedua saya, M Rayhan dan di setujui oleh kakanya Nadira, yang
menginginkan memiliki kamar mandi yang dilengkapi rain shower, sebelumnya mereka meminta menggunakan bath tube,
tapi setelah diyakini bahwa menggunakan bath tube akan memboroskan air, merekapun mengurungkan keinginannya
tersebut. Agar kamar mandi tidak becek, saya membatasi area mandi dengan shower box yang terbuat dari kaca tempered.
5/3/2014 Renovasi Rumah Sendiri
http://belajarbangunrumahsendiri.blogspot.com/search?updated-min=2013-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2014-01-01T00:00:00-08:00&max-results=10 5/6
Diposkan oleh Rahmat S di 00.05 Tidak ada komentar:
Label: kamar mandir, kamar tidur, kamar utama, membangun rumah sendiri, merenovasi rumah sendiri, persiapan renofasi
rumah
Saya menyukai rumah dengan ventilasi dan pencahayaan yang cukup, dan kebetulan rumah kami menghadap Utara dan disisi
Timur rumah kami tidak ada bangunan (masih area tanah kami) sehingga saya dapat membuat kaca-kaca besar yang dapat
memasukkan sinar matahari. Ventilasi juga saya perhatikan, tinggi plafon saya rancang tinggi hingga 3,2 m dan ada void
diatas ruang keluarga di lantai dasar yang cukup membuat sirkulasi udara di rumah.
Denah rumah
Rekomendasikan ini di Google
Jumat, 13 September 2013
Diposkan oleh Rahmat S di 22.37 Tidak ada komentar:
Label: betulin rumah, gambar kerja, membeli rumah, renofasi rumah
Merencanakan renofasi rumah
Kami menempati rumah sejak tahun 1998, beberapa bulan setelah menikah. Rumah yang kami tempati adalah rumah yang
dibeli bekas, rumah dibangun tahun 1986 oleh pemilik rumah sebelumnya yang juga berprofesi sebagai kontraktor.
Luas tanah 500 meter terdiri dari 2 kavling, sedangkan bangunan utama terdiri dari 2 lantai hanya didirikan 1 kavling sisanya
dibuat paviliun untuk kantor dan kamar pembantu. Rumah utama yang terpisah dengan kamar pembantu membuat privaci
lebih terjaga.
Ketika kami membeli rumah ini, kami melakukan sedikit perbaikan, untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kami yang masih
keluarga baru, belum memiliki putra / putri, dan menyesuaikan dengan selera kami pada saat itu. Saat itu perbaikan hanya
untuk membuat kami nyaman tinggal di rumah bekas orang lain, kamar mandi kami perbaharui, kamar-kamar yang dulu
banyak dibuat tapi memiliki ukuran kecil banyak kami bongkar dan digabung agar luas kamar bertambah dan mengurangi
jumlah kamar yang tidak terpakai.
Setelah lebih dari 14 tahun kami tinggal, dan putra / putri kami yang sudah tumbuh remaja membutuhkan kamar yang lebih
dan melihat kondisi rumah juga sudah semakin tua, ada muncul bocor dan modelnya sudah tertinggal jaman.
Kami mulai merencanakan untuk merenofasi rumah yang disesuaikan dengan kebutuhan kami. Kami mulai merencankan dan
mencari-cari referensi model rumah, mencari informasi anggaran perbaikan rumah, melihat dan mengamati harga bahan
bangunan serta model, lalu mulai dituangkan dalam gambar. Gambar awal saya coba untuk membuat sendiri, mengikuti
kemauan seluruh anggota keluarga setelah gambar saya jadi baru saya cari drafter untuk membuat gambar kerja.
Rumah awal sebelum di Renovasi
Denah rumah yang akan datang
Rekomendasikan ini di Google
5/3/2014 Renovasi Rumah Sendiri
http://belajarbangunrumahsendiri.blogspot.com/search?updated-min=2013-01-01T00:00:00-08:00&updated-max=2014-01-01T00:00:00-08:00&max-results=10 6/6
Posting Lebih Baru Beranda
Langganan: Entri (Atom)
Silahkan klik gambar pilihan di bawah untuk melihat pilihan rangkaian bunga toko bunga kami

Bunga papan duka cita

Bunga standing duka cita

Bunga papan ucapan

Bunga standing ucapan

Bunga happy wedding

Hand Bouquet

Baby Bor n

Par cel buah dan bunga

Table Flower s

Kar angan Bunga Mawar
Katalog Bunga
Template Travel. Diberdayakan oleh Blogger.