Anda di halaman 1dari 6

Tugas MID E-Bisnis

Apa itu E-Banking dan Apa manfaatnya?







Disusun Oleh

Nama : Faisal Rachmad
NIM : 08.11.2371
Kelas : S1TI-6H


Dosen Pengampu : Prof. Dr. M. Suyanto, M.M.


JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA JENJANG STRATA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER
STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
2011
Apa itu E-Banking dan Apa manfaatnya?

1. Abstrak
Bank menyediakan layanan Electronic Banking atau E-Banking untuk memenuhi
kebutuhan Anda akan alternative media untuk melakukan transaksi perbankan, selain
yang tersedia di kantor cabang dan ATM. Dengan Electronic Banking, Anda tidak perlu
lagi membuang waktu untuk antri di kantor-kantor bank atau ATM, karena saat ini
banyak transaksi pebankan dapat dilakukan dimanapun, dan kapanpun dengan midah
dan praktis melalui jaringan elektronik, seperti internet, handphone, dan telepon.

Contohnya adalah transfer dana antar rekening maupun antar bank, pembayaran
tagigan, pembelian pulsa isi ulang, ataupun pengecekan mutasi dan saldo rekening.

2. Pengertian & Manfaat
E-Banking atau Electronic Banking merupakan layanan perbankan yang
menggunakan media elektronik sebagai perantaranya. Tujuan dari Electronic Banking
adalah sebagai sarana penyediaan multi channel dan juga dapat menghemat biaya
transaksi bank, nasabah lebih bebas, mudah, dan memberikan keamanan bertransaksi
24 jam sehari dimanapun nasabah berada. Fasilitas electronic banking yang
ditawarkan dewasa ini dibagi menjadi 3 (tiga) bagian dan masing-masing bagian
memiliki sistem kerja yang menggunakan media yang berbeda. Masing-masing bagian
memiliki kelebihan tersendiri. Mengenai fasilitas yang ditawarkan dari masing-masing
media electronic banking, seperti dari Media Internet Banking, Mobile Banking, ATM
dan media lainnya yang menggunakan fungsi elektronik.
Manfaat yang diberikan dari fasilitas electronic banking diterima oleh pihak bank
selaku penyedia dan juga pihak nasabah selaku pengguna. Diantaranya bagi pihak bank
Business expansion, Customer loyality, Revenue and cost improvement, Competitive
advantage, New business model serta Fee base Income. Selain itu manfaat bagi para
nasabah diantaranya Memberikan kemudahan dan kecepatan, transaksi dimana saja
dan kapan saja dapat dilakukan dan hemat biaya dan waktu.
Arsitektur dari sistem Internet Banking yang aman menggunakan filosofi pengamanan
berlapis. Dalam hal ini sistem dibagi menjadi beberapa level (tier). Secara garis besar,
sistem dapat dibagi menjadi dua bagian: front-end (yang berhubungan dengan
nasabah) dan back-end (yang berhubungan dengan bank). Pada sisi front end dapat
ditingkatkan pengetahuan nasabah tentang pengamanan User Id dan PIN serta
identitas pribadi yang digunakan dalam akses kepada bank. Pada sisi back-end
merupakan hal terpenting. Implementasi di sisi back-end harus dapat memenuhi
aspek-aspek yang disyaratkan. Perlu diingat pada bagian back-end ini pengamanan
juga harus meliputi pengamanan kemungkinan terjadinya fraud yang dilakukan oleh
orang dalam. Pengamanan biasanya menggunakan komponen standar seperti firewall
sebagai pagar untuk menghadang usaha untuk masuk ke sistem. Firewall juga bersifat
sebagai deterant bagi orang yang ingin coba-coba. Intrusion Detection System (IDS)
sebagai pendeteksi adanya aktivitas yang sudah terjadi/dilanggar. Network monitoring
tools sebagai usaha untuk mengamati kejahatan yang dilakukan melalui jaringan
dikarenakan layanan Internet Banking dapat dilakukan dari mana saja melalui network.
Log processor dan analysis untuk melakukan pendeteksi dan analisa terhadap kegiatan
yang terjadi di sistem.
Selain pengamanan pada sistem perlu juga dilakukan suatu pencegahan resiko
kualitatif dengan cara-cara sebagai berikut : Pencegahan (prevent) Jika peluang dan
dampak dinilai tinggi. Pengendalian (control) Jika peluang tinggi tetapi dampaknya
rendah asuransi Jika peluang rendah tetapi dampaknya tinggi. Serta diabaikan4 jika
peluamg dan dampaknya dinilai rendah. Kepastian keamanan dan kenyamanan dalam
melakukan transaksi secara elektronik harus terus ditingkatkan oleh bank yang
menyediakan fitur layanan ini. Karena tanpa adanya rasa aman dan nyaman bagi
nasabah bukan tidak mungkin fitur layanan ini atau bahkan bank yang bersangkutan
akan ditinggalkan oleh nasabahnya. Selain itu adanya bantuan yang disediakan oleh
pihak bank seperti call center, yang beroperasi selama 24 jam akan dapat membantu
serta memudahkan nasabah dalam melakukan transaksi elektronik jika nasabah
tersebut kesulitan dalam melakukan transaksinya.





3. Cara Kerja E-Banking
Dulu pernah bermasalah dengan yang namanya token pin sampai bolak-balik 3 kali
ke bank hasilnya nihil code dari token g match sama applikasi internet banking. di situ
aku dah curiga kalau tokenya error tapi CSnya tetep aja ngeyel. Pihak IT bilang dah
dikonekin antara account sama tokenya dari situ udah jelas kalau tokenya error alias
rumus generatornya g sama ama rumus generator di websitenya. Dari kejadian itu aku
coba analisis cara kerjanya kalau bisa dideskripsikan caranya kerjanya kurang lebih
kayak gini.
1. Akun bank link ke database internet banking terus dari situ dibuatin namanya
user name dan passowrd yang dilink ke account bank. Misalnya: akun bank
number: 123456 dilink ke username : user sama passwordnya. Jadi ketika
konek ke internet banking informasinya diambil dari database account
banknya.
2. Setelah proses pembuatan user dan link account bank sekarang Token Pinya
yang di linkan. Menurut pemikiranku setiap token punya rumus pengacakan
yang berbeda-beda. Nah rumus pengacakan ini diberi sebuah kode yang
ditempel di belakang Token Pin.
3. Kemudian setelah token jadi dimasukin rumus ke dalam database internet
banking rumus pengacakan itu dan dilinkan dengan kode Token Pin. Untuk
databasenya bisa dari database internet banking atau dari database pembuat
tokenya. Jadi kalau digambarkan misal gini: Rumus Kode Token Pin jumlah
digit/10*2 ABC-123 nah hasil dari pengacakan ini tentunya ada banyak sekali
bisa jutaan, aku kurang ngerti gimana cara kerja generate key tapi gambaranya
sih kayak gitu.
4. Lalu Kode Token Pin di linkan ke account bank. Misal User name admin di linkan
ke kode Token Pin ABC-123
5. Jadi ketika aplikasi meminta code hasil pengacakan misal dari kode 654321
maka applikasi akan mencari rumus pengacakan pada account yang
bersangkutan misal akun admin. kemudian mencari rumus pengacakanya misal
jumlah digit/10*2 dan token Pin juga mengacak menggunakan rumus yang
sama. Nah ketika dimasukan angkanya ke dalam applikasi akan dilakukan
pencocokan hasil pengacakanya. Misal dari token keluar angka 45678 nah
applikasi internet banking melakukan generate juga dan tentunya
menghasilkan banyak sekali angka. dari banyak hasil angka itu lalu dicocokan
apakah kode 45678 merupakan hasil perhitungan dari rumus yang sama
dengan rumus aplikasi. kalau sama berarti proses dilanjutkan.
kurang lebih seperti itu prosesnya berdasarkan pemikiranku. Tapi ada hal yang aku
belum ngerti apakah hasil perhitungan generatenya dimasukin ke dalam list atau
dengan model ngitung keluar banyak hasil terus dicocokin. Aku pernah nyoba waktu
transfer kode apply 1 suruh generate dari kode akun banknya terus aku catet hasilnya.
Lalu yang kode Appl 2 juga aku catet hasilnya. Nah untuk transfer kedua kalinya pada
rekening yang sama aku coba masukin kode yang sama dan ternyata masih bisa jadi
kode yang udah pernah dimasukin sepertinya tidak dihapus dari daftar hasil
perhitungan generator, entah di tokenya apakah hasil tersebut akan muncul lagi atau
tidak.

kesalahan atau error yang mungkin terjadi:
1. Salah melakukan Link kode Token dengan Akun internet banking
2. Pada proses pembuatan antara kode token dengan rumusany salah. jadi di
kode token tertulis ABC-123 dan rumus token hasil penjumlahan/8*2-4+1 tapi
di list databasenya salah meABC-123 rumusnya beda sehingga hasil yang
didapat berbeda.
3. Token salah melakukan generate bisa jadi alatnya rusak jadi hasil generatenya
ngaco










Daftar Pustaka
http://id.shvoong.com/writing-and-speaking/self-publishing/2106309-apa-itu-
banking-bagaimana-resiko/#ixzz1LpXLyqqJ
http://diktus.datacenture.com/2009/10/melihat-cara-kerja-internet-banking/

Anda mungkin juga menyukai