Anda di halaman 1dari 9

PENINGKATAN SINTASAN LARVA KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus)

MELALUI PAKAN HIDUP YANG DIBERI SARI WORTEL DAN CABAI MERAH KERING
Manja Meyky Bon
N!" M!#$%&' (!n%yan)o
A% S!*eno
MAKALAH
DEPARTEMEN KELAUTAN DAN PERIKANAN
DIREKTORAT (ENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA
BALAI BUDIDAYA LAUT BATAM
+,,-
PENINGKATAN SINTASAN LARVA KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus)
MELALUI PAKAN HIDUP YANG DIBERI SARI WORTEL DAN CABAI MERAH KERING
Manja Meyky Bond, Nur Muflich Juniyanto dan Adi Suseno
ABSTRAK
Kegiatan pemeliharaan larva Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus memiliki
kendala utama yaitu masih rendahnya nilai sintasan larva yang dipelihara! "ata#rata
sintasan yang dihasilkan $ervariasi namun $iasanya tidak le$ih dari %& ' $ahkan tidak
$erhasil sama sekali dalam kurun (aktu tertentu! )aktor yang menjadi penye$a$ pun
$ervariasi namun hal ini diduga pada faktor manajemen pakan dimana pakan merupakan
faktor pem$atas dalam kegiatan pemeliharaan larva Kerapu Macan! *ada perco$aan ini
akan menggunakan sari (ortel dan ca$ai merah kering yang mengandung vitamin A,
vitamin + dan antioksidan yang $ertujuan untuk meningkatkan nilai sintasan larva Kerapu
Macan (Epinephelus fuscoguttatus yang dipelihara! ,adah pemeliharaan larva
menggunakan $ak $eton persegi panjang $erkapasitas efektif %& m
-
se$anyak . unit!
Masing#masing dite$ar larva Kerapu Macan se$anyak .&!&&& ekor per m
-
! *ersediaan
pakan $erupa rotifer di$eri perlakuan yang $er$eda untuk masing#masing $ak
pemeliharaan! Bak A di$eri perlakuan $erupa pem$erian sari (ortel dan ca$ai merah kering
se$anyak %&& m/ ke dalam .&& liter pakan! Sedangkan $ak B tidak di$eri perlakuan pada
pakannya! 0asil perco$aan menunjukkan $ah(a larva Kerapu Macan yang dipelihara pada
$ak A dimana di$eri perlakuan pada pakannya mem$erikan nilai sntasan se$esar %.,1 '
(.1!&&& ekor sedangkan larva pada $ak B hanya menghasilkan se$anyak 1 ' (%&!&&&
ekor! *erlakuan pem$erian sari (ortel dan ca$ai merah kering pada pakan hidup (rotifer
mem$erikan dampak yang $aik dalam meningkatkan nilai sintasan larva Kerapu Macan
yang dipelihara!
Kata kunci 2 Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus, manajemen pakan, sari (ortel,
ca$ai merah kering, vitamin
ABSTRACT . In&"ea*%n/ *!"0%0a$ "a)e o# T%/e" /"o!1e" (Epinephelus fuscoguttatus)
$a"0ae 2%)' $%0e #ee )"ea)3en) 4y &a""o) an "e &'%$$% j!%&e
3he pro$lematic of 3iger grouper (Epinephelus fuscoguttatus larval rearing
management is still lo( in survival rate! 4t has variety num$er $ut usually under %& ' or
even unsuccessful at all in currently moment! 3he factor is on feeding management that has
critical point for larval rearing! +arrot and red chilli have containing vitamin A, + and
antio5idant element (ere used to increasing the survival rate of 3iger grouper larvae! 3here
are t(o units concrete tanks (ith %& m
-
effective (ater filled $y .&!&&& larvae per m
-
respectively! "otifers have different treatment for each tank! 4n tank A, %&& m/ of +arrot and
"ed chilli juice gave into .&& /t of rotifers stock tank for larval feed! 3here is no treatment
for rotifers in tank B! 3he result sho(ed that survival rate larvae in tank A is %.!1 ' (.1!&&&
ind and in tank B is 1 ' (%&!&&& ind! +arrot and "ed chilli juice treatment have positive
impact for increasing survival rate of 3iger grouper (Epinephelus fuscoguttatus larvae!
KEYWORDS . 3iger grouper (Epinephelus fuscoguttatus, feeding management, carrot
juice, red chilli, vitamin
PENDAHULUAN
Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus merupakan salah satu primadona ikan
$udidaya di 4ndonesia, hal terse$ut dise$a$kan karena ikan Kerapu Macan pada saat ini
mempunyai potensi dan peluang pasar yang sangat menjanjikan, namun optimisme terse$ut
perlu kiranya disertai dengan perhatian terhadap mutu dari $enih yang dihasilkan oleh
hatchery (Anonimus, .&&-! Meskipun harga ikan ini relatif $erfluktuatif $aik naik maupun
turun, tidak menyurutkan hati pem$udidaya ikan untuk terus mem$udidayakan ikan Kerapu
Macan ini!
6saha $udidaya yang ada sekarang $elum $isa memenuhi akan permintaan pasar
untuk $enih Kerapu Macan siap te$ar! 3er$atasnya stok $enih ini diaki$atkan karena masih
sangat sedikitnya usaha pem$enihan Kerapu Macan $aik jumlah pengusaha maupun
kapasitas produksinya! Salah satu kendala $anyaknya minat masyarakat untuk dapat
menyediakan $enih yang siap te$ar menuntut kita untuk melahirkan suatu teknologi
$udidaya yang tepat, sederhana, dan efisien (0erma(an, Syamsul, 7akimin dan 0anafi!,
.&&8! Ketersediaan $enih Kerapu Macan yang masih relatif $elum sta$il di pasaran
$erdampak pada kegiatan $udidaya terutama di KJA!
9leh karena itu diperlukan ketersediaan $enih yang $erkelanjutan dengan jumlah
yang mencukupi $agi kegiatan $udidaya di KJA! Selain jumlah yang mencukupi juga
dituntut $enih dengan kualitas yang $aik!
3eknologi pem$enihan ikan Kerapu Macan telah lama dikem$angkan! Namun
hingga saat ini kendala yang masih dihadapi adalah masih relatif rendahnya nilai sintasan
yang dihasilkan dari kegiatan ini! Be$erapa faktor yang menjadi penye$a$ sangat $ervariasi
yaitu mulai dari kualitas telur, kualitas larva, kualitas air media, kualitas pakan, teknik
pengelolaan dan lain se$againya! )aktor#faktor terse$ut saling $erhu$ungan satu dengan
lainnya sehingga diupayakan kegiatan pem$enihan khususnya pemeliharaan larva Kerapu
Macan ini dapat ditemukan solusi permasalahannya! :engan memperhatikan faktor#faktor
terse$ut diharapkan manajemen pemeliharaan untuk menghasilkan sintasan larva Kerapu
Macan yang le$ih $aik dapat tercapai!
Manajemen pemeliharaan larva Kerapu Macan yang pernah dilakukan se$elumnya
menjadi dasar dalam menyusun metode kegiatan rekayasa ini! Namun ada $e$erapa hal
diantara kegiatan terse$ut yang perlu diper$aiki terutama masalah pakan!
*akan merupakan faktor pem$atas dari kegiatan pemeliharaan larva Kerapu Macan
karena memiliki tingkat ke$erhasilan;ketidak$erhasilan yang cukup signifikan! Setelah
diper$aikinya kualitas telur atau larva maka hal $erikut yang menjadi perhatian adalah saat
pemangsaan pakan dari luar tu$uh larva yakni pakan alami $erupa rotifer!
Selain memiliki kuantitas yang mencukupi juga diperlukan kualitas pakan yang $aik
terutama dari nilai nutriennya! Secara alami, pakan $erupa rotifer mengandung nutrien
seperti asam lemak essensial <*A dan :0A! Akan tetapi unsur terse$ut masih perlu
didukung oleh unsur lainnya seperti vitamin dan mineral! =itamin dan mineral (>at galian
adalah elemen penting yang diperlukan tu$uh untuk pertum$uhan dan perkem$angan!
:efisiensi dari unsur terse$ut dapat $erpengaruh negatif pada tu$uh (pertum$uhan lam$at,
a$normal, dan se$againya!
:alam upaya memenuhi unsur terse$ut maka dilakukan suatu kegiatan
perekayasaan yang mengarah pada penggunaan $ahan#$ahan alami untuk dapat
memperkaya nilai nutrien pakan rotifer!
Seperti diketahui $ah(a (ortel memiliki kandungan vitamin A, $eta karoten,
antioksidan serta kalium yang $erfungsi $aik pada kesehatan tu$uh serta ca$ai merah
kering yang mengandung vitamin seperti vitamin + dan $e$erapa mineral tertentu! 9leh
karena itu untuk dapat dimanfaatkan se$agai penam$ah nilai nutrisi rotifer maka di$uatlah
sari (ortel dan ca$ai merah kering!
3eknologi yang akan digunakan dalam kegiatan perekayasaan kali ini akan $ertitik
pada penam$ahan nilai nutrien dari pakan larva yaitu rotifer yang di$eri perlakuan
penam$ahan vitamin dan mineral dari $ahan alami $erupa sari (ortel dan ca$ai merah
kering yang $ertujuan untuk meningkatkan nilai sintasan larva Kerapu Macan yang
dipelihara!
BAHAN DAN METODE
A$a) an Ba'an
*eralatan yang diperlukan dalam kegiatan perekayasaan ini diantaranya adalah 2
*eralatan kerja (em$er, gayung, sikat, dll,
*eralatan aerasi (selang aerasi, $atu aerasi, pengatur aerasi,
)ilter $ag %#%& mikron,
,adah pemeliharaan ($ak $eton %& m
-
,
,adah pakan alami (.&& liter,
Bak inku$asi (konikel 1&& liter,
?lass(are (gelas piala 1& m/, .1& m/,
Blander, saringan santan, pisau , gunting,
Mikroskop, dan alat tulis kerja!
Sedangkan $ahan#$ahan yang diperlukan dalam kegiatan perekayasaan adalah se$agai
$erikut 2
3elur Kerapu Macan,
*akan alami (Nannochloropsis sp, rotifer, artemia,
*akan $uatan (pellet larva,
,ortel, ca$ai merah kering,
=itamin + dan multivitamin,
:esinfektan (khlorin, iodin, minyak cumi!
Komponen pendukung lainnya 2
3im$angan digital, alat pengukur kualitas air, kalkulator
Me)oe Ke"ja
Kegiatan ini di$agi menjadi $e$erapa tahapan kegiatan diantaranya adalah se$agai
$erikut 2
a! 3ahap *ersiapan
$! 3ahap *elaksanaan
c! 3ahap *engamatan
a. Tahap Persiapan
56 A%" Me%a an Waa' Pe3e$%'a"aan
*ersiapan yang akan dilakukan meliputi persiapan air media dan (adah
pemeliharaan larva! *ada tahap persiapan air media dilakukan dengan cara melakukan
penyaringan air secara mekanik menggunakan sand filter dan mele(ati sinar 6= kemudian
ditampung dalam (adah dengan terle$ih dahulu mele(ati filter $ag %#%& mikron! Kemudian
air yang telah ditampung di$eri desinfektan $erupa khlorin se$anyak -&#1& ppm dan di$eri
aerasi kuat selama . jam lalu didiamkan selama .@ jam dan air media siap digunakan!
Sedangkan untuk persiapan (adah pemeliharaan dilakukan dengan cara disikat
hingga $ersih dan di$asuh dengan larutan khlorin ke sekeliling (adah didiamkan selama %1
menit lalu di$asuh dengan air ta(ar hingga $au khlorin hilang! Setelah itu (adah
dikeringkan selama sehari! *ipa outlet dipasang dengan penyaringnya dan filter $ag
dipasang pada pipa inlet!
+6 Pe34!a)an *a"% 2o")e$ an &a4a% 3e"a' ke"%n/
*ada tahap ini, (ortel dan ca$ai merah kering di$ersihkan dengan air ta(ar, lalu
dipotong kecil#kecil, stelah itu ditim$ang sesuai dengan ke$utuhan! ,ortel ditim$ang
se$anyak -&& gram, ca$ai merah kering se$anyak .& gram! 6ntuk menam$ah kandungan
vitamin maka ditam$ahkan dengan %& gram vitamin + dan .& gram multivitamin!
Se$anyak %1&& m/ air ta(ar dimasukkan ke dalam $alnder, kemudian (ortel, ca$ai
merah kering, vitamin + dan multivitamin dimasukkan secara $ersamaan lalu di$lander
hingga merata (homogen! Setelah di$lander, larutan terse$ut disaring menggunakan
saringan santan dan dimasukkan ke dalam $otol plastik! /arutan yang sudah jadi disimpan
di dalam lemari es (referigerator! *enggunaan larutan ini adalah se$anyak %&& m/ untuk
.&& liter stock pakan! :i$erikan 8 jam se$elum pem$erian pakan a(al!
76 Ink!4a*% )e$!" Ke"a1! Ma&an
3elur hasil pemijahan alami dari induk Kerapu Macan, kemudian dikumpulkan dan
diseleksi secara manual dan mikroskopis (dilihat dengan menggunakan mikroskop! 3elur
yang di$uahi $er(arna transparan dan terapung di permukaan air serta memiliki inti sel
yang cukup jelas! Setelah diseleksi telur di$eri desinfektan $erupa larutan iodin se$anyak %
ppm selama 1 menit! 3elur dihitung kepadatan te$ar a(alnya, lalu dimasukkan ke dalam
$ak inku$asi $er$entuk konikel 1&& liter yang dilengkapi dengan aerasi dan sistem air
mengalir .@ jam! Setelah telur menetas kemudian dihitung daya tetas telur terse$ut!
b. Tahap Pelaksanaan
/arva Kerapu Macan yang telah menetas kemudian dite$ar ke dalam . unit $ak
$eton kapasitas %& m
-
efektif yang telah diisi air laut dengan padat te$ar .&!&&& ekor per m
-
!
*ermukaan air media di$eri minyak ikan ditiap sudut $ak dekat dengan titik aerasi agar
terse$ar merata! Atas $ak di$eri cover $er(arna gelap (hitam dimulai dari :&#:. dengan
tujuan agar larva Kerapu Macan tidak terlalu $anyak mengeluarkan energi dan dapat
menggunakan cadangan makanannya dengan $aik!
*em$erian alga $erupa Nannochloropsis sp di$erikan pada umur :. dengan
kepadatan 1&&#8&& ri$u sel;m/! Kegiatan ini $erlangsung hingga larva $erumur antara :.&#
:.1! 6ntuk pem$erian pakan $erupa rotifer (Brachionus plicatilis dilakukan pada saat larva
$erumur :-, namun se$elumnya rotifer terse$ut telah di$eri perlakuan $erupa larutan sari
(ortel dan ca$ai merah kering se$anyak %&& m/ per .&& /iter $ak stok pakan! Sedangkan
untuk kelompok larva yang lain, rotifer tidak di$eri larutan sari (ortel dan ca$ai merah
kering! Kegiatan pem$erian sari (ortel dan ca$ai merah kering ini dilakukan hingga larva
$erumur :%1 dimana larva sudah mulai $ertransisi ke pakan yang le$ih $esar ukurannya!
Kemudian seiring pertum$uhan dan perkem$angan larva dalam pemangsaan maka di$eri
pakan $erupa pellet larva dengan umur larva :%1, setelah dikenalkan pakan pellet, larva
di$eri pakan artemia dengan dosis mulai &,1#. ind;m/ pada umur :%A! *em$erian rotifer
tetap $erjalan hingga larva $erumur :.1! Sedangkan artemia di$erikan hingga umur larva
mencapai :-1! *ellet larva di$erikan dengan dosis ad libitum (sampai kenyang agar
menghindari sifat kani$al dari larva Kerapu Macan! *ellet terse$ut di$erikan hingga larva
masuk ke tahap pendederan!
Sirkulasi pergantian air mulai dilakukan pada saat larva $erumur :%& dengan
prosentase ganti air se$anyak %& ' per hari diikuti dengan pengamatan kualitas air!
*enyiphonan dasar $ak mulai dilakukan pada saat larva Kerapu Macan Berumur :%. yang
$ertujuan untuk mem$ersihkan dasar $ak pemeliharaan dari kotoran hasil sisa#sisa pakan
dan meta$olisme larva!
6ntuk le$ih jelasnya dapat dilihat pada gam$ar di $a(ah ini 2
?am$ar %! Manajemen *akan dalam *emeliharaan /arva Kerapu Macan
?am$ar .! Manajemen Sirkulasi *ergantian Air Media *emeliharaan /arva
c. Tahap Pengamatan
Kegiatan pengamatan dilakukan pada perkem$angan larva Kerapu Macan secara
periodik, sedangkan perhitungan sintasan akan dilakukan pada akhir pengamatan! 6ntuk
pengamatan kualitas air diamati setiap hari agar diketahui kualitas air media pemeliharaan
larva Kerapu Macan!
0 17 33 9 26 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 18 19 20 21 22 23 24 25 27 28 29 30 31 32 34 35
6mur /arva
Nannochloropsis sp 1&&#8&& ri$u sel;m/
"otifer sp 1#%& ind;m/
Artemia &,1#. ind;m/
*ellet larva
0 17 33 9 26 1 2 3 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 16 18 19 20 21 22 23 24 25 27 28 29 30 31 32 34 35
6mur /arva
%& ' .& ' @& '
HASIL DAN BAHASAN
Berdasarkan kegiatan perancangan dalam rekayasa peningkatan sintasan larva
Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus melalui pakan hidup yang di$eri sari (ortel dan
ca$ai merah kering yang telah dilakukan maka diperoleh hasil se$agai $erikut 2
3a$el %! :aya 3etas /arva Kerapu Macan setelah diinku$asi
(en%* (!3$a' P"o*en)a*e (8)
3elur Kerapu Macan .!1&&!&&& ($utir %&&
3elur yang tidak di$uahi 1&!&&& ($utir .
/arva Kerapu Macan %!B@1!&&& (ekor B%,..
3a$el .! Nilai Sintasan /arva Kerapu Macan hingga umur :-1
Ke/%a)an Bak A Bak B
3e$ar larva a(al .&&!&&& ekor .&&!&&& ekor
Jumlah larva umur :-1 .1!&&& ekor %&!&&& ekor
*erlakuan *em$erian sari (ortel
dan ca$ai merah kering
3anpa perlakuan
S%n)a*an 5+9: 8 : 8
3a$el -! Nilai "ata#rata *arameter Kualitas Air Media *emeliharaan /arva Kerapu Macan
Pa"a3e)e" Bak A Bak B Sa)!an
Suhu .C#-% .C#-%
&
+
p0 B,-#A,& B,-#B,A
Salinitas -&#-% -&#-% ppt
:9 (oksigen terlarut 1,-#8,% 1,.#8,& ppm
?rafik %! *ertum$uhan rata#rata panjang larva Kerapu Macan
1.25
2.35
6.75
9.85
14.85
17.85
19.5
20.5
1.25
2.15
5.45
8.75
12.75
17.35
19
19.75
&
1
%&
%1
.&
.1
& 1 %& %1 .& .1 -& -1
U3!" La"0a ('a"%)
P
a
n
j
a
n
/

$
a
"
0
a

(
3
3
)
Bak A
Bak B
1. Daya Tetas Telur
3elur Kerapu Macan hasil permijahan alami induk Kerapu Macan yang telah diseleksi
dan diperoleh se$anyak .!1&&!&&& $utir dengan jumlah telur yang tidak fertil se$anyak
1&!&&& $utir (. ' dari total telur! 0al ini menunjukkan $ah(a kualitas telur sudah $aik dari
sisi fertilitasnya! Sedangkan dari perhitungan larva setelah diinku$asi diperoleh hasil
se$anyak %!B@1!&&& ekor larva (B%,.. ' dari jumlah telur fertil! 0al ini menunjukkan $ah(a
sistem inku$asi terhadap telur larva Kerapu Macan sudah jauh le$ih $aik yakni di atas 1& '
penetasan!
2. Nilai Sintasan ar!a "erapu #acan
/arva Kerapu Macan pada Bak A (perlakuan sari (ortel dan ca$ai merah kering
memiliki nilai sintasan se$anyak %.,1 ' (.1!&&& ekor dari padat te$ar a(al .&&!&&& ekor
le$ih tinggi di$anding larva pada Bak B (tanpa perlakuan yaitu se$anyak 1 ' (%&!&&& ekor!
0al ini menunjukkan $ah(a dengan pem$erian sari (ortel dan ca$ai merah kering yang
dilengkapi dengan vitamin + dan multivitamin pada rotifer se$agai pakan larva akan
mem$erikan dampak positif yaitu meningkatkan daya tahan tu$uh larva sehingga diperoleh
nilai sintasan yang le$ih $aik hingga di atas %& '! Meunurut Johnny et al! (.&&- $ah(a
pem$erian vitamin + dalam pakan $enih ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus
$erpengaruh terhadap keragaan imun non spesifik! *enggunaan $ahan alami yang
mengandung vitamin dan mineral tertentu yang diperlukan $agi pertum$uhan larva akan
sangat mem$antu menjaga daya tahan larva dari $er$agai pengaruh lingkungan media
pemeliharaan serta $ahan alami akan mudah dinetralisir secara alami dan tidak
menim$ulkan efek samping $aik pada larva maupun perairan sekitarnya!
Selain itu kandungan kalium yang terdapat dalam (ortel dapat mem$antu
menetralkan asam dalam darah dan vitamin A mem$antu hati menghilangkan toksin dalam
tu$uh (Anonimus, .&&B!
$. Nilai rata%rata parameter kualitas air media pemeliharaan
*arameter kualitas air yang telah diukur setiap hari mulai dari a(al pene$aran
hingga akhir pengamatan menunjukkan kisaran yang masih optimal dalam pemeliharaan
larva Kerapu Macan $aik pada perlakuan A maupun perlakuan B! Kisaran nilai paramter
terse$ut yaitu suhu antara .C#-%
&
+, p0 antara B,-#A,& , salinitas antara -&#-% ppt dan :o
antara 1,.#8,% ppm!
&. 'rafik pertumbuhan rata%rata pan(ang lar!a "erapu #acan
Berdasarkan pengamatan pertum$uhan larva Kerapu Macan diperoleh hasil $ah(a
pertum$uhan larva Kerapu Macan yang di$eri perlakuan sari (ortel dan ca$ai merah kering
pada pakannya sedikit le$ih $aik meskipun tidak terlalu signifikan dari larva Kerapu Macan
yang tanpa perlakuan pada pakannya! *ertum$uhan rata#rata panjang larva Kerapu Macan
pada Bak A yaitu mulai dari %!.1#.&!1 mm sedangakan larva pada $ak B antara %!.1#%C!B1
mm!
KESIMPULAN DAN SARAN
/arva Kerapu Macan pada Bak A yang di$eri perlakuan sari (ortel dan ca$ai merah
kering memiliki nilai sintasan se$anyak %.,1 ' (.1!&&& ekor dari padat te$ar a(al
.&&!&&& ekor le$ih tinggi di$anding larva pada Bak B (tanpa perlakuan yaitu
se$anyak 1 ' (%&!&&& ekor!
Kisaran nilai parameter kualitas air media pemeliharaan larva Kerapu Macan masih
dalam kisaran yang optimal untuk pemeliharaan larva yaitu suhu antara .C#-%
&
+, p0
antara B,-#A,& , salinitas antara -&#-% ppt dan :o antara 1,.#8,% ppm!
*ertum$uhan rata#rata panjang larva Kerapu Macan pada Bak A yaitu mulai dari
%!.1#.&!1 mm sedangakan larva pada $ak B antara %!.1#%C!B1 mm!
*erlu kajian $erikutnya mengenai frekuensi pem$erian pakan dan dosis vitamin yang
tepat $agi pemeliharaan larva Kerapu Macan!
DA;TAR PUSTAKA
Anonimus! .&&-! 3eknologi produksi $enih Kerapu Macan (epinephelus fuscoguttatus!
/eaflet! /oka Budidaya /aut Batam! Batam!
Anonimus! .&&@! 3eknologi proses ca$ai kering dan tepung ca$ai! Buletin 3eknopro
0ortikultura <disi 81 Januari .&&@! :irektorat *engolahan dan *emasaran 0asil
0ortikultura! :itjen Bina *engolahan dan *emasaran 0asil *ertanian! :epartemen
*ertanian!
Anonimus! .&&B! (((!iptek!net!id dan (((!repu$lika!co!id
0erma(an, 3!, Syamsul Ak$ar, 7akimin dan M! 0anafi! .&&8! *em$enihan Kerapu Macan
(Epinephelus fuscoguttatus! /oka Budidaya /aut Batam! BC hal! Batam!
Johnny, )! N!A! ?iri, K! Su(irya dan :es "o>a! .&&-! *engaruh vitamin + dalam pakan
terhadap keragaan respon imun non#spesifik $enih ikan Kerapu Macan (Epinephelus
fuscoguttatus! /aporan 0asil *enelitian BB"*B/ ?ondol! %. pp!
Johnny, )! N!A! ?iri, K! Su(irya dan :es "o>a! .&&1! *engaruh vitamon B8 dalam pakan
terhadap sistem keke$alan $enih ikan Kerapu Be$ek ()romiletes alti!elis! Jurnal
*enelitian *erikanan 4ndonesia =olume %% Nomor % 3ahun .&&1!
Sahidan, M! Adi Suseno dan Benny 9ktomunis! .&&8! /aporan *erekayasaan *engaruh
*em$erian +ahaya dengan Menggunakan /ampu Neon pada Bak *emeliharaan
/arva Kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus! 3idak dipu$likasikan! Balai
Budidaya /aut Batam!