Anda di halaman 1dari 14

PSIKOLOGI KEPRIBADIAN I

MAKALAH PSIKOANALISIS
INTERPERSONAL KAREN HORNEY
Disusun Oleh:
Priatama Gani Susila 15010111130042
Ajeng Mustika Sari 15010111130056
Achmad Furqn 1501011113005!
"unainatul Firdausia 1501011113006!
Akhmad #ahril M$ A$ 150101111300%!
Sriadi &riandika 150101111300!0
Muna'ilah 15010111130102
#n(ta )$ *i'kiani 1501011113010!
+atasha *ahadianita 15010111140146
FA,-.&AS PS/,0.0G/
-+/1)*S/&AS 2/P0+)G0*0 S)MA*A+G
KATA PENGANTAR
Puji syukur kepada Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya
sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul.Psikoanalisis Interpersonal
aren !orney. Penulisan makalah ini bertujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah
epribadian I dan mengembangkan potensi mahasis"a.
Penyusun menyadari sepenuhnya bah"a penyelesaian makalah ini tidak lepas dari
dukungan orang # orang yang kami sayangi, untuk itu kami menyampaikan terima kasih atas
dukungan dan kesediaannya untuk membantu penulis menyelesaikan penulisan makalah.
Penyusun menyadari bah"a dalam penyusunan makalah ini masih ada kekurangan,
untuk itu penyusun menerima saran dan kritik dari pemba$a guna melengkapi kekurangan
penyusunan makalah ini. Penulis berharap makalah ini dapat berman%aat untuk semua pihak.
Semarang, && 'ei ()&(
Penyusun
DAFTAR ISI
!A*A'AN +,-,* i
ATA P.N/ANTA0 ii
-A1TA0 ISI iii
2A2 I P.N-A!,*,AN
A. *atar 2elakang &
2. 0umusan 'asalah &
3. 'an%aat 'akalah
2A2 II P.'2A!ASAN
A. Pemikiran Psikoanalisis menurut aren !orney
2. e$emasan dan on%lik
3. 'engatasi on%lik dengan /aya !ubungan Interpersonal
2A2 III P.N,T,P
A. esimpulan
2. Saran
-A1TA0 P,STAA i4
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
5ang menjadi permasalahan yang akan dibahas pada makalah ini yaitu 6
&. Apa pemikiran aren !orney mengenai psikoanalisis7
(. Apa saja ke$emasan dan kon%lik menurut aren !orney7
8. 2agaimana $ara mengatasi kon%lik dengan gaya hubungan interpersonal7
. Man!aat Makalah
&. 'enambah "a"asan mahasis"a
(. 'engetahui pandangan psikoanalisis menurut aren !orney
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pem"k"ran Ps"k#anal"s"s menurut Karen H#rne$
aren !orney adalah seorang anak perempuan yang ambisius dan $ermelang.
aren dibesarkan di !amburg, +erman. Nama aslinya adalah aren -anielson. Pada
masa ke$ilnya aren banyak menghadapi tantangan so$ial dan personal. Ayahnya
adalah seorang kapten kapal yang kehilangan istri pertamanya setelah mempunyai 9
anak dan menikah untuk kedua kalinya dengan 3lotilde ibu aren. aren adalah anak
bungsu dari : bersaudara, empat kakak tiri dan satu kakak laki-laki kandung. Semasa
kanak-kanak aren dan kakaknya merasa tidak diterima oleh saudara tiri mereka.
Pada masa itu, hubungan antara pria dan "anita sedang ka$au. Wanita pada
saat itu sedang menuntut hak-hak dan kesempatan untuk memperoleh pendidikan.
2eruntung aren diperbolehkan ayahnya untuk melanjutkan pendidikan di bidang
kedokteran. Pada "aktu itulah aren menemukan jodohnya ;s$ar !orney. 'ereka
menikah pada tahun &<)<. aren dan ;s$ar memiliki tiga anak perempuan. Namun
sayangnya aren mengabaikan anak mereka semasa ke$il karena ingin membentuk
kemandirian anak. !ubungan aren dan ;s$ar tidak bisa bertahan lama, pada &<8<
mereka resmi ber$erai.
!orney pada mulanya pengikut 1reud, yang kemudian terpengaruh oleh +ung
dan Adler. !orney per$aya seperti Adler bah"a salah satu penemuan paling penting
dari seorang anak adalah rasa ketidakberdayaan, dan berikutnya adalah perjuangan
untuk memperoleh indi4idualitas dan kontrol yang membentuk sebagian besar dari
self. Ia sangat yakin akan pentingnya perkembangan dan realisasi diri pada setiap
indi4idu, dan Ia lebih ber%okus pada dunia so$ial dan moti4asi so$ial dibandingkan
para ahli teori aliran 1reud =yang ber%okus pada dorongan seksual>. Namun !orney
sendiri menyatakan bah"a ?tidak ada hal penting yang dapat dikerjakan di ranah
psikologi dan psikoterapi tanpa mengakui temuan %undamental dari 1reud. 'enurut
!orney, doktrin 1reud yang terpenting adalah6
&. Semua proses dan e4ent psikis bersi%at ditentukan =semua terjadi karena alas an
tertentu, dan bukan terjadi se$ara random>.
(. Semua tingkah laku mungkin ditentukan oleh moti4asi tak sadar.
8. 'oti4asi yang mendorong manusia adalah kekuatan yang bersi%at emosional dan
nonrasional.
-isisi lain, !orney menentang teori 1reud dalam hal6
&. Teori 1reud terlalu mekanistik dan biologi$ sehingga tidak bisa menggambarkan
keutuhan moti4asi dan tingkah laku manusia.
(. Perhatian 1reud terhadap interrelasi manusia sangat ke$il, sehingga berakibat
penekanan yang salah pada moti4asi seksual dan kon%lik. Seharusnya, keamanan
dan ketidakpuasan =non seksual> yang menjadi kekuatan pendorong ber%ingsinya
kepribadian.
8. Tingkah laku agresi dan destruksi bukan hereditas seperti yang dikemukakan
1reud, tetapi merupakan sarana bagaimana orang berusaha melindungi
keamanannya.
9. 1reud berpendapat penis envy adalah gambaran "anita yang in4erior dan
$emburu karena peran kelaminnya lebih rendah dari laki-laki, sedang !orney
=dan Adler> berpendapat bah"a penis envy adalah simbolik "anita yang
menginginkan persamaan status dan kekuasaan seperti pria.
Akhirnya Ia mengembangkan pendekatan kepribadian yang holisti$@ manusia
berada dalam satu totalitas pengalaman dan %ungsinya, dan bagian-bagian
kepribadian seperti %isikokimia, emosi, kognisi, so$ial, $ultural, spiritual, hanya dapat
dipelajari dalam hubungannya satu dengan yang lain sebagai kepribadian yang utuh.
Se$ara singkat, aren !orney membantu pemikiran psikoanalisis mengenai
kepribadian beralih dari aspek biologis murni, anatomis, dan tuntutan indi4idualistis.
!orney menilai tinggi moti% ketidaksadaran yang berkembang pada masa kanak-
kanak. Ia juga menekankan pentingnya keluarga yang stabil dan hangat, demikian
pula pengaruh dari masyarakat yang lebih luas dan budaya.
B. Ke%emasan &an K#n!l"k
'enurut !orney, semua orang mengalami creature anxiety, perasaan
ke$emasan yang normal mun$ul pada masa bayi, ketika bayi yang lahir dalam
keadaan tak berdaya dan rentan itu dihadapkan dengan kekuatan alam yang keras dan
tidak bisa dikontrol. 2imbingan yang penuh kasih sayang dan $inta pada a"al
kehidupan membantu bayi akan mengembangkan basic anxiety, basic hostility, dan
terkadang neurotic distress.
&. e$emasan -asar dan permusuhan -asar =Basic Anxiety dan Basic Hostility>
e$emasan dasar berasal dari takut@ suatu peningkatan yang berbahaya dari
perasaan tak berteman dan tak berdaya dalam dunia penuh an$aman. e$emasan
dasar selalu dibarengi permusuhan dasar, berasal dari perasaan pasrah, suatu
predisposisi untuk mengantisipasi bahaya dari orang lain dan untuk men$urigai
orang lain itu. 2ersama-sama, ke$emasan dan permusuhan membuat orang yakin
bah"a dirinya harus dijaga untuk melindungi keamanannya.
e$emasan dan permusuhan $enderung direpres, atau dikeluarkan dari
kesadaran, karena menunjukkan rasa takut bisa membuka kelemahan diri, dan
menunjukkan rasa marah beresiko dihukum dan kehilangan $inta dan keamanan.
2ayi kemudian mengalami proses melingkar, yang oleh !orney dinamakan
lingkaran setan atau vicious circle.
4
Kecemasan dasar
dan permusuhan
dasar terus
diperkuat kalau
lingkaran
kecemasan
permusuhan
represi terus
berlanjut
6
Semakin marah
karena
kebutuhannya
semakin banyak
tidak terpenuhi
7
Perasaan
permusuhan
semakin kuat
5
Kebutuhan
kasih sayang
dan cinta
semakin
menguat
9
Tegangan
kemaraha
n yang
semakin
kacau
8
Represi semkain
kuat untuk
mempertahankan
kasih saying yang
hanya sedikit

Kurang
kehangatan dan
cinta !rang tua
"
Permusuhan
dan kemarahan
karena
diperlakukan
buruk
#
Represi
permusuhan
agar tidak
kehilanagn cinta
dan keamanan
yang hanya
sedikit
(. on%lik Interpersonal6 ebebasan 4ersus esepian
on%lik adalah pertentangan antar kekuatan yang berhadapan dalam %ungsi
manusia yang tidak dapat dihindari. on%lik dalam diri sendiri adalah bagian
yang integral dari kehidupan manusia. 'engalami kon%lik tidak berarti mengidap
neuroti$. Perbedaan kon%lik normal dan kon%lik neuroti$ adalah tara% atau tinggi
rendahnya. ;rang normal mampu memakai berbagai ma$am strategi pertahanan
disesuaikan dengan masalahnya, sedangkan orang neuroti$ se$ara kompulsi%
memakali strategi pertahanan yang sama yang pasa dasarnya tidak produkti%.
!orney mengemukakan &) kebutuhan neuroti$, yaitu kebutuhan yang timbul
sebagai akibat dari usaha menemukan peme$ahan-peme$ahan masalah gangguan
hubungan antar manusia.
&> ebutuhan kasih sayang dan penerimaan
einginan membabi buta untuk menyenangkan orang lain dan berbuat sesuai
dengan harapan orang lain, sehingga berusaha bertingkah laku sesuai dengan
harapan orang lain, $enderung takut untuk berkemauan, dan sangat
pekaAterganggu dengan tanda-tanda permusuhan dan penolakan dari orang
lain, dan perasaan permusuhan di dalam dirinya.
(> ebutuhan partner yang bersedia mengambil alih kehidupannya
Tidak memiliki keper$ayaan diri, berusaha mengikat diri dengan partner yang
kuat. ebutuhan ini men$akup penghargaan yang berlebihan terhadap $inta,
dan ketakutan akan kesepian dan diabaikan.
8> ebutuhan membatasi kehidupan dalam ranah sempit
Penderita neuroti$ sering berusaha untuk tetap menarik perhatian, menjadi
orang ke dua, puas dengan yang serba sedikit. 'ereka merendahkan nilai
kemampuan mereka sendiri, dan takut menyuruh orang lain.
9> ekuasaan
ekuatan dan kasih sayang mungkin dua kebutuhan neuroti$ yang terbesar.
ebutuhan kekuatan, keinginan berkuasa, tidak menghormati orang lain,
memuja kekuatan dan mele$ehkan kelemahan, biasanya dikombinasikan
dengan kebutuhan prestis dan kepemilikan, yang berujud sebagai kebutuhan
mengontrol orang lain dan menolak perasaan lemah atau bodoh.
B> ebutuhan mengeksploitasi orang lain
Takut menggunakan kekuasaaan se$ara terang-terangan, menguasai orang lain
melalui eksploitasi dan superiorita intelektual. Neuroti$ sering menge4aluasi
orang lain berdasrkan bagaimana mereka dapat diman%aatkan atau
dieksploitasi, pada saat yang sama mereka takut dieksploitasi orang lain.
:> ebutuhan pengakuan so$ial atau prestise
ebutuhan memperoleh penghargaan sebesar-besarnya dari masyrakat.
2anyak orang yang berjuang mela"an ke$emasan dasar dengan berusaha
menjadi nomor satu, menjadi yang terpenting, menjadi pusat perhatian.
C> ebutuhan menjadi pribadi yang dikagumi
Pengidap narkotik memiliki gambaran melanbung dan ingin dikagumi atas
dasar gambaran itu, bukan apa atau sesungguhnya siapa mereka. In%lasi harga
diri yang terus menerus terjadi harus ditutupi juga se$ara terus menerus dengan
penghargaan dan penerimaan dari orang lain.
D> ebutuhan ambisi dan prestasi pribadi
Penderita neuroti$ sering memiliki dorongan untuk menjadi yang terbaik-
penjual terbaik, pemain bo"ling terbaik, pe$inta terbailk. 'ereka ingin
menjadi yang terbaik dan memaksakan diri untuk semakin berprestasi sebagai
akibat dari perasaan tidak aman, harus mengalahkan orang lain untuk
menyatakan superioritas.
<> ebutuhan men$ukupi diri sendiri
Neuroti$ yang ke$e"a gagal menemukan hubungan-hungungan yang hangat
dan memuaskan dengan orang lain yang $enderung akan memisahkan riri tidak
mau terikat dengan orang lain menjadi orang menyendiri. 'ereka memiliki
keinginan yang kuat untuk jauh dari orang lian, membuktikan bah"a mereka
bisa hidup tanpa orang lain.
&)> ebutuhan kesempurnaan dan ketakter$elaan
'elalui perjuangan yang tidak mengenal lelah untuk menjadi sempurna,
penderita neuroti$ membuktikan harga diri dan superioritas pribadinya.
'ereka sangat takut membuat kesalahan dan mati-matian berusaha
menyembunyikan kelemahannya dari orang lain.
. Mengatas" K#n!l"k &engan ga$a hu'ungan "nter(ers#nal )interpersonal style*
Ada tiga ma$am gaya hubungan interpersonal, yakni@ ke$enderungan
mendekat =moving toward others atau self effacement>, ke$enderungan menentang
=moving againt others atau seeking dominant>, dan ke$enderungan menjauh =moving
away from others atau avois relation>. Penyebab utama timbulnya tingkah laku
neuroti$ menurut !orney adalah hubungan interpersonal yang salah, karena itu
mengatasi tingkah lau neuroti$, kon%lik dan ke$emasan hanya dapat dilakukan melalui
perbaikan hubungan interpersonal yang salah satu itu. Semua orang baik yang normal
atau yang neuroti$ memakai ketiga gaya itu untuk mela"an kon%lik dan
ke$emasannya. Perbedaan antara gaya hubungan interpersonal yang normal dengan
yang neuroti$, ada pada bagaimana terjadinya tingkah laku. Pada orang normal,
tingkah laku atau pilihan gaya yang dipakai berubah-ubah dari gaya yang satu ke gaya
yang lain se$ara spontan, sedang para pengidap neuroti$ pilihan gaya $enderung tetap,
tidak berubah, memakai satu gaya se$ara kompulsi%. Sepuluh gaya neuroti$ dapat
dikelompokkan kedalam tiga gaya hubungan interpersonal, dengan menimbang latar
belakang perasaan dari kebutuhan-kebutuhan itu.
!ubungan interpersonal yang neuroti$ dan yang normal6
NeurotikA
normal
e$enderungan =/aya !ubungan Interpersonal>
'endekat orang lain
epribadian mengalah
'enentang orang lain
epribadian agresi%
'enjauhi orang lain
epribadian terpisah
-ilarbelakangi
perasaan tidak
berdaya
-ilatarbelakangi
perasaan bermusuhan
mela"an permusuhan
orang lain
-ilatbelakangi
perasaan kesepian
Neurotik
tingkah
laku
&. asih sayang dan
penerimaan
(. Partner yang kuat
8. 'empersempit
lahan hidup
9. ekuatan
B. .ksploitasi
:. Prestise
C. Penghargaan
pribadi
D. Prestasi pribadi
<. 'en$ukupi diri
sendiri
&). esempurnaan E
ketaktersalahan
Normal
Tingkah
*aku
Spontan
2ersahabat ,
per$intaan
emampuan bertahan
hidup dalam
masyarakat yang
kompetiti%
;tonom, tenang
Bergerak Men&ekat +rang La"n
;rang mendekati orang lain sebagai usaha untuk mela"an perasaan tak
berdaya. ;rang yang merasa selalu kalah atau mudah kalah =$ompliant>, menjadi
sangat membutuhkan kasih sayang penerimaan, dan atau membutuhkan partner yang
kuat yang dapat mengambil tanggung ja"ab terhadap kehidupannya. !orney
menamakan kebutuhan ini sebagai ketergantungan yang tidak normal =morbid
dependent> sebagai la"an dari saling tergantung =codependency>
e$enderungan neuroti$ mendekat orang lain, melibatkan stategi yang
kompleks, karena men$akup keseluruhan %ikiran, perasaan, tinglah laku # keseluruhan
gaya hidup # seseorang. Itu adalah %ilsa%at hidup. ;rang yang neuroti$ yang memakai
%ilsa%at hidup sema$am itu memandang dirinya sebagai orang yang mudah di$intai,
baik hati, tidak mementingkan diri sendiri, sederhana, dan peka dengan perasaan
orang lain. 'ereka bersedia menempatkan diri di ba"ah orang lain, menempatkan
orang lain lebih $erdas dan lebih menarik, dan menilai diri sesuai dengan %ikiran
orang mengenai dirinya.
Bergerak Mela,an +rang La"n
;rang yang agresi% memandang orang lian sebagai musuh, dan memakai
strategi mela"an orang lain untk meredakan ke$emasannya. Seperti orang komplian
dia mendekat orang lain, tetapi bukannya menyerahkan diri, dia malahan bersikap
buruk dan kasar. 'ereka dimoti4asi untuk mengeksploitasi orang lain, dan
meman%aatkan orang lain untuk keuntungan pribadinya. 'ereka tidak mau menerima
kesalahan sendiri, se$ara kompulsi% berusaha tampil sempurna, kuat dan superior.
*ima dari sepuluh kebutuhan neuroti$, termasuk klasi%ikasi ke$enderungan
menyerang, yakni kebutuhan menjadi kuat, mengeksploitasi orang lain, memperoleh
prestise, dihormati, dan berprestasi. ;rang-orang ini mungkin tampil sebagi pekerja
keras dan bersemangat, tetapi tidak merasa senang dengan pekerjaannya.
-ari segi perlakuan kepada orang lain, komplian berla"anan denga agresi.
omplian mengharapkan kasih saying dari orang lain, sedangkan sgresi% memandang
orang lain sebagai musuh. Namun, dari segi perolehan kepuasan, keduanya sama@
yakni sama-sama memperoleh kepuasan dari luar, dari orang lain. Ini berbeda dengan
gaya hubungan interpersonal yang ketiga yang tidak memerlukan orang lain.
Bergerak Men-auh &ar" +rang La"n
,ntuk mengatasi kon%lik dasar isolasi, orang justru memisahkan diri, memakai
ke$enderungan neuroti$ menjauh dari orang lain. Strategi in adalah ekspresi
kebutuhan keleluasaan pribadi =privacy>, kemandirian, dan ke$ukupan diri sendiri
=self-sufficiency>. ebutuhan sema$am itu dapat menimbulakan tingkah laku yang
positi%, tetapi juga bisa negati4e, neuroti$- kalau orang se$ara kompulsi% berusaha
memuaskan diri dengan mengambil jarak se$ara emosional dengan orang lain.
Penderita neuroti$ memiliki keterdekatan dengan orang lain sebagai
pengalaman yang sangat menyakitkan. Akibatnya mereka menjadi kompulsi%
menjauhi oaring lain, memperoleh otonomi dan keterpisahan. Sering mereka
membangun dunianya sendiri dan menolak mengikuti orang lain. 'ereka menilai
tinggi kebebasan dan ke$ukupan diri, sering tampak menyendiri dan sukar didekati.
BAB III
PENUTUP
A. Kes"m(ulan
esimpulan dari makalah ini adalah6
a. aren !orney membantu pemikiran psikoanalisis mengenai kepribadian
beralih dari aspek biologis murni, anatomis, dan tuntutan indi4idualistis.
!orney menilai tinggi moti% ketidaksadaran yang berkembang pada masa
kanak-kanak.
b. Semua orang mengalami creature anxiety, perasaan ke$emasan yang normal
mun$ul pada masa bayi, ketika bayi yang lahir dalam keadaan tak berdaya dan
rentan itu dihadapkan dengan kekuatan alam yang keras dan tidak bisa
dikontrol. on%lik adalah pertentangan antar kekuatan yang berhadapan dalam
%ungsi manusia yang tidak dapat dihindari.
$. Ada tiga ma$am gaya hubungan interpersonal, yakni@ ke$enderungan
mendekat =moving toward others atau self effacement>, ke$enderungan
menentang =moving againt others atau seeking dominant>, dan ke$enderungan
menjauh =moving away from others atau avois relation>.
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
Al"isol. ()):. Psikologi Kepribadian Edisi evisi. 'alang6 ,'' Press
S$husta$k, 1riedman. ())D. Kepribadian !eori Klasik dan iset "odern Edisi Ketiga #ilid $.
+akarta6 .rlangga