Anda di halaman 1dari 16

FARMAKOTERAPI

PENYAKIT TROPIS
TUBERKULOSIS
Oleh : Nafsiatur Rahmi
NIM : 1101061
Dosen : Husnawati, M.Si., Apt
STIFAR PEKANBARU
Epidemiologi
TBC
TBC sebagai global emergency (WHO, 1993)
1/3 penduduk dunia terinfeksi TB
95% ada di negara negara berkembang
8 juta terinfeksi, 3 juta meninggal (1996)
98% kematian di negara berkembang
75% penderita usia produktif (20-45 tahun)
Munculnya pandemi HIV/AIDS
Penyebab kematian terbanyak setelah penyakit
jantung dan saluran napas
583.000 kasus baru/tahun, 140.000
kematian/tahun
Perkiraan Insidens TB Rangking ke-3 setelah India
dan Cina
256/100.000 pddk (semua kasus), 115/100.000
penduduk (kasus BTA)
Epidemiologi
TBC
Sebagian besar menyerang paru
Dpt juga menyerang organ tubuh lain
Kuman berbentuk batang
Sifat : tahan terhadap asam pada pewarnaan
Sehingga disebut : BTA (basil tahan asam)
Mati oleh sinar matahari langsung
Dapat bertahan hidup ditempat lembab
Penyebabnya adalah Mycobacterium tuberculosis dan
Mycobacterium bovis
kuman batang, keadaan dormant pada tubuh host
terdiri dari asam lemak (lipid).
Lebih tahan terhadap asam, gangguan kimia dan
fisika.
Basil tuberkulosis dapat hidup dan tetap virulen
beberapa minggu dalam keadaan kering, tetapi dalam
cairan mati pada suhu 60C dalam 15 20 menit.

Sumber penularan : penderita TB BTA
positif
Saat batuk atau bersin menyebarkan
kuman ke udara ( droplet)
Dapat terinfeksi bila kuman terhirup
dalam saluran pernafasan
jenis kelamin
usia
keadaan stress
meningkatnya sekresi steroid adrenal
anak yang mendapat terapi kortikosteroid
nutrisi
infeksi berulang,
tidak memenuhi aturan pengobatan.
Manifestasi Klinis
Manifestasi klinis tuberkulosis mungkin
belum muncul pada infeksi awal, dan
mungkin tidak akan pernah timbul
apabila tidak terjadi infeksi aktif.
Penurunan berat badan, demam, keringat
malam
Batuk lama, sputum, hemoptisis, nyeri
dada, ronkhi di puncak paru, sesak nafas
dan wheezing lokal.
Gambaran radiologis awal lesi bercak
seperti awan
Kriteria BTA positif
Tes tuberculin
Tujuan pengobatan TBC ialah memusnahkan basil
tuberkulosis dengan cepat dan mencegah kambuh.
Obat yang digunakan untuk TBC digolongkan atas 2
kelompok yaitu :
1. Obat Primer INH, Rifampisin, Pirazinamid,
Etambutol, Streptomisin
2. Obat sekunder Exionamid, Para amino salisilat
(PAS), sikloserin, amikasin, kapreomisin dan
kanamisin.

Pengobatan individu (tuberkulosis aktif ) memerlukan
waktu lama. Terapi : kombinasi empat obat
Uji kulit tuberkulin positif antibiotik selama 6-9
bulan
Pengobatan terdiri atas 2 tahap :
tahap intensif : 2 bln
tahap lanjutan :4-6 bln