Anda di halaman 1dari 8

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Di tengah surutnya animo masyarakat akan salah satu cabang olahraga kita yang sudah
mendunia yaitu badminton membuat pelaku bisnis penyewaan lapangan badminton sulit untuk
meraup untung apalagi sekedar bertahan yang membuat banyak pelaku bisnis di bidang ini
gulung tikar.
Dan dikarenakan juga kurangnya promosi akan tempat penyewaan lapangan badminton
dan di tengah perkembangan internet yang sangat pesat maka dari itu sangat disayangkan apabila
tidak dimanfaatkan sebagai media promosi dan bisnis dengan biaya seminimal mungkin.
Dengan memanfaatkan situs web sebagai media promosi dan bisnis diharapkan mampu
membuat para penggemar olahraga badminton yang jumlahnya sedikit ini bisa dengan mudah
mendapat informasi tentang lapangan badminton dan otomatis juga dapat meningkatkan
keuntungan secara finansial untuk GOR MITRA dengan memanfaatkan internet sebagai media
promosi, bisnis dan sebagai aplikasi untuk mempermudah administrasi.
Begitu banyak kelebihan yang dimiliki oleh komputer dalam proses pengolahan
data, terlebih dalam pengelolaan data pada proses booking pada Lapangan Badminton ini. Hal
tersebut menjadi suatu sebab mengapa komputer dijadikan sebagai alat pengolah data. Pada
dasarnya sistem komputerisasi bertujuan untuk mempercepat proses yang terjadi dalam suatu
sistem, dan sangatlah relevan bila pada GOR MITRA menggunakan fasilitas tersebut.
Oleh karena itu penulis akan menjelaskan mengenai bagaimana membuat suatu sistem
yang di dalamnya terdapat proses dimana petugas dapat melayani pelanggan melalui sistem
informasi dan bagaimana pengunjung yang telah menjadi member dapat melakukan proses
booking secara online dengan menggunakan Dreamweaver CS3 dan Mysql.





1.2 Maksud dan Tujuan
Tujuan dari membuat aplikasi mengenai booking lapangan Futsal
berbasis website dengan menggunakan Dreamweaver CS3 adalah:
a. Membuat sistem yang bisa di gunakan untuk mengelola beberapa data yang menyangkut
booking Lapangan Badminton.
b. Admin atau Owner dapat menyimpan dan melihat data-data penyewaan dan hasil booking
pada pelanggan yang telah menjadi member di dalam database sehingga dapat diketahui jadwal
pemakaian lapangan.
c. Membuat aplikasi web yang dapat dipakai sebagai media informasi. Informasi yang dimaksud
adalah mengenai data-data penyewaan pada setiap pelanggan sehingga dapat mengurangi
kesalahpahaman antara pengelola dan pelanggan, misalnya member dapat mengetahui kapan
lapangan masih kosong (belum ada booking) sehingga pelanggan dapat memilih lapangan mana
yang akan dipakai.

1.3 Metode Penelitian
Metode pengumpulan informasi dan data yang penyusun pakai adalah :
1. Metode Studi Pustaka
Yaitu pengumpulan informasi dan data dari berbagai sumber baik dari media cetak maupun
dari media elektronik yang berhubungan dengan penelitian yang sedang dilaksanakan. Sumber
dari media cetak seperti buku-buku pelajaran, artikel, koran dan lain-lain, sedangkan dari media
elektronik yaitu internet.
2. Metode Observasi
Yaitu metode pengumpulan informasi dan data dengan cara pengamatan langsung terhadap
objek penelitian.

3. Wawancara
Pengumpulan data dengan wawancara ini digunakan untuk meyakinkan bahwa data yang
diperoleh benar-benar akurat yaitu dengan bertanya langsung kepada staf di rumah sakit tersebut.



1.4 Ruang Lingkup

Ruang lingkup permasalahan dalam merancang situs web ini adalah sebagai berikut :

1. Memfokuskan pada kegiatan promosi dan penyebaran informasi tentang GOR Mitra
2. Merancang web yang dinamis dan user friendly untuk memudahkan pengunjung atau
member
3. Mempermudah dalam hal administrasi dan pembagian lapangan untuk menghindari
kesalahan

1.5 Sistematika Penulisan

Agar proses pendokumentasian aplikasi tertata dengan rapi maka diperlukan suatu sistematika
dalam penulisan laporan. Sistematika penulisan yang digunakan dalam Tugas Akhir ini adalah sebagai
berikut :
BAB I PENDAHULUAN
Dalam bab ini dijelaskan beberapa hal dasar yaitu tentang gambaran umum latar belakang
penulisan Tugas Akhir, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan dan sistematika penulisan,
sehingga gambaran umum permasalahan dan pemecahan yang diambil dapat dipahami dengan
baik.
BAB II LANDASAN TEORI
Membahas tentang konsep dasar dan teori pendukung dari pembahasan masalah antara lain
tentang komponen-komponen yang digunakan dalam perancangan web.
BAB III PEMBAHASAN
Bab ini berisikan tentang tinjauan perusahaan, struktur organisasi, analisa kebutuhan,
perancangan antar muka, basis data, dan struktur navigasi, terakhir implementasi dan pengujian
dari web yang dibuat.


BAB IV PENUTUP
Bab ini akan menjelaskan tentang kesimpulan dari keseluruhan isi dari laporan dan Tugas Akhir
serta saran-saran untuk pengembangan lebih lanjut.
DAFTAR PUSTAKA
Berisi tentang literatur sebagai teori pendukung dalam pembahasan pada laporan tugas akhir ini.




















BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Konsep Dasar Web
World Wide Web (WWW/Web) Suatu ruang informasi di mana sumber-sumber daya yang
berguna diidentifikasi oleh pengenal global yang disebut Uniform Resource Identifier (URI)
Web Agents: Orang atau perangkat lunak yang mengambil peran di dalam ruang informasi (Web)
a. User Agent; user
b. Software Agent; Servers, proxies, spiders, browsers, dan multimedia players.
Uniform Resource Identifier (URI) Terdiri atas string karakter yang digunakan untuk identifikasi atau
memberi nama suatu resource (sumberdaya) di internet. Identifikasi tersebut memungkinkan interaksi
dengan representasi dari resouce melalui network (jaringan) dengan menggunakan protokol tertentu.
Hypertext Hypertext dapat dilihat dengan sebuah program bernama web browser yang
mengambil informasi (dokumen/halaman web) dari web server dan menampilkannya, biasanya di sebuah
monitor. Kita lalu dapat mengikuti link (pranala) di setiap halaman untuk pindah ke dokumen lain atau
bahkan mengirim informasi kembali kepada server untuk berinteraksi. Aktifitas ini disebut Surfing
(berselancar). Halaman web biasanya diatur dalam koleksi material yang saling terkait, yang disebut
Website.
RFC Sebuah memorandum yang dikeluarkan oleh IETF (Internet Engineering Task Force), yang
menggambarkan metode, perilaku, riset, atau inovasi yang dapat diterapkan ke dalam tata kerja internet
dan Internet-connected systems. Hypertext Transfer Protocol (HTTP) Protokol yang dipergunakan untuk
melakukan transfer dokumen dalam World Wide Web (WWW). Protokol ini adalah protokol ringan, tidak
berstatus dan generik yang dapat dipergunakan berbagai macam tipe dokumen.
Pengembangan HTTP dikoordinasi oleh World Wide Web Consortium (W3C) dan grup bekerja
Internet Engineering Task Force (IETF), bekerja dalam publikasi satu seri RFC, yang paling terkenal RFC
2616, yang menjelaskan HTTP/1,1, versti HTTP yang umum digunakan sekarang ini. HTTP adalah
sebuah atandar request/response antara sebuah client dan sebuah server.
Sebuah Client HTTP seperti web browser, biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan
TCP/IP ke sebuah port tertentu di host (biasanya port 80).
Sebuah server HTTP yang mendengarkan di port tersebut menunggu client mengirim kode permintaan
(request), seperti "GET / HTTP/1.1" (yang akan meminta halaman yang sudah ditentukan), diikuti dengan
pesan MIME yang memiliki beberapa informasi header code yang menjelaskan aspek dari permintaan
tersebut, diikut dengan body dari data tertentu. Begitu menerima kode permintaan (dan pesan, bila ada),
server mengirim kembali kode jawaban, seperti " HTTP/1.1 200 OK ", dan sebuah pesan yang diminta,
atau sebuah pesan error atau pesan lainnya.
Client-side Programming Secara umum, suatu client adalah satu aplikasi komputer, seperti web
browser yang berjalan pada satu komputer lokal dari pengguna atau workstation, dan terhubung ke suatu
server. Client-side programming adalah program komputer pada web yang dijalankan pada sisi client,
oleh web browser; Hal ini berlawanan arti dengan Server-side scripting. Operasi dapat dilakukan oleh
client-side karena operasi tersebut membutuhkan akses ke informasi atau fungsi yang tersedia pada client
tetapi tidak pada server, karena pengguna membutuhkan observasi terhadap operasi tersebut atau
menyediakan input, atau server kekurangan kekuatan pememrosesan untuk melakukan operasi yang tepat
waktu untuk seluruh client yang harus dilayaninya. Sebagai tambahan, jika operasi dapat dilakukan oleh
client tanpa mengirim data melalui jaringan, maka hal itu memakan waktu lebih sedikit, menggunakan
lebih kecil bandwidth dan mengurangi resiko keamanan.
Client-side Script seringkali dimasukkan (embedded) di dalam dokumen HTML, tetapi dapat juga
berada di dalam file terpisah, yang direferensikan oleh dokumen yang menggunakannya. Atas sebuah
request, file yang diperlukan dikirimkan oleh web server kepada komputer user. Web browser milik user
melakukan eksekusi terhadap Script, lalu menampilkan dokumen, termasuk output yang dapat terlihat dari
Script. Client-side Script juga dapat berisikan perintah yang harus diikuti oleh web browser jika user
berinteraksi dengan dokumen dengan cara tertentu, contohnya klik sebuah tombol. Server-side
Programming
Terminologi Server-side memiliki arti operasi yang dilakukan oleh server didalam sebuah client-
server relationship. Umumnya, sebuah server adalah program, seperti web server, yang berada pada
sebuah remote server, yang dapat dijangkau oleh komputer lokal milik user. Operasi dilakukan pada sisi
Server, karena memerlukan akses atas informasi atau fungsi yang tidak tersedia pada client, atau pada
aplikasi yang tidak dapat dilakukan pada Client-side. Operasi Server-side juga meliputi proses dan
penyimpanan data dari client ke suatu server, yang dapat dilihat oleh sekelompok Client. Server-side
Scripting adalah teknologi Web Server dimana request oleh user dipenuhi dengan cara menjalankan script
langsung pada web server untuk menghasilkan halaman HTML dinamis. Umunya menyediakan website
interaktif pada database dan penyimpanan data lainnya. Keuntungan utama dari Server-side Script adalah
kemampuan untuk mengatur response berdasarkan keperluan user, hak akses, atau query ke dalam data
store.
Contoh Teknologi Server-side Programming
ASP, ColdFusion, JSP, Lasso, SSI, PHP, Server-side JavaScript, SMX
Perangkat Lunak Web Server adalah sebuah perangkat lunak server yang berfungsi menerima
permintaan HTTP atau HTTPS dari Client yang dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali
hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Server web
yang terkenal diantaranya adalah: Apache, XAMPP, PHPTriad, Apache2Triad, Internet Information
Service (IIS)
Hypertext Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk
membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah Web Browser.
Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang
disebut dengan SGML, HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan
halaman web dan HTML kini merupakan standar Internet yang saat ini dikendalikan oleh World Wide
Web Consortium (W3C). Versi terakhir dari HTML adalah HTML 4.01, meskipun saat ini telah
berkembang XHTML yang merupakan pengembangan dari HTML.
HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan web browser untuk menghasilkan tampilan
sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan
menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer. HTML juga dapat
dikenali oleh aplikasi pembuka email ataupun dari PDA dan program lain yang memiliki kemampuan
browser. Secara garis besar, terdapat 4 jenis elemen dari HTML:
1. Structural
Tanda yang menentukan level atau tingkatan dari sebuah teks (contoh, <h1>Golf</h1> akan
memerintahkan browser untuk menampilkan "Golf" sebagai teks tebal besar yang menunjukkan sebagai
Heading 1
2. Presentational.
Tanda yang menentukan tampilan dari sebuah teks tidak peduli dengan level dari teks tersebut (contoh,
<b>boldface</b> akan menampilkan bold. Tanda presentational saat ini sudah mulai digantikan oleh CSS
dan tidak direkomendasikan untuk mengatur tampilan teks.
3. Hypertext
tanda yang menunjukkan pranala ke bagian dari dokumen tersebut atau pranala ke dokumen lain (contoh,
<a href="http://www.wikipedia.org/">Wikipedia</a> akan menampilkan Wikipedia sebagai sebuah
hyperlink ke URL tertentu),
4. Elemen widget, yang membuat objek-objek lain seperti tombol (<button>), list (<li>), dan garis
horizontal (<hr>).