Anda di halaman 1dari 2

Peneliti : NADROH

TAHUN : 2013
Judul
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI REACT TERHADAP KEMAMPUAN
SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI
LINGKARAN DI SMPN 45 JAKARTA BARAT
Tujuan
Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan
masalah matematika antara siswa yang memperoleh pembelajaran strategi
REACT dengan siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional, khususnya
siswa di SMPN 45 Jakarta Barat
Perumusan
Masalah
Apakah terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika
antara siswa yang memperoleh pembelajaran strategi REACT dengan siswa
yang memperoleh pembelajaran konvensional, khususnya siswa di SMPN 45
Jakarta Barat ?
Variabel-
variabel
Penelitian
- Variabel Bebas : Pembelajaran strategi REACT dan pembelajaran
konvensional
- Variabel Terikat : Kemampuan pemecahan masalah matematika materi
keliling dan luas lingkaran
Teknik
Sampling
Penelitian ini menggunakan teknik Multi-stage Sampling untuk mengambil
sampel. Dengan teknik Purpose Sampling, dipilih tiga kelas yang diajar guru
yang sama (kelas 8.1-8.3) dengan asumsi bahwa perbedaan hasil yang didapat
murni berasal dari perbedaan perlakuan yang diberikan. Kemudian dengan
teknik Cluster Random Sampling diambil dua dari tiga kelas untuk dijadikan
sampel penelitian. Dari dua kelas tersebut kemudian diundi kembali kelas
mana yang menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kemudian dengan
teknik Simple Random Sampling, sampel diambil secara acak dari kelas
eksperimen sebanyak 20 siswa dan kelas kontrol sebanyak 20 siswa.
Jenis
Metode
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian
eksperimental semu (quasi experimental search).
- Kelas Eksperimen : Diberi treatment menggunakan strategi REACT.
- Kelas Kontrol : Diberi treatment menggunakan pembelajaran
konvensional.
Perumusan
Hipotesis
Kemampuan siswa SMPN 45 Jakarta Barat dalam pemecahan masalah
matematika yang memperoleh pembelajaran menggunakan strategi REACT
lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang memperoleh pembelajaran
konvensional

Hipotesis
- Hipotesis Statistik :
H
0
:
A

B
H
1
:
A
>
B

- Hipotesis Penelitian :
H
0
= Kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas
eksperimen lebih rendah atau sama dengan kemampuan pemecahan
masalah pada kelas control
H
1
= Kemampuan pemecahan masalah matematika pada kelas
eksperimen lebih tinggi daripada kemampuan pemecahan masalah pada
kelas kontrol
Uji Hipotesis
Uji-T, dengan taraf signifikansi = 0,05. Rumus yang digunakan yaitu:


Derajat Kebebasan (d
k
) = (n
A
+n
B
-2)
Kriteria pengujian tolak H
0
jika :


Kesimpulan
Berdasarkan pengujian diperoleh t
hitung
= 1,706 dengan t
tabel
= 1,68

. Hal ini menunjukkan bahwa H


0
ditolak pada taraf signifikasi
= 0,05. Dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah
matematika pada kelas eksperimen lebih tinggi daripada kemampuan
pemecahan masalah matematika pada kelas control. Dengan kata lain,
strategi REACT dalam pembelajaran matematika berpengaruh terhadap
kemampuan siswa dalam pemecahan masalah materi lingkaran untuk siswa
SMPN 45 Jakarta Barat.