Anda di halaman 1dari 19

BELAJAR

Belajar ??
Menurut Para Ahli
- Menurut Winkel Belajar adalah semua aktivitas mental atau psikis
yang berlangsung dalam interaksi aktif dalam lingkungan, yang
menghasilkan perubahan-perubahan dalam pengelolaan
pemahaman.
- Menurut Ernest R. Hilgard dalam (Sumardi Suryabrata, 1984:252)
Belajar merupakan proses perbuatan yang dilakukan dengan
sengaja, yang kemudian menimbulkan perubahan, yang keadaannya
berbeda dari perubahan yang ditimbulkan oleh lainnya.


(cont)
- Menurut Gagne dalam bukunya The Conditions of Learning 1977, Belajar
merupakan sejenis perubahan yang diperlihatkan dalam perubahan tingkah
laku, yang keadaaannya berbeda dari sebelum individu berada dalam situasi
belajar dan sesudah melakukan tindakan yang serupa itu. Perubahan terjadi
akibat adanya suatu pengalaman atau latihan. Berbeda dengan perubahan
serta-merta akibat refleks atau perilaku yang bersifat naluriah.
- Menurut WHITERINGTON
Belajar adalah suatu proses perubahan dalam kepribadian sebagaimana
dimanifestasikan dalam perubahan penguasaan pola-pola respontingkah
laku yang baru nyata dalam perubahan ketrampilan, kebiasaan,
kesanggupan, dan sikap.




Pengertian belajar
Bahwa semua aktivitas mental atau psikis (termasuk pikiran,
tindakan, perasaan) yang dilakukan oleh seseorang
sehingga menimbulkan perubahan tingkah laku yang
berbeda antara sesudah belajar dan sebelum belajar.
Contoh, Mengikuti kegiatan belajar-mengajar formal
dimulai dari SD, SMP, SMA hingga kuliah di Universitas.
Pada saat SD diajarkan perkalian dan penjumlahan oleh
Guru. Sehingga kita mengenal perkalian dan penjumlahan.



Manfaat Belajar
1. Manusia akan selalu mendapatkan pengetahuan baru yang belum
diketahuinya.
2. Adanya peningkatan kualitas kehidupan manusia yang mau selalu
belajar. Contohnya, penemuan teknologi terbaru seperti jam
tangan pintar yang dirilis oleh Samsung menggunakan Andorid
sebagai OS nya.
3. Hasil belajar yang dimiliki seseorang bisa digunakan untuk
membantu orang lain yang membutuhkan.
4. Manusia bisa memecahkan masalah yang dihadapinya (belajar dari
pengalaman).
(cont)
5. Dengan belajar maka manusia akan bisa memanfaatkan
semua potensi baik dari dalam diri dan lingkungan
untuk menunjang kehidupannya.
6. Memperbaiki kehidupan manusia itu sendiri dengan
meningkatkan kemampuan beradaptasi terhadap
berbagai keadaan lingkungan
7. Dapat memahami karakteristik banyak orang, dapat
membangun kerjasama antara sesama manusia.
Konsep Belajar
1. Constructivisme
Mengonstruksi pengetahuan dari abstraksi pengalaman alami
maupun manusiawi, yang dilakukan secara pribadi dan sosial untuk
mencari makna dengan memproses informasi sehingga dirasakan
masuk akal sesuai dengan kerangka berpikir yang dimiliki.
2. Inquiry
Merupakan pembelajaran untuk dapat berpikir nyata dan kritis
dalam menyikapinya.

(cont)
3. Questioning
Untuk menggali informasi tentang pemahaman, perhatian, dan
pengetahuan peserta belajar.
4. Learning Community
Belajar dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil sehingga
kemampuan sosial dan komunikasi berkembang.
5. Modelling
Berguna sebagai contoh yang baik yang dapat ditiru oleh peserta
belajar seperti cara menggali informasi, demonstrasi, dan lain-lain

(cont)
6. Reflection
Tentang cara berpikir apa yang baru dipelajari. Sehingga ada
respon terhadap kejadian, aktivitas/pengetahuan yang baru.
Hasilnya nanti merupakan konstruksi pengetahuan yang baru.
7. Autentic Assesment
Menilai sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Hal ini berlangsung
selama proses pembelajaran secara terintegras. Pada unsur ini
dapat dilakukan melalui berbagai cara yaitu test dan non-test.

Teori Belajar
1. Teori belajar Behavioristik
Teori perkembangan perilaku, yang dapat diukur, diamati
dan dihasilkan oleh respons pelajar terhadap rangsangan.
Tanggapan terhadap rangsangan dapat diperkuat dengan
umpan balik positif atau negatif terhadap perilaku kondisi
yang diinginkan. Hukuman kadang-kadang digunakan dalam
menghilangkan atau mengurangi tindakan tidak benar,
diikuti dengan menjelaskan tindakan yang diinginkan.



(cont)
Contoh :
Adalah ketika seorang mahasiswa sudah belajar pembuatan
website, tetapi jika ia belum mengimplementasikan web
tersebut ke dunia nyata dan mengetahui fungsinya makan
mahasiswa tersebut belum bisa dikatakan belajar karena
belum menunjukan perubahan.

(cont)
2. Teori belajar Kognitif
Pengertian tentang obvervational learning atau proses
belajar dengan mengamati. Jika ada seorang "model" di
dalam lingkungan seorang individu, misalnya saja teman
atau anggota keluarga di dalam lingkungan internal, atau di
lingkungan publik seperti para tokoh publik di bidang berita
dan hiburan, proses belajar dari individu ini akan terjadi
melalui cara memperhatikan model tersebut.
(cont)
Contoh :
Sebagai mahasiswa Teknologi Informasi sudah seharusnya
bisa pemrograman, namun kenyataannya banyak
mahasiswa mengaku pemrograman itu sulit. Dosen
mengatakan seharusnya banyak latihan menggunakan
berbagai bahasa pemrograman (misalnya PHP, JAVA,
Phyton, VB, dll), sehingga jika dihadapkan pada berbagai
kasus dapayt diselesaikan
(cont)
3. Teori Sibernatik
Belajar adalah pengolahan informasi. Sekilas, teori
mempunyai kesamaan dengan teori kognitif yang
mementingkan proses. Proses memang penting dalam
teori sibernetik. Namun, yang lebih penting lagi adalah
sistem informasi yang diproses. Informasi inilah yang
akan mementukan proses.

(cont)
Contoh :
Ada banyak cara menyelesaikan tugas program teori graph
untuk menentukan keterhubungan matriks, bisa
menggunakan bahasa pemrograman Java, php, C++
ataupun C dan bahkan C#.
(cont)
4. Teori Humanistik
Proses belajar harus berhulu dan bermuara pada manusia itu
sendiri. Teori ini sangat menekankan pentingya isi dari proses
belajar, kenyataannya teori ini lebih banyak berbicara
tentang pendidikan dan proses belajar dalam bentuknya
yang paling ideal. Dengan kata lain, teori ini lebih tertarik
pada ide belajar dalam bentuknya yang paling ideal dari
pada belajar seperti apa adanya, seperti apa yang bisa kita
amati dalam dunia keseharian..
(cont)
Contoh :
Bosan dan jenuh merupakan salah satu terhadap mahasiswa
dalam perkuliahan sehingga banyka mahasiswa melalaikan tugas
utamanya sebagai pelajar. Dengan menggunakan media
tambahan, misalnya dengan media belajar Online seperti pada
pembelajaran tentang Memori pada mata kuliah Pengantar
Psikologi Umum. Dan metode lainnya yang mengusung tema
bermain sambil belajar, atau mungkin lewat tayangan yang
ditayangkan dosen seputar mata kuliahnya.
Referensi
- http://belajarpsikologi.com/pengertian-belajar-menurut-
ahli/
- http://carapedia.com/pengertian_definisi_belajar_menuru
t_para_ahli_info499.html
- Pengantar Psikologi Edisi 10 Buku 1 oleh Robert S.
Feldman Penerbit Salemba Humanika

KELOMPOK VII

Muhammad Ilham Saputra - 121402006
Theresia Aruan 121402078
Joko Curnianto - 121402092
Budi Putra Gayo 121402102


TUGAS KELOMPOK PENGANTAR
PSIKOLOGI UMUM