Anda di halaman 1dari 13

ASUHAN KEPERAWATAN

BRONCHOPNEUMONIA
PADA ANAK-ANAK
DISUSUN OLEH :
KELOMPOK :
1. ERMAN AKBAR
2. PUTU ARI SRIWAHYUNI
3. DEWI BAYMONA
4. UMI LESTARI
5. WINDA MARLENI
6. EEN JULI D
7. ELI AUSTINA
BRONKOPNEUMONIA
A. P!"#!$%&'"
Bronchopneumonia adalah inflamasi atau infeksi pada parenkim paru ( Betz
C, 2002 )
Bronchopneumonia adalah peradangan alveoli atau pada parenchim paru yang
terjadi pada anak. (uriadi !uliani, 200")
Bronchopneumonia adalah suatu peradangan paru yang dise#a#kan oleh
#ermacam$ macam etiologi seperti #akteri, virus, jamur dan #enda asing
(%&', 200")
(adi #ronkopnemonia adalah infeksi atau peradangan pada jaringan paru
terutama alveoli atau parenkim yang sering menyerang pada anak ) anak
B. A"'%()& *'" +&,&(-(#&
A"'%()&
Gbr. Skema Sistem Respirasi Pada Manusia
+&,&(-(#& P!$"'.','"
*ernafasan paru$paru merupakan pertukaran oksigen dan kar#ondioksida
yang terjadi pada paru$paru.
*ernafasan melalui paru$paru atau pernafasan eksterna, oksigen diam#il
melalui mulut dan hidung pada +aktu #ernafas dimana oksigen masuk melalui
trakea sampai ke alveoli #erhu#ungan dengan darah dalam kapiler pulmonar,
alveoli memisahkan oksigen dari darah, oksigen menem#us mem#ran, diam#il
oleh sel darah merah di#a+a ke jantung dan dari jantung dipompakan ke seluruh
tu#uh.
,i dalam paru$paru kar#ondioksida merupakan hasil #uangan menem#us
mem#ran alveoli, dari kapiler darah dikeluarkan melalui pipa #ronkus #erakhir
sampai pada mulut dan hidung.
-mpat proses yang #erhu#ungan dengan pernafasan pulmoner .
$ /entilasi pulmoner, gerakan pernafasan yang menukar udara dalam
alkali dengan udara luar.
$ 'rus darah melalui paru$paru, darah mengandung oksigen masuk
ke seluruh tu#uh, kar#ondioksida dari seluruh tu#uh masuk ke
paru$paru.
$ ,istri#usi arus udara dan arus darah sedemikian rupa dengan
jumlah yang tepat yang #isa dicapai untuk semua #agian.
$ ,ifusi gas yang menem#us mem#ran alveoli dan kapiler
kar#ondioksida le#ih mudah #erdifusi dari pada oksigen.
*roses pertukaran oksigen dan kar#ondioksida, konsentrasi dalam darah
mempengaruhi dan merangsang pusat pernafasan terdapat dalam otak untuk
memper#esar kecepatan dalam pernafasan sehingga terjadi pengam#ilan 0
2
dan
pengeluaran C0
2
le#ih #anyak.
C. E%&(-(#&
*neumonia #isa dikatakan se#agai komplikasi dari penyakit yang lain ataupun
se#agai penyakit yang terjadi karena etiologi di #a+ah ini
e#enarnya pada diri manusia sudah ada kuman yang dapat menim#ulkan
pneumonia sedang tim#ulnya setelah ada faktor$ faktor prsesipitasi yang
dapat menye#a#kan tim#ulnya.
Bakteri
0rganisme gram positif yang menye#a#kan pneumonia #akteri adalah
steprokokus pneumonia, streptococcus aureus dan streptococcus pyogenis.
/irus
*neumonia virus merupakan tipe pneumonia yang paling umum ini
dise#a#kan oleh virus influenza yang menye#ar melalui transmisi droplet.
Cytomegalovirus yang merupakan se#agai penye#a# utama pneumonia
virus.
(amur
%nfeksi yang dise#a#kan oleh jamur seperti histoplasmosis menye#ar
melalui penghirupan udara yang mengandung spora dan #iasanya
ditemukan pada kotoran #urung.
*rotozoa
%ni #iasanya terjadi pada pasien yang mengalami imunosupresi seperti
pada pasien yang mengalami imunosupresi seperti pada penderita '%,.
D. M'"&.!,%',& /-&"&,
*neumonia #akteri
1ejala a+al .
$ 2initis ringan
$ 'noreksia
$ 1elisah
Berlanjut sampai .
$ ,emam
$ 3alaise
$ 4afas cepat dan dangkal ( 50 ) 60 )
$ -kspirasi #e#unyi
$ 7e#ih dari 5 tahun, sakit kepala dan kedinginan
$ &urang dari 2 tahun vomitus dan diare ringan
$ 7eukositosis
$ 8oto thorak pneumonia lo#ar
*neumonia virus
1ejala a+al .
$ Batuk
$ 2initis
Berkem#ang sampai
$ ,emam ringan, #atuk ringan, dan malaise sampai demam tinggi, #atuk
he#at dan lesu
$ -mfisema o#struktif
$ 2onkhi #asah
$ *enurunan leukosit
*neumonia mikoplasma
1ejala a+al .
$ ,emam
$ 3engigil
$ akit kepala
$ 'noreksia
$ 3ialgia
Berkem#ang menjadi .
$ 2initis
$ akit tenggorokan
$ Batuk kering #erdarah
$ 'rea konsolidasi pada pemeriksaan thorak
E. P'%(.&,&(-(#&
'danya gangguan pada terminal jalan nafas dan alveoli oleh mikroorganisme
patogen yaitu virus dan stapilococcus aurens, 9. %nfluenza dan streptococcus
pneumoniae #akteri.
:erdapat infiltrat yang #iasanya mengenai pada multipel lo#us. :erjadinya
destruksi sel dengan menanggalkan de#ris celluler ke dalam lumen yang
mengaki#atkan gangguan fungsi alveolar dan jalan nafas.
*ada anak kondisi ini dapat akut maupun kronik misal pad '%,, Cystic
8i#rosis, aspirasi #enda asing dan congenital yang dapat meningkatkan risiko
pneumonia.

+. P!)!$&/,''" *&'#"(,%&/
". 8oto polos . digunakan untuk melihat adanya infeksi di paru dan status
pulmoner
2. 4ilai analisa gas darah. untuk mengetahui status kardiopulmoner yang
#erhu#ungan dengan oksigenasi
;. 9itung darah lengkap dan hitung jenis. digunakan untuk menetapkan
adanya anemia, infeksi dan proses inflamasi
<. *e+arnaan gram. untuk seleksi a+al anti mikro#a
5. :es kulit untuk tu#erkulin. untuk mengesampingkan kemungkinan
terjadi tu#erkulosis jika anak tidak #erespon terhadap pengo#atan
=. jumlah lekosit. terjadi lekositosis pada pneumonia #akterial
>. :es fungsi paru. digunakan untuk mengevaluasi fungsi paru,
menetapkan luas dan #eratnya penyakit dan mem#antu memper#aiki
keadaan.
6. pirometri statik digunakan untuk mengkaji jumlah udara yang
diinspirasi
?. &ultur darah spesimen darah untuk menetapkan agen penye#a# seperti
virus
*':0870@
. P!"'%'-'/,'"''"
1. P'"'%'-'/,'"''" M!*&,
0ksigen " ) 2 7Amenit
%/8, dekstrose "0B . 4aCl 0,?B C ; . ", D &Cl "0 m-EA500 ml cairan.
(umlah cairan sesuai #erat #adan, kenaikan suhu, dan status hidrasi.
(amur, virus, #akteri, protozoa
3asuk alveoli
-ksudat dan serous
masuk alveoli
melalui pem#uluh
darah
,3 dan 7ekosit
*34 mengisi
alveoli
7ekosit dan fi#rin
mengalami
konsolidasi dalam
paru
&onsolidasi
jaringan paru
&ompliance paru
turun
1angguan pola nafas
*eningkatan
suhu tu#uh
&eringat
#erle#ihan
2esti
kekurangan
volume vol.
Cairan
cairan
1g
fungsi
otak
kejang
*enumpukan cairan
dlm alveoli
1g pertukaran gas
*34
meningkat
putum
mengental
Bersihan
jalan nafas
2esti
injury
(ika sesak tidak terlalu he#at, dapat dimulai makanan enteral #ertahap melalui
selang nasogastrik dengan feeding drip.
(ika sekresi lendir #erle#ihan dapat di#erikan inhalasi dengan salin normal dan
#etaagonis untuk memper#aiki transpor mukosikier.
&oreksi gangguan keseim#angan asam #asa dan elektrolit.
'nti#iotik sesuai hasil #iakan atau #erikan .
Fntuk kasus pneumonia community base .
$ 'mpisilin "00 mgAkgBBAhari dalam < kali pem#erian
$ &loramfenikol >5 mgAkgBBAhari dalam < kali pem#erian
Fntuk kasus pneumonia hospital base .
$ efotaksin "00mgAkgBBAhari dalam 2 kali pem#erian
$ 'mikasin "0 ) "5 mgAkgBBAhari dalam 2 kali pem#erian
2. P!"'%'-'/,''" /!0!$'1'%'"
3engatur posisi tidur #ayi A anak dengan posisi fo+lerA dengan cara
mengganjal pundak #ayi sehingga le#ih mudah untuk #ernafas
Bila lendir cukup #anyak maka lakukan suction #ila perlu di#erikan oksigen
Bila suhu tu#uh anakA #ayi meningkat lakukan kompres air hangat
,an anjurkan keluarga untuk mem#eri minum yang hangat
H. A,23'" K!0!$'1'%'"
". *engkajian
$ &aji status pernafasan
$ &aji tanda$ tanda distress pernafasan
$ &aji adanya demam, tachicardia, malaise, anoreksia, kegeisahan
2. ,iagnosa kepera+atan
". Bersihan jalan nafas tidak efektif #erhu#ungan dengan
penumpukan sekret di jalan nafas
2. 1angguan petukaran gas #erhu#ungan dengan meningkatnya
sekresi dan akumulasi eGudat
;. 2isiko kekurangan volume cairan #erhu#ungan dengan demam,
menurunnya intake dan tachipnea
<. 2isiko tinggi terjadi infeksi #erhu#ungan dengan tindakan invasif
pemasangan infus
5. 2isiko tinggi terjadi kerussakan integritas kulit #erhu#ungan
dengan #ed rest total
=. 2isiko tinggi terjadi cedera #erhu#ungandengan kejang
;. *erencanaan
". Bersihan jalan nafas tidak efektif #erhu#ungan dengan penumpukan
sekret di jalan nafas
:ujuan. setelah dilaksakan asuhan kepera+atan selama ; G 2< jam
jalan nafas menjadi #ersih
&riteria.
$ uara nafas #ersih tidak ada ronkhi atau rales, +heezing
$ ekret di jalan nafas #ersih
$ Cuping hidung tidak ada
$ :idak ada sianosis
%ntervensi.
$ &aji status pernafasan tiap 2 jam meliputi respiratory rate,
penggunaan otot #antu nafas, +arna kulit
$ 7akukan suction jika terdapat sekret di jalan nafas
$ *osisikan kepala le#ih tinggi
$ 7akukan postural drainage
$ &ola#orasi dengan fisiotherapist untuk melaakukan fisiotherapi
dada
$ (aga humidifasi oksigen yang masuk
$ 1unakan tehnik aseptik dalam penghisapan lendir
2. 1angguan pertukaran gas #erhu#ungan dengan adanya
penumpukan cairan di alveoli paru
:ujuan. setelah dilaksakan asuhan kepera+atan selama ; G 2< jam
pertukaran gas dalam alveoli adekuat.
&riteria.
$ 'kral hangat
$ :idak ada tanda sianosis
$ :idak ada hipoksia jaringan
$ aturasi oksigen perifer ?0B
%ntervensi.
$ *ertahankan kepatenan jalan nafas
$ &eluarkan lendir jika ada dalam jalan nafas
$ *eriksa kelancaran aliran oksigen 5$= liter per menit
$ &onsul dokter jaga jika ada tanda hipoksiaA sianosis
$ '+asi tingkat kesadaran klien
;. 2isiko kekurangan volume cairan #erhu#ungan dengan demam,
menurunnya intake dan tachipnea
:ujuan. setelah dilakukan tindakan kepera+atan selama ; G 2< jam
tidak terjadi kekurangan volume cairan.
&riteria hasil.
$ :idak ada tanda dehidrasi
$ uhu tu#uh normal ;=,5$;> 0C
$ &elopak mata tidak cekung
$ :urgor kulit #aik
$ 'kral hangat
%ntervensi.
$ &aji adanya tanda dehidrasi
$ (aga kelancaran aliran infus
$ *eriksa adanya trom#ople#itis
$ *antau tanda vital tiap = jam
$ 7akukan kompres dingin jika terdapat hipertermia suhu diatas ;6 C
$ *antau #alance cairan
$ Berikan nutrisi sesuai diit
$ '+asi turgor kulit
<. 2isiko tinggi terjadi infeksi #erhu#ungan dengan tindakan invasif
pemasangan infus
:ujuan. setelah dilakukan tindakan kepera+atan selama ; G 2< jam
tidak terjadi infeksi aki#at pemasangan infus.
&riteria hasil.
$ 'liran infus lancar
$ :idak ada tanda infeksi pada tempat pemasangan infus
$ uhu tu#uh dalam #atas normal
$ :idak ada trom#ople#itis
%ntervensi.
$ '+asi adanya tanda$ tanda infeksi pada tempat pemasangan infus
$ (aga kelancaran aliran infus
$ (aga ken#ersihan tempat pemasangan infus
$ (aga tempat pemasangan infus tetap kering
$ :utup tempat pemasangan infus dengankasa #etadin
$ 1anti lokasi pemasangan infus tiap ; G 2< jam
5. 2isiko tinggi terjadi kerussakan integritas kulit #erhu#ungan dengan
#ed rest total
:ujuan. seletah dilakukan tindakan kepera+atan selama ; G 2< jam
tidak terjadi kerusakan integritas kulit
&riteria hasil.
$ :idak terdapat luka deku#itus pda lokasi yang tertekan
$ @arna kulit daerah tertekan tidak hipoksia, kemerahan
%ntervensi.
$ 7akukan massage pada kulit tertekan
$ 3onitor adanya luka deku#itus
$ (aga kulit tetap kering
$ Berikan kamfer spiritus pada punggung dan daerah tertekan
$ (aga ke#ersihan dan kekencangan linen
=. 2isiko tinggi terjadi cedera #erhu#ungandengan kejang
:ujuan. setelah dilakukan tindakan kepera+atan selama ; G 2< jam
tidak terjadi injuri aki#at kejang
&riteria hasil.
$ :idak ada injuri pada #agian tu#uh jika terjadi kejang
$ 0rang tua selalu menga+asi disamping anaknya
$ 0rang tua melapor jika terjadi kejang
$ :empat tidur terpasang pengaman
%ntervensi.
$ *asang pengaman di sisi tempat tidur
$ 'njurkan orang tua untuk melapor jika terjadi kejang
$ iapkan sudip lidahA pasang pada mulut pasien
$ &ola#orasi #erikan anti kejang luminal dan diazepam
$ Berikan o#at sesuai program
$ '+asi adanya kejang tiap "5 menit sekali
D'.%'$ 02,%'/'
uriadi, !uliani. Asuhan Keperawatan Pada Anak. (akarta. C/ agung
etoH200"
taf *engajar 8&F%. Ilmu Kesehatan Anak, Buku &uliah ;. (akarta.
%nfomedikaH2000
4gastiyah. Perawatan Anak Sakit. (akarta. -1CH "??>
Betz I o+den. uku Saku Keperawatan Pediatri. -disi ;.
(akarta. -1CH2002
@ong and @haley. ( "??5 ). !linical Manual of Pediatric "ursing.
*hiladelphia.